Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA JALAN GALUNGGUNG – JALAN RAYA TIDAR – JALAN BONDOWOSO, KOTA MALANG PROVINSI JAWA TIMUR Hanafi Wahyu Wicaksono; Rinto Sasongko; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan arus lalu lintas pada persimpangan jalan yang tidak memiliki infrastruktur yang memadahi tentunya dapat menyebabkan kepadatan kendaraan pada setiap ruas simpang. Kepadatan kendaraan yang terjadi juga berdampak pada tingginya biaya operasional kendaraan yang melewati ruas simpang. Dalam laman malangchannel.com mencantumkan simpang bersinyal yang mempertemukan Jalan Galunggung, Jalan Raya Tidar dan Jalan Bondowoso menjadi salah satu titik rawan kemacetan di Kota Malang. Kepadatan kendaraan terjadi karena banyak kendaraan bermotor menuju ke area tersebut, dimana di area sekitar persimpangan tersebut terdapat pusat kegiatan seperti pertokoan, mall, kampus, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui berapa besar tingkat kinerja simpang dan biaya operasional kendaraan yang melawati simpang kemudian dapat memberikan solusi terbaik agar dapat memperbaiki kinerja simpang dan mengurangi biaya kemacetan simpang. Data yang digunakan mencakup kondisi geometrik simpang, sinyal lalu-lintas, hambatan samping, volume lalu-lintas pada jam puncak, kecepataan rata-rata kendaraan pada jam puncak dan komponen biaya operasional kendaraan. Perhitungan kinerja simpang menggunakan MKJI 1997, biaya operasional kendaraan menggunakan Pasific Consultant International (PCI) dan biaya kemacetan simpang menggunakan Tzedakis 1980. Hasil perhitungan yang didapat menunjukkan bahwa kondisi eksisting simpang tersebut sudah melewati titik jenuh dengan tingkat pelayanan (LOS) simpang F dari tundaan rata-rata sebesar 1013,6 det/smp dan biaya kemacetan sebesar Rp 86.744.635/jam untuk kendaraan ringan (LV) dan Rp 15.424.569/jam untuk kendaraan berat (HV). Penerapan alternatif perbaikan dengan pengaturan ulang fase menjadi 2 dari 4 fase, penyesuaian geometrik jalan dan penambahan flyover, biaya kemacetan dapat dikurangi menjadi Rp 1.319.498 /jam untuk kendaraan ringan (LV) dan Rp. 231.244/jam untuk kendaraan berat (HV) dengan tingkat pelayanaan simpang (LOS) B dari tundaan rata-rata sebesar 14,5 det/smp.
PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN LINGKAR SELATAN KOTA BATU Pandya Godiva; Udi Subagyo; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Batu memiliki kondisi geografis dan iklim yang mendukung potensi perekonomian dalam segi pertanian dan pariwisata, salah satunya banyak dibangun agrowisata. Demi mendukung agar bisa meningkatkan perekonomian warga, dengan mempermudah akses salah satunya dengan pengembangan jalan lingkar selatan berdasarkan RT-RW Kota Batu ahun 2010-2030 dan merupakan tindak lanjut dari pembangunan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) serta bentuk visi misi walikota berdasarkan surat kabar Surya tanggal 13 Oktober 2020. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencanakan geometrik jalan lingkar Selatan Kota Batu terutama mulai jalan oro-oro ombo (Abdul Gani Atas) sampai dengan Pesanggrahan, sehingga nantinya mempermudah akses jalan, selain itu kendaraan juga bisa merasa aman dan nyaman ketika melintas. Data yang akan digunakan adalah yaitu peta topografi dan acuan yang digunakan yaitu AASHTO 2011. Pada perencanaan ini penulis membuat 3 alternatif pilihan trase jalan yang nantinya akan dipilih berdasarkan keamanan, kenyamanan, serta paling ekonomis. Dari ke-3 trase penulis memilih alternatif 3 dengan spesifikasi 7 jenis tikungan Spiral – Circle – Spiral, 2 jenis lengkung cekung, dan 2 jenis lengkung cembung.
Perencanaan Ulang Geometrik Ruas Jalan Lintas Selatan LOT 7 STA 0+000 s/d STA 5+000 Mulia Ramadhania Hasim; Udi Subagyo; Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan Geometrik Jalan Ruas Jalan Lintas Selatan LOT 7 direncanakan dengan maksud mengembangkan sektor pariwisata dengan pengembangan kawasan selatan Jawa Timur berupa infrastruktur baru berupa jalan alternatif yang dapat mengkoordinir kegiatan masyarakat dengan menyediakan alternatif jalan bagi pengguna ruas jalan yang menghubungkan Malang dan Blitar, sebagai sarana untuk meningkatkan pariwisata serta kebutuhan hidup masyarakat dan memberikan pelayanan prasarana transportasi kepada pengguna jalan yang melintasinya. Serta dengan kondisi jalan di Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto perlu dilakukan pengecekan ulang terhadap keamanan pada tikungan, sehingga pengendara yang melewati merasakan aman, nyaman saat berkendara yang mana diperlukan perencanaan ulang geometrik jalan. Adapun Metode perencanaan geometrik jalan mengacu pada standard Bina Marga Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/T/BM/1997. Dari hasil perhitungan perencanaan ulang Jalan Lintas Selatan LOT 7 terdapat 2 tikungan yaiut spiral circle spiral dan full circle dengan didapatkan kecepatan rencana sebesar 60 km/jam, jari – jari minimum tikungan sebesar 112,04 m.
KOORDINASI ANTAR SIMPANG BERSINYAL (STUDI KASUS: RUAS JALAN KI AGENG GRIBIG KOTA MALANG) Almashavira Murtiyoso; Burhamtoro; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas jalan Ki Ageng Gribig merupakan salah satu ruas jalan yang menjadi lokasi keluar masuknya gerbang tol di Kota Malang dan merupakan jalan utama bagi mastarakat sekitar. Pada ruas Jalan Ki Ageng Gribig terdapat dua simpang yang berdekatan dan mengakibatkan kendaraan sering berhenti pada masing-masing simpang, sehingga membuat tingkat pelayanan menurun. Maka dari itu perlu adanya koordinasi sinyal antar simpang agar meningkatkan kinerja pada kedua simpang menjadi lebih baik.Data yang diperoleh pada penelitian ini yaitu kondisi geometrik pada masing-masing simpang dan kapasitas simpang pada jam puncak. Data tersebut diolah menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997.Koordinasi sinyal ini bertujuan agar kendaraan yang melewati simpang tidak perlu lagi berhenti pada setiap simpang dan mengurangi waktu tundaan. Dari analisa koordinasi sinyal antar simpang memperoleh nilai derajat kejenuhan dari 0,57 menjadi 0,44; tundaan dari 149,06 detik menjadi 16,67 detik dan meningkatnya tingkat pelayanan dari kategori F menjadi kategori B.
ANALISIS PENGARUH PERLINTASAN KERETA API TERHADAP KINERJA JALAN (STUDI KASUS JALAN PERUSAHAAN RAYA SINGOSARI MALANG) Adrian Candra Rizki Bachtiar; Rinto Sasongko; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malang Raya merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur yang sedang mengalami perkembangan perekonomian dan penduduknya, dengan bertumbuhnya jumlah pendudukan dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, maka dibutuhkan pelayanan transportasi yang menunjang bagi aktifitas masyarakat. Masalah pada ruas jalan ini adalah rendahnya tingkat pelayanan ruas jalan dan tundaan karena adanya pertemuan antara ruas jalan dengan perlintasan kereta api. Tujuan dari skripsi ini adalah mengetahui volume lalu lintas dan tingkat pelayanan jalan sebidang pada ruas jalan perusahaan raya pada jadwal kereta api melintas dan tanpa gangguan jadwal kereta api melintas, mengetahui biaya operasional kendaraan dan solusi untuk mengoptimalkan kinerja lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mendapatkan data – data yang dibutuhkan. Untuk menentukan kinerja ruas jalan digunakan metode MKJI 1997 dan tingkat pelayanan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan KM 14 Tahun 2006. Berdasarkan hasil analisis kinerja ruas jalan Perusahaan Raya memiliki kapasitas sebesar 2975,4 smp/jam dan pada sabtu 5 april sore pukul 17.00 – 18.00 menghasilkan volume lalu lintas pada kedua arah yaitu 2640,9 smp/jam, tingkat pelayanan terendah tanpa ada nya jadwal kereta api yaitu “D” dengan kecepatan terendahnya 28 km/jam, tundaan akibat penutupan palang pintu kereta api sebesar 269 detik dengan tingkat pelayanan nya “E”, biaya kemacetan sebesar Rp. 1.940.515 /jam pada kendaraan ringan dan Rp. 214.378 /jam pada kendaraan berat dan solusi yang berupa jalan layang.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN BERDASARKAN METODE BINA MARGA JALAN GAMPENG – PAPAR KABUPATEN KEDIRI JAWA TIMUR Krisanti, Lydia; Johanes Asdhi Poerwanto; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 1 (2022): MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Gampeng – Papar merupakan bagian dari jalan nasional pada provinsi jawa timur dengan nomor ruas ruas 087 Kediri - Kertosono yang berlokasi di kabupaten Kediri. Pada ruas jalan Gampeng – Papar ditemukan permasalahan kerusakan, selain itu banyak dilintasi kendaraan bermuatan besar untuk mobilisasi disekitar Kabupaten Kediri untuk disalurkan keluar kota. Kegiatan ini mengakibatkan penurunan kualitas jalan dan kerusakan seperti lubang, retak, tambalan dan struktur jalan yang tidak rata. Tak banyak warga sekitar yang mengeluhkan tentang kondisi jalan tersebut dan berharap adanya penanganan segera untuk jalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis kerusakan, tingkat kerusakan, dan bentuk penanganan pada jalan tersebut. Metode yang digunakan pada Laporan ini yaitu Metode Surface Distress Index dan International Rougness Index untuk perhitungan kerusakan dan Metode Bina Marga 2002 untuk perhitungan overlay, sedangkan untuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya menggunakan metode umum yaitu Volume Pekerjaan dikalikan dengan harga satuan pekerjaan. Hasil analisa di peroleh, Jenis kerusakan yaitu retak halus (crack), retak kulit buaya (alligator cracking), retak samping jalan (edge cracking), retak memanjang (longitudinal crack), retak melebar (transverse cracks), retak kotak (block cracks), lubang (potheles), dan bekas roda (ruts). Hasil tingkat kerusakan yaitu kondisi baik 18%, kondisi rusak sedang 52%, kondisi rusak ringan 24% dan kondisi rusak berat 6%. Bentuk penanganan yaitu pemeliharaan berkala pada STA 0+000 – STA 8+300 dan peningkatan jalan pada tingkat kerusakan kondisi rusak berat.
EVALUASI KERUSAKAN JALAN DAN APLIKASI PELAPORAN DI RUAS JALAN NASIONAL KECAMATAN PASIRIAN Rafidah, Nabilah Nur; Marjono; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 2 (2022): JUNI 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raya Pasirian merupakan jalan yang menghubungkan desa Jarit dengan desa Selok Awar-Awar. Laporan Akhir ini bertujuan untuk mengetahui jenis, tingkat dan bentuk perbaikan kerusakan serta menghitung Rencana Anggaran Biaya dan membuat sistem pelaporan kerusaknnya. Data primer mengenai kerusakannya didapatkan dari hasil survei dan data sekunder didapatkan dari Dinas Pekerjaan Umum Lumajang. Metode yang digunakan pada Laporan ini yaitu Metode Surface Distress Index untuk perhitungan kerusakan dan Metode Bina Marga 2002 untuk perhitungan overlay, sedangkan untuk perhitungan Rencana Anggaran Biaya menggunakan metode umum yaitu Volume Pekerjaan dikalikan dengan harga satuan pekerjaan. Aplikasi sistem pelaporan ini dapat membantu dan mempermudah dalam menentukan prioritas jalan yang akan diperbaiki serta dapat membantu dalam penyimpanan data kerusakan jalan dan pengguna jalan bisa dengan mudah melihat laporan hasil kerusakan jalan. Hasil analisa kerusakan, didapatkan beberapa jenis kerusakan seperti lubang, retak halus, retak buaya, retak kotak – kotak, retak memanjang, retak samping jalan dan bekas roda. Dengan presentase kondisi baik 30,77%, kondisi sedang 36,92%, kondisi rusak ringan 21,54 % dan kondisi rusak 10,77%. Sehingga direncanakan peningkatan berkala melalui overlay, dengan tebal 5 cm. Perkerjaan perbaikan jalan tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp. 1.881.471.000.
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALAN LINTAS SELATAN LOT 6 RUAS KARANGGONGSO – NGLARAP Adi, Muhammad Setyo; Udi Subagyo; Rinto Sasongko
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan memiliki peranan penting dalam kehidupan diantaranya sebagai akses penghubung antar daerah serta dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Salah satu upaya pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan membangun Jalan Lintas Selatan Lot. 6 yang berlokasi di Trenggalek – Tulungagung. Perencanaan jalan yang ada didesain oleh PT. Perentjana Djaja. Namun kaidah geometrik yang dipakai dirasa kurang nyaman. Oleh karena itu, tujuan dari skripsi ini adalah mengusulkan perencanaan ulang geometrik jalan dengan metode Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) 2021. Berdasarkan hasil perencanaan ulang geometrik pada Jalan Lintas Selatan Lot 6 Ruas Karanggongso – Nglarap diperoleh 36 tikungan terdiri dari 34 tikungan S-C-S, 2 tikungan F-C, dan ada 15 lengkung vertikal yang terdiri dari 9 lengkung vertikal cembung, dan 6 lengkung vertikal cekung.
PERENCANAAN GEOMETRIK DAN DRAINASE JALAN AKSES DESA JIPURAPAH-KLITIH KABUPATEN JOMBANG Hartanto, Ramdhan Andrian; Udi Subagyo; Marjono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Timur adalah salah satu provinsi di Indonesia yang menawarkan berbagai jenis tempat wisata. Salah satunya adalah Wisata Kedung Cinet yang berada di Kabupaten Jombang. Sayangnya, untuk akses menuju wisata Kedung Cinet hanya difasilitasi dengan jalan setapak selebar 3 meter dengan jarak kurang lebih 8 km. Skripsi ini bertujuan untuk merencanakan geometrik jalan, perkerasan kaku, drainase jalan, dan rencana anggaran biaya. Perencanaan jalan dibuat untuk menentukan yang paling aman, nyaman dan efisien. Data yang dibutuhkan untuk perencanaan adalah volume jam perencanaan lalu lintas, CBR tanah, Peta topografi, dan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) tahun 2020 Kabupaten Jombang. Perencanaan ini mengacu pada Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota No. 038/T/BM/1997, Metode Bina Marga Perencanaan Perkerasan Jalan Beton Semen SNI Pd T-14-2003, Analisa Harga Satuan Pekerjaan dengan cara Bina Marga No. 28/PRT/M/2016. Pada perencanaan ini penulis mebuat 3 alternatif trase kemudian dipilih 1 trase yang paling optimal yaitu trase alternatif 3 dengan panjang 2,983 Km, lebar per lajur 3,5 m, tipe jalan 4 lajur 2 arah tidak terbagi (4/2 UD), dan bahu jalan selebar 1,5 m; 3 tikungan S-C-S (Spiral Circle Spiral) dan 1 tikungan S-S (Spiral Spiral) serta diperoleh 3 jenis turunan dan 3 jenis tanjakan dengan tebal perkerasan jalan 200 mm dan tebal pondasi jalan 100 mm. Hasil dari percenanaan drainase diperoleh dimensi saluran dengan lebar 0.4, kedalaman 0.6m dan di cor dengan ketebalan 5cm. Berdasarkan hasil pehitungan di dapatkan anggaran biaya sebesar Rp. 35.647.665.000,
PERENCANAAN ULANG GEOMETRIK JALAN JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 KARANGGONGSO – NGLARAP STA 5+948 – STA 11+111 Ramadhan, Muchammad Ali; Udi Subagyo; Nain Dhaniarti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) LOT 6 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional Pemerintah yang ada di Jawa Timur untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di pantai selatan pulau jawa. Adapun perencanaan awal jalan Jalur Lintas Selatan (JLS) LOT 6 ini didesain oleh konsultan perencana dengan pedoman Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota (TPGJAK) Tahun 1997. Untuk sekarang ini pedoman tersebut tidak berlaku lagi di Indonesia. Oleh sebab itu, perlu adanya perencanaan ulang geometrik jalan menggunakan pedoman terbaru sesuai dengan peraturan pemerintah. Dalam analisa perencanaan ulang geometrik jalan menggunakan pedoman baru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) Tahun 2021. Data sekunder yang dibutuhkan adalah peta topografi, data koordinat, volume lalu lintas dan data pertumbuhan kendaraan. Berdasarkan hasil dari perencanaan ulang geometrik jalan pada alinyemen horizontal diperoleh hasil 22 tikungan yang terdiri dari 21 tikungan jenis S-C-S dan satu (1) tikungan jenis F-C. Sedangkan untuk alinyemen vertikal diperoleh hasil 15 lengkung vertikal terdiri dari 7 lengkung vertikal cekung dan 8 lengkung vertikal cembung.