Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peran Minat Baca dan Praktek Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kewirausahaan Pada Siswa SMK di Kabupaten Bogor Jawa-Barat Sigit Widiyarto; Irfan Hadi; Siti Alifah; Nia Liska Saputri; Ronald Haries Hamonangan; Nia Damayanti; Lusiana Wulansari; Zeinora Zeinora
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 10 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8105619

Abstract

Interest in reading among students is still low. Students are only able to understand the procedural text well. Procedure text is a text description that contains the text of a program and tool. Students are expected to have an interest in reading well. Entrepreneurial practice is an important factor in the success of entrepreneurship lessons. This research uses quantitative. There is an influence of reading interest on entrepreneurship learning outcomes, there is an influence of practice on entrepreneurship student learning outcomes and there is a guide for reading interest and entrepreneurship practice on entrepreneurship learning outcomes for students of SMK Mulia Kencana, Bogor district. Respondents were 43 students of class XI SMK Mulia Kencana. Data is processed using SPSS 22. Data is processed by reliability and collinearity tests, then processed by hypothesis testing and the r Square test. Entrepreneurship learning needs to be improved in quality and attention for teachers and the government. Schools can reactivate programs to increase interest in reading and entrepreneurial practice
Decision Support System for Specialization Selection Based on Student Interests and Abilities Using the Weighted Product Method Lusiana Wulansari; Asri; Nur Azizah Muchtar
Ceddi Journal of Education Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Cendekiawan Digital Indonesia (CEDDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56134/cje.v2i2.53

Abstract

This research was developed to provide a more efficient and accurate solution in assisting the process of selecting student specializations. This research aims to help schools determine whether or not specializations are appropriate for students. The method used in this research is the Weighted Product (WP) Method. This method was chosen because it is capable of solving multi-criteria problems and providing specialization recommendations based on accurate criteria weight calculations. Next, the data that has been collected will be entered into a decision support system that has been created using the Weighted Product method. This Decision Support System will calculate the weight scores and criteria that have been determined. It is hoped that the results of this research can help schools provide specialization options that suit students' interests and abilities. The application test results and questionnaire test results are categorized as feasible based on the research success table and implementation This decision support system application shows that this application runs well through functional testing and produces the expected output.
PENGUATAN KETAHANAN BELAJAR ANAK TUNAGRAHITA MELALUI PEMBERDAYAAN BERBASIS WILAYAH DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF Lusiana Wulansari; Susiati; Siti Suedah
Setawar Abdimas Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah BengkuluUniversitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/sa.v4i2.8439

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memperkuat ketahanan belajar anak tunagrahita melalui strategi pemberdayaan berbasis wilayah dan penerapan pembelajaran kooperatif di kelas inklusi. Ruang kelas adalah ruang belajar bagi siswa dengan berbagai latar belakang, baik secara sosial, kemampuan, keterampilan, dan lainnya. Sebagai seorang pendidik, Guru harus mampu mengatasi keragaman tersebut. Terlebih lagi saat mengatasi siswa dengan tingkat kemampuan berbeda, seperti siswa tunagrahita di sekolah inklusi, karena penting untuk mengakui keunkan dan kebutuhan setiap siswa.  Metode pembelajaran kooperatif (berbasis kerja sama) bisa dijadikan salah satu solusi yang dapat diterapkan oleh guru di kelas sehingga siswa dapat bertahan dalam belajar melalui keterlibatan semua siswa.
Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Motivasi Guru Dengan Kinerja Guru Dalam Proses Pembelajaran Di Sma Swasta Kota Tangerang Maria Cleopatra; Sara Sahrazad; Lusiana Wulansari; Harmi Ibnu Dja’far
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3973

Abstract

Tujuan penelitian ini membuktikan bahwa kualitas kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi guru secara bersama-sama mempengaruhi kualitas kinerja guru di SMA Swasta di Kota Tangerang. Sebanyak 40 orang guru menjadi sampel dalam penelitian ini, dan penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana untuk masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat, dan regresi ganda untuk keseluruhan variabel bebas secara bersama-sama dengan variabel terikat, serta korelasional sederhana dan korelasional jamak serta parsial. Dan uji hipotesis dengan aplikasi SPSS versi 26. Berdasarkan hasil uji analisa bahwa adanya hubungan yang positif dan sangat signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Guru dengan Kinerja Guru. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien korelasi ganda R sebesar 0,858 dan koefisien determinasi R Square sebesar 73,7%. Artinya, semakin baik seorang kepala sekolah memimpin dan semakin tinggi motivasi guru dalam menjalankan tugasnya, maka semakin tinggi pula kualitas kinerja guru. Untuk memperoleh kualitas kinerja guru yang baik maka menurut penelitian ini perlu adanya peningkatan kualitas kepemimpinan kepala sekolah dan peningkatan motivasi dari guru itu sendiri, sehingga dapat menghasilkan peningkatan kinerja guru. Implikasi tersebut dapat meningkatkan pembinaan kepada siswa yang dilakukan dengan baik sehingga siswa juga akan lebih disiplin, tertib, santun, dan mempunyai motivasi belajar yang tinggi dan dapat terlaksananya proses pembelajaran siswa yang meningkat, serta kualitas pendidikan yang dihasilkan yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.