Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

The Pengembangan Perangkat Pembelajaran RBL-STEM untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa dalam Inovasi Teknologi Ramah Lingkungan: Transformasi Kardus Bekas Menjadi Sapu Elektrik Aning Setianingsih; Rina Sugiarti Dwi Gita; Eges Triwahyuni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13950

Abstract

This study focuses on the development of RBL–STEM learning materials that integrate research-based learning and STEM principles to foster students’ creativity through an eco-friendly technological innovation project, specifically the transformation of used cardboard into a functional electric broom. The development used the ADDIE development model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation, and this study produced a set of comprehensive learning materials, including instructional modules, student worksheets, project media, and creativity assessment instruments. Expert validation confirmed that the developed materials were valid, while responses from teachers and students indicated a high level of practicality. Empirical implementation demonstrated a moderate improvement in students’ learning outcomes, as reflected by an average N-gain score of 0.5617, and evidenced the students’ ability to generate creative and functional electric broom prototypes. These findings contribute to the field of science education by providing an empirically validated RBL–STEM learning framework that promotes creativity through sustainable technological innovation at the elementary school level. The significance of the study is reflected in its contribution to enhancing students’ creativity, strengthening their understanding of scientific concepts, and fostering environmental awareness through research- and engineering-oriented learning experiences. The developed RBL–STEM learning materials were empirically demonstrated to be feasible and effective in supporting innovative science instruction at the elementary school level.
The Pengembangan Perangkat Pembelajaran RBL – STEM dalam Pemanfaatan Botol Plastik Bekas sebagai Elektroskop Untuk Meningkatkan Literasi Perubahan Iklim Siswa Moh. Samsul Arifin; Rina Sugiarti Dwi Gita; Eges Triwahyuni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13969

Abstract

This study aims to develop RBL-STEM (Research-Based Learning–Science, Technology, Engineering, and Mathematics) learning kits that utilize recycled plastic bottles as electroscopes to improve climate change literacy among junior high school students. The research follows the ADDIE model, encompassing the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Initial analysis revealed that students' climate change literacy remained low, laboratory facilities are limited, and science education tends to be overly theoretical. The developed kits consisted of lesson plans (RPP), teaching modules, experimental worksheets (LKPD), electroscope prototypes, and evaluation instruments. Expert validation confirmed that the kits are “highly feasible.” Implementation involving 70 students showed a significant improvement in climate change literacy, with average scores rising from 66.61 in the pretest to 82.19 in the posttest. A paired-sample t-test yielded a significance value of 0.000, indicating that the kits are effective in enhancing students’ understanding. Furthermore, observations of the learning process and feedback from both teachers and students fell into the “excellent” category. The novelty of this research lies in the integration of RBL-STEM with electroscope experiments made from recycled materials, directly addressing environmental issues. Overall, these learning kits have proven to be valid, practical, and effective, contributing to stronger climate change literacy and the application of sustainable science education.
OPTIMALISASI PENYUSUNAN KARYA ILMIAH BAGI MAHASISWA MELALUI PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MENDELEY Eges Triwahyuni
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 3 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i3.7831

Abstract

Optimalisasi penyusunan karya ilmiah bagi mahasiswa melalui pendampingan penggunaan mendeley dan pengelola referensi sangat dibutuhkan dikalangan mahasiswa. Mendeley software manajemen referensi yang dikembangkan Elsevier untuk mengelola dan berbagi makalah penelitian, mencari data penelitian, dan bekerja sama secara daring. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan referensi akademik dan literasi peserta. Mendeley menggabungkan mendeley Desktop, perangkat lunak manajemen referensi dan PDF, dengan Mendeley Android and iOS dan Mendeley Web. Tulisan yang dibuat dengan microsoft word, open office atau LaTex bisa dihubungkan dengan software mendeley. Peserta pelatihan diperkenalkan dengan aplikasi Mendeley, yang memungkinkan mereka untuk menyimpan, mengatur, dan mencari referensi akademik dengan efisiensi. Mereka juga mempelajari cara membuat daftar kutipan otomatis dan menghindari kesalahan dalam penulisan kutipan dan daftar pustaka sesuai dengan gaya penulisan yang berbeda. Hasilnya, peserta mendapatkan manfaat signifikan. Mereka memiliki keterampilan yang mendukung penyelesaian tugas akademik, penelitian, dan proyek ilmiah secara lebih efisien dan akurat. Selain itu, pelatihan ini mendorong kolaborasi antarpeserta dan memberikan dorongan untuk menjadi mahasiswa dan peneliti yang lebih mandiri dalam pekerjaan akademik mereka. Pendampingan ini bukan hanya memberikan pengetahuan praktis tentang penggunaan Mendeley tetapi juga berkontribusi pada peningkatan literasi akademik dan kemampuan pengelolaan referensi peserta. Ini adalah investasi berharga dalam peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di instansi.
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING (GBL) DAN MEDIA LADDER SNAKE TERHADAP ASPEK MOTORIK ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK Eges Triwahyuni; Ika Sugiarti; Hariyanto Hariyanto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Model Game Based Learning (GBL) dan media Ladder Snake terhadap aspek motorik anak usia dini di Taman Kanak-kanak (TK). Latar belakang penelitian didasarkan pada temuan awal bahwa sebagian anak mengalami hambatan dalam perkembangan motorik kasar dan halus sehingga memerlukan intervensi pembelajaran yang lebih variatif dan terstruktur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan metode penelitian populasi yang melibatkan seluruh siswa TK, berjumlah 45 anak. Instrumen pengumpulan data berupa tes dan observasi yang telah divalidasi menggunakan korelasi point biserial dan diuji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, serta regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Model GBL berpengaruh signifikan terhadap aspek motorik anak dengan nilai signifikansi 0,003 dan kontribusi 55,7%; (2) Media Ladder Snake berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,002 dan kontribusi 64,3%; (3) Kombinasi GBL dan Ladder Snake juga memberikan pengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,008 dan kontribusi 62,3%. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media permainan terstruktur, khususnya Ladder Snake, merupakan strategi pembelajaran paling efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis permainan yang menyenangkan dan sesuai kebutuhan perkembangan anak.
Heyzine Flipbook Based E-Book for Enhancing Students’ Critical Thinking Skills of Junior high school: A Study Development Sriyanti Sriyanti; Eges Triwahyuni; I Wayan Wesa Atmaja
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 6 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i6.14968

Abstract

This study aimed to analyze the effectiveness of a Heyzine Flipbook-based e-book in improving students’ critical thinking skills in Pancasila Education learning. The research employed a quasi-experimental design using a nonequivalent control group design. The participants consisted of two classes: an experimental class that used the Heyzine Flipbook-based e-book and a control class that used conventional textbook media. The results showed that the mean posttest score of the experimental class (83) was higher than that of the control class (60). The average N-Gain score of the experimental class was 0.66 (moderate category), while the control class obtained 0.27 (low category). The independent sample t-test indicated a significance value of p < 0.05, demonstrating a statistically significant difference between the two groups. Furthermore, the effect size was categorized as large, indicating that the Heyzine Flipbook-based e-book had a strong impact on enhancing students’ critical thinking skills. Therefore, the Heyzine Flipbook-based e-book was effective as an alternative digital learning medium to support the development of students’ critical thinking skills.
Utilizing of Augmented Reality (AR)-Based Flashcards Media on Increasing Vocabulary and Language Understanding in Early Children Eges Triwahyuni; Pascalian Hadi Pradana
Journal of Sustainable Educational Technology and Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Sustainable Educational Technology and Innovation
Publisher : APS-TPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/jseti.v1i1.9

Abstract

Background of study: Utilizing contemporary technology in the classroom has many advantages in the field of early childhood education. The usage of Flashcards based on Augmented Reality (AR) is one of the most recent breakthroughs. this approach can significantly enhance learning engagingly and enjoyably.Aims and scope of paper: The purpose of this study is to investigate an effect after applying AR based flashcards on language development in early childhood.Methods: Participants This study was conducted as a quantitative experimental method one group pretest–posttest design, and 14 children were included in the analysis. Data analysis was performed with one-sample t-tests.Result: The result show that the avarege pre-test (Before treatment) language ability of 11.21 was statistically much lower than the test score (20), t value = -27.664, P value=0.000. The item mean score at posttest was 22.21, which was significantly higher than the test score (t = 4.387, p-value = 0.001). There was a significant difference before and after therapy, according to the 95% confidence interval (CI). These findings suggest that using flashcards based on augmented reality can effectively enhance children's language abilities. This notable distinction suggests that flashcards based on augmented reality successfully enhance kids' vocabulary acquisition.Conclusion: Thus, this study comes to the conclusion that flashcards based on augmented reality (AR) have a beneficial effect on the vocabulary acquisition of young children, making them a promising new learning aid for enhancing language proficiency. According to the study's findings, early childhood vocabulary and language understanding are greatly enhanced by augmented reality (AR)-based flashcards.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DENGAN MEMANFAATKAN BARANG BEKAS UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS DI POS PAUD TULIP 41 Eges Triwahyuni; Afifa Prihatin; I Wayan Wesa Atmaja
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran Talking Stick dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media pembelajaran guna meningkatkan kemampuan motorik halus anak di Pos PAUD Tulip 41. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan motorik halus anak usia dini yang terlihat dari kurang optimalnya keterampilan menggenggam, menempel, menggunting, dan menyusun benda. Pemanfaatan barang bekas dipilih karena mudah diperoleh, ekonomis, serta dapat dijadikan media kreatif yang menarik bagi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model Borg & Gall yang terdiri atas tahap langkah-lagkah penelitian yanga akan dilakuakn yaitu (1 ) potensi dan amsalah (2) pengumpulan data (3) desain produk (4) validasi desain (5) revisis desain produk (6) uji coba produk skalar kecil (7) Revisi Produk. Subjek penelitian adalah anak-anak di Pos PAUD Tulip 41. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Talking Stick dengan memanfaatkan barang bekas mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Anak menjadi lebih aktif, kreatif, dan antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, penggunaan barang bekas juga membantu menumbuhkan sikap peduli lingkungan sejak dini. Dengan demikian, model pembelajaran ini dinilai efektif dan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran di pendidikan anak usia dini.
PENGEMBANGAN METODE EKLEKTIK BERBASIS LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mochammad chofi Ubaidillah, H.B; Eges Triwahyuni; I Wayan Wesa Atmaja
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8263

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengembangkan metode eklektik berbasis Learning Management System (LMS) sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di SMP Darur Rahmah Ajung. Latar belakang penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya keterlibatan siswa, kurangnya variasi metode mengajar, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk awal, implementasi terbatas dan luas, serta evaluasi efektifitas. Subjek penelitian meliputi 3 guru mata pelajaran dan 86 siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan mencakup angket kebutuhan siswa dan guru, lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes hasil belajar pretest dan posttest. Validasi ahli menunjukkan bahwa produk pembelajaran memperoleh kategori “sangat valid” pada aspek kelayakan isi, desain pembelajaran, tampilan media, dan kegunaan LMS. Implementasi metode eklektik berbasis LMS menunjukkan peningkatan signifikan pada indikator motivasi, partisipasi, disiplin belajar, serta kemandirian siswa dalam menyelesaikan tugas dan mengakses materi pembelajaran secara mandiri. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan peningkatan rerata hasil belajar sebesar lebih dari 20 poin dan ketuntasan klasikal mencapai ≥ 85%, yang menandakan efektivitas tinggi dari model pembelajaran yang dikembangkan. Selain itu, respon siswa dan guru menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat baik terhadap kemudahan penggunaan LMS dan kejelasan alur pembelajaran yang disajikan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERMULAAN MEMBACA SISWA PAUD Eges Triwahyuni; Mochammad Yasin
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 3 (2026): Edisi Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i3.8253

Abstract

Kemampuan permulaan membaca merupakan dasar yang sangat menentukan keberhasilan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran pada jenjang berikutnya. Namun, di banyak satuan PAUD, kemampuan tersebut masih rendah karena pembelajaran membaca cenderung bersifat konvensional, kurang menarik, dan belum memanfaatkan media visual yang sesuai karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book sebagai media baca besar bergambar yang kontekstual, atraktif, dan interaktif untuk meningkatkan kemampuan permulaan membaca siswa PAUD. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Hannafin & Peck yang terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap analisis kebutuhan melalui observasi kelas, analisis karakteristik siswa, dan wawancara dengan guru; (2) tahap desain dan pengembangan produk berupa pembuatan Big Book sesuai tema pembelajaran PAUD; dan (3) tahap evaluasi serta revisi melalui validasi ahli, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa PAUD. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, angket validasi ahli, dokumentasi proses pembelajaran, serta tes kemampuan membaca permulaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif, di mana data numerik dinilai melalui perhitungan rata-rata peningkatan nilai, sedangkan data naratif dianalisis melalui reduksi, interpretasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book dinilai sangat layak, memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 93%, ahli media 90%, dan respon guru mencapai 95%. Uji coba pembelajaran menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan permulaan membaca siswa, ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata dari 62 pada pra-tes menjadi 87 pada pasca-tes, atau meningkat sebesar 40,3%. Peningkatan tersebut meliputi kemampuan mengenal huruf, membedakan bunyi huruf, membaca kata sederhana, serta meningkatnya minat membaca siswa. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Big Book efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan di PAUD, serta dapat menjadi alternatif media inovatif yang membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran literasi awal secara menarik, aktif, dan berpusat pada anak.