Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI QUR'ANI Darwis Hude; Akhmad Shunhaji; Mansur
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 11 No. 1 (2022): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53976/jmi.v11i1.259

Abstract

This study aims to determine inquiry-based learning in the Qur'an, as well as its implications in the development of learning. Inquiry-based learning is one of the student-centered learning strategies influenced by the constructivism philosophy, which aims to produce competency standards for graduates who are able to think critically, creatively, communicatively, and collaboratively, as a form of life skills that enable individuals to deal effectively with the demands and challenges of everyday life. In general, inquiry-based learning cues can be found in the Qur'an in inquisitive verses that begin with adawât al-istifhâm, either in the form of harf al-istifhâm (particle of interrogation) or in the form of ism al-istifhâm (interrogative noun). And in particular, it can be found in a series of verses of the Qur'an in Surah al-Thur/52: 29-43. which explains the invitation to think by combining empiricism and rationalism, or the scientific method. This invitation is addressed to the Meccan polytheists who accuse (hypothesize) the Prophet Muhammad as a shaman, madman, poet, author of the Qur'an. Inquiry-based learning cues can also be found in a series of verses in Surah al-Anbiya'/21: 51-67, which tells about the method used by the prophet Ibrahim a.s in teaching monotheism to his people. As well as in the series of verses of the Qur'an in Surah al-An'am/6: 75-79, which describes the investigation of the prophet Ibrahim a.s into the nature of God
Pendidikan Ramah Anak Perspektif Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Madinatur Rahmah Akhmad Shunhaji; Hainatun Hasanah
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11498

Abstract

Pendidikan ramah anak memberikan peluang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dasarnya secara maksimal. Potensi tersebut dikembangkan melalui lingkungan belajar yang kondusif, materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak, pendidik dan perangkat pendidikan lain yang mendukung. Tulisan ini, memaparkan praktik pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah, Serpong Tangerang Selatan. Pemaparan data-data PAUD ini didasarkan oleh penelitian kualitatif fenomenologis. Dari data-data yang ditemukan, menunjukkan bahwa Pendidikan Ramah Anak di PAUD Madinatur Rahmah meliputi tiga hal. Pertama, Konsep pelaksanaan pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah memiliki lingkungan sekolah kondusif, kebijakan, kurikulum, pembelajaran, pendidik dan tenaga pendidik, sarana dan prasarana memenuhi standar sebagai pendidikan ramah anak. Kedua, Proses pembelajaran menyenangkan bagi peserta didik yang mengikutinya. Ketiga, Evaliasi pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah menggunakan desain evaluasi dengan mengacu pada kemampuan aspek tumbuh kembang anak.
Reaktivasi Paradigma Islam Wasathiyyah di Perguruan Tinggi Berdasar Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama Dunia 2018 Uswatun Hasanah; Akhmad Shunhaji; Saifuddin Zuhri
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v19i2.18897

Abstract

The paradigm of  wasathiyyah Islamic  is a form of Islamic understanding and practice, as well as an approach in contextualizing Islam in the midst of global civilization. The reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm was a response to various situations that attempted to divide the unity. This paradigm becomes important as a means of presenting the application of Islamic teachings that hold the principles of balance, justice and tolerance. This study aims to provide direction for Higher Education in developing the Islamic wasathiyyah paradigm. Through this research, the authors examined the wasathiyyah Islamic paradigm based on the Bogor Message which was produced at the 2018 World Ulama High Level Consultation (Summit) in Bogor. Bogor's message includes efforts to restore the Islamic wasathiyyah perspective as the center of Islamic teachings, both individually and collectively. One of the interesting messages to study is the commitment to reactivate the wasathiyyah Islamic perspective as a central Islamic teaching which includes seven main values, namely: tawassuth, i`tidâl, tasâmuh, syûrâ, islah, qudwah, and muwâthanah. This study uses a qualitative approach with a literature study method. The result shows the reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm in higher education, can be developed through the cultivation of the seven main values of wasathiyyah Islam as contained in the Bogor Message.
Pembentukan Karakter Moral Qur’ani Anak di SDI Tunas Harapan Ilahi Tangerang, Banten Akhmad Shunhaji; Windy Dian Sari
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 001 (2021): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v10i001.1855

Abstract

Kajian ini membahas tentang nilai-nilai Al-Qur’an terkait karakter moral manusia. Kajian dilakukan pada proses pendidikan di SDIT Tunas Harapan Ilahi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus (case study) berdasarkan praktik pembelajaran di SDIT Tunas Harapan Ilahi. Kajian ini menunjukkan bahwa karakter moral Qur’ani telah diparaktikkan pengajarannya di SDIT Tunas Harapan Ilahi. Pengajaran di kelas sebelum masa pandemic Covid-19 dianggap efektif untuk membentuk karakter moral manusia Indonesia. Pengajaran di kelas, pembentukan iklim belajar yang kondusif, dan komuniasi dengan orang tua, telah memiliki tahapan yang lebih jelas dan waktu pendidikan yang terukur. Keberhasilan ini, diperlukan pengembangannya di era kenormalan baru. Kebaikan-kebaikan yang dipraktikkan dimasa pandemic perlu ditingkatkan kembali menyesuaikan kebutuhan di masa kenormalan baru
Pengaruh Pembelajaran Daring Dan Kesehatan Mental Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 6 Kota Tangerang Selatan Muizzatul Hasanah; Akhmad Shunhaji; Saifuddin Zuhri
Tarbawi Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tarbawi.v7i1.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji data-data empirik terkait pengaruh pembelajaran daring dan kesehatan mental siswa terhadap minta belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam di SMA Negeri 6 Kota Tangerang Selatan. Dalam penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan korelasi dan regresi terhadap data-data kuantitatif yang diperoleh dari objek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA SMA Negeri 6. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket/kuesioner. Jenis analisis yang digunakan adalah analisa korelasi dan regresi yang dijabarkan secara deskriptif dengan menggunakan sofware pengolah data statistik SPSS versi 26. Hasil penelitian adalah: Pertama, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengaruh pembelajaran daring terhadap minat belajar siswa. Hal ini dapat di lihat dari koefisien korelasi (r) sebesar 0,466 dan koefisien determinasi atau besarnya pengaruh (R2) R square sebesar 21,8%. Kedua, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengaruh kesehatan mental terhadap minat belajar siswa dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,435 dan koefisien determinasi atau besarnya pengaruh (R2) R square sebesar 18,9%. Ketiga, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pengaruh pembelajaran daring dan kesehatan mental siswa terhadap minat belajar siswa. Koefisien korelasi (r) sebesar 0,604 sedangkan koefisien determinasi (R2) sebesar 36,5%.
Efektivitas Alat Peraga Edukatif (APE) Balok Dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia Dini Akhmad Shunhaji; Nur Fadiyah
Alim | Journal of Islamic Education Vol 2 No 1 (2020): Alim | Journal of Islamic Education
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51275/alim.v2i1.157

Abstract

The effectiveness of the use of teaching aids that are associated with cognitive development of early childhood, with the strategy of applying the method of playing blocks in the Kindergarten Plus Cinangka Sawangan Depok conducted by the teachers will determine the success of the effectiveness of the cognitive development of students, which are then developed routinely in accordance with the learning objectives It has been planned to be associated with the strategy of applying the method of playing blocks in accordance with basic competencies and learning indicators. Learning practices that use block media at TK Permata Plus are less than optimal due to the ratio of learners whose number exceeds the number of available beam props, so learning cannot be maximized. The active involvement of children is needed to improve their abilities and further research is needed from various variations to contribute to the learning problem. Playing with blocks can improve cognitive abilities of early childhood including: recognizing geometric shapes, recognizing colors. Make a Beam shape creation, sort objects based on five size or color seriations and classify objects into the same or similar group or in pairs with two variations.
Perkembangan Kebijakan Pembelajaran Agama Islam Pada Lembaga Pendidikan di Indonesia Windy Dian Sari; Akhmad Shunhaji
Alim | Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): Alim | Journal of Islamic Education
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51275/alim.v2i2.185

Abstract

This paper discusses the development of Islamic religious learning policies in educational institutions in Indonesia. The data were obtained by reviewing the literature related to education policy through a descriptive qualitative approach. The results showed that the state's support for fulfilling the needs of Islamic religious learning was increasing. The Indonesian government establishes an Islamic religious learning policy for every Muslim citizen. This policy leads to educational development services through effective Islamic religious education learning. The needs of Muslim students for the development of spiritual potential receive policy support from the government
PRAKTIK PENDIDIKAN SOSIAL RELIGIUS PADA SEKOLAH KATOLIK MENENGAH ATAS DI KOTA BLITAR Akhmad Shunhaji
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 6 No. 1 (2017): Madani Institute | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.731 KB)

Abstract

Dalam lembaga  pendidikan juga demikian. Budaya disiplin harus menjadi pengalaman peserta didik selama dia berada pada sekolah tersebut. Peserta didik merupakan subyek penting dalam lingkungan pendidikan yang harus diberikan pengalaman tentang disiplin. Pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran penting sebagai pembimbing dalam memberikan pengalaman kedisiplinan. Walaupun peraturan di sekolah-sekolah Katolik dianggap ketat bukan berarti membuat peserta didik malas atau menuai tanggapan negatif dari para orang tua peserta didik. Bahkan sebaiknya, orang tua peserta didik lebih seneng dengan sekolah Katolik karena sekolah tersebut lebih ketat dan disiplin. Kenyamanan yang dirasakan oleh peserta didik yang berbeda-beda agama dapat ditemukan di sekolah-sekolah Katolik. Mereka merasakan kerukunan kehidupan di sekolah. Antara peserta didik satu dengan yang lain di sekolah saling menghargai. Bahkan, menurut informasi dari peserta didik di atas, di sekolah tempatnya belajar belum pernah ditemukan ada peserta didik yang melakukan tawuran di sekolah atau dengan sekolah yang lain di Blitar. Gambaran kehidupan di sekolah Katolik di Kota Blitar ini, menunjukkan kehidupan sosial umat beragama dalam lingkup sekolah. Kerukunan hidup umat beragama, dalam kompilasi Puslitbang Kehidupan Keagamaan (2009: 7), mengandung tiga unsur penting yaitu Pertama, adanya kesediaan seseorang untuk menerima perbedaan keyakinan yang dimiliki oleh orang atau kelompok lain. Kedua, bersedia membiarkan orang lain untuk mengamalkan ajaran yang diyakini. Ketiga, kemampuan untuk menerima perbedaan selanjutnya menikmati suasana kesahduan yang dirasakan orang lain sewaktu mereka mengamalkan ajaran agamanya.
PENGARUH PENDEKATAN PAIKEM DAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK MTS ANNAJAH RUMPIN, BOGOR, JAWA BARAT Akhmad Shunhaji; EE Junaedi Sastradiharja; Mohamad Hasyim
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 9 No. 2 (2020): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Pendidikan, sosial dan Budaya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.732 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji data-data empirik terkait Pengaruh Pendekatan PAIKEM dan Lingkungan Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik MTs Annajah Rumpin, Bogor, Jawa barat secara terpisah maupun simultan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode survei dengan pendekatan korelasional dan regresional terhadap data-data kuantitatif yang diperoleh dari objek penelitian yaitu Peserta Didik MTs Annajah Rumpin, Bogor. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 78 responden dari 108 populasi Peserta Didik MTs Annajah Rumpin, Bogor, Jawa barat tahun pelajaran 2018-2019. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik angket/kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Jenis analisi yang digunakan adalah analisa korelasi dan regresi yang dijabarkan secara deskriptif dengan menggunakan sofwer pengolah data statistik SPSS ver.20. Hasil dari penelitian ini adalah : Pertama, Terdapat pengaruh positif dan signifikan Pendekatan PAIKEM terhadap motivasi belajar siswa dengan kekuatan pengaruh atau koefisien korelasi (ry1) sebesar 0,307 dan besarnya pengaruh atau koefisien determanasi (R2) =9,4%. Adapun arah persamaan regresi Ŷ = 92.447+ 0,301 X1, yang berarti bahwa setiap peningkatan satu unit skor PAIKEM akan mempengaruhi peningkatan skor motivasi belajar siswa sebesar 0,301.Kedua, Terdapat pengaruh positif dan signifikan lingkungan pendidikan terhadap motivasi belajar siswa dengan kekuatan pengaruh atau koefisien korelasi (ry1) sebesar 0,429 dengan besarnya pengaruh atau koefisien determinasi (R2) =18,4%. Adapun arah persamaan regresi Ŷ= 81.039+ 0,433 X2 yang berarti bahwa setiap peningkatan satu unit skor lingkungan pendidikan akan mempengaruhi peningkatan skor motivasi belajar siswa sebesar 0,433.Ketiga, Terdapat pengaruh positif dan signifikan PAIKEM, dan Lingkungan pendidikan secara bersama-sama atau simultan terhadap Motivasi belajar siswa dengan kekuatan pengaruh atau koefisien korelasi (ry123) sebesar 0.307 dan besarnya pengaruh atau koefisien determinasi (R2) = 20,1%. Adapun arah persamaan regresi Ŷ = 70.863+ 0, 368 X1+ 0, 144X2, yang berarti bahwa setiap peningkatan satu unit skor PAIKEM dan lingkungan pendidikan secara bersama-sama atau simultan akan mempengaruhi peningkatan skor motivasi belajar siswa sebesar 0,512 poin
MANAJEMEN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN AL-QUR’AN DI SDIT BUAHATI ISLAMIC SCHOOL 2 JAKARTA TIMUR Akhmad Shunhaji; Nurlia Aliyah
Madani Institute : Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan dan Sosial-Budaya Vol. 10 No. 1 (2021): Madani Institutte | Jurnal Politik, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, sosial dan Bud
Publisher : Lembaga Penelitian dan Studi kebijakan MADANI Instutute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.748 KB) | DOI: 10.53976/jmi.v10i1.229

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan manajemen penjaminan mutu pendidikan Al-Qur’an di SDIT Buahati Islamic School 2. Manajemen penjaminan mutu pendidikan yang diterapkan di SDIT Buahati Islamic School 2 menunjukkan adanya tiga langkah dalam menentukan mutu. Pertama adanya perencanaan mutu pembelajaran Al-Qur’an dengan menentukan tujuan, standar, dan target pembelajaran Al-Qur’an. Kedua, pengendalian mutu yaitu mengidentifikasi masalah-masalah, kemudian dilakukan perbaikan secara berkelanjutan. Ketiga, peningkatan mutu yaitu dengan dibentuknya sumber daya dan kegiatan yang mendukung proyek mutu dan mempertahankannya. Penelitian ini menunjukkan adanya penerapan teori yang digunakan oleh Joseph M. Juran dengan triloginya pertama, perencanaan mutu yaitu menentukan mutu berdasarkan harapan pelanggan. Perencanaan mutu melibatkan pelanggan dari data yang dikumpulkan. Kedua, pengendalian kualitas yaitu membandingkan output sekolah, apakah telah sesuai dengan harapan pelanggan atau belum. Jika ditemukan kekurangan maka dilakukan perbaikan. Ketiga, peningkatan mutu yaitu mempertahankan mekanisme yang sudah mapan, melakukan perbaikan, memberikan pelatihan, dan menemukan pemecahan masalah dalam mencapai target. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.