Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Structure

EVALUASI PENJADWALAN WAKTU DAN BIAYA PROYEK JALAN TOL KUNCIRAN-SERPONG PT. WASKITA KARYA (persero) Tbk. DENGAN METODE PERT DAN CPM Siti Abadiyah; Muhammad Ali Mu'min; Taufik Ismail Rinaldi
Structure Vol 1, No 2 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.034 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i2.6934

Abstract

Proses perencanaan hingga pengendalian proyek selama pelaksanaan pekerjaan kontruksi merupakan kegiatan paling penting dari suatu proyek. Keberhasilan atau kegagalan dari suatu proyek dapat disebabkan perencanaan yang tidak matang serta pengendalian yang kurang efektif, Sehingga kegiatan Proyek tidak efisien. Penjadwalan proyek membantu menunjukan hubungan setiap aktivitas dengan aktivitas lainnyadan terhadap keseluruhan proyek , mengidentifikasi hubungan yang harus didahulukan diangara aktivitas. CPM (Critical Path Method) membuat asumsi bahwa waktu aktivitas yang diketahui dengan pasti sehingga hanya diperlukan satu faktor waktu setiap aktivitas. PERT (Program Evaluation And Review Technique) menggunakan pendekatan probabilitas (Kemungkinan). Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mempermudah perumusan masalah Proyek, serta menentukan metode atau cara yang sesuai, agar kelancaran kegiatan lebih terorganisir, sehingga mendapatkan hasil akhir yang optimal. Dari hasil perhitungan perencanaan dengan menggunakan metode CPM yang digunakan peneliti didapat durasi 416 hari kerja dan biaya proyek dan dengan menggunakan metode PERT didapatkan hasil bahwa probabilitas keberhasilan selesainya proyek dengan durasi 408 hari hanya 0.19%. Dengan menggunakan metode PERT didapat bahwa dengan durasi penyelesaian proyek selama 431 – 432 hari memiliki probabilitas 98,38% - 99,09%. Kata kunci:  Metode PERT dan CPM , Penjadwalan PERT, Penjadwalan CPM, Waktu Dan Biya Proyek
ANALISA OPTIMALISASI WAKTU PROYEK DENGAN METODE CRASH PROGRAM PADA PROYEK RUMAH SAKIT DI KOTA TANGERANG saiful haq; Siti Abadiyah; Prandiko Dimastoro
Structure Vol 1, No 1 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.208 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i1.6772

Abstract

Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang hanya satu kali dilaksanakan. Manajemen proyek adalah proses merencanakan, mengorganisir, memimpin, dan mengendalikan sumber daya perusahaan untuk mencapai sasaran jangka pendek yang telah ditentukan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah waktu yang dapat dipercepat. Pada proyek Pembangunan Rumah Sakit Hermina Kotabumi dipilih sebagai tempat studi penelitian. Langkah  langkah yang dilakukan adalah menyusun network planning (jaringan kerja) dengan metode Critical Path Method (CPM), menentukan jalur kritis dan melakukan percepatan dengan menggunakan cara crash program untuk mengoptimalkan waktu proyek. Hasil perhitungan menunjukkan waktu pelaksanaan normal proyek adalah 312 hari dengan cara crash program yaitu dengan menambah 1 jam penambahan jam kerja lembur maka proyek dapat dipercepat sebanyak 24 hari. Penambahan jam kerja sebaiknya dilakukan pada pekerjaan-pekerjaan kritis, apabila dilakukan pada semua, maka hanya akan menambah biaya saja sementara waktu yang dipercepat tetap.
PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN RUKO 2 LANTAI Siti Abadiyah; Ria Rosyati; Qori Nurjanah
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.482 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7165

Abstract

Productivity is the quantity of work a workforce achieves per day. The amount of productivity can be seen from the large quantity of work divided by the time it takes for labor to complete the job. One of the factors that influence the amount of work productivity is the number of workers. One of the factors affecting the amount of work productivity is the number of workers, however the number of workers per day needs to be limited based on the quantity of work and the cost of the project work. Therefore, it is necessary to know the estimated cost of work from the number of workers working on a job. Estimates of work costs are known from the number of workers and the wages of workers per day. From the research results, it is known that the cost of the productivity of the structure construction spent Rp. 223,492,785.00.Keywords: Productivity, labor, time and cost.
ANALISA PERBANDINGAN WAKTU PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) DAN PERT (PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE) Siti Abadiyah; Muhammad Ali Mu’min; Teguh Dwi Julianto
Structure Vol 2, No 2 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.821 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i2.7007

Abstract

Industri konstruksi memiliki karakteristik yang berbeda dari proyek konstruksi satu dengan proyek konstruksi yang lainnya. Karakteristik inilah yang akan berpengaruh kepada progres pekerjaan pelaksanaan di lapangan, maka dari itu dibutuhkan manajemen proyek yang baik agar tercapainya sasaran tujuan proyek tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif komparatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu untuk mencari perbedaan atau perbandingan waktu pelaksanaan pekerjaan proyek ware House PT. Mitra Pack Tangerang dengan menggunakan metode jalur kritis atau CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation Review Technique). Kesimpulan dari pengolahan data di atas diperoleh hasil bahwa menurut perhitungan berdasarkan metode CPM diperoleh waktu pengerjaan proyek selama 245 hari sedangkan hasil berdasarkan perhitungan dengan metode PERT diperoleh waktu pengerjaan proyek selama 236 hari.Kata kunci: Manajemen Proyek, Critical Path Method (CPM), Program Evaluation Review Technique (PERT).
EFEKTIVITAS JARINGAN IRIGASI DI DESA GUNUNG SARI KABUPATEN TANGERANG Siti Abadiyah; ria Rosyati; MURTADO MURTADO
Structure Vol 1, No 2 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3710.043 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i2.6932

Abstract

Untuk masa tanam padi-padi per tahun jaringan irigasi di Desa Gunung Sari membutuhkan debit air yang cukup besar guna memenuhi kebutuhan air di persawahan demi menjaga kualitas tanaman padi agar tetap stabil dari masa tanam hingga masa panen. Untuk masa tanam tahap pertama (MT 1) yang jatuh pada bulan Oktober – Maret dengan intensitas tanam 100% dari luas area sawah yang ada + 284 Ha. Pada musim garap periode MT 1 membutuhkan pasokan air sebanyak 250-260 l/dt guna mencukupi kebutuhan pengolahan lahan, sedangkan pada musim panen periode MT 1 kebutuhan pasokan air lebih sedikit dari musim garap yaitu 150 – 175 l/dt. Pada masa tanam periode dua ( MT 2 ) yang jatuh pada bulan April – September dengan intesitas tanam 60% dengan luas area + 170 Ha. Pada musim garap MT 2 membutuhkan pasokan air sebanyak 120 l/dt, sedangkan pada musim panen membutuhkan pasokan air sebanyak 80 l/dt. Pengaturan alokasi air untuk masa tanam dua ( MT 2 ) yang berasal dari pintu bagi BM 4 ( Desa Sasak ) dialirkan melalui saluran sekunder BRKL 2 yang mengatur pasokan air agar sesuai dengan kebutuhan area seluas 60% atau 170 Ha.Kata kunci: Imbangan Air (Neraca Air), Kebutuhan Air, Pembagian, Pengembangan Air.
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN TERHADAP KEMACETAN (STUDI KASUS AKSES JALAN MAULANA HASANUDIN – AMPERA, MENUJU JALAN BENTENG BETAWI, KOTA TANGERANG) Brian Alvandi; Siti Abadiyah; Aviandi Rizki Surahma
Structure Vol 2, No 1 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1896.868 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i1.6988

Abstract

Kemacetan lalu-lintas merupakan masalah klasik di kota-kota besar apalagi di negara berkembang seperti di Indonesia. Kota Tangerang memiliki peran penting dalam jalur pendistribusian barang dari jawa maupun sumatera ataupun sebaliknya. Khusus perjalanan kota tepatnya di jalan maulana hasanudin, salah satu gerbang masuk ke kota Tangerang dari bagian barat Jakarta, perjalanan terbanyak umumnya terjadi di pagi dan sore hari dimana banyak orang serentak melakukan pergerakan, ditambah pula dengan adanya pintu perlintasan kereta yang dilintasi oleh kereta commuter line dan kereta bandara yang cukup intens lalu lalang merupakan hal yang bisa menjadi penyebab kemacetan lalu-lintas di wilayah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kemacetan arus lalu lintas dengan mencari kecepatan arus bebas, hambatan samping, kepasitas dan tingkat pelayanan jalan, sehingga dapat disusun solusi yang dapat dilakukan untuk menangani permasalahan kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan Metode Deduktif Kuantitatif Rasionalistik, dengan pedekatan Level of Service. Hasil dari penelitian ini adalah identifikasi penyebab kemacetan lalu lintas, kesesuaian tingkat pelayanan jalan di lokasi studi (Kawasan jalan Maulana Hasanudin Kota Tangerang). Oleh karena itu peraturan lalu lintas oleh dinas terkait sangat penting demi menciptakan keteraturan lalu lintas yaitu suatu penataan jalur lalu lintas seperti ruas jalan yang diharapkan mempu mengatasi masalah kemacetan.Kata Kunci: Kemacetan, Kecepatan Arus Bebas, Kapasitas, Tingkat Pelayanan Jalan
STUDI PERBEDAAN TEMPERATUR BETON MASSA PADA PEKERJAAN RAFT FOUNDATION DENGAN KETEBALAN 2,5 METER Siti Abadiyah; Basirun Basirun; Jamaludin Harits Nur Hafidz
Structure Vol 3, No 1 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1087.994 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i1.7155

Abstract

Konstruksi beton, sering ditemukan dalam pelaksanaan struktur beton dengan volume pekerjaan yang besar atau dikenal dengan beton massa (mass concrete). Beton massa memiliki sifat khusus, yaitu selama dalam proses pengerasan beton mengalami kenaikan temperatur sampai batas tertentu sebagai akibat dari pelepasan panas hidrasi semen portland. Kenaikan suhu beton tersebut bisa mencapai 85°C pada bagian dalamnya ukuran beton yang cukup besar/tebal dan karena beton mempunyai sifat “konduktivitas termal yang cepat memburuk” maka suhu ini tidak cepat turun, sehingga akan terjadi perbedaan suhu yang cukup bedar anatara bagian dalam dan bagian luar beton. Studi perubahan temperatur pada pekerjaan pengecoran raft foundation pada proyek Trans Park Bintaro ini akan dianalisa untuk membandingkan data lapangan dengan standar ACI 207. Temperatur yang terdapat paling tinggi secara keseluruhan terjadi pada bagian tengah atau inti beton. Temperatur maksimum semua thermocouple terjadi pada suhu ±70°C, sedangkan perbedaan temperatur antara lapisan beton yang terjadi selisihnya adalah <20°C.Kata kunci: Beton Massa, Raft Foundation, Temperatur
ANALISA FAKTOR KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN JENDERAL SUDIRMAN KOTA TANGERANG DENGAN METODE ACCIDENT RATE Siti Abadiyah; Saiful Haq; Defrica Destiana
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.133 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7163

Abstract

Kota Tangerang adalah kota yang terletak di Tatar Pasundan Provinsi Banten. Merupakan kota terbesar di Provinsi Banten serta ketiga terbesar di kawasan Jabodetabek setelah Jakarta dan Bogor. Kota Tangerang merupakan salah satu kota yang sangat pesat dalam pertumbuhan penduduk dan kepemilikan kendaraan pribadi dari waktu ke waktu. Disamping itu, Kota Tangerang memiliki banyak kawasan industri, pabrik dan kantor di sepanjang jalan sehingga pada jam sibuk yaitu jam masuk dan pulang kerja lalu lintas di jalan raya sangat padat dengan kendaraan dan kondisi ini menyebakan tingkat kecelakaan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecelakaan lalu lintas pada jalan Jenderal Sudirman Kota Tangerang selama 3 tahun yaitu tahun 2017-2019, mengetahui faktor – faktor yang menjadi penyebab kecelakaan di jalan Jenderal Sudirman Kota Tangerang Berdasarkan tingkat Accident Rate, dan memberikan alternatif cara pencegahan kecelakaan lalu lintas di masa mendatang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu penelitian yangn menggambarkan kondisi saat ini, dengan menggunakan metode Accident Rate. Faktor yang ditinjau adalah jumlah total kecelakaan yang terjadi dan panjang bagian jalan yang diteliti. Nilai Accident Rate yang > 1,0 akan digolongkan kedalam Black Spot dan jika < 1,0 maka digolongkan kedalam Black Site. Hasil analisis kecelakaan berdasarkan Accident Rate di jalan Jenderal Sudirman memiliki tingkat kecelakaan yang tinggi, yakni lebih dari 1,0. Tingkat kecelakaan sebesar 10,68 kecelakaan/km.tahun. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas yang paling dominan adalah faktor manusia sebagai pengemudi yang sering lalai dan tidak disiplin dalam berkendara sesuai dengan peraturan berlalu lintas yang ada. Alternatif pencegahan tingkat kecelakaan dengan menggunakan tiga metode yaitu Pre-emtif, Prepentif dan Represif.Kata Kunci: Accident Rate, Kecelakaan, Human Error.
ANALISA KEMACETAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN RAYA GATOT SUBROTO Siti Abadiyah; Brian Alfandi; Shinta Esa DwiKusuma
Structure Vol 4, No 2 (2022): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v4i2.8068

Abstract

Jalan raya adalah faktor yang penting bagi perkembangan kehidupan manusia, karena perkembangan jalan dan perkembangan kehidupan manusia saling mempengaruhi. Meningkatnya kemacetan pada jalan perkotaan maupun jalan luar kota diakibatkan bertambahnya kepemilikan kendaraan, terbatasnya sumber daya untuk pembangunan jalan raya dan belum optimalnya pengoprasian fasilitas arus lalu lintas yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kemacetan lalu lintas yang terjadi di Jalan Gatot Subroto. Setelah diperoleh data volume lalu lintas harian rata-rata, dilakukan analisa lalu lintas berdasarkan aspek teknik yang didasarkan pada pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI, 2017) untuk menentukan volume lalu lintas harian rata-rata, hambatan samping, tingkat kapasitas dan derajat kejenuhan di ruas Jalan Gatot Subroto. Hasil analisa yang diperoleh bahwa kemacetatan disebabkan karena adanya Pedagang kaki lima, pertokoan, rumah sakit, kendaraan berhenti, parkir tidak pada tempatnya. Kemacetan lalu lintas berada dalam keadaan stabil, kecepatan operasi mulai dibatasi oleh kendaraan lainnya dan mulai dirasakan hambatan oleh kendaraan disekitarnya dengan hasil perhitungan. Nilai volume lalu lintas harian rata-rata 5.839,68 smp/jam dengan kapasitas jalan sebesar 2937 smp/jam dan memiliki derajat kejenuhan yang didapat arah timur 0.39 dan arah barat 0,43.Kata Kunci : Jalan Gatot Subroto Tangerang
ANALISA PENGARUH AKTIVITAS PASAR TERHADAP KINERJA RUAS JALAN (STUDI KASUS: JALAN RAYA SERANG – PASAR CIKUPA) Siti Abadiyah; Rully Angraeni Safitri; Mohamad Shofi’i
Structure Vol 4, No 1 (2022): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/civil.v4i1.8041

Abstract

Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah di Banten yang memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup maju, dimana akan mengakibatkan kemacetan terutama didaerah perekonomian tersebut. Jalan Raya Cikupa merupakan salah satu jalan yang mempunyai peranan penting dalam mendukung perkembangan sektor-sektor perdagangan. Namun jalan Raya Serang juga tidak lepas dari masalah kemacetan yang diakibatkan oleh aktivitas pasar. Penelitian ini dilakukan pada jalan Raya Serang dengan menggunakan metode MKJI (Manual Kapasitas Jalan Indonesia) 1997. Dimana data yang diambil adalah data primer seperti geometri jalan, volume lalulintas, serta hambatan samping jalan tersebut dan data sekunder seperti data jumlah penduduk Kabupaten Tangerang dan MKJI.Hasil analisa volume lalulintas bahwa volume lalulintas tertinggi berada disore hari pada hari minggu. Besar nilai volume laulintas sebesar 2871 smp/jam, dengan nilai hambatan samping sebesar 734/jam. Kapasitas (C) yang didapatkan sebesar 2814 smp/jam dan didapatkan tingkat pelayanan jalan dipoin D dengan konsi Lalu lintas jenuh, kecepatan mulai rendah dengan DS yang didapat yaitu 0,59 .Kata Kunci: Volume lalu lintas, Kapasitas, Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997.