Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : eCo-Fin

Analisis Kinerja Keuangan Dengan Menggunakan Metode Economic Value Added (EVA) Pada PT Campina Ice Cream Industry Tbk Periode 2017-2021 Anggi Pebriyani; M. Imam Sundarta; R. Dudung Abdul Syukur
eCo-Fin Vol. 5 No. 3 (2023): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v5i3.861

Abstract

PT Campina Ice Cream Industry Tbk is one of the food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The purpose of this study is to determine the financial performance of the company using the Economic Value Added (EVA) method. This type of research is descriptive qualitative, using financial statement data for 2017-2021 obtained from the company's official website and the IDX. The results of this study indicate that PT Campina Ice Cream Industry Tbk achieved a positive EVA value in 2017 and a negative EVA value in 2018-2021. A positive EVA value, or EVA > 0, means that the company is able to create added value, which indicates that the profit generated is able to cover the existing capital costs (Capital Charges), which means that the company is able to meet shareholders' expectations and the company's financial performance is said to be good. Conversely, a negative EVA value or EVA < 0, which means that the company has not been able to create value, indicates that the profit earned cannot cover the existing capital charges, which means that the company has not been able to meet the expectations of shareholders and the financial performance of the company is said to be not good.
Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. Aneka Tambang Tbk yang Terdaftar di BEI Periode 2017-2021 Ficka Adelya; M. Imam Sundarta
eCo-Fin Vol. 6 No. 1 (2024): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v6i1.866

Abstract

This study aims to determine and assess financial performance using liquidity ratios, solvency ratios, and profitability ratios at PT. Aneka Tambang Tbk. The data collection method in this study is to use secondary data, namely financial reports from 2017-2021. This study analyzed data using descriptive methods with a qualitative approach. Based on the results of the research, it shows that the average value of the liquidity ratio in 2017-2021 is in an illiquid state because it is below the industry standard, which means that the company has not been able to manage its assets optimally, so that the company's short-term debt is greater than the company's current assets. The solvency ratio shows that the average value in 2017-2021 is in a solvable state because it is below the industry standard, which means the company is capable of meeting its debts. And the profitability ratio shows that in 2017-2021 it is not profitable because it is below industry standards, which means that the company's ability to generate good profits from sales, total assets and total equity of the company is still not good because the cost of goods sold continues to increase.
Pengaruh Tingkat Likuiditas dan Struktur Utang Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Industri Manufaktur di BEI (Studi Kasus Pada Sub Sektor Semen Periode 2017-2021) Nisa Wardah; H.M.Imam Sundarta; Hurriyaturrohman Hurriyaturrohman
eCo-Fin Vol. 6 No. 2 (2024): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v6i2.909

Abstract

Likuiditas suatu perusahaan ditentukan oleh kemampuannya untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendeknya tepat waktu. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui pengaruh utang dan likuiditas terhadap kinerja perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2017 dan 2021. Temuan disajikan dalam bentuk penyajian statistik yang telah diolah, dan metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. menggunakan SPSS versi 26. Laporan tahunan perusahaan-perusahaan yang bergerak di industri semen dari tahun 2017 hingga 2021 merupakan data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini dipilih 4 usaha dari sampel purposive 6 usaha selama kurun waktu 5 tahun dari subsektor semen. Perhitungan dan analisis temuan penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas parsial tidak memiliki dampak nyata terhadap kesuksesan perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) tidak dipengaruhi secara signifikan baik oleh faktor Debt to Asset Ratio (DAR) maupun Current Ratio (CR). Temuan uji F menunjukkan bahwa pengaruh CR dan DAR secara simultan terhadap ROA tidak signifikan secara statistik. Pada penelitian ini nilai R-square sebesar 0,148. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun variabel independen (CR dan DAR) hanya dapat menyumbang 14,8% dari variabel dependen Return on Assets (ROA), sisanya sebesar 99,8% dapat disebabkan oleh faktor yang tidak teridentifikasi dan tidak terbukti  
Pengaruh Corporate Governance, Intellectual Capital, dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial Distress Nugraha, Muhammad Rizky; Sundarta, Muhammad Imam; Hurriyaturrohman , Hurriyaturrohman
eCo-Fin Vol. 7 No. 1 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i1.1624

Abstract

Salah satu aspek penting dalam manajemen bisnis adalah kemampuan mengelola risiko keuangan, terutama yang berkaitan dengan kemungkinan kebangkrutan. Beberapa faktor penting yang dapat menyebabkan perusahaan mengalami masalah keuangan termasuk tata kelola perusahaan yang buruk, pendapatan tidak memenuhi target, arus kas yang buruk, seringnya pergantian karyawan dan pengeluaran yang melebihi anggaran. Ada sejumlah unsur yang dianggap dapat memengaruhi atau menyebabkan perusahaan mengalami masalah keuangan seperti kepemilikan institusional, komisaris independen, dan gender diversity, intellectual capital dan arus kas operasi, karena financial distress berkaitan tentang kualitas manajemen dan kinerjanya untuk menjalankan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini guna meninjau kaitan antara tata kelola dan kesanggupan manajemen untuk menjalankan perusahaan, termasuk mengelola arus kas operasi dan intellectual capital, terhadap financial distress yang dihitung memakai rumus Altman Z Score. Metode purposive sampling dipakai dalam memilah 67 populasi dari sektor konstruksi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020–2022, sehingga menghasilkan 57 sampel. Analisis data dengan analisis regresi linear berganda di software SPSS. Metode analisis data yaitu analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Temuan memperlihatkan bahwa ketika variabel independen diuji secara parsial, variabel independen yang mencakup kepemilikan institusional, komisaris independen, gender diversity, dan intellectual capital tidak mempengaruhi variabel dependen. Sementara itu, variabel independen arus kas operasi mempengaruhi financial distress. Pengujian secara bersamaan, variabel independen mempengaruhi variabel dependen