Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The effect of flash card games on knowledge and attitudes toward diarrhea prevention among elementary school students M. Farizan Ulthika; Muhammad Naswir; Andree Aulia Rahmat; Willia Novita Eka Rini
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 5 No. 3 (2026): June Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v5i3.3264

Abstract

Background: Diarrhea remains one of the environment-related diseases that poses a public health problem, particularly among elementary school-aged children. A lack of knowledge and awareness regarding diarrhea prevention can increase the risk of diarrhea in children. One preventive measure that can be taken is providing health education using innovative media such as flashcard games. Purpose: to determine the effect of flashcard games on elementary school students’ knowledge and attitudes toward diarrhea prevention. Method: This study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a non-equivalent control group. The sample consisted of 102 respondents, comprising an experimental group and a control group, selected through purposive sampling. Data were collected using pre-test and post-test questionnaires and analyzed using the Paired T-test, Wilcoxon test, and Mann-Whitney U test. Result: The results of the study indicate that there was a significant difference in knowledge levels between before and after the intervention in the experimental group (p < 0.001). There was also a significant difference in attitudes between before and after the intervention (p < 0.001). Additionally, there was a significant difference in the change in knowledge between the experimental and control groups (p < 0.001) and a significant difference in the change in attitudes between the experimental and control groups (p < 0.001). Conclusion: Flashcard games have an impact on improving elementary school students’ knowledge and attitudes toward diarrhea prevention. Suggestion: Schools are encouraged to utilize innovative educational tools, such as flashcard games, in their health education programs.Health workers are encouraged to collaborate with schools in implementing health promotion initiatives focused on preventing diarrhea.
Studi Perbandingan Model Problem Based Learning Berbantuan E-Modul dan LKPD terhadap Hasil Belajar Siswa SMA pada Materi Sistem Periodik Unsur Olin Pemia Sari; Asrial Asrial; Muhammad Naswir; Haryanto Haryanto
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.1.2026.1338

Abstract

Urgensi penelitian adalah perlunya mengetahui model pembelajaran yang lebih efektif antara Problem Based Learning berbantuan e-modul dan LKPD untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA pada materi sistem periodik unsur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi sistem periodik unsur yang dipengaruhi oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta kurangnya variasi media pembelajaran, sehingga keterlibatan dan minat belajar siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran yang lebih efektif antara model PBL berbantuan e-modul dan model PBL berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem periodik unsur di SMA Negeri 14 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 14 Kota Jambi. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling melalui purposive sampling, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model PBL berbantuan e-modul dan kelas kontrol yang menggunakan model PBL berbantuan LKPD. Pemilihan sampel dilakukan berdasarkan pertimbangan tertentu, seperti kesamaan karakteristik dan kemampuan awal siswa pada kedua kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes berupa soal esai untuk mengukur hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tes esai akhir pada kelas eksperimen sebesar 75, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 69, sehingga menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,021 < 0,05 yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model PBL berbantuan e-modul lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem periodik unsur. Oleh karena itu, guru disarankan untuk memanfaatkan e-modul sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif guna meningkatkan kualitas pembelajaran serta hasil belajar siswa.