Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IDENTIFIKASI DESAIN INTERIOR KAFE BERGAYA RETRO RUMAH AKASHA DI JALAN HASSANUDIN NO. 35F KLOJEN MALANG Mandasari, Shendy; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Anggriani, Swastika Dhesti
JADECS (Journal of Art, Design, Art Education & Cultural Studies) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um037v8i12023p43-55

Abstract

Kafe Rumah Akasha merupakan salah satu kafe di kota Malang mengangkat tema retro. Gaya yang Populer pada tahun 1980-an. Penataan desain interior ruangan serta aksesoris yang berkaitan dengan tema menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi desain interior yang sesuai dengan fungsi dan kebutuhan, serta mengetahui visualisasi interior bergaya retro Rumah Akasha di jalan Hassanudin No.35F Klojen Malang. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif yang mana peneliti menjelaskan fenomena yang diteliti, dan disajikan dalam bentuk narasi mengenai penataan interior ruangan dan aksesoris yang menonjolkan gaya retro pada kafe Rumah Akasha. Hasil penelitian ini ditemukan ada beberapa elemen pembentuk ruang, furniture, serta aksesoris yang bertema retro, yang terlihat pada meja, kursi dan aksesoris pada lampu, lukisan mobil tua, televisi. Dan ada beberapa bagian furniture dan aksesoris yang tidak termasuk kedalam gaya retro.
ANALISIS VISUAL DESAIN COVER BUKU SERI TEMPO EDISI “CHAIRIL ANWAR” TAHUN 2022 Gumilang, Mochammad Galih; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Anggriani, Swastika Dhesti
Jurnal Kajian Seni Vol 11, No 1 (2024): Jurnal Kajian Seni Vol 11 No 1 November 2024
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jksks.97241

Abstract

Cover merupakan halaman paling depan yang berfungsi untuk memuat identitas, melindungi, dan menyampaikan isi buku melalui visualnya karena menjadi media pertama yang dilihat oleh pembaca. Dengan demikian, aspek visual dalam desain cover buku perlu diperhatikan agar dapat memenuhi fungsi-fungsi tersebut. Buku seri Tempo edisi Chairil Anwar tahun 2022 merupakan bentuk kolaborasi antara pihak penerbit dengan ilustrator digital Bambang Nurdiansyah yang karya ilustrasinya digunakan dalam desain cover, sehingga tampilan visual cover buku ini menarik karena membawa ciri khas dari ilustratornya. Ciri khas ilustrasi Bambang Nurdiansyah yaitu memadukan unsur figuratif dengan objek lain seperti flora dan benda dengan pewarnaan digital yang menyerupai teknik aquarel secara manual. Perubahan ilustrasi pada desain cover cetakan ini menampilkan seluruh ciri khas ilustrator dibandingkan cetakan pertamanya yang hanya menampilkan wajah tokoh Chairil Anwar dengan pewarnaan yang monokromatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis visual dalam desain cover buku seri Tempo edisi Chairil Anwar tahun 2022 berdasarkan aspek ilustrasi, warna, tipografi, dan layout. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode analisis visual. Data visual cover buku kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam desain cover buku tersebut terdapat kategori objek representasional, berupa figur, benda, dan flora dengan teknik digital bergaya aquarel; penggunaan dan perpaduan warna yang harmonis; penggunaan kelompok huruf Gothic sans serif pada elemen teks yang jelas dan mudah dibaca; serta penerapan prinsip-prinsip layout yang membentuk kesatuan dari keseluruhan aspek visual dalam desain cover buku.
Proses Regenerasi Penari Jaranan Kelompok Anak di Grup Satrio Bokor Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang Suprihatin, Endang Wara; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Hidajat, Robby; Zandra, Rully Aprilia; Yatim, Heriyati; Rahman, Amalia Arifah
Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Vol 4, No 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni - November
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jipsi.v4i2.676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses regenerasi penari Jaranan anak-anak dalam kelompok Satrio Bokor (SB). Pemilihan SB sebagai subjek penelitian didasarkan pada statusnya sebagai satu-satunya grup Jaranan di Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, yang memiliki penari anak-anak berusia 4 hingga 15 tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap lima informan, observasi, serta dokumentasi. Verifikasi data dilakukan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses regenerasi dilakukan dengan pola internal menggunakan sistem regenerasi horizontal transmission, di mana proses pengetahuan dan keterampilan diwariskan secara sejajar antar anggota kelompok; 2) pelatihan dilaksanakan melalui pembelajaran langsung dan terbimbing. Temuan ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya strategi regenerasi dalam menjaga keberlanjutan tradisi Jaranan di kalangan anak-anak di wilayah Tumpang.
Kajian Estetika Produk Ecoprint: Seni dan Keindahan dari Daun dan Bunga Sumarwahyudi
Ornamen Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini mengeksplorasi aspek estetika produk ecoprint, seah teknik pewarnaan kain, kulit, kertas, dan keramik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk menciptakan motif dan warna yang unik. Ecoprint tidak hanya sekadar metode pewarnaan, tetapi juga merupakan bentuk seni yang menggangkan keindahan alam dengan keterampilan tangan manusia. Penelitian ini berfokus pada analisis estetika produk ecoprint dari segi motif, warna, dan tekstur yang dihasilkan. Selain itu, kajian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi hasil akhir, seperti jenis tanaman yang digunakan, proses pematan, serta teknik yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi dan memahami aspek estetika kain ecoprint. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena sesuai untuk menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan interpretasi yang subyektif mengenai elemen-elemen estetika seperti motif, warna, dan tekstur pada kain ecoprint. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kain ecoprint memiliki keunikan estetika tersendiri yang bersumber dari keragaman alam dan proses kreatif perajin. Kain ecoprint tidak hanya memperlihatkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan nilai filosofi yang mendalam tentang hubungan manusia dengan alam. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam memahami estetika kain ecoprint serta mendorong apresiasi terhadap seni tekstil yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Kajian Estetika Produk Ecoprint: Seni dan Keindahan dari Daun dan Bunga Sumarwahyudi
Ornamen Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/ornamen.v21i2.6979

Abstract

Kajian ini mengeksplorasi aspek estetika produk ecoprint, seah teknik pewarnaan kain, kulit, kertas, dan keramik dengan memanfaatkan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga untuk menciptakan motif dan warna yang unik. Ecoprint tidak hanya sekadar metode pewarnaan, tetapi juga merupakan bentuk seni yang menggangkan keindahan alam dengan keterampilan tangan manusia. Penelitian ini berfokus pada analisis estetika produk ecoprint dari segi motif, warna, dan tekstur yang dihasilkan. Selain itu, kajian ini juga mempertimbangkan faktor-faktor yang memengaruhi hasil akhir, seperti jenis tanaman yang digunakan, proses pematan, serta teknik yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengeksplorasi dan memahami aspek estetika kain ecoprint. Pendekatan deskriptif kualitatif dipilih karena sesuai untuk menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan interpretasi yang subyektif mengenai elemen-elemen estetika seperti motif, warna, dan tekstur pada kain ecoprint. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kain ecoprint memiliki keunikan estetika tersendiri yang bersumber dari keragaman alam dan proses kreatif perajin. Kain ecoprint tidak hanya memperlihatkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan nilai filosofi yang mendalam tentang hubungan manusia dengan alam. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam memahami estetika kain ecoprint serta mendorong apresiasi terhadap seni tekstil yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Natural Coloring Innovation: Analysis of Ecoprint Process on Leather at NURB Leather Gallery Malang Sutrisno, Julia Dwi Ananda Putri; Sumarwahyudi
IJESS International Journal of Education and Social Science Vol. 6 No. 1 (2025): VOL 6 NO 1 APRIL 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/ijess.v6i1.369

Abstract

NURB leather gallery is located at Jl Danau Belayan V block C 4D No 1 Malang. Producing ecoprints with leather media whose results are applied in products of various designs of women's bags, wallets, and accessories. This place has never done research about it. This research will focus on: 1) to describe the process of preparing leather media for ecoprint. 2) To describe the process of ecoprinting on leather media. 3) to describe the result of ecoprint on leather media. This research uses a qualitative approach that is described descriptively. Data collection methods in this research are using interviews, participatory observation and documentation. Checking the validity of the data in this study is using the triangulation method. NURB Leather Gallery was established by Nurbeti in 2014. This gallery uses several types of leather, mainly using sheepskin as the main material because it is easy to process in making ecoprints. The leather ecoprint process in this gallery includes six steps. The prints of teak leaves, green castor, cosmos, ulung blood, AMP flowers, cosmos flowers, and red frangipani flowers are clearly visible with sharp leaf veins. Meanwhile, the lanang, vitex, jarak kepyar, red panama, and teak leaves are quite clear, while the curry leaves look faint. Overall, however, the varied combination of print treads makes ecoprinting with leather media unique.
Pembuatan Jingle Tempe Sanan Enak Tenan Sebagai Media Promosi Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Tempe Sanan Suprihatin, Endang Wara; Sumarwahyudi; Pristiati, Tutut; Zandra, Rully Aprilia; Prasetyo, Yunanto Adi; Handayani, Silvy; Isfa'lan, Widad
Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20111/gayatri.v3i2.66

Abstract

Tempe Sanan, one of the well-known local products from Malang, is currently facing challenges in branding and market competitiveness despite its high quality. This is especially true in the midst of the growing trend of online-based promotions, which appear to be more effective and efficient. This community service program aims to enhance the competitiveness and brand awareness of Tempe Sanan through a song, packaged in the form of a jingle. The creation of a jingle as a promotional medium was chosen because it serves as a concise, simple, and effective alternative for promotion that can be played anytime and anywhere The jingle is designed to be catchy and appealing, combining local cultural elements with Javanese lyrics and a blend of diatonic and pentatonic musical instruments. Its creation employed a participatory approach, involving local MSME (Micro, Small, and Medium Enterprise) actors in developing a culturally rich jingle. The outcomes of the activity include: 1) The creation of a jingle titled "Tempe Sanan Enak Tenan" (Tempe Sanan is Really Delicious);2) Dissemination via WhatsApp and recording in MP3 format, played at Primkobti Bangkit Usaha Kampung Sanan;3) Socialization and public presentation of the jingle at the Porprov East Java exhibition. The conclusion of this community service initiative emphasizes the effectiveness of music as a branding tool for local MSMEs, which is essential for enhancing their market competitiveness.
Teknik Melukis Ubin Batu sebagai Model Edukasi Kewirausahaan Kreatif Berbasis Kearifan Lokal di Sanan Malang Sumarwahyudi, Sumarwahyudi
Pelita Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Pelita Masyarakat September
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/pelitamasyarakat.v7i1.15822

Abstract

This community service program aims to develop painting skills on andesite stone tiles as a model of creative entrepreneurship education based on local wisdom in Sanan Village, Malang. The implementation method was carried out through several stages: preparation, socialization, technical training, mentoring using the peer-tutoring method, a mini exhibition, and follow-up in the form of establishing creative business groups. The results indicate an improvement in participants’ skills in preparing media, creating patterns, applying acrylic paint, and performing finishing techniques. Moreover, the program fostered entrepreneurial motivation and introduced alternative handicraft products with economic value to support the local creative economy. The main obstacles, namely uneven skills and limited design variations, were addressed through peer tutoring and the use of pattern references. This program generated positive impacts by enhancing artistic capacity, opening new economic opportunities, and strengthening local cultural identity.
Program Pengembangan Kewirausahaan Jaranan Laksamana Manggala Tumpang (Kini Menjadi Laksana Manggala) Suprihatin, E. Wara; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Hidajat, Robby; Prasetyo, Yunanto Adi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/vp8khm85

Abstract

The Jaranan Laksamana Manggala group, now renamed Laksana Manggala (LM), is a traditional arts group that has grown in the Tumpang area, Malang Regency. Comprised of young members who are passionate about preserving karawitan and jaranan, LM faces increasing challenges as the number of similar groups in the region continues to rise. To remain relevant and competitive, LM is required to be more innovative and creative in both artistic expression and organizational development. This community service program aims to strengthen entrepreneurship through capacity development. The focus includes improving members’ technical skills as dancers and musicians, while also providing training in producing jaranan-themed souvenirs such as Tumpang key chains that offer alternative income opportunities. The program applied a participatory approach through entrepreneurship workshops, group management mentoring, and the use of digital technology for promotion and performance documentation.
Educational Strategy for Regeneration of Child Dancers in Satrio Bokor Tumpang Group Suprihatin, Endang Wara; Sumarwahyudi, Sumarwahyudi; Hidajat, Robby; Zandra, Rully Aprilia; Yatim, Heriyati; Rahman, Amalia Arifah
Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Vol. 8 No. 2 (2024): GONDANG: JURNAL SENI DAN BUDAYA, DECEMBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gondang.v8i2.64565

Abstract

Regeneration of traditional arts is an important thing that really needs to be done because it is a strategic step in maintaining the sustainability of local culture. Jaranan thrives in the Tumpang area, but only the Satri Bokor group has a group of children aged 6 to 15 years. This research was specifically conducted to analyse the regeneration strategy for child Jaranan dancers carried out in the Satrio Bokor Tumpang Group, Malang Regency. The research method uses a qualitative descriptive approach, where data is obtained through observation, interviews and documentation. The research results show that the regeneration strategy is carried out through routine training every afternoon after school, a family approach, and involvement in Jaranan performances and YouTube social media promotions. The main challenges faced are competition with other emerging arts, namely Bantengan, limited funds, and children's time commitment. However, this regeneration has had a positive impact on preserving culture and forming the character of the younger generation. In conclusion, the regeneration strategy implemented by the Satrio Bokor Group is effective in involving children in loving and preserving Jaranan art, although further support from various parties is needed.