Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Strengthening Coastal Construction Safety Through Community-Based OHS Socialization, Education, and Training in West Aceh Zakia, Zakia; Sariani, Meylis; Yuri Salena, Inseun; Rafshanjani, M.Arrie; Febrianty, Dian; Hasdanita, Fitry
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v8i2.37428

Abstract

The implementation of Occupational Health and Safety (OHS) in port embankment construction is crucial for improving the security and durability of coastal infrastructure. The main goal of OHS is to prevent, reduce, or eliminate workplace accidents, which is particularly important given the potentially serious consequences of such incidents. This research focuses on the distribution and training of OHS practices, particularly stressing the proper use of personal protective equipment (PPE) to reduce accident risks. The program involved forming two groups of five people each, who participated in a structured socialization and training session. To assess the effectiveness of the program, participants were given pre- and post-activity questionnaires to measure their knowledge of OHS and safety building principles related to port embankment construction. The findings show that applying OHS principles led to significant improvements in safety measures and a reduction in workplace accidents. However, challenges persist, especially regarding the local community’s comprehension of OHS protocols and consistent PPE usage. Ongoing training and more stringent supervision are recommended to improve OHS implementation further. These enhancements would ensure the safety and well-being of workers on construction sites more effectively.
Analisis Efisiensi Beton Daur Ulang sebagai Alternatif Agregat pada Konstruksi Berkelanjutan Amin, Muhammad Arrie Rafshanjani; Salena, inseun Yuri
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 1 (2025): JUPIN Februari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1078

Abstract

Permasalahan limbah konstruksi dan tingginya ketergantungan pada agregat alam mendorong penelitian penggunaan beton daur ulang sebagai alternatif material yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi beton daur ulang sebagai pengganti sebagian agregat kasar dalam campuran beton, dengan fokus pada kekuatan tekan dan kuat tarik belah. Metode eksperimen digunakan dengan variasi penggantian limbah beton sebesar 10%, 20%, 30%, dan 40%, serta beton kontrol tanpa limbah beton. Pengujian dilakukan pada umur 7 dan 28 hari untuk kekuatan tekan, serta pada umur 28 hari untuk kuat tarik belah. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan limbah beton hingga 40% menghasilkan kuat tekan yang setara atau melebihi desain kuat tekan 25 MPa, sementara penggantian 10% meningkatkan kuat tarik belah sebesar 1,99%. Namun, penggantian di atas 10% menyebabkan penurunan kuat tarik belah yang signifikan, mencapai 12,8%. Hubungan antara kuat tekan dan kuat tarik belah menunjukkan korelasi yang lemah (R=0,63), yang mengindikasikan adanya pengaruh faktor berbeda. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang potensi beton daur ulang sebagai material konstruksi berkelanjutan, dengan implikasi untuk mengurangi limbah konstruksi dan konservasi sumber daya alam. Pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan performa kuat tarik belah dan mendukung penerapan beton daur ulang pada proyek berskala besar.
Pendampingan Pembuatan Vertical Garden Sebagai Upayah Peningkatan Green Building Concept Pada Gedung Sekolah SD IT Meulaboh Febrianti, Dian; Safriani, Meylis; Rafshanjani, M. Arie; Salena, Inseun Yuri
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1503.775 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16279

Abstract

Penelitian mengenai green building dalam upayah meningkatkan kawasan hijau didaerah Kabupaten Aceh Barat mendapatkan respon yang baik dari pemerintah dan masyarakat. Dari Penelitaian ini dikembangkan dengan membuat Vertical Garden, sebagai implementasi konsep green building. Bentuk implementasi tersebut dibuat dalam bentuk kegiatan pengabdian Peningkatan Green Building Concept Melalui Penerapan Vertical Garden Pada Gedung Sekolah di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu sekolah terfavorit yang ada di Kabupaten Aceh Barat yaitu, sekolah SD IT Teuku Umar Meulaboh. Berdasarkan hasil survey sangat diperlukan penataan vegetasi pada dinding bangunan atau disebut vertical garden, agar bangunan menjadi dingin dan dapat mengurangi kebutuhan pendingin ruangan sebagai upayah untuk menciptakan iklim mikro yang memberikan kenyaman termal dan memperbaiki kualitas lingkungan bagi pengguna bangunan sekolah SD IT Meulaboh. Pembuatan Vertical Garden menggunakan tanaman lokal yang mudah didapat berupa tanaman daun sirih merah, dan daun teh merambat. Responyang diberikan dari mitra sangat positif dan antusias, dan dapat peningkatkan pemahaman bagi guru dan siswa tentang manfaat dan keuntungan dari penerapan konsep Green Building pada bangunan. Kegiatan pembuatan vertical garden ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak global warning, dan menambah ruang terbuka hijau yang dapat menyerap polusi udara sekaligus meningkatkan kualitas udara pada lingkungan sekolah
Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik dan Dampak Sampah Plastik Pada Siswa SMA 2 Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Safriani, Meslis; Febrianti, Dian; Farizal, Teuku; Rafshanjani, M. Arie; Salena, Inseun Yuri; Yusra, Andi; Zakia, Zakia
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkam.v6i2.22975

Abstract

Salah satu permasalahan yang sering kita hadapi saat ini dan menjadi isu permasalahan lingkungan adalah sampah bertebaran di berbagai tempat, terutama sampah anorganikyang tidak dapat terurai sangat bahaya bagi lingkungan. Pengelolaan sampah dimaksutkan agar tidak membahayakan kesehatan manusia dan tidak mencemari lingkungan. Pengelolaan sampah juga dilakukan untuk memperoleh manfaat atau keuntungan bagi manusia. Pengenalan bahaya sampah dan upaya pengurangan sampah dapat dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, dari tingkat siswa SD, SMP, SMA, dan sosialisasi ke masyarakat melalui Desa. Melalui kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat bermanfaat dengan melakukan upanya dalam mengurangi pemakaian sampah plastik dan pengelolaan kembali sampah plastik menjadi barang yang berguna. Pengenalan bahaya sampah dan upaya pengurangan sampah dapat diklakukan melalui kegiatan sosialisasi, dari tingkat siswa SD, SMP, SMA, dan sosialisasi ke masyarakat melalui Desa. Kegiatan pengabdian ini mengambil lokasi di SMA 2 Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya agar memberi gambaran serta wawasan kepada siswa mengenai cara mengurangi sampah plastik serta dampak bahayanya pada lingkungan dan tindakan daur ulang sampah plastik dalam kehidupan sehari hari. Melalui kegiatan pangabdian ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mengurangi pemakaian sampah plastik dan pengelolaan kembali sampah plastic menjadi barang yang berguna.
IDENTIFIKASI SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN SERTA TINGKAT KEANDALAN KESELAMATAN BANGUNAN FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT DI UNIVERSITAS TEUKU UMAR Inseun Yuri Salena; Meylis Safriani; Novrizal .
Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil Vol. 5 No. 2 (2019): Educational Building: Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan dan Sipil
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ebjptbs.v5i2 DES.16141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketersediaan sistem proteksi kebakaran serta tingkat keandalan bangunan pada gedung F1 dan F2 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 26/PRT/M/2008 tentang persyaratan teknis sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan serta Pd-T-11-2005-C yaitu pedoman pemeriksaan keselamatan bangunan gedung. Komponen sistem proteksi kebakaran yang di identifikasi adalah Kelengkapan Tapak, Sarana Keselamatan, sistem proteksi kebakaran Aktif dan Pasif dengan melakukan pengamatan langsung dilapangan menggunakan formulir daftar periksa. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode Likert yang menghasilkan tingkat kesesuaian penerapan dengan peraturan yang berlaku serta pemeriksaan nilai tingkat keandalan keselamatan bangunan. Hasil analisis pada Sistem Proteksi Pasif pada gedung F1 dan F2 diperoleh nilai 2.28 dan 2.44 dalam skala Likert yang menunjukkan kurang sesuai dengan peraturan dan untuk sistem proteksi aktif pada gedung F1 dan F2 memperoleh nilai 1.33 dan 1 yaitu sangat tidak sesuai peraturan. Persentase Penilaian Tingkat Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB)menunjukkan hasil bagi komponen sistem keselamatan bangunan pada gedung F1 yaitu 37.26%dan gedung F2sebesar 37.11 % dari nilai maksimum 100% untuk keseluruhan komponen sistem keselamatan kebakaran.Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem keselamatan kebakaran pada gedung F1 dan F2 Fakultas Kesehatan Masyarakat masuk dalam klasifikasi Kurang Baik.Seluruh komponen Sistem Keselamatan yang masih  minim sangat memerlukan peningkatan dan perbaikansehingga resiko bahaya dapat diminimalisir dan diantisipasi dengan baik serta penanggulangan bencana kebakaran dapat ditangani secara optimal. Kata Kunci: Keandalan Bangunan, Keselamatan Kebakaran, Sistem Proteksi ABSTRACT This study aims to identify the availability of fire protection systems and the level of building reliability in the F1 and F2 buildings of the Faculty of Public Health, Teuku Umar University based on Minister of Public Works Regulation No. 26/RT/M/2008 concerning the technical requirements of fire protection systems in buildings and the environment and Pd-T-11-2005-C, namely guidelines for building safety inspection. The fire protection system components identified are Means of Egress,Site equipment, the Passive and Activefire protection system by making direct observations in the field using a checklist form. The data collected is then analyzed using the Likert method, which results in the appropriateness of the application with applicable regulations and checks on the value of the building's safety level. The results of the analysis of the Passive Protection System in F1 and F2 buildings obtained a value of 2.28 and 2.44 on the Likert scale which shows less in accordance to the regulations and for the active protection system in the F1 and F2 buildings obtain the value of 1. 33 and 1 which is very not in accordance with the regulation. Percentage Rating of Building Safety System Reliability Level (NKSKB) shows the results for the building safety system component in F1 building that is 37.26% and building F2 is 37.11% of the maximum value of 100% for all components of the fire safety system. Based on the results obtained indicate that the fire safety system in the F1 and F2 buildings of the Faculty of Public Health classified as Poor in reliability. All components of the Safety System that are still minimal need improvement and so that can minimize the risk and properly anticipate. The handling of fire disasters can optimally handle.Keywords: Building Reliability, Fire safety, Protection system 
Identifikasi Perilaku Struktur Rusunawa Meulaboh Smart Building Menggunakan Sistem Base Isolation Tipe LRB Aulia Rahman; samsunan samsuna; Jarya jarya; Inseun Yuri salena
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 7, No 2 (2025): December
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v7i2.225

Abstract

AbstractIndonesia located in an area where 3 plates meet. tectonic main, namely Indo-Australian, Eurasian, and Pacific plates. This make Indonesia as very vulnerable area to earthquake and have activity high sesmic to earthquake. from that , it is necessary planned something system structure damper earthquake that named is base isolation structure. Research objectives is knowing suitable LRB type For applied to buildings , and to knowing comparison between structure fixed base with base isolation . Rusunawa Building Meulaboh Smart Building (MSB) with 7 floors has a length of 14,30 and a width of 14,30. Analysis Method structure use ETABS v.21 software , which was analyzed is element structure building For know style in , displacement and story drift . Comparison results analysis structure fixed base with structure base isolation LRB type with type LH120G4A, in style in system base isolation more reduced , style in in the form of style  axial , style shear , and moment in succession are 1.02%, 2.05% and 1.68%. displacement reduced X direction of 11.18% and the Y direction of 6.19%. From the results analysis that Usage base isolation more effective dampen earthquake compared to with structure fixed base. the analysis results, the deviation that occurred on the 7th floor was 45.470 mm, which was smaller than the requirement of 53 mm in the X-axis direction and 47.216 mm, which was smaller than the requirement of 53 mm in the Y-axis direction. AbstrakNegara Indonesia berada pada wilayah bertemunya 3 lempeng gempa tektonik utama, yaitu lempengan Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Hal ini menyebabkan Indonesia sebagai daerah yang sangat rawan terhadap gempa bumi dan memiliki aktivitas sesmik yang tinggi terhadap gempa bumi. Maka dari itu, perlu direncanakan sistem struktur peredam gempa dengan sistem base isolation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis LRB yang cocok untuk diterapkan pada gedung, dan untuk mendapatkan perbandingan antara struktur bangunan fixed base dengan base isolation. Gedung Rusunawa Meulaboh Smart Building (MSB) berlantai 7 dengan Panjang 14,30 dan lebar 14,30. Metode Analisis struktur menggunakan software ETABS v.21, yang dianalisis adalah elemen struktur gedung untuk mengetahui gaya dalam, displacement dan story drift. Perbandingan hasil analisis struktur bangunan fixed base dengan struktur base isolation jenis LRB dengan tipe LH120G4A, pada gaya dalam sistem base isolation lebih tereduksi, gaya dalam terdiri dari gaya aksial, gaya geser, dan momen berturut – turut adalah 1,02%, 2,05% dan 1,68%. displacement arah X tereduksi sebesar 11,18% dan arah Y sebesar 6,19%. Dari hasil analisa bahwa pengunaan base isolation lebih efektif meredam gempa dibandingkan dengan struktur fixed base, dari hasil analisa yang didapatkan simpangan yang terjadi di lantai 7 sebesar 45,470 mm lebih kecil dari syarat 0,03/R x H yaitu 53 mm pada arah sumbu X dan 47,216 mm lebih kecil dari syarat0,03/R x H yaitu 53 mm pada arah sumbu Y sesuai standar SNI 1726-2019.