Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

MANAJEMEN RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) Studi Kasus Pada Praktek Acuan Perancah Dan Praktek Kayu Jurusan Teknik Sipil Udi Subagyo
Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Teknik Ilmu dan Aplikasi
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.162 KB)

Abstract

Politeknik Negeri Malang adalah lembaga pendidikan profesional dalam jaringan pendidikan global dengan reputasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi terapan, dalam hal tersebut jurusan teknik Sipil mempunyai kegiatan praktek kerja bengkel yang menunjang skill mahasiswa untuk dunia konstruksi. Oleh karena pekerjaan praktek acuan dan perancah dan praktek kerja kayu juga mengandung unsur unsur bahaya pekerjaan maka diperlukan Manajemen Risiko Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3). Hasil manajemen resiko pada praktek acuan & perancah terdapat 16 potensi bahaya risiko dari 5 proses kegiatan dengan potensi bahaya cukup besar adalah : Orang Jatuh 25% , dengan pekerjaan High Risk pada pekerjaan Scafolding 70%, dengan rekomendasi Penggunaan APD 85%, Eliminasi 29%,Engineering Control 29%, Tanda Peringatan,label & administrasi 28% dan Substitusi 19%. Dan pada praktek pekerjaan kayu terdapat 15 potensi bahaya risiko dari 3 proses kegiatan dengan potensi bahaya cukup besar adalah : Bising 21% , dengan pekerjaan High Risk pada pekerjaan pekerjaan Kayu menggunakan Mesin Statis 85% dengan rekomendasi Penggunaan APD 94%,Engineering Control 67%,Substitusi 14%,Tanda Peringatan,label & administrasi 7% dan Eliminasi 7%.
PERENCANAAN RUANG HENTI KHUSUS (RHK) SEPEDA MOTOR KOTA MALANG Udi Subagyo; Achendri M. Kurniawan
Jurnal Qua Teknika Vol 13 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v13i1.2851

Abstract

Kecamatan Kedungkandang kota Malang merupakan salah satu daerah dengan pengguna kendaraan sepeda motor yang cukup tinggi dan pada persimpangan bersinyal yang memiliki empat lengan pendekat yaitu Jalan Raya Ki Ageng Gribig, Jalan Danau Jonge, dan Gerbang Tol Kota Malang, dimana pada persimpangan tersebut sering terjadi kemacetan yang diakibatkan banyaknya kendaraan sepeda motor yang melewati persimpangan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut, maka perlu dilakukan perencanaan ruang henti khusus (RHK) sepeda motor persimpangan bersinyal dengan tujuan : memperoleh hasil karakteristik arus lalu lintas, khususnya sepeda motor di persimpangan bersinyal tersebut, memperoleh hasil perilaku lalu lintas di persimpangan tersebut tersebut dan Memperoleh hasil desain Ruang Henti Khusus (RHK) di persimpangan tersebut Hasil perencanaan ruang henti khusus (RHK) sepeda motor persimpangan bersinyal adalah : volume kendaraan dalam 3 hari waktu jam puncak terjadi pada hari Minggu, 10 April 2022 pada jam 16.30 – 17.30 sebesar 3129,8 smp/jam dan volume sepeda motor yang arah lurus tertinggi terjadi di pendekat utara dan selatan, Terjadi tundaan lebih dari 60 detik perkendaraan sesuai dengan PM 96 Tahun 2015 dengan hasil perhitungan diperoleh tingkat pelayanan menunjukan level of service masuk dalam kategori F, dan desain Ruang Henti Khusus (RHK) di persimpangan bersinyal untuk pendekat Utara tipe RHK= 2 lajur tanpa lajur pendekat,lebar RHK 2 x 3,3 m ,panjang utama bagian RHK = 13 m dan untuk pendekat Selatan , tipe RHK= 2 lajur tanpa lajur pendekat,Lebar RHK = 2 x 3,4 m, Panjang utama bagian=12,5m
KARAKTERISTIK PENGEMUDI KENDARAAN RODA 2 PADA JALAN LAYANG ARJOSARI BERDASARKAN KECEPATAN PENGEMUDI Achendri M. Kurniawan; Udi Subagyo
Jurnal Qua Teknika Vol 13 No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v13i1.2852

Abstract

Meningkatnya jumlah volume lalu lintas dengan kendaraan roda dua, menjadi penyebab akan terjadinya peningkatan arus lalulintas. Hal tersebut ditandai dengan banyaknya sepeda motor yang berhenti di persimpangan ahmad yani, baik dari arah utara maupun selatan. Kendaraan sepedamotor menjadi pilihan transportasi utama penduduk kota Malang, dikarenakan kendaraan sepeda motor dapat dimiliki dengan biaya rendah, mudah dikendarai, dan dapat menjangkau tempat tujuan dengan cepat dan mudah. Dan menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang tahun 2020 jumlah kendaraan sepeda motor berjumlah 361 329 kendaraan. Perhitungan untuk menentukan kapasitas terlebih dahulu ditentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kapasitas. Berdasarkan data dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 diperoleh angka dari faktor penyesuain, sehingga didapatkan kapasitas sehingga di dapatkan kapasitas jalan C sebesar 2453 smp/jam sedangkan untuk derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,99 dari karakteristik pengemudi Penggunan kendaraan roda 2 dari 2 arah yang berbeda terlihat pengendara kendaraan roda 2 dengan kecepatan melebihi batas yang telah di tentukan yaitu 40 km/jam dengan pelanggaran kecepatan sebesar 40,67 km/jam . Pengendara roda 2 mengendarai kecepatan melebihi batas kecepatan terjadi hampir di setiap waktu baik pagi, siang ataupun sore terkecuali tidak terjadi pelanggaran kecepatan pada hari minggu siang dan sore serta pada hari senin sore hari.
BANTUAN TEKNIS PELAKSANAAN PENGECATAN BALAI RW XI JALAN SILIKAT KELURAHAN PURWANTORO KECAMATAN BLIMBING KOTAMADYA MALANG Udi Subagyo; Nain Dhaniarti Raharjo; R, Achendri M Kurniawan; Moch. Khamim; Boby Asukmajaya Raharjo
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2021
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jabdimas.v8i1.111

Abstract

Balai RW is a construction or building used by residents for RT activities or activities of local residents and has been built since 1998 and is used as a place for local residents' activities. For the condition of the Balai RW XI in 2020 today, there are many that are not suitable for use, especially in wall construction, where many conditions are damp and the wall paint is peeling off so that repairs are needed in the form of painting the outer and inner walls. Implementation of Community Service Painting of Balai RW XI Jl. Silikat Kel.. Purwantoro Kec. Blimbing Malang city is carried out are: 1. Calculation of the Budget Plan for Painting Implementation Costs Balai RW XI is Rp. 13,955,000, - (Thirteen Million Nine Hundred Fifty Five Thousand Rupiah) the source of funds from PKM Polinema activities and RW XI Cash. 2. Painting the Balai RW XI is prioritized on repairing inner and outer wall paints. 3. Implementation of painting at Balai RW XI will be carried out from 20 July 2020 - 8 August 2020 with a total processing time of 3 weeks.
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN RAYA MANGGA AKIBAT KEGIATAN PASAR BANGIL KABUPATEN PASURUAN Nur Hikmah Fitri; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i1.8604

Abstract

Kegiatan pasar tradisional yang berlangsung di sepanjang Jalan Raya Mangga, Bangil, Kabupaten Pasuruan, menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas seperti kemacetan, penurunan kecepatan kendaraan, serta meningkatnya hambatan samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan tersebut dalam kondisi eksisting dan menganalisis solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan Permenhub No. PM 96 Tahun 2015 terkait tingkat pelayanan jalan. Data primer diperoleh melalui survei lapangan berupa volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, geometri jalan, dan hambatan samping. Sedangkan data sekunder mencakup klasifikasi jalan, jumlah penduduk, dan data operasional kendaraan (BOK). Hasil analisis menunjukkan bahwa kecepatan arus bebas sebesar 29,6 km/jam dengan kapasitas 1.426,8 SMP/jam. Tingkat pelayanan jalan berada pada kategori E, yang ditentukan berdasarkan kecepatan. Biaya kemacetan tercatat sebesar Rp239/km pada hari Senin dan Rp288/km pada hari Sabtu, mengindikasikan tingginya beban lalu lintas pada waktu-waktu tertentu. Hasil solusi alternatif terdapat 3 alternatif, solusi alternatif yang terbaik yaitu mengurangi hambatan samping dengan peraturan larangan parkir di bahu jalan, penertiban dan relokasi pedagang pasar, pelebaran jalan serta mengubah tipe jalan menjadi 2/2-T, dengan scenario alternatif ini, nilai kecepatan rata-rata mobil penumpang (VMP) sebesar 60 km/jam, termasuk dalan tingkat pelayanan C.
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN GUNUNG GANGSIR - JALAN WICAKSONO BEJI PASURUAN Fakhri Ali Machsan; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3752

Abstract

Simpang tak bersinyal yang terletak di Jalan Gunung Gangsir – Jalan Wicaksono yang terletak pada Kecamatan Beji Pasuruan merupakan simpang yang tergolong padat lalu lintasnya, karena di kawasan tersebut merupakan kawasan industri yang banyak berdiri pabrik-pabrik, serta terdapat juga sekolah, pertokoan dan sebagainya. Sehingga dengan banyaknya industri dan fasilitas umum tersebut menyebabkan banyak kendaraan yang melintasi simpang tersebut terutama pada saat jam sibuk seperti pagi dan sore karena pada jam tersebut merupakan berangkat dan pulangnya pegawai pabrik dan pelajar. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kinerja simpang dan biaya kemacetan tersebut data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Data primer didapatkan dengan survei langsung dilapangan sedangkan data sekunder didapatkan dari instansi terkait. Pengolahan data menggunakan MKJI tahun 1997. Dari hasil analisa didapatkan nilai tundaan D = 28 det/smp dan level of service = D, dengan biaya kemacetan sebesar Rp. 492.505. Dari hasil analisa perlu alternatif penanganan simpang dengan melakukan penambahan APILL 2 fase dengan skenario belok kiri langsung untuk pendekat utara dan selatan, dilarang belok kanan untuk pendekat utara dan selatan, pelebaran pendekat untuk semua lengan, dan pembatasan kendaraan berat HV untuk lengan utara dan selatan. Dari hasil analisa alternative penanganan didapatkan nilai tundaan D = 14 det/smp dan level of service = B dengan biaya kemacetan sebesar Rp. 247.455 .
ANALISIS PENDAPATAN PARKIR MENGGUNAKAN METODE ABILITY TO PAY DI MALL MALANG TOWN SQUARE Azizah Trigita Pamungkas; Fajar Subkhan; Udi Subagyo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3768

Abstract

Mall Malang Town Square merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang berada di Kota Malang. Padatnya pengunjung sering menimbulkan penuhnya lokasi parkir kendaraan sehingga timbulnya antrian karena kendaraan yang diparkir masuk dan keluar secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik dan kapasitas parkir serta memberikan alternatif berupa perubahan pola parkir, perubahan tarif parkir hingga menganalisis pendapatan parkir di kawasan tersebut. Data yang dibutuhkan meliputi volume kendaraan, kapasitas parkir, data pekerjaan pengunjung hingga frekuensi kunjungan kepada pengunjung mall. Metode penelitian ini dilakukan survei 3 hari yaitu Sabtu, 27 Juni 2020, Minggu, 28 Juni 2020, Sabtu, 4 Juli 2020 pukul 10.00 – 22.00 untuk menghitung karakteristik parkir di Mall Malang Town Square. Kemudian dilakukan analisis karakteristik parkir yang berupa volume, akumulasi, durasi, tingkat pergantian, dan indeks parkir serta menghitung biaya tarif parkir menggukan metode Ability to Pay dan perhitungan pendapatan. Hasil penelitian karakteristik diperoleh volume parkir terbesar sebanyak 997 mobil dan 1401 motor, akumulasi parkir terbesar sebanyak 1943 mobil dan 820 motor, durasi parkir rata-rata selama 1 jam 36 menit untuk mobil dan 54 menit untuk motor, tingkat pergantian terbesar sebanyak 2 kendaraan/SRP/hari untuk mobil dan 3 kendaraan/SRP/hari untuk motor, dan indeks parkir terbesar sebanyak 2,73 untuk mobil dan 1,36 untuk motor. Hal tersebut menunjukkan diperlukannya alternatif yaitu perubahan pola parkir dengan sudut 30o, 45o, 60o, dan perubahan tarif dari metode Ability to Pay Rp. 2.209 untuk kendaraan mobil dan Rp. 1608 untuk kendaraan motor. Hasil analisis pendapatan setelah dilakukan alternatif 1 sebesar Rp. 1,222,560,000 /tahun untuk kendaraan mobil Rp. 1,285,200,000/tahun untuk kendaraan motor. Sedangkan alternatif 2 sebesar Rp. 900,028,791/tahun untuk kendaraan mobil dan Rp. 1,033,292,750/tahun untuk kendaraan motor.
EVALUASI SIMPANG TAK BERSINYAL DAN BIAYA OPRASIONAL DI JALAN LETJEND SUPRAPTOP – JALAN HOS. COKROAMINOTO – JALAN LETJEND SUTOYO KOTA KEDIRI Dwiki Alfian; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3776

Abstract

Keberadaan persimpangan tidak dapat dihindari pada sistem lalu lintas, dimana diperlukan pengaturan pergerakan di persimpangan dengan menggunakan lampu lalu lintas, seperti pada Persimpangan Jalan Letjend Suprapto – Jalan Hos. Cokroaminoto – Jalan Letjend Sutoyo. Permasalahan terjadi adalah terjadinya penumpukan kendaraan karena tidak adanya pengaturan lalu lintas. Selain itu panjang antrian akibat tidak adanya pengaturan lalu lintas dapat menyebabkan kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa persimpangan Jalan Letjend Sutoyo – Jalan Hos. Cokroaminoto – Jalan Letjend Suprapto dengan mengevaluasi kinerja simpang untuk mengurangi tundaan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung pada lokasi simpang. Adapaun data yang diambil adalah volume kendaraan yang dilalui tiap simpang, geometrik simpang. Data yang diperoleh digunakan untuk mendapatkan kondisi eksisting simpang yang akan menjadi acuan dalam mengevaluasi kinerja simpang dan memberi alternatif dengan nilai tundaan yang sesuai pada klasivikasi jalan dengan memperhatikan teori evaluasi kinerja simpang tak bersinyal. Dari hasil evaluasi, diketahui kinerja simpang kondisi eksisting terdapat nilai Derajat Kejenuhan (DS) sebesar 1,133 ; tundaan (Delay) 28,81 detik serta tingkat pelayanan D. sedangkan kinerja simpang setelah dilakukan penanganan simpang adalah Derajat Kejenuhan (DS) 0,442 ; tundaan (Delay) 14,85 detik dalam kategori tingkat pelayanan B dan untuk kinerja 5 tahun kedepatan tingkat pelayanan C.
ANALISIS DAN PELAPORAN KERUSAKAN JALAN RAYA DR. IR. SOEKARNO KABUPATEN MALANG DENGAN METODE BINA MARGA Rafli Rochim Ramadhan; Udi Subagyo; Burhamtoro Burhamtoro
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4100

Abstract

Jalan Raya Dr. Ir. Soekarno sepanjang 4,5 KM merupakan jalan penghubung antara Kecamatan Kepanjen dengan Kecamatan Ngajum. Pada jalan ini ditemukan banyak permasalahan kerusakan jalan seperti lubang, retak dan alur yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan, kondisi segmen, menentukan jenis penanganan kerusakan, mengetahui metode pelaksanaan penanganan, menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang diperlukan untuk menanganani kerusakan, dan bentuk pelaporan kerusakan jalan. Metode yang digunakan yaitu Surface Distress Index (SDI) dan International Roughness Index (IRI). Data primer yang dibutuhkan yaitu survey kondisi jalan, survey volume lalu lintas, dan nilai International Roughness Index (IRI) sedangkan untuk data sekunder berupa data teknis jalan dan Harga Satuan Pekerjaan Kabupaten Malang Tahun 2022. Hasil analisis diperoleh kerusakan jalan berupa kerusakan lubang, retak dan bekas roda. Hasil perhitungan kondisi jalan didapatkan kondisi baik sebesar 42%, kondisi sedang sebesar 49%, kondisi rusak ringan sebesar 9%, dan rusak berat sebesar 0%. Jenis penanganan berupa pemeliharaan rutin dan pemeliharaan berkala dengan rencana perbaikan kerusakan jalan berupa mengupas perkerasan dengan Cold Milling Machine, menambal kerusakan, mengisi celah/ retak pada permukaan (sealing), dan lapis tipis aspal pasir (latasir). Rencana Anggaran Biaya yang diperlukan untuk menangani kerusakan jalan sebesar Rp 1.783.130.000. Bentuk pelaporan kerusakan pada Jalan Dr. Ir. Soekarno berupa gambar yang berisikan titik lokasi setiap jenis kerusakan beserta koordinatnya pada setiap STA per 100 meter.
PENATAAN LAHAN PARKIR PASAR GRINGGING KABUPATEN KEDIRI Arga Satria Yasa; Udi Subagyo; Johanes Asdhi Poerwanto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4178

Abstract

Pasar Gringgging merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang berada di Desa Cerme Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri. Pasar ini terbilang relatif besar di Kab.Kediri,Tingginya jumlah pengunjung pasar ini bisa kita lihat dari banyaknya kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di pasar maupun disekitar pasar. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kenaikan jumlah pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun peningkatan tersebut tidak diimbangi dengan lahan/fasilitas parkir. Sehingga terjadinya permasalahan seperti kemacetan. Permasalahan yang terjadi pada area lahan parkir pasar gringging kab kediri adalah belum mencukupi sehingga masih banyaknya pengunjung yang menggunakan area badan jalan sebagai tempat parkir sehingga mengakibatkan kemacetan,dengan adanya permasalahan tersebut maka dilakukan penelitian yang tujuannya adalah menata lahan parkir di Pasar Gringging Kabupaten Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil survey selama 2 hari dengan waktu pengamatan 4 jam/hari diperoleh perhitungan bahwa pasar Gringging perlu diadakan penataan megingat indeks parkir berdasarkan perhitungan setelah survey di lapangan nilai nya sepeda motor menunjukkan nilai sebesar 4,44% atau lebih dari 1% dan mobil sebesar 1,4% atau lebih dari 1% dimana kebutuhan parkir melebihi daya tampung/kapasitas normal sehingga diperlukan optimasi pada lahan parkir yaitu dengan cara memperpanjang ukuran lahan parkir. Untuk nilai Derajat kejenuhan dan tundaan nilainya tidak melampaui 0,85 dimana nilai tersebut memenuhi ketentuan yang disarankan PKJI 2014, maka tidak diperlukan suatu perencanaan perbaikan pada kinerja jalan raya. Kesimpulannya adalah perlu diadakan penataan pada lahan parkir di Pasar Gringging,Kabupaten Kediri yaitu dengan cara memperluas kapasitas lahan parkir di pasar tersebut.