Claim Missing Document
Check
Articles

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL” TAMAN API “ KARYA YONATHAN RAHARJO Netti Marini
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2019): Artikulasi : Jurnal Pendidikan, Vol 1 No 2 Oktober 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.587 KB) | DOI: 10.36985/artikulasi.v1i2.139

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui temuan percakapan yang mengandung maksim kesatuan berbahasa yang terdapat dalam novel “ Taman Api “ Karya Yonathan Raharjo . Penelitian ini diharapkan bermanfaat memperkaya refrensi ilmu pengetahuan, khususnya ilmu bahasa dalam kajian Pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Jenis penelitian adalah kualitatif sebagai prosedur penelitian deskriptif yaitu menggambarkan dengan apa adanya.Sedangkan ketegori adalah analisis dokumenter. Alasan peneliti memilih metode deskriptif karena peneliti ingin menggambarkan penggunaan kesantunan berbahasa dalam percakapan novel. Peneliti memilih analisis dokumenter karena sumber data yang diolah berupa tulisan – tulisan.Tehnik pengumpulan data dilakukandengan langkah sistematis melalui pengamatan secara langsung berupa metode simak dan membaca, dokumentasi ; dengan menghimpun , memeriksa dan mencatat dokumen – dokumen , mengklarifikasikan , dan menyimpulkan.Dari hasil analisis tersebut diperoleh bahwa bentuk kesantunan Berbahasa menjadi prioritas utama digunakan oleh pengarang dalam percakapan novel “ Taman Api “ Karya Yonathan Raharjo. 12 percakapan yang mengandung kesantunan berbahasa. Maka terjawablah pertanyaan penelitian bahwa novel “ Taman Api “ Karya Yonathan Raharjo lebih banyak merealisasikan kesantunan berbahasa di dalamnya jika diperbandingkan dengan percakapan yang bertentangan dengan kesantunan berbahasa
ANALISIS NILAI RELIGIUS DAN NILAI SOSIOPSIKOLOGIS DALAM NOVEL “ MIMPI ANAK PULAU “ KARYA ABIDAH EL KHALIEQY Crish Windamayanti; Netti Marini
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2020): Artikulasi : Jurnal Pendidikan, Vol 2 No 1 April 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.255 KB) | DOI: 10.36985/artikulasi.v2i1.148

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran secara lebih jelas nilai – nilai religius dan nilai – nilai sosiopsikologis dalam novel “ Mimpi AnakPulau “ karya Abidah El Khalieqy.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan deskriptif. Pengolahannya dilakukan dengan mendeskripsikan data yanng berupa nilai religius dan nilai sosiopsikologis yanng ditinjau dari novel novel “ Mimpi AnakPulau “ karya Abidah El Khalieqy.Hasil penelitian menyatakanbahwa dalam novel tersebut banyak ditemukan unsur – unsur maupun nilai – nilai yang perlu dilestarikan dan disampaikan kepada masyarakat pembaca. Nilai religius yaitu kepercayaan agama , simbol agama , praktik keagamaan , pengalaman keagamaan dan umat beragama. Nilai sosiopsikologis yaitu interaksi sosial , sugesti , dan agresi.Hasil pembahasan penelitian dalam novel novel “ Mimpi AnakPulau “ karya Abidah El Khalieqy. Terlihat bahwa nilai religius dan nilai sosiopsikologis mampu membangun novel ini menjadi sebuah novel yang layak dibaca dan mampu dijadikan sumber bacaan bagi setiap pembaca
CAMPUR KODE DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM CNN INDONESIA Inda Lestari; Netti Marini
Artikulasi : Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2020): Artikulasi : Jurnal Pendidikan, Vol 2 No 2 Oktober 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.353 KB) | DOI: 10.36985/artikulasi.v2i2.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campur kode dalam kolom komentar akun instagram CNN Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Metode yang dipakai dalam pengumpulan data adalah menggunakan metode padan dalam teknik PUP (Pilah Unsur Penentu). Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan teknik SBLC (Simak Bebas Libat Cakap) teknik yang dilakukan dengan cara menyimak penggunaan bahasa yang dikaji di mana peneliti hanya berperan sebagai pengamat penggunaan bahasa dan tidak terlibat dalam petuturan. Hasil yang ditemukan setelah melakukan penelitian adalah bahwa dalam campur kode terdapat bentuk-bentuk campur kode antara lain : Kata, Frasa, Baster, Klausa, dan Pengulangan kata. Serta jenis-jenis campur kode antara lain : Campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode ke dalam dan keluar
KORELASI PENERAPAN MODEL CARD SROT TERHADAP HASIL BELAJAR TEKS PROSEDUR Winda Azhari Nasution; Netti Marini; Tutiariani Nasution; Rosmeri Saragih
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 10, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v10i2.2398

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini berkaitan dengan penerapan model pembelajaran car sort terhadap hasil belajar teks prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan korelasi penerapan pembelajaran menyusun Teks Prosedur dengan menggunakan metode card sort terhadap hasil belajar menulis teks prosedur di kelas VII SMP Yayasan Perguruan Keluarga. Penelitian ini  menggunakan metode deskriptif kuantitatif koresional dalam usulan penelitian, dengan memberikan essay tes, yang di dalam usulan penelitian, proses hiotesis, turun ke lapangan, analisis data dan kesimpulan data sampai penulisan menggunakan aspek pengukuran, dengan memberikan essay tes. Artinya data dilakukan dengan cara uji product moment, uji t litergrasi linear, mencari rata-rata (x) dan (y), standar deviasi (S), dan hipotesis diuji dengan statistik atau uji t pada taraf signifikan 16α">  = 0,03 Nilai rata-rata pre-test  dan post-test sehingga adalah 61.61 dan 85.76 dengan selelisih 24,15. Dari hasil uji hipotesis menggunkan uji t diperoleh thitung  1.997  > ttabel  1,995, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan penelitian ada perbedaan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran card sort terhadap hasil belajar teks prosedur di kelas VII SMP Yayasan Perguruan Keluarga Pematangsiantar.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN PENGGUNAAN APLIKASI NOVELTOON TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA Hotnauli Simbolon; Resmi Resmi; Tutiariani Nasution; Netti Marini
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 10, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v10i2.2321

Abstract

Permasalahan yang dibahas di dalam penelitian ini berhubungan kurangnya minat siswa dalam menulis karya sastra salah satuya adalah naskah drama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dengan penggunaan aplikasi noveltoon terhadap kemampuan menulis naskah drama di kelas XI Taman Siswa Pematangsiantar. Metode  penelitian yang digunakan adalah true eksperiment dengan post test only control desain. Teknik pengumpulan data menggunakan essay test.  Teknik analisis data menggunakan  uji Normalitas, uji Homogenitas dan Uji t.  hasil pembahasan analisis data diperoleh rata-rata dari kelas kontrol sebesar 72,03 dan kelas eksperimen sebesar 81,97. Dari hasil uji t diperoleh bahwa nilai sig 2 tailed < 0,05 (0,000 <  0,05) maka Ha diterima dan Ho ditolak kebenarannya. Maka ditarik kesimpulan dari hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ada pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dengan penggunaan aplikasi noveltoon terhadap kemampuan menulis naskah drama kelas XI SMA Taman Siswa Pematangsiantar.
PELATIHAN ETIKA BERBAHASA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN UJARAN KEBENCIAN PADA MEDIA SOSIAL DI KELAS V SDN 091608 SINAKSAK Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Resmi Resmi; Rosmeri Saragih; Tuti Ariani Nasution; Rahmat Kartolo Silitonga; Sinur Hutagaol; Dea Puspita
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v3i3.7510

Abstract

Di zaman sekarang media sosial merupakan kebutuhan primer yang harus dimiliki setiap orang, karena dengan adanya media sosial kita bisa berkomunikasi dengan cepat dan dimana saja. Namun yang menjadi sorotan adalah bagaimana penggunaan etika berbahasa dalam menggunakan media sosial sehingga dapat menghindari ujaran kebencian atar pengguna media sosial tersebut.  Penggunaan  media  sosial  semakin  tahun  semakin meningkat.  Keseharian  kegiatan  manusia  tak  lepas  dari  penggunaan  media  sosial.  Namun pengguna terkadang kurang memahami etika berbahasa yang baik dalam menggunakan media sosial. Hal ini akan memberikan dampak atau efek yang negatif untuk pengguna media sosial itu sendiri atau pengguna lainnya. Adapun yang menjadi mitra kegiatan PKM ini adalah SDN 091608 Sinaksak.  Kegiatan  PKM  ini  dilakukan  selama  tiga  bulan, yang  dimulai  dari  bulan september  hingga  November  2022.  Dimana kebiasaan mereka sebelumnya adalah  ketika  menggunakan  media  sosial  kurang  memperhatikan  etika  dalam  berbahasa sehingga  bisa  saja mengakibatkan  adanya rasa kebencian terhadap kata-kata yang digunakan dalam media sosial. Tansliova, (2022:204) mengatakan sebagai seorang pendidik, guru perlu menanamkan pemahaman pada siswa mengenai penggunaan Bahasa yang santun dalam berkomunikasi baik secara langsungataupun secara tidak langsung. Diharapkan  dengan  adanya  pelatihan  yang  diadakan  oleh  tim  PKM  ini  kedepannya siswa kelas V SDN 091608 Sinaksak dapat menggunakan etika berbahasa ketika menggunakan media sosial untuk mencegah ujaran kebencian terhadap penggunanya. Adapun metode yang digunakan adalah yuridis empiris, menggunakan jenis penelitian kualitatif. Sampel dengan menggunakan metode non pprobability sampling tidak menggunakan dasar probabilitas namun di dasarkan pada logika. Tahapan dari metode ini yaitu tahap survey, tahap pengkajian, tahap perencanaan alternatif program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan (implementasi) program atau kegiatan, tahap pendampingan, dan tahap evaluasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ada  30  siswa  dari  35  siswa  yang mengikuti  pelatihan  ini  yang  sudah  dapat mengimplementasikan  etika  berbahasa  di media  sosial dengan baik.  Hal  ini  berarti  85  %  siswa sudah mengalami  peningkatan  dalam  etika berbahasa di media sosial.
Pemanfaatan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Menulis Cerita Inspiratif di Kelas IX MTs Binaul Iman Karangsari Berlian Romanus Turnip; Netti Marini; Lili Tansliova
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 19, No 2 (2022): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA (JSBSI) OKTOBER 2022
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v19i2.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media audio visual daam pembelajaran menulis cerita inspiratif di kelas IX MTs Binaul Iman Karangsari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasi yang bertujuan untuk melihat ada tidaknya pengaruh antara kedua variabel yang diteliti. Instrumen pengumpul data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes uraian. Selanjutnya dilakukan analisis dengan menggunakan rumus Deskripsi Korelasi Product Moment. Setelah memperoleh hasil analisis data penelitian, maka selanjutnya dilakukan pembuktian hipotesis untuk mengetahui apakah hipotesis diterima kebenarannya atau ditolak dengan menggunakan uji tes (uji “t”). Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data terbukti bahwa nilai r sebesar 0.71 yang berarti tergolong korelasi tinggi. Selanjutnya hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung sebasar 7,31 dan jika dikonsultasikan dengan tabel distribusi t diperoleh harga ttabel sebesar 2,00 maka thitung > ttabel. Hal ini membuktikan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya pemanfaatan  Media Audio Visual memiliki pengaruh terhadap Pembelajaran Menulis Cerita Inspiratif di Kelas IX MTs Binaul Iman Karangsari.
KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI OLEH SISWA KELAS X SMA SWASTA ISLAM PROYEK UISU SIANTAR Netti Marini; Fheti Wulandari Lubis
Jurnal Serunai Bahasa Indonesia Vol 20, No 1 (2023): JURNAL SERUNAI BAHASA INDONESIA
Publisher : STKIP Budidaya Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37755/jsbi.v20i1.791

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi oleh siswa kelas X SMA Swasta Islam Proyek UISU Siantar. Penelitian ini merupakan peneliian kuantitatif dengan metode deskriptif. Dalam pengambilan sampel menggunakan  teknik pusposif  sampling, yaitu dengan mengambil sampel kelas X IPA sebanyak 32 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan tes. Analisis data dengan menggunakan rumus nilai rata-rata dan tingkat penguasaan. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimulkan bahwa kemampuan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi oleh siswa kelas X SMA Swasta Islam Proyek UISU  adalah tergolong baik yaitu 78,1% terletak pada interval 75-84%, aspek latar tergolong kurang,yaitu 58,05% terletak pada interval 50-59%, aspek penokohan tergolong kurang, yaitu 57,34% terletak pada interval 50-59%, aspek gaya bahasa tergolong kurang, yaitu 54,14% terletak pada interval 50-59%, aspek alur tergolong baik, yaitu 74,7% terletak pada interval 75-84%, aspek sudut pandang tergolong baik, yaitu 75%, terletak pada interval 75-84%, aspek amanat tergolong baik, yaitu 76,25% terletak pada interval 75-84%. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan menulis cerpen siswa kelas X SMA Swasta Islam Proyek UISU Siantar berdasarkan pengalaman pribadi dikategorikan cukup, yaitu 67% terletak pada interval 60-74%. Kesimpulan hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi oleh siswa kelas X SMA Swasta Islam Proyek UISU Siantar tergolong cukup. Hal ini sesuai dengan nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 67% .
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dipadu Metode Debat Terhadap Kemampuan Berargumentasi Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Dea Puspita
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.3364

Abstract

This study aims to determine the forms of technological influence in the digital era on the character of respect and courtesy of students and character education strategies that are carried out to minimize the negative influence of technology and the obstacles faced by the school. This study uses a qualitative approach, with a descriptive qualitative research type. The data collection techniques used are interviews, observation, and documentation. While data analysis through three techniques, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. And checking the validity of the data is done by technical triangulation and source triangulation. The results of the study show that the impact of technology on student character includes the impact on students' ways or patterns of communication, the impact on student attitudes and behavior, and the impact on student attitudes in learning. The character education strategy carried out by schools in minimizing the influence of technology on the character of respect and courtesy of students is carried out through self-development programs, integration in subjects, and school culture.
PELATIHAN MENDONGENG SEBAGAI UPAYA PENANAMAN RASA CINTA SASTRA PADA DIRI SISWA KELAS VIII MTS BINAUL IMAN KARANGSARI Netti Marini; Berlian Romanus Turnip; Resmi Resmi; Fheti Wulandari Lubis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15695

Abstract

Mendongeng merupakan suatu kegiatan yang dianggap sangat sederhana, namun sebenarnya memiliki peras yang sangat dalm membangun perkembangan pada jiwa anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai positif pada anak. Mengenalkan dongeng sejak sedini mungkin dapat membantu menanamkan rasa kecintaan seorang anak pada karya sastra sehingga timbul kepedulian terhadap karya sastra itu sendiri. Namun saat ini sudah sangat jarang sekali ditemui kesadaran orang tua ataupun orang dewasayang masih menyadari betapa pentingntya megenalkan sastra pada anak sedini mungkin. Mengenalkan sastra pada anak dapat dilakukan dengan melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari, misalnya membacakan doseng sebelum anak tidur dapat kita lakukan dengan mudah namun memberikan dampak yang luar biasa. Sastra juga dapat memberikan nilai-nilai hiburan, sastra mengandung nilai pendidikan yang penting bagi perkembangan moral dan budi pekerti anak. Sastra dapat memperluas wawasan anak sekaligus memperhalus budi pekerti anak. Dongeng dapat kita sampaikan kepada anak baik secara lisan maupun secara tulisan dan dapat dijadikan sebagaisarana untuk berkomunikasi kepada anak. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi dan menyampaikan pesan kepada anak, baik itu penyampaian pesan secara langsung maupun secara tidak langsung. Kecintaan anak terhadap karya-karya sastra dapat meningkatkan hobi dan kesukaan anak pada aktivitas membaca. Dengan demikian, karya sastra mempunyai andil yang sangat tinggi bagi kecerdasan anak. Hal ini perlu disadari oleh semua kalangan, terutama orang tua sebagai guru pertama dan utama untuk seorang anak dalam keluarganya. Dengan diberikannya cerita-cerita dongeng yang yang baik, sesungguhnya anak-anak tidak hanya memperoleh kesenangan atau hiburan saja, namun si anak mendapatkan pendidikan yang jauh lebih luas dari itu. Bahkan tidak berlebihan bila dikatakan bahwa cerita ternyata menyentuh berbagai aspek pembentukan kepribadian anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan serta menjelaskan secara terperinci mengenai berbagai pengertian mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa menurut pendekatan ilmiah dan pendekatan sistem. Penelitian ini mengaplikasikan data-data sekunder, dimana data ini didapatkan dari berbagai sumber berupa buku dan jurnal yang masih berkaitan dengan judul penelitian ini yaitu Pelatihan Mendongeng Sebagai Upaya Penanaman Rasa Cinta Sastra Pada Diri Siswa, karena jenis penelitian ini adalah studi literatur. Dari penjelasan di atas penulis tertarik untuk membuat pelatihan mendongeng sebagai upaya penanaman rasa cinta sastra pada diri siswa di MTS Binaul Iman Karangsari terutama pada kelas VIII.Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan sederhana tentang betapa pentingnya kegiatan mendongeng dalam menanamkan rasa cinta sastra pada diri anak. Salah satu alternatif yang dilakukan dalam menumbuhkan rasa cinta sastra pada anak adalah melalui kegiatan mendongeng kepada anak.