Djwantoro Hardjito
Petra Christian University

Published : 90 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENELITIAN AWAL PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PLTU SURALAYA DALAM PEMBUATAN BETON DI LINGKUNGAN PANTAI Kurniawati Ester Ghozali; Albertus Yonathan; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.498 KB)

Abstract

PLTU Suralaya merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga uap terbesar di Indonesia. PLTU Suralaya ini menghasilkan limbah batu bara sebesar 1750 ton setiap harinya yang berupa fly ash dan bottom ash. Sama halnya dengan fly ash, bottom ash juga merupakan residu yang berasal dari proses pembakaran batu bara. Namun, pemanfaatan bottom ash di Indonesia masih sangat jarang. Hal ini dikarenakan bentuk partikelnya yang tidak teratur dan porous sehingga mengurangi workability beton segar. Dalam penelitian ini dilakukan pemanfaatkan fly ash dan bottom ash untuk pembuatan beton break water atau bangunan pemecah ombak. Struktur beton break water berfokus pada durabilitas, permeabitas dan berat volumenya bukan kekuatannya. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan bahwa pemakaian fly ash PLTU Suralaya dapat meningkatkan kelecakan pada beton. Sehingga membantu melawan sifat bottom ash yang mengurangi kelecakan beton segar. Dengan memperhatikan gradasi ukuran bottom ash, mortar HVFA yang menggunakan bottom ash 100% sebagai agregat halus dapat mencapai kekuatan 36.6 MPa pada umur 28 hari dengan w/cm sebesar 0.35. Sedangkan beton yang menggunakan bottom ash sebagai pengganti agregat halus dapat mencapai kekuatan 24.8 MPa pada umur 28 hari. Durabilitas beton yang menggunakan fly ash dan bottom ash di dalam lingkungan sulfat juga menunjukkan performa yang cukup baik.
AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO Erwin Suryawangi; Yohanes Takarendehang; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.464 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh komposisi pasta dan waktu curing terhadap karakteristik agregat buatan yang terbuat dari lumpur sidoarjo berbasis geopolimer. Lumpur Sidoarjo di bakar pada suhu 945oC selama 5 jam, dan kemudian digiling untuk mengurangi ukuran partikel menjadi kurang dari 63μm. Karakteristik lumpur di cek menggunakan X-Ray fluorescence (XRF). Pasta geopolimer dicampurkan menggunakan penggabungan NaOH ke dalam campuran, bersama-sama dengan larutan sodium silikat dan juga tanpa NaOH. Konsentrasi sodium silikat divariasikan menjadi empat variasi yang berbeda, sedangkan waktu curing di variasikan menjadi 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Kelecakan dari pasta geopolimer ditentukan terlebih dahulu untuk menentukan pembuatan pelet agregat dengan diameter kurang dari 1,5 cm. Uji berat jenis dan stabilitas pelet agregat dilakukan di dalam air, sedangkan pengujian terhadap kuat tekan dilakukan pada sampel kubus 5x5x5 cm3. Hasil menunjukkan bahwa komposisi terbaik memiliki berat jenis 1,6 gr/cm3 dan kuat tekan 3.2MPa. Ketika diterapkan sebagai agregat di dalam beton, kuat tekan Beton menjadi sekitar 10MPa dengan berat jenis 2kg/cm3.
PENGARUH DARI PENGGUNAAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP RHEOLOGY PASTA DAN MORTAR DENGAN CEMENTITIOUS MATERIALS Sam Wahyudi Winata; Fanuel Jeffry Christianto; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.132 KB)

Abstract

Tercapainya kualitas dari suatu beton merupakan hal yang paling utama. Dalam proses pembuatan suatu beton banyak faktor yang mempengaruhi kualitas beton seperti air, aggregat, admixture, dan cementitious materials. Suatu campuran beton biasa yang menggunakan air, semen, aggregat halus, dan aggregat kasar masih terdapat banyak rongga – rongga, cementious material seperti silica fume dapat mengisi rongga tersebut sehingga didapatkan campuran yang lebih padat. Selain hal tersebut, pada penelitian ini mengukur kualitas dari mortar untuk menentukan sifat dari beton segar seperti kelecakan, berat jenis, kehilangan berat, dan kuat tekan dalam beton. Rheology suatu campuran dipengaruhi oleh rasio dari volume air dan powder (Vw/Vp) dan juga penggunaan superplasticizer. Penelitian dalam skala kecil ini harus lebih diperhatikan setiap material yang dipakai dan proses pelaksanaanya.Pada penelitian ini didapat bahwa campuran Mortar dengan tambahan fly ash paling menghasilkan perubahan diameter dan kuat tekan yang bagus, hal ini disebabkan fly ash memiliki kebutuhan air yang sedikit jika dibandingkan dengan campuran Mortar saja ataupun dengan penambahan silica fume.
KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER BERDASARKAN VARIASI WAKTU PENGAMBILAN FLY ASH Juan Satria; Agung Sugiarto; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.555 KB)

Abstract

Beton geopolimer merupakan beton geosintetik yang tidak menggunakan semen sebagai bahan dasar, tetapi menggunakan bahan pozzolan berupa fly ash yang banyak mengandung unsur alumina (Al) dan silika (Si) dimana unsur ini sangat memegang peranan penting dalam mempengaruhi karakteristik beton geopolimer. Oleh karena itu, dilakukan pengambilan fly ash sebanyak sepuluh kali untuk mengetahui perbedaan ukuran partikel, nilai pH, dan kandungan kimia pada tiap-tiap fly ash. Dari variasi fisik dan kandungan kimia fly ash, peneliti ingin mengetahui setting time dan kuat tekan dari geopolimer. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa ukuran partikel, nilai pH, dan kandungan kimia fly ash turut mempengaruhi dalam setting time dan kuat tekan beton. Kandungan kimia fly ash yang sangat mempengaruhi adalah kadar kalsium. Semakin tinggi kadar kalsium fly ash, maka fly ash tersebut tergolong fly ash yang bagus karena menghasilkan setting geopolimer yang jauh lebih cepat dan kuat tekan geopolimer yang lebih tinggi dibanding dengan fly ash yang memiliki kadar kalsium yang lebih rendah. Kadar kalsium juga turut mempengaruhi nilai pH fly ash, semakin tinggi kadar kalsium fly ash, maka semakin tinggi juga nilai pH fly ash.
PENGARUH PENAMBAHAN BORAKS DAN KALSIUM OKSIDA TERHADAP SETTING TIME DAN KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR FLY ASH TIPE C Austin Purwantoro; Widya Suyanto; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2016): AGUSTUS 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.898 KB)

Abstract

Beton geopolimer merupakan beton yang berbahan dasar material yang kaya akan unsure alumina (Al) dan silica (Si). Salah satu material yang bisa digunakan adalah fly ash. Namun, penggunaan fly ash dengan tipe C bisa berakibat pada situasi flash set di mana beton mengeras dengan cepat. Mengatasi masalah ini, digunakan boraks sebagai bahan tambahan dalam larutan alkali agar memperlambat setting time dan juga menggunakan kalsium oksida (CaO) agar membantu peningkatan kuat tekan beton geopolimer. Dari hasil penelitian, menunjukkan bahwa penambahan boraks pada larutan alkali memberi pengaruh terhadap setting time. Penambahan boraks bisa memperlambat setting time sesuai dengan jumlah kadar boraks yang ditambahkan. Penambahan boraks cenderung menurunkan kuat tekan beton namun, bergantung pada karakteristik fly ash yang digunakan. Penggantian sebagian fly ash dengan kalsium oksida (CaO) memberi pengaruh peningkatan kuat tekan pada beton geopolimer.
PENGAPLIKASIAN LUMPUR SIDOARJO KADAR TINGGI PADA MORTAR DAN BETON Lucky Chandra; Teguh Hermawan Widodo; Antoni .; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.668 KB)

Abstract

Berbagaipenelitian mengenai pemanfaatan material lumpur Sidoarjo, khususnya sebagai material pengganti semen (pozzolan) telah dilakukan. Penelitian ini berfokus pada penggunaan lumpur Sidoarjo dengan kadar yang tinggi, yaitu >50%, serta membandingkan hasil tersebut dengan fly ash. Analisa terhadap materialdilakukan menggunakan XRF (X-Ray Flouresence) untuk mengetahui karakteristik dari material tersebut. Analisa juga dilakukan terhadap pengaruh ukuran butiranmenggunakan PSA (Particle Size Analysis).Lumpur dilakukan treatment dari pengeringan, pembakaran hingga digiling menggunakan bar-mill dengan lama penggilingan bervariasi untuk mendapatkan ukuran butiran berbeda. Presentase kadar yang digunakan adalah 50%, 55% dan 60% dari total cementitious material. Mortar dan beton digunakan ukuran 5x5x5 cm3 dan 15x15x15 cm3 lalu dilakukan pengujian berupa kuat tekan, workability dan setting time. Hasil menunjukkan semakin halus ukuran butiran, semakin tinggi kuat tekan dan workability-nya. Diantara kadar 50%-60% penggantian semen dengan lumpur Sidoarjo, kadar 50% merupakan yang paling efektif.Pada beton dengan lumpur Sidoarjo menghasilkan slump test sebesar 8,5 cm dengan kuat tekan 34,07 MPa pada umur 37 hari.
KETAHANAN DI LINGKUNGAN ASAM, KUAT TEKAN DAN PENYUSUTAN BETON DENGAN 100% FLY ASH TANPA AKTIVATOR Ryan Renaldo Wijaya; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.644 KB)

Abstract

Penggunaan bahan sisa seperti fly ash pada beton sebagai pengganti semen semakin meningkat karena bahan sisa menyebabkan murahnya biaya konstruksi dan meningkatkan beberapa sifat fisik, mekanik, dan ketahanan pada beton di lingkungan yang ekstrim. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah daya tahan beton HVFA (High Volume Fly Ash) pada jangka waktu lama. Oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap ketahanan di lingkungan asam, kuat tekan dan penyusutan terhadap beton HVFA dengan penambahan boraks dan kalsium hidroksida. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pada penambahan boraks dan kalsium hidroksida berperan positif baik ketahanan pada lingkungan asam maupun pada kekuatan tekan HVFA sampai umur beton 90 hari tetapi penambahan boraks hanya dapat meningkatkan kekuatan tekan beton sampai suatu titik tertentu. Selain itu penambahan boraks juga dapat meminimalkan penyusutan pada beton. Lebih dari itu, ketahanan beton HVFA pada lingkungan asam ternyata lebih baik dari beton dengan semen
EFEK MATERIAL PENGISI KALSIUM KARBONAT DAN WASTE MARBLE DUST TERHADAP SIFAT MEKANIK MORTAR Gregorius Franky Tanggu; Geraldo Theodore Santoso; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.777 KB)

Abstract

Semen merupakan material utama dalam mengikat campuran dalam campuran beton, namun penggunaan yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi lingkungan sehingga banyak penelitian yang telah dilakukan agar penggunaan material lain digunakan sebagai material pengganti semen ataupun sebagai material tambahan. Kalsium karbonat dan WMD (limbah debu marmer) bisa digunakan sebagai material tambahan dalam campuran beton. Kalsium karbonat yang digunakan memiliki ukuran butiran yang halus (15μm, 12μm, 8μm) sehingga bisa mengisi celah-celah kosong. Sedangkan WMD berasal dari batu marmer yang merupakan batuan yang terbentuk dari kristalisasi batuan Gamping (CaCO3). Pada penelitian ini kalsium karbonat dan WMD (Waste Marble Dust) akan digunakan sebagai material tambahan ke dalam campuran mortar yang terdiri dari binder (semen, fly ash, dan silica fume) dan agregat halus berupa pasir silika. Material pengisi ini akan digunakan sebanyak 5%, 10% dan 15%. Kemudian dilakukan beberapa variasi campuran terhadap material pengisi. Pencampuran kalsium karbonat menghasilkan nilai kuat tekan sebesar 67.47 MPa dan pada WMD sebesar 64.27 MPa
DURABILITAS MORTAR GEOPOLYMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO David Wiyono; Agie Vianthi; Antoni .; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.879 KB)

Abstract

Lumpur Sidoarjo merupakan salah satu material yang sedang dikembangkan sebagai pengganti semen selain fly ash. Alasan yang mendasari digunakannya lumpur Siodarjo adalah jumlahnya yang melimpah di lapangan yang dianggap sebagai permasalahan lingkungan yang belum dapat teratasi, serta telah terbukti memiliki kandungan yang dapat menggantikan fungsi semen.Adapun salah satu karakteristik material konstruksi yang penting untuk diperhatikan pada lingkungan agresif adalah durabilitas.Mengingat belum adanya penelitian mengenai durabilitas geopolymer dengan lumpur Sidoarjo, maka penelitian ini sangat penting untuk dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari serangan asam dan difusi ion klorida terhadapmaterial geopolimer dengan lumpur Sidoarjo. Pada penelitian ini dilakukan pengujian durabilitas, yaitu ketahanan terhadap serangan asam sulfat dan penetrasi ion klorida. Pada pengujian terhadap serangan sulfat digunakan dua metode yaitu metode perendaman biasa dan wet dry cycle. Pengujian penetrasi ion klorida menggunakan metode Rapid Migration Test dengan standart Nordtest 492. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa durabilitas mortar geopolimer dengan lumpur Sidoarjo dapat dikatakan baik terutama pada segi penampilan fisik mortar.
PENGARUH METODE PEMBUATAN DAN KOMPOSISI ALKALI ACTIVATOR TERHADAP KARAKTERISTIK BETON GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR FLY ASH TIPE C Michael Benjamin Honny; Joshua Wilson Thiofilus; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.823 KB)

Abstract

Penggunaan fly ash tipe C pada pembuatan beton geopolimer dapat menyebabkan terjadinya flash set. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini membahas mengenai pengaruh metode pembuatan, perbandingan komposisi alkali activator serta metode curing terhadap karakteristik beton geopolimer berbahan dasar fly ash tipe C. Alkali activator yang digunakan berupa larutan Na2SiO3 dan larutan NaOH dengan molaritas sebesar 8M. Perbandingan alkali activator yang digunakan sebesar 0.66, 1.5, dan 2.5. Pengujian yang dilakukan yaitu initial setting time, workability, dan kuat tekan beton geopolimer. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode pembuatan dan perbandingan komposisi alkali activator mempengaruhi initial setting time dan workability beton geopolimer. Pembuatan beton geopolimer dengan metode pencampuran terpisah yaitu mencampurkan larutan NaOH dengan fly ash terlebih dahulu dapat mengatasi flash set. Selain itu semakin kecil perbandingan alkali activator hingga 0.66, maka akan semakin lama initial setting time yang terjadi. Penggunaan curing oven dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer. Akan tetapi curing tanpa menggunakan oven masih dapat menghasilkan kuat tekan beton geopolimer yang cukup tinggi sebesar 29 MPa pada umur 28 hari.
Co-Authors , Antoni A. C. Djoewardi A. C. Djoewardi A. I. Wijaya A. I. Wijaya A. Jodjana A. Jodjana A. S. Goey A. S. Goey A. Stefianus A. Stefianus Agie Vianthi Agie Vianthi Agung Sugiarto Akbar, Rizky T. Albert Natanegara Albertus Yonathan Aldi Vincent Sulistio Aldwin Ivan Gan Aldwin Ivan Gan Aleksander Jodjana Aleksander Jodjana Alvin Adiputra Widjaja Alvin Adiputra Widjaja, Alvin Adiputra Alvin Cahyadi Djoewardi Alvin Cahyadi Djoewardi Alvin Krisnanta Widianto Alvin Krisnanta Widianto, Alvin Krisnanta Andi Widjaya Andi Widjaya Andreas Andreas Andry Wirananda Angdiarto, Stella Patricia Anton Prayogo Go Anton Prayogo Go Antoni , Antoni , Antoni . Antoni . Antoni . Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Anuraga, Bangkit Tegar T. Ariyanto Mulya Sim Ariyanto Mulya Sim, Ariyanto Mulya Arnold Phengkarsa Arnold Phengkarsa Arthur Arthur Austin Purwantoro B. K. Sudiarto B. K. Sudiarto B.V Rangan Benedictus Trista Dmitri Billy Susilo Billy Susilo, Billy Chrisco Nathaniel Thomas Christanto, Daniel Chrysilla Natallia Chrysilla Natallia Chrystian Hadinata Crystie Angelina Leuw Crystie Angelina Leuw D. Setiawan D. Setiawan Daniel Christanto David Christianto David Christianto David Wiyono David Wiyono David Wiyono David Wiyono Dewanti Ratna Paramitha Diar Januar Utomo Diar Januar Utomo Dmitri, Benedictus Trista Dody M.J. Sumajouw Ediantonius Lubis Edvan Benefisco Edwin Christian Edwin Valentino Edwin Valentino Eric Budisetiawan Eric Budisetiawan Erwin Suryawangi Erwin Suryawangi Evelin Anastasia Fanuel Jeffry Christianto Fanuel Jeffry Christianto Febrina Ekaputri Susanto Febrina Ekaputri Susanto, Febrina Ekaputri Felicia Tria Nuciferani Gan, Aldwin Ivan Gary Kartadinata Gary Kartadinata Geraldo Theodore Santoso Gerardus Abi Gerardus Abi, Gerardus Ghozali, Kurniawati Ester Goey Frengki Gregorius Franky Tanggu Hans Tobias Wijaya Hendra S. Wibawa Hendra S. Wibawa Hendra Surya Wibawa Henry Sutikno Hilda Utami Citra Hilda Utami Citra Jason Ghorman Herianto Jerry Laksmana Wiranegara Jerry Laksmana Wiranegara, Jerry Laksmana Jonathan Robby Joshua Wilson Thiofilus Juan Satria Juan Satria, Juan Kent Setiono Kevin Desailly Kevin Guyana Kevin Klarens Kevin Saputra Kevin Saputra Yusuf Krisno Phoanajaya Krisno Phoanajaya Kristella Nathania Lairenz Kuncoro, Albert Kurniawati Ester Ghozali Lucky Chandra Lucky Chandra Lydia Yuniarti Meok Maria Lupita Maria Lupita Masyogo Pangestu Masyogo Pangestu, Masyogo Meok, Lydia Yuniarti Michael Benjamin Honny Michael Indranata Mihardja, Edwin Natanegara, Albert Nataniel Alexsander Roberto Nico Christiono Oswyn Karsten Wattimena Owen Malvin Sirapanji Paramitha, Dewanti Ratna Permana Putra Prasetio Permana Putra Prasetio R. Susanto R. Susanto Raven Andrean Subroto Raven Andrean Subroto Reiner Tirtamulya Surja Riady, Elbert G. Ricard Mintura Ricky Surya Ryan Renaldo Wijaya Sam Wahyudi Winata Sam Wahyudi Winata Samuel Santosa Samuel Wahjudi Singgih Suryajaya Stacia Dwi Shenjaya Stacia Dwi Shenjaya Stanley Filberto Steenie E. Wallah Stella Patricia Angdiarto Sugiarto, Agung Suhendro, Samuel V. Susanto, Tri E. Sutikno, Henry Teguh Hermawan Widodo Teguh Hermawan Widodo Thomas, Chrisco Nathaniel Vellyana Wardoyo Vindy Satrya Wangsa Hioewono Chandra Wardoyo, Vellyana Wempy Erlando Widya Suyanto William Alexander Yoanes Maria Louis Adhi Prasetya Yohanes Christian Yohanes Takarendehang Yohanes Takarendehang Yonathan, Albertus