A. Wilda Indra Nanna
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perubahan Self-Confidence Guru Sekolah Dasar Melalui Mathematical Knowledge of Teaching Enditiyas Pratiwi; A. Wilda Indra Nanna; Dedi Kusnadi; Andi Eka Wulandari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023): Vol 12 No 1 2023 (Article In Press)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Sikap guru terhadap rasa percaya diri merupakan komponen yang esensial karena rasa percaya diri sebagai guru matematika berhubungan secara signifikan dengan rasa percaya diri siswa sebagai pembelajar matematika. Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap percaya diri guru pemula dalam mengajar matematika adalah rendah. Sehingga melalui kegiatan pengabdian dengan berfokus pada MKT diharapkan dapat memberikan perubahan pada self-confidence guru pemula di sekolah dasar. Metode: Mitra pengabdian adalah SDN 015 Kota Tarakan dengan jumlah peserta sebanyak 10 guru, yang secara keseluruhan merupakan guru kelas. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan skema daring dan luring. Penyampaian materi dan pendampingan secara bergantian dilakukan secara daring dan luring. Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa terjadi perubahan self-confidence guru dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui setelah dilakukan analisis angket sikap percaya diri yang dilakukan sebelum dan setelah kegiatan. Guru dapat mendapatkan informasi yang tepat mengenai sikap self-confidence yang dapat memberikan efek kepada siswa dalam proses pembelajarannya. Perubahan self-confidence guru sekolah dasar terjadi setelah adanya kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui MKT.
Perubahan Self-Confidence Guru Sekolah Dasar Melalui Mathematical Knowledge of Teaching Enditiyas Pratiwi; A. Wilda Indra Nanna; Dedi Kusnadi; Andi Eka Wulandari
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.10886

Abstract

Background: Sikap guru terhadap rasa percaya diri merupakan komponen yang esensial karena rasa percaya diri sebagai guru matematika berhubungan secara signifikan dengan rasa percaya diri siswa sebagai pembelajar matematika. Namun hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap percaya diri guru pemula dalam mengajar matematika adalah rendah. Sehingga melalui kegiatan pengabdian dengan berfokus pada MKT diharapkan dapat memberikan perubahan pada self-confidence guru pemula di sekolah dasar. Metode: Mitra pengabdian adalah SDN 015 Kota Tarakan dengan jumlah peserta sebanyak 10 guru, yang secara keseluruhan merupakan guru kelas. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan dengan skema daring dan luring. Penyampaian materi dan pendampingan secara bergantian dilakukan secara daring dan luring. Hasil: Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian, ditemukan bahwa terjadi perubahan self-confidence guru dalam pembelajaran matematika. Hal ini diketahui setelah dilakukan analisis angket sikap percaya diri yang dilakukan sebelum dan setelah kegiatan. Guru dapat mendapatkan informasi yang tepat mengenai sikap self-confidence yang dapat memberikan efek kepada siswa dalam proses pembelajarannya. Perubahan self-confidence guru sekolah dasar terjadi setelah adanya kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui MKT.
Pendampingan Mahasiswa PGSD dalam Menemukan Ide Menulis: Bidang Minat Matematika SD Andi Wilda Indra Nanna; Enditiyas Pratiwi; Dedi Kusnadi; Irianto Aras; Mardyanto Barumbun
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.13502

Abstract

Karya tulis ilmiah baik berupa artikel jurnal maupun skripsi merupakan syarat wajib bagi setiap mahasiswa untuk menjadi sarjana. Menemukan ide dalam menyusun karya ilmiah terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi banyak mahasiswa, oleh karena itu pendampingan bagi mereka tentunya sangat dibutuhkan. Ilmu yang didapat terkait karya ilmiah dalam perkuliahan idealnya didukung melalui kegiatan pendampingan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengadakan acara pendampingan dalam membantu siswa menggali potensi ide yang pada akhirnya dapat dikembangkan menjadi karya ilmiah. Kegiatan pendampingan ini dilakukan secara online dan diikuti oleh 42 mahasiswa S1 semester VI Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Borneo Tarakan yang memiliki minat penelitian di bidang matematika. Kegiatan pendampingan menunjukkan hasil yang baik dengan adanya feedback dan penugasan berupa penulisan kerangka berpikir diakhir kegiatan. Adanya penugasan tersebut memperkuat pemahaman mahasiswa setelah adanya feedback yang dilakukan. 
DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL NUMERASI DITINJAU DARI ASPEK SELF-EFFICACY Rizta Ariany; Dedi Kusnadi; A. Wilda Indra Nanna
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v8i1.7229

Abstract

Students' errors in solving numeracy problems are closely related to their self-efficacy levels, which influence their confidence in understanding and solving problems. This study aims to describe students' errors in solving numeracy problems from a self-efficacy perspective. The study used a descriptive qualitative approach with students categorized based on low, medium, and high levels of self-efficacy. Data were collected through questionnaires, numeracy tests, and interviews, and analyzed using Newman's stages. The results showed that students with low self-efficacy made errors in the reading stage. Students with medium and high self-efficacy showed errors in understanding the problems, which resulted in errors in Transformation, Processing skills, and Encoding. This study emphasizes the importance of recognizing errors in solving numeracy problems to improve students' numeracy skills.
KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Siti Zunainah Maulidia; Agustinus Toding Bua; A. Wilda Indra Nanna
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v3i1.1811

Abstract

The aims of this study is to reveal the types of disciplinary learning of students in elementary schools, and the factors that influence them. This research uses descriptive quantitative design. The subjects of this study were 26 students of class III A, while 24 students of class III B were used to trial questionnaire research instruments. The data collection technique was carried out through distributing questionnaires which were then followed up through an interview process. Based on the results of trials on 26 items of the learning discipline questionnaire, 24 items were declared valid and had very high reliability, namely 0, 979. The results showed that in the aspect of student attendance, both male students and female students were included in the very strong category. In the aspect of following lessons in class, female students are in the very strong category, while male students are in the strong category. In the aspect of doing assignments, both male, and female students are in the strong category, and in the aspect of external, and internal factors are also in the strong category.
Pelatihan Kebugaran Jasmani Dalam Mengaktifkan Pembelajaran Guru di Pesisir Tarakan Neni Novita Sari; Sucahyo Mas’an Al-Wahid; Desy Irsalina Savitri; Nur Pangesti Apriliyana; A. Wilda Indra Nanna; Enditiyas Pratiwi; Ady Saputra; Ahsan Sofyan; Kartini Kartini; Nindya Adiasti; Degi Alrinda Agustina; Mety Toding Bua
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i2.9466

Abstract

Pelatihan kebugaran jasmani merupakan pendekatan inovatif untuk meningkatkan aktivasi pembelajaran guru di daerah pesisir Tarakan, yang sering kali menghadapi tantangan geografis. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan dampak pelatihan kebugaran jasmani terhadap motivasi, energi, dan efektivitas pembelajaran guru di sekolah-sekolah pesisir Tarakan. Metode yang digunakan adalah pelatihan jasmani. Pelatihan meliputi latihan aerobik, kekuatan, dan fleksibilitas yang disesuaikan dengan kondisi pesisir, seperti aktivitas berbasis pantai untuk meningkatkan daya tahan. Hasil pengabdian menunjukkan semangat dalam tingkat kebugaran jasmani guru, dalam meningkatkan kekuatan otot. Hal ini berkorelasi positif dengan aktivitas pembelajaran, di mana guru melaporkan peningkatan motivasi dan interaksi kelas lebih dinamis. Faktor lingkungan pesisir, seperti akses terbatas ke fasilitas olahraga, menjadi tantangan utama, namun pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan ekektifitas fisik  sehari-hari.  Evaluasi dilakukan melalui pengukuran kebugaran jasmani untuk mengetahui kondisi awal guru, meliputi kekuatan otot, daya tahan, fleksibilitas, motivasi mengajar, dan tingkat energi. Evaluasi proses dilakukan melalui observasi terhadap kehadiran, partisipasi, antusiasme, kedisiplinan, dan kemampuan guru dalam mengikuti setiap tahapan latihan. Kesimpulan menekankan integrasi pelatihan jasmani ke dalam program pengembangan guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah pesisir, dengan rekomendasi implementasi berkelanjutan dan dukungan infrastruktur. Pengabdian ini memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan untuk mempromosikan kesehatan guru sebagai fondasi pembelajaran aktif.