Djwantoro Hardjito
Petra Christian University

Published : 90 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENAMBAHAN VISCOSITY MODIFYING ADMIXTURE TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR DAN BETON RENDAH SEMEN Andreas Andreas; Edwin Christian; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.132 KB)

Abstract

Pembuatan mortar dan beton rendah semen dapat dilakukan dengan metode particle packing. Penggunaan pasta semen yang minim menjadi salah satu tujuan dari metode ini. Jumlah penggunaan agregat dibuat semaksimal mungkin agar dapat menghasilkan beton dan mortar dengan nilai void ratio yang kecil. Secara teoritis, volume pasta (Vp) akan mengisi seluruh volume void (Vv) (Vp/Vv=100%). Semakin besar w/c yang dipakai, maka kebutuhan semen yang dipakai akan semakin rendah. Akan tetapi penggunaan nilai w/c yang besar dan dosis superplasticizer yang berlebih adalah risiko bleeding dan segregasi. Untuk mengurangi risiko ini, dilakukan penambahan viscosity modifying admixture (VMA). VMA berfungsi untuk memperbaiki sifat reologi dari beton. Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan penggunaan semen dan mempelajari dampak VMA pada kuat tekan dari mortar rendah semen dan beton rendah semen.Dari hasil penelitian ini, didapatkan mortar dengan perbandingan berat semen dan pasir sebesar 1:4.35 pada w/c 0.7 dan 1:2.85 pada w/c 0.35. Dengan penambahan VMA, kuat tekan mortar dengan w/c 0.7 yang semula sebesar 26.73 MPa meningkat hingga 33.58 MPa pada umur 28 hari. Sedangkan kuat tekan mortar dengan w/c 0.35 yang semula sebesar 73.73 MPa meningkat hingga 81.33 MPa. Pada beton, didapatkan jumlah kebutuhan semen sebesar 306 kg/m3 pada nilai w/c sebesar 0.5 dan menghasilkan kuat tekan yang semula 18.68 MPa meningkat hingga 22.93 MPa.
PEMBUATAN AGREGAT RINGAN GEOPOLIMER BERBASIS LUMPUR SIDOARJO DENGAN PEMBAKARAN SEBAGAI TAHAP AKHIR A. I. Wijaya; B. K. Sudiarto; D. Hardjito; Antoni .
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.642 KB)

Abstract

Bencana lumpur Sidoarjo ini merupakan permasalahan Bangsa Indonesia yang tidak kunjung selesai, berbagai upaya yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil sehingga menyebabkan sampah lumpur yang tidak berguna. Makalah ini melaporkan upaya pemanfaatan terhadap sampah lumpur tersebut, sebagai agregat ringan buatan dengan proses geopolimerisasi. Hasil penelitian menunjukan lumpur Sidoarjo mengandung bahan-bahan dasar yang dipakai dalam proses geopolimerisasi, syarat geopolimer adalah lumpur Sidoarjo harus bersifat reaktif (amourph) agar dapat digunakan sebagai pengikat dengan alkali kuat yaitu dengan cara dibakar dalam suhu yang tinggi. Tetapi sebelum itu lumpur dicampur dengan Alkali aktivator dan katalisator yaitu NaOH dan sodium silikat, hal ini berfungsi agar mereaksikan unsur-unsur Aluminium dan Silika yang terkandung pada lumpur. Untuk konsentrasi Molaritas larutan NaOH dan jumlah sodium silikat akan dibuat dengan beberapa variasi yang berbeda dalam sampel kubus 5x5x5 cm3 dan dalam bentuk pelet berdiameter <1cm. Lalu setelah dibakar benda uji akan diuji berat jenis ,stabilitas, ketahanan terhadap asam, dan absorbsi pada pelet, sedangkan pengujian kuat tekan dilakukan pada sampel kubus 5x5x5 cm3. Hasil terbaik adalah dengan berat jenis 1,06 gr/cm3 dan kuat tekan 6 MPa. Ketika diterapkan sebagai agregat didalam beton, kuat tekan Beton menjadi 26 dengan berat jenis 1510 kg/m3.
PENGARUH KONSISTENSI FLY ASH TERHADAP SIFAT - SIFAT MORTAR HVFA Alvin Krisnanta Widianto; Jerry Laksmana Wiranegara; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.503 KB)

Abstract

Fly ash merupakan hasil dari pembakaran batubara banyak digunakan sebagai bahan pengganti semen. Keuntungan penggunaan fly ash pada beton segar ialah kehalusan dan bentuk partikel fly ash yang bulat dapat meningkatkan workability, serta mengurangi terjadinya bleeding dan segregasi. Permasalahan yang sering dihadapi dalam penggunaan fly ash ini adalah kemampuan untuk mengontrol mutu fly ash yang dihasilkan.Fly ash berwarna abu-abu hingga kehitaman warna kehitaman karena adanya karbon, hal ini disebabkan pembakaran yang tidak sempurna. Juga dari penelitian lain disebutkan bahwa kandungan dari fly ash dipengaruhi dari asal batu bara, teknik pembakaran batu bara, kandungan mineral, metode pengumpulan, lama waktu penyimpanan, dan periode pengambilan sampel.Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa, perbedaan waktu pengambilan fly ash memungkinkan terjadinya perbedaan antara masing-masing fly ash. Dalam penelitian ini kami ingin melihat konsistensi dari setiap fly ash yang kami ambil dengan waktu yang berbeda-beda. Kandungan mineral yang terdapat dalam fly ash bervariasi, dan variasi ini tentu bisa menyebabkan perbedaan pada kualitas dan mutu beton yang dihasilkan. Variasi fly ash yang ada dapat dilihat dari kandungan kimia yang ada, kehalusan, dan loss on ignition (LOI). Kualitas dari fly ash dapat dengan mudah ditentukan melalui pengukuran nilai pH fly ash.Dalam penelitian ini menggunakan campuran mortar high volume fly ash (HVFA) dimana menggunakan penggantian semen hingga 50%.
PENGARUH KOMPOSISI DAN KADAR ALKALI ACTIVATOR DALAM PEMBUATAN ONE-PART GEOPOLYMER William Alexander; Jonathan Robby; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses produksi semen memberikan kontribusi sebesar 8% dari total emisi CO₂ yang dilepaskan ke udara. Oleh karena itu, dikembangkan beton geopolimer yang mana menggunakan fly ash sebagai alternatif bahan. Namun, geopolimer one-part yang menggunakan NaOH dan Na₂SiO₃ menghasilkan suhu campuran yang tinggi sehingga meningkatkan resiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menggunakan Na₂CO₃ dan Na₂SiO₃ sebagai alternatif alkali activator yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Na₂CO₃ dan Na₂SiO₃ dalam kadar dan rasio tertentu dapat menghasilkan kuat tekan yang setara dengan penggunaan NaOH dan Na₂SiO₃. Selain itu, untuk mencapai kuat tekan optimum, penggunaan NaOH diperlukan dalam jumlah yang lebih sedikit dibandingkan dengan penggunaan Na₂CO₃ karena keduanya memiliki massa molekul relatif yang berbeda. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa semakin menurunnya kadar Na₂SiO₃ dalam campuran, efflorescence yang terjadi semakin banyak diiringi dengan menurunnya kuat tekan. Namun, efflorescence sangat bergantung pada pori sampel tersebut. Semakin besar pori yang terdapat pada sampel, maka efflorescence yang terjadi akan semakin banyak.
PENGARUH UKURAN PARTIKEL CALCINED CLAY DAN PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN KALSIUM HIDROKSIDA PADA MORTAR LIMESTONE CALCINED CLAY CEMENT (LC3) Arthur Arthur; Kevin Saputra; Antoni Antoni; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 8, No 2 (2019): AGUSTUS 2019
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.009 KB)

Abstract

Limestone calcined clay cement (LC3) memiliki potensi dalam menggantikan penggunaan semen dalam pembuatan beton. Dimana campuran LC3 sendiri terdiri dari calcined clay, kalsium hidroksida, semen dan gypsum. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran LC3 pada mortar dapat menghasilkan kuat tekan yang sama dengan mortar OPC, dimana campuran LC3 yang digunakan memiliki persentase penggantian semen terbatas hingga 50% dari binder. Untuk meningkatkan persentase penggantian semen digunakan larutan kalsium hidroksida dengan suhu larutan 50°C. Variasi ukuran partikel calcined clay juga dilakukan dengan menggiling calcined clay berdiameter 1-2 cm dengan ball mill selama 1, 2 dan 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan penggantian 15% semen dengan larutan kalsium hidroksida dapat menghasilkan kuat tekan yang sama dengan mortar LC3 kontrol. Dan semakin halus ukuran partikel calcined clay yang digunakan semakin tinggi kuat tekan mortar, dengan kuat tekan tertinggi didapat pada mortar dengan calcined clay yang digiling selama 2 jam (15% tertahan pada ayakan No. 325). Semakin tinggi persentase kalsium hidroksida yang digunakan menyebabkan menurunnya kuat tekan dan work ability dari mortar, namun besarnya penurunan kuat tekan berkurang pada saat calicined clay yang digunakan semakin halus.
PENGARUH KOMBINASI SEMEN-FLY ASH DAN VARIASI WATER CONTENT DENGAN PENAMBAHAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP KEPADATAN PASTA Dewanti Ratna Paramitha; Lydia Yuniarti Meok; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.652 KB)

Abstract

Penambahan fly ash dapat meningkatkan workability dan mengurangi kebutuhan air campuran. Kuat tekan dan kepadatan pasta dapat berkurang akibat tingginya w/c yang digunakan, tetapi w/c yang rendah dapat menyebabkan berkurangnya workability. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kombinasi semen-fly ash dan variasi w/c dengan penambahan superplasticizer untuk mendapatkan kepadatan maksimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak fly ash maka semakin sedikit superplasticizer yang dibutuhkan untuk mencampur pasta tersebut. W/c yang semakin rendah akan menghasilkan berat volume yang semakin besar hingga mencapai titik optimum saat penambahan superplasticizer maksimum 2% dari berat semen-fly ash. Penambahan fly ash pada pasta dengan w/c tinggi tidak terlalu berkontribusi pada berat volume jika dibandingkan pasta dengan semen saja pada kandungan w/c yang sama. Selain itu, berat volume pasta yang semakin besar cenderung akan menghasilkan kuat tekan yang semakin besar pula. Beberapa benda uji dengan w/c kurang dari 0,2 dengan tambahan superplasticizer tidak mengalami peningkatan kuat tekan yang signifikan pada umur 28 hari
PEMANFAATAN CAMPURAN LUMPUR SIDOARJO DAN FLY ASH DALAM PEMBUATAN MORTAR GEOPOLIMER MUTU TINGGI Aleksander Jodjana; Alvin Cahyadi Djoewardi; Antoni ,; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.747 KB)

Abstract

Luapan lumpur Sidoarjo merupakan permasalahan lingkungan yang hingga saat ini belum dapat diatasi. Lumpur Sidoarjo yang telah diolah sebelumnya, terbukti dapat digunakan sebagai material pozzolan yang baik, yang dapat menggantikan sebagian semen, karena mengandung SiO2, Fe2O3 dan Al2O3 yang tinggi. Akan tetapi, penggunaan lumpur Sidoarjo sebagai bahan dasar pembuatan geopolimer belum dapat menghasilkan mortar geopolimer mutu tinggi. Di lain pihak, fly ash sudah terbukti dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan mortar geopolimer mutu tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan campuran lumpur Sidoarjo dan fly ash sebagai material mortar geopolimer yang diharapkan dapat menghasilkan mortar geopolimer mutu tinggi. Dalam penelitian ini, variabel yang ditinjau adalah variasi molaritas NaOH, perbandingan massa larutan NaOH dengan sodium silikat, perbandingan larutan dengan pasta, serta perbandingan massa lumpur Sidoarjo dengan fly ash. Karakteristik mortar geopolimer yang dievaluasi adalah kuat tekan, berat jenis, kelecakan dengan menggunakan metode flow table dan initial setting test dengan menggunakan penetrometer. Dari hasil dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan mencampurkan fly ash dengan lumpur Sidoarjo sebagai material dasar geopolimer, dihasilkan mortar geopolimer mutu tinggi dengan kuat tekan 64 MPa pada umur 28 hari yang telah memenuhi syarat mortar geopolimer mutu tinggi.
DURABILITAS JANGKA PANJANG MORTAR 100% FLY ASH TIPE C DI LINGKUNGAN SULFAT Kevin Guyana; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2018): FEBRUARI 2018
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.156 KB)

Abstract

Sejauh ini hampir belum ada penelitian tentang karakteristik dan durabilitas jangka panjang mortar dengan material pengikat 100% fly ash tipe C. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kuat tekan dan sudut mortar 100% fly ash dan ketahanannya di lingkungan sulfat. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, mortar dengan 100% fly ash memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan mortar 100% semen di lingkungan sulfat hingga waktu 365 hari. Selain itu mortar 100% fly ash memiliki kuat tekan yang cukup baik, sebesar 78,4% dari kuat tekan mortar 100% semen pada umur 365 hari. Lebih dari itu, penyusutan yang terjadi pada mortar 100% fly ash ternyata lebih kecil dari mortar dengan 100% semen.
PENGARUH PENGGUNAAN KOMBINASI VISCOSITY MODIFYING ADMIXTURES DAN SUPERPLASTICIZER TERHADAP RHEOLOGI MORTAR DAN BETON SELF COMPACTING CONCRETE Masyogo Pangestu; Ariyanto Mulya Sim; Antoni .; Djwantoro Hardjito
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.992 KB)

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) merupakan salah satu teknologi bahan konstruksi yang berkembang dengan pesat karena kebutuhan terhadap SCC yang semakin banyak. Hal ini disebabkan semakin banyaknya struktur beton yang mempunyai keanekaragaman bentuk dan nilai artistik yang tinggi, yang menimbulkan tantangan dalam pembuatannya. Dalam pembuatan SCC terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kinerjanya, namun penelitian ini difokuskan terhadap pengaruh admixtures yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan mengevaluasirheologi dan kuat tekan mortar dan beton SCC. Penelitian ini menggunakan dua jenis admixtures yaitu superplasticizer dan Viscosity Modifying Admixtures (VMA). Pada mortar digunakan mix design berdasarkan volume, dengan perbandingan pasir : pasta sebesar 50:50 dan Vw/Vp sebesar 0.8. Pada beton SCC digunakan mix desain berdasarkan volume dengan perbandingan agregat kasar : mortar sebesar 30:70, pasir : pasta sebesar 40:60, dan Vw/Vp sebesar 0.8. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi VMA dan Superplasticizer yang tepat pada mortar dan beton dapat menstabilkan campuran yang mengalami bleeding dan segregasi. Selain itu juga dapat meningkatkan nilai flow dan kuat tekan bila dibandingkan dengan campuran yang mengalami bleeding dan segregasi.
PENGARUH PENGGUNAAN FLY ASH DAN SILICA FUME DENGAN KADAR TINGGI TERHADAP KUAT TEKAN ULTRA HIGH PERFORMANCE CONCRETE Hans Tobias Wijaya; Nataniel Alexsander Roberto; Djwantoro Hardjito; Antoni Antoni
Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil Vol 11, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material bangunan yang paling banyak digunakan untuk konstruksi pada saat ini. Perkembangan beton yang pesat membawa teknologi baru yang disebut sebagai Ultra High Performance Concrete (UHPC). Teknologi beton UHPC memiliki kapasitas workability, kekuatan tekan, dan durability yang lebih tinggi dibandingkan beton pada umumnya. Pada pembuatannya, UHPC menggunakan Ordinary Portlant Cement dengan jumlah yang banyak sehingga dikategorikan sebagai produk yang tidak ramah lingkungan. Karena itu, muncul alternatif untuk menggunakan silica fume dan fly ash pada campuran UHPC. Dalam penelitian ini, digunakan silica fume dan fly ash dalam kadar yang tinggi untuk menentukan campuran optimum pada UHPC dengan menggunakan bahan substitusi tersebut. Didapatkan bahwa penambahan silica fume akan meningkatkan kekuatan sedangkan penambahan fly ash akan menurunkan kekuatan.
Co-Authors , Antoni A. C. Djoewardi A. C. Djoewardi A. I. Wijaya A. I. Wijaya A. Jodjana A. Jodjana A. S. Goey A. S. Goey A. Stefianus A. Stefianus Agie Vianthi Agie Vianthi Agung Sugiarto Akbar, Rizky T. Albert Natanegara Albertus Yonathan Aldi Vincent Sulistio Aldwin Ivan Gan Aldwin Ivan Gan Aleksander Jodjana Aleksander Jodjana Alvin Adiputra Widjaja Alvin Adiputra Widjaja, Alvin Adiputra Alvin Cahyadi Djoewardi Alvin Cahyadi Djoewardi Alvin Krisnanta Widianto Alvin Krisnanta Widianto, Alvin Krisnanta Andi Widjaya Andi Widjaya Andreas Andreas Andry Wirananda Angdiarto, Stella Patricia Anton Prayogo Go Anton Prayogo Go Antoni , Antoni , Antoni . Antoni . Antoni . Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Antoni Anuraga, Bangkit Tegar T. Ariyanto Mulya Sim Ariyanto Mulya Sim, Ariyanto Mulya Arnold Phengkarsa Arnold Phengkarsa Arthur Arthur Austin Purwantoro B. K. Sudiarto B. K. Sudiarto B.V Rangan Benedictus Trista Dmitri Billy Susilo Billy Susilo, Billy Chrisco Nathaniel Thomas Christanto, Daniel Chrysilla Natallia Chrysilla Natallia Chrystian Hadinata Crystie Angelina Leuw Crystie Angelina Leuw D. Setiawan D. Setiawan Daniel Christanto David Christianto David Christianto David Wiyono David Wiyono David Wiyono David Wiyono Dewanti Ratna Paramitha Diar Januar Utomo Diar Januar Utomo Dmitri, Benedictus Trista Dody M.J. Sumajouw Ediantonius Lubis Edvan Benefisco Edwin Christian Edwin Valentino Edwin Valentino Eric Budisetiawan Eric Budisetiawan Erwin Suryawangi Erwin Suryawangi Evelin Anastasia Fanuel Jeffry Christianto Fanuel Jeffry Christianto Febrina Ekaputri Susanto Febrina Ekaputri Susanto, Febrina Ekaputri Felicia Tria Nuciferani Gan, Aldwin Ivan Gary Kartadinata Gary Kartadinata Geraldo Theodore Santoso Gerardus Abi Gerardus Abi, Gerardus Ghozali, Kurniawati Ester Goey Frengki Gregorius Franky Tanggu Hans Tobias Wijaya Hendra S. Wibawa Hendra S. Wibawa Hendra Surya Wibawa Henry Sutikno Hilda Utami Citra Hilda Utami Citra Jason Ghorman Herianto Jerry Laksmana Wiranegara Jerry Laksmana Wiranegara, Jerry Laksmana Jonathan Robby Joshua Wilson Thiofilus Juan Satria Juan Satria, Juan Kent Setiono Kevin Desailly Kevin Guyana Kevin Klarens Kevin Saputra Kevin Saputra Yusuf Krisno Phoanajaya Krisno Phoanajaya Kristella Nathania Lairenz Kuncoro, Albert Kurniawati Ester Ghozali Lucky Chandra Lucky Chandra Lydia Yuniarti Meok Maria Lupita Maria Lupita Masyogo Pangestu Masyogo Pangestu, Masyogo Meok, Lydia Yuniarti Michael Benjamin Honny Michael Indranata Mihardja, Edwin Natanegara, Albert Nataniel Alexsander Roberto Nico Christiono Oswyn Karsten Wattimena Owen Malvin Sirapanji Paramitha, Dewanti Ratna Permana Putra Prasetio Permana Putra Prasetio R. Susanto R. Susanto Raven Andrean Subroto Raven Andrean Subroto Reiner Tirtamulya Surja Riady, Elbert G. Ricard Mintura Ricky Surya Ryan Renaldo Wijaya Sam Wahyudi Winata Sam Wahyudi Winata Samuel Santosa Samuel Wahjudi Singgih Suryajaya Stacia Dwi Shenjaya Stacia Dwi Shenjaya Stanley Filberto Steenie E. Wallah Stella Patricia Angdiarto Sugiarto, Agung Suhendro, Samuel V. Susanto, Tri E. Sutikno, Henry Teguh Hermawan Widodo Teguh Hermawan Widodo Thomas, Chrisco Nathaniel Vellyana Wardoyo Vindy Satrya Wangsa Hioewono Chandra Wardoyo, Vellyana Wempy Erlando Widya Suyanto William Alexander Yoanes Maria Louis Adhi Prasetya Yohanes Christian Yohanes Takarendehang Yohanes Takarendehang Yonathan, Albertus