Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EVALUASI JEMBATAN MENGGUNAKAN METODE BRIDGE MANAGEMENT SYSTEM (STUDI KASUS: JEMBATAN EMBONG BRANTAS KOTA MALANG) Putra, Muhammad Purwa Loja Rachman; Achendri M. Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 4 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi Jembatan harus diperhatikan agar fungsi dari jembatan sendiri berjalan semestinya. Kondisi jembatan mempengaruhi keamanan dan kenyamanan bagi penggunannya. Bridge Management System merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menilai kondisi jembatan secara visual. Selain itu Bridge Management System dijadikan rujukan untuk pemeliharaan jembatan. Setelah dilakukan penilaian setiap elemen maka akan dinilai secara kesluruhan maka akan didapat beberapa hasil yaitu baik atau rusak ringan, rusak berat, dan Kritis atau runtuh. Dengan hasil dari nilai keseluruhan maka peneliti dapat menentukan jenis penangananya. Dari Analisa kondisi jembatan menggunakan metode Bridge Management System, maka Jembatan Embong Brantas mendapatkan nilai kondisi 2 yang berarti mengalami kerusakan yang memerlukan pemeliharaan berkala.
STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN FLY OVER SIMPANG JALAN SUPRIADI – JALAN KEBONSARI – JALAN SATSUIT TUBUN KOTA MALANG Zakaria, Rynaldo; Dwi Ratnaningsih; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan pada simpang Jl. Supriadi – Jl. Kebonsari – Jl. Satsuit Tubun Kota Malang, disebabkan oleh volume lalu lintas yang padat dan juga disebabkan saat palang perlintasan kereta api ditutup. Tujuan penelitian untuk menilai kinerja simpang tak bersinyal pada kondisi eksisting dan setelah perencanaan fly over. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari geometrik simpang dan volume kendaraan yang dilakukan pada jam puncak, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang dan kantor PJL 84 Kacuk. Analisa perhitungan kinerja simpang tak bersinyal menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) tahun 1997. Hasil analisa kinerja simpang eksisting mendapatkan nilai tundaan (D) = 39,82 det/smp dan level of service (LOS) = D, sedangkan setelah penanganan alternatif diperoleh nilai tundaan simpang (D) = 10,31 det/smp dan level of service (LOS) = B.
PERENCANAAN GEOMETRIK PADA JALAN PENGHUBUNG PANTAI JEBRING KE SERIT DI KABUPATEN BLITAR Marlianti, Sella Yuniar; Udi Subagyo; Nain Dhaniarti Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Penghubung Pantai Jebring ke Serit merupakan salah satu Perencanaan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di pantai selatan. Adapun perencanaan dan analisis jalan ini menggunakan dengan Standar Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021. Sedangkan perencanaan perkerasan lentur menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan Bina Marga 2017. Data sekunder yang dibutuhkan adalah data DEM, volume lalu lintas, data pertumbuhan kendaraan, data CBR tanah dan data harga satuan pekerjaan Kabupaten Blitar 2021. Berdasarkan hasil dari perencanaan geometrik jalan pada alinyemen horizontal diperoleh hasil 8 tikungan yang terdiri dari 8 tikungan jenis spiral-circle-spiral. Sedangkan untuk alinyemen vertikal diperoleh hasil 13 lengkung vertikal terdiri dari 7 lengkung vertikal cekung dan 6 lengkung vertikal cembung. Untuk perkerasan lentur diperoleh HRS-WC sebesar 30 mm, HRS-Base 35 mm, Lapis Pondasi Agregat Kelas A sebesar 250 mm dan Lapis Pondasi Agregat Kelas B sebesar 125 mm. Dengan rencana anggaran biaya yang dibutuhkan sebesar Rp. 45.784.470,00-,.
PERENCANAAN JALAN RAYA PASIRIAN SAMPAI AREA TAMBANG DESA DANUREDJO, KABUPATEN LUMAJANG, JAWA TIMUR. Maryono, Yonatan Kristian; Rinto Sasongko; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang diperlukan untuk mobilisasi, salah satunya yaitu pada ruas jalan yang menghubungkan jalan raya Pasirian sampaai area pertambangan di desa Danuredjo, kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Ruas jalan ini banyak dilalui oleh armada truk yang mengangkut pasir dari tambang, untuk dikirim keluar daerah. Jalan yang dilalui truk pasir menyebabkan jalanan rusak,berdebu,macet bahkan menimbulkan konflik sosial. Oleh sebab itu perlu direncanakan jalan baru yang kuat,ekonomis dan nyaman sebagai alternatif jalan penghubung dua wilayah tersebut. Dilakukan perencanaan 2 alternatif trase dan hasil kajian ditetapkan alternatif trase 2 merupakan trase terbaik dari segi teknis dan biaya.Hasil perencanaan geometri pada trase tersebut yaitu 4 tikungan FC (Full Circle),4 lengkung vertikal (1 cembung dan 3 cekung) dan panjang total 5,400 km menggunakan perkerasan kaku dengan tebal 19 cm.
IDENTIFIKASI KONDISI KERUSAKAN MENGGUNAKAN METODE IKP Pd-01-2016-B PADA RUAS JALAN RAYA SUKOLILO KABUPATEN BANGKALAN Efendi, Roikhan Alviyan; Burhamtoro; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.5625

Abstract

Jalan Raya Sukolilo – Tebul merupakan jalan yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Labang dengan Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan dengan panjang jalan sejauh ±6 km. Dengan adanya kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut memberikan ketidaknyamanan bagi para pengendara pengguna jalan. Penentuan penanganan dilakukan dengan cara penghitungan yang berpedoman pada Metode IKP 2016 Bina Marga. Dalam hasil survei dan perhitungan analasis didapatkan kerusakan dengan kategori dan persentasi kerusakan retak memanjang 0,59%, retak kulit buaya 1,3%, retak tepi 25,6%, retak sambungan 0,01%, lubang 0,01% dan pelepasan butir 72,44%. Kerusakan yang dialami dominan terjadi keparahan dari tiap titik kerusakan yang terjadi
ALTERNATIF PERENCANAAN GEOMETRIK JALUR LINTAS SELATAN LOT 6 RUAS NGLARAP-KLATHAK Muhammad Rizqi Dwi Prasetia Muhyidin; Achendri Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6292

Abstract

Jalan memiliki aspek dan peranan penting sebagai akses penghubung antar daerah serta dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat. Salah satu upaya pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan membangun Jalan Lintas Selatan Lot. 6 yang berlokasi antara Kabupaten Trenggalek – Kabupaten Tulungagung. Perencanaan jalan yang ada didesain oleh PT. Perentjana Djaja, namun kondisi jalan eksisting yang kurang nyaman dan masih menggunakan peraturan geometrik yang lama. Maka karena itu, tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah merencanakan alternatif perencanaan geometrik jalan dengan peraturan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ) 2021. Sesudah melihat presentase data CBR tanah dasar yang rendah, maka direncanakan perkerasan kaku jalan dengan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) untuk menghindari penurunan yang tidak seragam, dimana sebelumnya menggunakan perkerasan lentur. Untuk memperkirakan besaran biaya yang digunakan untuk mengetahui jumlah harga sebuah proyek yang dilaksanakan maka RAB juga perlu dilakukan perhitungan, sehingga dapat ditentukan alternatif jalan yang paling terjangkau dengan desain trase yang nyaman. Berdasarkan hasil alternatif perencanaan geometrik dan perkerasan kaku pada Jalan Lintas Selatan Lot 6 Ruas Nglarap-Klathak ditentukan dengan trase Alternatif 2 yang terdiri dari 15 tikungan terdiri dari 13 tikungan S-C-S, dan 2 tikungan F-C pada alinyemen horizontal, dan ada 7 lengkung vertikal yang terdiri dari 2 lengkung vertikal cembung, dan 5 lengkung vertikal cekung. Perencanaan perkerasan kaku dengan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) diperoleh tebal plat beton 305 mm dengan mutu beton K-450 (fc’ 40 Mpa), tebal lapisan pondasi bawah 300 mm dengan diameter dowel ø38mm dengan panjang 450mm dan jarak 300mm, dan panjang Tie Bar 700mm dengan diameter Tie Bar D16mm serta jarak antar Tie Bar 750mm. Serta didapatkan hasil total rencana anggaran biaya untuk seluruh pekerjaan adalah Rp92.066.418.782,53 (Sembilan puluh dua miliar enam puluh enam juta empat ratus delapan belas ribu tujuh ratus delapan puluh dua rupiah).
PERENCANAAN ULANG INTERCHANGE KRAKSAAN JALAN TOL PROBOLINGGO-BANYUWANGI SEKSI 1 Suprayogi, Rohman; Udi Subagyo; Martince Novianti Bani
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 2 (2025): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i2.6334

Abstract

Pada ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi khususnya area interchnage kraksaan yang didesain menggunakan pedoman geometrik jalan Tol (Standar Geometrik Jalan Tol No 007 BM 2009) dan Geometrik Jalan Antar Kota Tahun 1997 (TPGJAK, No.038T/BM/1997). Dengan kondisi topografi persawahan yang ada, koridor jalan dan penempatan simpang susun perlu dipertimbangkan. Penelitian ini mengkaji perencanaan ulang desain geometrik jalan dengan menggunakan peraturan terbaru yaitu Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021 (PDGJ No. 13/P/BM/2021) dan Manual Desain Perkerasan Jalan 2017 (MDP 2017) yang digunakan sebagai pedoman desain perkerasan kaku. Berdasarkan perencanaan ulang Interchange Kraksaan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi seksi 1 STA mainroad STA 5+000 hingga STA 9+000 serta jalan akses STA 0+000 hingga STA 3+147 diperoleh tipe bentuk intrchange terompet, dengan 4 jalan ramp di dalamnya. hasil perencanaan ulang alinyemen horizontal keseluruhan terdapat 17 PI yang dimana 5 PI kelokan SCS dan 12 PI kelokan FC. Sedangkan pada alinyemen vertikal secara keseluruhan terdapat 22 Lekuk vertikal dari 10 lekuk tipe cembung dan 12 lekuk tipe cekung. 2.
PERBANDINGAN KINERJA SIMPANG TIDAK BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 TERHADAP SOFTWARE PTV VISSIM Ilham Suryo Pangestu; Udi Subagyo; Nain Dhaniarti Raharjo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 6 No. 3 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v6i3.6923

Abstract

Kota Tangerang memiliki 13 kecamatan salah satunya kecamatan Jatiuwung. Berdasarkan hasil Badan Pusat Statistik Kota Tangerang jumlah penduduk pada kecamatan jatiuwung pada tahun 2023 sebanyak 107.510 jiwa. Kecamatan Jatiuwung dilewati oleh Jalan Gatot Subroto yang merupakan jalan lintas menuju pelabuhan merak dan dilalui oleh Jalan Tol Jakarta-Merak serta terdapat banyak kawasan industri dan pemukiman padat penduduk pada daerah tersebut. Sehingga mengakibatkan terjadinya kemacetan pada ruas Jalan Gatot Subroto dan beberapa persimpangan. Salah satunya simpang tiga Jalan Gatot Subroto – Jalan Prabu Siliwangi. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil survei langsung berupa data volume kendaraan dan data kecepatan kendaraan. Data sekunder yang digunakan untuk menganalisis kinerja simpang adalah data geometrik simpang, data peta jaringan jalan, dan data pertumbuhan penduduk. Metode analisis yang digunakan menggunakan PKJI 2023 dan software PTV VISSIM. Dari hasil evaluasi, diketahui kinerja simpang kondisi eksisting menggunakan metode PKJI 2023 diperoleh nilai tundaan sebesar 206,49 detik/kend serta tingkat pelayanan F sedangkan kinerja simpang kondisi eksisting menggunakan metode software PTV VISSIM diperoleh nilai tundaan sebesar 119,73 detik/kend serta tingkat pelayanan F. Setelah dilakukan penanganan simpang, menggunakan metode PKJI 2023 nilai tundaan sebesar 82,72 detik/kend serta tingkat pelayanan F, sedangkan menggunakan metode software PTV VISSIM diperoleh nilai tundaan sebesar 46,89 detik/kend serta tingkat pelayanan E.