Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Persentase Massa Gipsum Dan Serat Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Papan Semen - Gipsum Berserat Enceng Gondok Ummi Qorina; Alimin Mahyudin; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.364 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.233-237.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase massa gipsum dan serat terhadap kuat tekan dan kuat lentur papan semen-gipsum berserat eceng gondok. Alat uji Kuat tekan dan kuat lentur  diukur menggunakan universal testing machine (UTM). Dari hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat tekan paling tinggi yaitu sebesar 14,52 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  kuat tekan tertinggi sebesar 24,99 kg/cm2 pada persentase massa serat 7,5%. Hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat lentur paling tinggi yaitu sebesar 1,265 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  lentur tertinggi sebesar 1,575 kg/cm2 pada persentase massa serat 5%.Kata kunci: papan semen-gipsum, serat eceng gondok, kuat tekan dan kuat lentur.
Pengaruh Temperatur dan Waktu Putar Terhadap Sifat Optik Lapisan Tipis ZnO yang Dibuat dengan Metode Sol-Gel Spin Coating Fitriani Fitriani; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.304 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.156-161.2017

Abstract

Penelitian tentang pengaruh temperatur dan waktu putar terhadap sifat optik lapisan tipis ZnO yang dibuat dengan metode sol-gel spin coating telah dilakukan.  Penelitian dilakukan dengan variasi suhu 400oC, 500oC dan 600oC dengan waktu putar 4 menit dan 6 menit pada kecepatan 2000 rpm.  Uji UV-Vis dan XRD  digunakan untuk mempelajari sifat optik dan struktur.  Nilai minimum  bandgap sebesar 5,5 eV diperoleh pada lapisan tipis yang dideposisi dengan waktu putar 6 menit dan suhu annealing 600oC Karakterisasi UV-Vis menunjukkan absorbsi paling besar 0,944 diperoleh pada lapisan tipis  yang terdeposisi dengan waktu putar 4 menit dan suhu annealing 400oC, Hasil XRD yang  menunjukkan penambahan suhu menyebabkan menurunnya ukuran kristal. Kata kunci : sol gel spin coating dan bandgap.
PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT KASAR DENGAN SERAT AMPAS TEBU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR BETON K-350 Ayu Sucia Rahmi; Sri Handani; Sri Mulyadi
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 3: Juli 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.28 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.3.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengaruh variasi serat ampas tebu terhadap kuat tekan, kuat lentur, porositas dan densitas beton. Beton dibuat menggunakan semen Portland tipe I dengan variasi ampas tebu 0%, 0,5%, 1%, 1,5%. Kuat tekan maksimum diperoleh pada beton dengan serat ampas tebu 0,5 % yaitu 36 MPa. Kuat lentur tertinggi sebesar 4,88 MPa dimiliki beton dengan serat ampas tebu 1 %. Penambahan ampas tebu menurunkan porositas dan densitas beton.Kata kunci: kuat tekan, kuat lentur, densitas, porositas, serat ampas tebu.AbstractThe research on the effects of variation of bagasse to compressive strength, flexural strength, porosity and density of concrete has been conducted. Concrete are from  Portland cement type I with bagasse variation of 0%, 0.5%, 1% and 1.5%. Maximum compressive strength (36 MPa) obtain on concrete with bagasse of 0.5 %. The highest flexural strength (4.88 MPa) obtain on bagasse of 1 %. Additon of bagasse, caused decreasing of porosity and density of concrete. Keywords: compressive strength, strong flexural, porosity, density, bagasse 
PENGARUH TITANIUM TERHADAP PADUAN LOGAM ZrNbMo SEBAGAI MATERIAL IMPLAN Sesfa Rila; Sri Handani; Sulistioso Sukaryo Giat
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang pengaruh massa titanium terhadap paduan logam ZrNbMo sebagai material implan telah dilakukan. Dalam penelitian ini dilakukan sintesis paduan logam ZrNb2,5%Mo0,5%Ti0,5% dengan peleburan menggunakan tungku busur listrik. Uji struktur mikro, kekerasan, korosi dan in vitro dilakukan untuk studi dan analisis karakteristik paduan sebagai material implan. Uji korosi dilakukan dengan metode potensiostat/galvanostat dalam larutan SBF (simulation body fluid) dan uji kekerasan dengan metode vickers. Ketahanan korosi paduan logam ZrNbMo cukup tinggi dengan laju korosi 0,0374 mpy dan turun menjadi 0,0017 mpy akibat penambahan Ti. Kekerasan paduan logam ZrNbMo mencapai 267,46 VHN dan meningkat menjadi 279,98 VHN akibat penambahan Ti dalam paduan. Untuk menguji efek biomaterial terhadap lingkungan biologisnya dilakukan uji in vitro dengan metode kultur sel. Dari hasil penelitian didapatkan nilai inhibisi paduan ZrNbMo 0,0% dan ZrNbMoTi 6,7% dan kedua paduan dikatakan non toksik.Kata kunci : Titanium, ZrNbMo, material implan, sintesis, korosi, in vitroAbstractThe research on the effect of titanium mass to ZrNbMo metal alloy as implant material has been done. In this research, the synthesis ZrNb2,5%Mo0,5%Ti0,5% metal alloy with melting using electric arc furnaces. Microstructure, hardness, corrosionand in vitro test were done to study and analyze the alloy characteristic as implant material. Corrosion test was conducted using potensiostat/galvanostat method in SBF solution (simulation body fluid) and hardness test was done using vickers method. Corrosion resistance of the ZrNbMo metal alloy was high enough with corrosion rate 0,0374 mpy and dropped to 0,0017 mpy due to Ti addition. Hardness of the ZrNbMo metal alloy reached 267,46 VHN and increased to 279,98 VHN due to Ti addition in the alloy. In vitro test that using culture cell method was conducted to see the effect of biomaterial on its biological environment. From the research got inhibition alloy ZrNbMo value was 0,0% and ZrNbMoTi was 6,7%, and both of the alloy was non toxic.Key words : Titanium, ZrNbMo, implant material, synthesis, corrosion, in vitro
PENGARUH KONSENTRASI INHIBITOR EKSTRAK DAUN KAKAO (Theobroma cacao) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA HARDOX 450 Anike Malfinora; Sri Handani; Yuli Yetri
Jurnal Fisika Unand Vol 3 No 4: Oktober 2014
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.728 KB) | DOI: 10.25077/jfu.3.4.222-228.2014

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan serangkaian uji korosi dan analisis struktur mikro terhadap baja Hardox 450.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan medium korosif H2SO4 3% dan Na2SO4 3%.  Metode yang digunakan adalah metode weight loss untuk pengukuran laju korosi dan metode potensiodinamik untuk melihat nilai arus korosi beserta potensial korosi.  Baja direndam di dalam medium korosif dengan penambahan dan tanpa penambahan inhibitor.  Variasi konsentrasi inhibitor yang digunakan adalah dari 1% hingga 10% dengan lama perendaman lima hari.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari variasi konsentrasi yang diberikan laju korosi terbesar terjadi pada baja tanpa penambahan inhibitor, sedangkan laju korosi berkurang dengan penambahan inhibitor, terlihat dari kurva Tafel yang menunjukkan penurunan Ikorosi.  Semakin besar konsentrasi inhibitor yang ditambahkan maka nilai laju korosi akan semakin menurun dan nilai efisiensi inhibisi korosi semakin tinggi.  Nilai efisiensi terbesar didapatkan pada penambahan konsentrasi inhibitor 10%, untuk medium korosif H2SO4 mencapai 63,89% dan untuk medium Na2SO4 mencapai 56,61%.  Hal ini menunjukkan bahwa inhibitor ekstrak daun kakao efisien dalam mengendalikan laju korosi dalam medium H2SO4 dan Na2SO4.  Dari analisis foto optik morfologi permukaan baja Hardox 450 memperlihatkan permukaan baja dengan penambahan ekstrak daun kakao mengalami korosi lebih sedikit.Kata kunci : laju korosi, inhibitor, efisiensi, weight loss, potensiodinamikAbstractThe corrosion test and microstructure analysis of Hardox 450 steel have been done.  This research was performed using H2SO4 3% and Na2SO4 3% corrosive mediums.  The method used were weight loss for measuring the corrosion rate and potentiodynamic method to see the value of corrosion current and corrosion potential.  Steel immersed in the corrosive medium with the addition and without addition of inhibitors.  Concentration variation of inhibitor used was from 1% to 10% with five days immersion time.  The result based from concentration variation was used showed that the corrosion rate occured in the steel without the addition of inhibitors, whereas the corrosion rate decreases with the addition of inhibitors, by the Tafel curves showed a decreases Icor.  The greater concentration of the inhibitor is added then the value of corrosion rate will lower and corrosion inhibition efficiency will increase.  Greatest efficiency values both for medium corrosive obtained at inhibitor concentration 10%, 63,89% in H2SO4 and 56,61% in Na2SO4.  It shows that the cocoa leaf extract inhibitor is efficient in controlling corrotion rate in H2SO4 and Na2SO4 medium corrosive.  From the optical photograph analysed on the surface morphology of Hardox 450 steel showed that the addition of cocoa leaves extract suffered less corrosion.Keywords: corrosion rate, inhibitor, efficiency, weight loss, potentiodynamic
PENGARUH PENAMBAHAN PATI TALAS TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT BIODEGRADABEL PLASTIK CAMPURAN POLIPROPILENA DAN GULA JAGUNG Rahmat Hidayat; Sri Mulyadi; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 3: Juli 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.326 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.3.%p.2015

Abstract

ABSTRAK      Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan pati talas terhadap sifat mekanik dan degradabilitas plastik campuran polipropilena dan gula jagung. Pada penelitian ini dibuat 5 sampel dengan penambahan pati talas yang divariasikan sebanyak 0 g, 9 g, 12 g, 15 g, dan 18 g. Terhadap sampel kemudian dilakukan pengujian kuat lentur, kuat tarik, dan degradabilitas. Pengujian degradabilitas dilakukan dengan cara penguburan selama 40 hari. Hasil menunjukkan bahwa penambahan pati talas cendrung menurunkan kekuatan mekanis, namun mempercepat proses degradasi. Nilai kuat lentur tertinggi diperoleh dari sampel dengan penambahan pati talas 9 g, yaitu 37,44 N/mm2. Nilai kuat tarik tertinggi juga didapatkan pada sampel dengan penambahan pati talas 9 g, yaitu 5,19 N/mm2. Sampel yang paling cepat terdegradasi adalah sampel dengan penambahan pati talas sebanyak 18 g, dengan laju degradasi rata-rata 0,68% per hari.Kata Kunci : polipropilena, pati talas, gula jagung, degradabilitas, kuat lentur dan kuat tarikAbstractThe study on the influence of the addition of taro starch on the mechanical properties and biodegradability of polypropylene with corn sugar has been conducted. In this study, 5 samples were made by adding taro starch with variation of 0 g, 9 g, 12 g, 15 g, and 18 g. The mechanical properties and degradability were examined. Examination of degradability conducted by burrying of the sample for 40 days. Results show that the addition of taro starch tend to decrease mechanical properties, otherwise increasing degradation rate of the samples. The highest flexural strength values were obtained from the samples with 9 g addition of taro starch which is 37.44 N/mm2. The highest tensile strength also were obtained from the samples with 9 g addition of taro starch, which is 5.19 N/mm2. Sample with highest degradability rate resulted from addition of taro starch as much as 18 g, which is 0.68% /day.Keywords : polypropylene, taro starch, corn sugar, degradability, flexural strength and tensile strength
PENGARUH PENAMBAHAN INHIBITOR EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS TERHADAP PENURUNAN LAJU KOROSI BAJA ST-37 Lusiana Br Turnip; Sri Handani; Sri Mulyadi
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 2: April 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.029 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.2.%p.2015

Abstract

ABSTRAKPenelitian tentang pengaruh penambahan inhibitor ekstrak  kulit buah manggis terhadap laju korosi baja St-37 menggunakan metode potensiodinamik telah dilakukan.  Medium korosif yang digunakan adalah NaCl 3% dengan variasi konsentrasi inhibitor ekstrak kulit buah manggis yang digunakan adalah 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Penambahan inhibitor ke dalam larutan NaCl dapat menurunkan laju korosi. Efisiensi inhibitor korosi yang paling besar terjadi pada konsentrasi 2% dengan efisiensi 26,05%. Hal ini juga terlihat dari analisis foto optik morfologi dimana permukaan baja dengan penambahan ekstrak kulit buah manggis 2% mengalami korosi paling sedikit.Kata Kunci : korosi, inhibitor, buah manggis, potensiodinamikAbstractA research about the influence of addition of inhibitors from mangoesteen peel extract to the corrosion rate of steel St-37 using the potentiodynamic method has been done. Corrosive medium  used is NaCl  3% and the concentrations  of  the  extract  used are 2%, 4%, 6%, 8% and 10%. The addition of inhibitor to NaCl solution results decreasing of corrosion rate. The  results  showed  that  the  maximum  efficiency of corrosion inhibition occur at  inhibitor concentration of 2% with efficiency 26.05%. Optical photographs morphology of St-37 steel from optical photographs showed that the addition of 2% mangosteen peel extract suffered least corrosion.Keywords : corrosion, inhibitors, mangosteen, potentiodynamic
Pengaruh Persentase Volume Serat Sabut Pinang (Areca Catechu L.) Terhadap Sifat Mekanik dan Fisik Papan Gipsum-Beton Yosi Sylvia; Alimin Mahyudin; Sri handani
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.686 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.2.188-193.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang (areca catechu L.) terhadap sifat mekanik dan fisik papan gipsum-beton. Sifat mekanik dan fisik yang diuji meliputi kuat lentur, kuat tekan, densitas dan daya serap air. Kuat tekan dan kuat lentur diukur menggunakan Universal Testing Machine (UTM). Hasil pengujian menunjukan bahwa nilai kuat lentur paling tinggi terdapat pada persentase serat sabut pinang 1,5% yaitu sebesar 1.944 kg/cm2. Nilai kuat tekan paling tinggi terdapat pada papan dengan persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 76,36 kg/cm2. Nilai densitas terendah terdapat pada persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 1,41 g/cm3. Nilai daya serap air tertinggi juga terdapat pada persentase serat sabut pinang 1% yaitu sebesar 28,42% dan nilai daya serap air terendah sebesar 23,51% terdapat pada persentase serat sabut pinang 0%. Kata kunci: Papan gipsum-beton, serat sabut pinang, sifat mekanik dan fisik.
Pengaruh Penambahan Tepung Bulu Ayam dan Pati Kulit Pisang Terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradabilitas Plastik Campuran Polipropilena Bekas Pajri Marpin; Sri Mulyadi; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.616 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.214-221.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan tepung bulu ayam dan pati kulit pisang terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas plastik campuran polipropilena bekas. Pada penelitian ini dibuat dua macam sampel yaitu pertama sampel dengan variasi tepung bulu ayam 0, 2, 4 dan 6 g dengan penambahan pati kulit pisang 10 g dan sampel kedua dengan variasi pati 0, 2, 4 dan 6 g dengan penambahan tepung bulu ayam 10 g. Sampel-sampel tersebut kemudian diuji kuat lentur, kuat tarik dan degradabilitasnya. Pengujian degradabilitas dilakukan dengan cara penguburan selama 40 hari. Dari hasil penguburan dilihat pengurangan massanya. Hasil menunjukkan penambahan pati kulit pisang cenderung menurunkan kekuatan mekanis, namun mempercepat proses degradasi. Nilai maksimum kuat lentur terdapat pada sampel dengan variasi tepung bulu ayam 4 g dan 6 g senilai 19,60 N/mm2. Nilai kuat tarik maksimum yaitu pada variasi 0 g pati kulit pisang sebesar 1,04 N/mm2 dan nilai degradasi maksimum didapat pada sampel dengan pati kulit pisang 6 g yaitu 0,146 %/hari.Kata kunci : degradabilitas, kuat lentur, kuat tarik, pati kulit pisang, polipropilena, tepung bulu ayam
KARAKTERISASI SIFAT MEKANIK HASIL ELEKTROPLATING NIKEL KARBONAT (NiCO3) PADA TEMBAGA (Cu) Andrisel Putri; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 1: Januari 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.817 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.1.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang karakterisasi sifat mekanik hasil elektroplating nikel karbonat (NiCO3) pada tembaga (Cu). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu terhadap persentase massa, kuat tarik, kuat tekan, dan kekerasan hasil elektroplating nikel karbonat (NiCO3) pada tembaga (Cu).  Variasi waktu yang digunakan adalah 5, 10, 15, 20, dan 25 menit.  Nikel karbonat (NiCO3) berfungsi untuk pelapisan pada tembaga agar mendapatkan kekerasan, kekuatan tarik dan kuat tekan yang lebih baik.  Pengujiaan kuat tekan dan kuat tarik material terhadap hasil elektroplating dilakukan dengan alat uji tekan dan uji tarik merek wekob 32559 Galdabini.  Hasil uji tarik dan uji tekan tertinggi diperoleh pada waktu pelapisan 15 menit yang menghasilkan persentase massa deposit 7,407% dengan nilai kuat tarik yaitu 3,041 N/cm2, nilai kuat tekan 3,139 N/cm2 serta nilai kekerasan adalah 60,8 HRB.Kata kunci : elektroplating, nikel karbonat, katalis, kuat tekan, kuat tarik.ABSTRACTThe research about the characterization of the mechanical properties of electroplating results of nickel carbonate (NiCO3) on copper (Cu) has been done.  This study aims to determine the effect of time on the percentage of the mass, tensile strength, compressive strength, and hardness of electroplating nickel carbonate results (NiCO3) on copper (Cu).  Time variation that used is 5, 10, 15, 20, and 25 minutes. Nickel carbonate (NiCO3) serves for coating on copper in order to get good results of hardness, tensile strength, and compressive strength.  Characterization of compressive strength and tensile strength of the material to the results of the electroplating is done with test equipment and test press wekob 32559 Galdabini brand appeal.  The highest result of tensile strength, compression strength, and hardness was obtained at the time of plating 15 minutes which resulted in a mass percentage of 7.407% deposit.  The value of the tensile strength is 3.041 N/cm2, the compressive strength is 3.139 N/cm2 and the hardness value is 60 HRB.Keywords : electroplating, nickel carbonate, catalysts, compressive strength, tensile strength.
Co-Authors A. Fadhil Desafa Adrial, Rico Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Ahmad Fauzi Pohan Alimin Mahyudin Andrisel Putri Andrisel Putri, Andrisel Anike Malfinora Anike Malfinora, Anike Arif Budiman Arif Budiman Astuti Astuti Astuti - Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Astuti Ayu Sucia Rahmi Ayu Sucia Rahmi, Ayu Sucia B Bandriyana B Bandriyana Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Desi Mitra Sari Desi Mitra Sari Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dilla Zulhijah Dilla Zulhijah, Dilla Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Elvaswer Elvaswer Emriadi - Eri Aidio Murti Eri Aidio Murti, Eri Aidio Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Fitriani Fitriani Fitriani Fitriani Gemi Nastiti Gemi Nastiti Haldis Alvaro Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Imam Taufik Imam Taufiq Imam Taufiq Iqbal Ramadhan Iqbal Ramadhan Lusiana Br Turnip Lusiana Br Turnip, Lusiana Br M. Ali Shafii Marpin, Pajri Marzuki Marzuki Marzuki Marzuki Megi Septia Elta Meqorry Yusfi Mohammad Ali Shafii Mora Mora Mora Muhammad Arif Muhammad Arif Muhammad Kahfi Muhammad Kahfi Muldarisnur, Mulda Mutya Vonnisa Naela Amalia Zulfa Naela Amalia Zulfa Nini Firmawati Nurul Hasanah Nurwijayanti Olly Norita Tetra Pajri Marpin Qorina, Ummi Rahmad Rasyid Rahmat Hidayat Rahmat Hidayat Rahmat Rasyid Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Repiani, Repiani Sesfa Rila Sesfa Rila, Sesfa Solly Aryza Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Mulyadi Sri Oktamuliani Sri Wildani Sulistioso Sukaryo Giat Sulistioso Sukaryo Giat, Sulistioso Sukaryo Sylvia, Yosi Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Ummi Qorina Ummi Qorina Usna, Sri Rahayu Alfitri Veithzal Rivai Zainal Wildani, Sri Wildian Wildian Yona Ludiana Yona Ludiana Yosi Sylvia Yuli Yetri Yuli Yetri Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi