Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

THE RELATIONSHIP OF WORK POSTURE AND INDIVIDUAL FACTORS WITH COMPLAINTS OF LOWER BACK PAIN IN BRICK WORKING WORKERS IN JAMBI SELATAN Fajrina Hidayati; Budi Aswin; Andree Aulia Rahmat
Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health Vol. 7 No. 2 (2023): Industrial Hygiene and Occupational Health
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jihoh.v7i2.8681

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan keluhan muskeluskeletal yang sering oleh pekerja yang mengandalkan kekuatan fisik, seperti pekerja pembuat batu bata. Nyeri punggung bawah salah satu gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang merupakan akumulasi nyeri dalam konteks pekerjaan dan secara klinis dapat disebabkan oleh pekerjaan atau dapat diperburuk oleh aktifitas kerja merupakan salah satu jenis penyakit akibat kerja (PAK) Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara postur kerja dan faktor individu dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pembuatan batu bata kecamatan jambi selatan. Jenis penelitian dilakukan dengan menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel adalah 66 pekerja pembuatan batu bata di Kecamatan Jambi Selatan. Hasil penelitian yaitu terdapat keluhan nyeri punggung bawah berat pada pekerja industri kecil pembuatan batu bata di Kecamatan Jambi Selatan sebanyak 60,6%, terdapat hubungan antara postur kerja (p-value= 0,05), dan usia (p-value = 0,014) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja namun tidak ada hubungan (p-value = 0,322) antara IMT dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pembuatan batu bata di Kecamatan Jambi Selatan. Terdapat hubungan antara postur kerja (p-value = 0,05), dan usia (p-value = 0,014) terhadap keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja namun tidak ada hubungan (p-value = 0,322) antara IMT dengan keluhan nyeri punggung bawah pada pekerja pembuatan batu bata di Kecamatan Jambi Selatan. Diharapkan dari penelitian ini sebagai masukan bagi pekerja pembuatan batu bata di Kecamatan Jambi Selatan agar memperhatikan postur kerja dan melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau ke klinik terdekat jika mengalami keluhan atau gejala untuk mengurangi risiko keparahan penyakit.
Pemetaan Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi Tahun 2018 – 2022 Hidayati, Fajrina; Solida, Adila; Wisudariani, Evy; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Riset Hesti Medan Vol 8, No 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34008/jurhesti.v8i2.306

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that is influenced by the environment and people's behavior. In Jambi City, Dengue Fever is still a public health problem. This research aims to determine the relationship between environmental factors and the incidence of dengue fever in Jambi City in 2018 - 2022. This research uses Global Moran's analysis and Local Indicator of Spatial Association (LISA) to determine the Hot Spot and Cold Spot areas for dengue cases in Jambi City in 2018 -2022 with a sub-district analysis unit of 62 sub-districts. During 5 years of observation, the results showed that the distribution pattern of dengue fever cases was clustered in 2018-2022. The results of research on the distribution of dengue fever cases from 2018-2022 showed that the lowest cases were in 2021, namely 132 cases, while the highest cases were in 2019, 698 cases. Subdistricts with the HH (High-High) category are referred to as DBD Hot Spot areas, where subdistricts that have high dengue cases are surrounded by high dengue cases, which were also found in 2018, namely Bagan Pete, Rawasari, and Murni subdistricts. In 2019, namely Suka Karya, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Mayang Mangurai, Bagan Pete, Talang Bakung, Payo Selincah and Eka Jaya Villages. In 2020, Pasir Putih, Simpang III Sipin, Paal Lima, Mayang Mangurai, Bagan Pete, Beliung, Talang Bakung, Payo Selincah, and Paal Merah subdistricts. In 2021, namely Thehok Village, Kenali Asam Bawah, Mayang Mangurai, Bagan Pete. In 2022, namely the sub-districts of Pasir Putih, Thehok, Paal Lima, Kenali Asam Bawah, Kenali Asam Atas, Talang Bakung, Lingkar Selatan, and Paal Merah. By knowing the distribution pattern of dengue fever, you can determine regional priorities in implementing intervention programs to prevent and control dengue fever in the Jambi city.
THE RELATIONSHIP OF ENVIRONMENTAL FACTORS AND THE EXISTENCE OF LARGER WITH THE EVENT OF Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) IN PASURUAN REGENCY Fajrina Hidayati; Fitria Eka Putri; Hubaybah; Andree Aulia Rahmat; Yudhastuti; Chatarina
International Journal Of Health Science Vol. 2 No. 3 (2022): November: International Journal of Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v2i3.510

Abstract

      Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute viral-febrile disease, often characterized by headache, bone or joint pain and muscle, and rash as a symptom. In Indonesia in 2011 there were 65,432 cases with 595 deaths. East Java Province has determined outbreaks of DHF since 2015 in 37 districts / cities, with a total of 3,136 cases of dengue fever and 52 deaths. Pasuruan Regency is one of Kabupeten in East Java with the highest death rate from DHF compared to other regencies or cities, which is 28 people in 2020. There are many factors that can affect, pray the only environment and vector. The purpose of this research is to see the relationship of environmental factors and vector with the incidence of DBD in Pasuruan Regency. This research is an observational research with case control design. The sample in this research were 76 respondents consisting of 38 case groups and 38 control groups representing from 3 sub-districts in Pasuruan Regency (Gempol, Beji and Kraton Sub-district). Data analysis with Chi-Square test. The results showed that there was a relationship between water pH in house (p = 0.005, OR = 5,343), indoor air temperature (p = 0.046, OR = 3,221), air humidity in house (p = 0.049, OR = 3,923) and presence of larvae (p = 0.037, OR = 3.032) with the incidence of DHF in Pasuruan Regency. The most influential factor in increasing the risk of DHF incidence in Pasuruan Regency is the pH of water, the temperature inside the house and the presence of larvae around the house. It needs cross-sector cooperation to pay attention to the condition of environmental sanitation so it will not be a good place for Ae mosquito development. aegypti. Providing counseling to people who focus on the source of the problem, and the community in order to prevent the occurrence of transmission of DHF by breaking the chain of transmission.
FKIK Bebas Sampah Plastik: Pengembangan Media Promosi Kesehatan pada Tatanan Khusus dalam Mewujudkan Kampus Sehat Reskiaddin, La Ode; Rahmat, Andree Aulia; Siregar, Sri Astuti; Perdana, Silvia Mawarti; Prasetyo, Yodi
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 01 (2024): Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i01.37911

Abstract

The increasing use of plastic waste in Indonesia has an impact on many sectors. Jambi University's Faculty of Medicine and Health Sciences is committed to addressing waste issues through the Dean's policy. However, the application of the policy is still not optimal, especially regarding health promotion media related to plastic waste and other matters related to disposable packaging waste.  This service aims to develop health promotion media to support the dean's policy.  This service was carried out in the Faculty of Medicine and Health Sciences (FKIK), Jambi University. The method of community service activities includes (1) Coordinating with partners regarding the implementation of activities (2) Searching for literature for the development of educational content (3) Preparing educational messages and forms to be developed (5) Designing educational media in certain settings (6) Making educational posters (7) Distributing educational media. The output of community service is the creation of health promotion media on glasses, jars, plates and teapots that have been applied in campus activities, especially in the dean's meeting room. In addition, several posters that have been made are distributed in the FKIK campus of Jambi University. The need for more massive distribution within the university and developing other media to realize a healthy campus.
SEKOLAH SEHAT ANTI ROKOK: PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN PEER-BASED LEARNING Hubaybah, Hubaybah; Azhary, Muhammad Rifqi; Simatupang, Nanda Agustian; Herwansyah, Herwansyah; Amir, Andy; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 5 (2024): Oktober
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i5.1367

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok dan membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini melalui Program Sekolah Sehat Anti Rokok di MTs N 5 Kenali Besar Kota Jambi. Metode Kegiatan dilaksanakan dari Agustus hingga Oktober 2024 dengan tahapan advokasi, sosialisasi, dan survei terhadap 31 siswa. Penilaian dilakukan menggunakan pre-test dan post-test sebelum dan setelah sosialisasi serta praktik alat peraga mengenai dampak merokok. Analisis data dilakukan menggunakan Uji T Dependen untuk mengukur perbedaan skor pengetahuan. Hasil kegiatan bahwa Rata-rata skor pengetahuan siswa meningkat dari 79,67 pada pre-test menjadi 89,03 pada post-test. Uji T Dependen menunjukkan p=<0,0001, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Sosialisasi, praktik alat peraga, dan edukasi teman sebaya terbukti berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa. Simpulan, Program ini berhasil membentuk siswa sebagai duta anti-rokok yang aktif dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung pencegahan perilaku merokok. Disarankan agar kegiatan ini dilakukan secara rutin untuk terus mendorong generasi yang lebih sehat dan bebas dari rokok. Kata Kunci: Merokok, Peer-Based Learning, Remaja, Sekolah
Distribution Of Dengue Hemorrhagic Fever (DBD) Incidence In Jambi City Fajrina Hidayati; Andree Aulia Rahmat; Adila Solida; Evy Wisudariani; Fitria Eka Putri
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 1 No. 2 (2024): May : International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v1i2.34

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease that is influenced by the environment and people's behavior. In Jambi City, Dengue Fever is still a public health problem. This research aims to distribute dengue hemorrhagic fever (DBD) incidence in Jambi City. This research uses Global Moran's analysis and Local Indicator of Spatial Association (LISA) to determine the Hot Spot and Cold Spot areas for dengue cases in Jambi City in 2018 -2022 with a sub-district analysis unit of 62 sub-districts. During 5 years of observation, the results showed that the distribution pattern of dengue fever cases was in the form of a clustered pattern (I>E[I]) in 2018-2022. The research results on the distribution of dengue fever cases from 2018-2022 showed that the lowest cases were in 2021, namely 132 cases, while the highest cases were in 2019, 698 cases. The results of this study are expected to provide an overview of the distribution of dengue fever incidence in Jambi City in 2018 - 2022 so that it becomes a recommendation material for the Jambi City Health Office or the Jambi City Government in an overview of environmental factors related to dengue fever incidence in Jambi City to prevent various diseases due to poor environmental sanitation in Jambi City. Knowing the distribution pattern of dengue fever can determine regional priorities in implementing dengue fever prevention and control intervention programs in Jambi City.
Determinan Kejadian Pneumonia pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Paal V Kota Jambi Tahun 2024 Sobihannur, Raisa Pasyah; Noerjoedianto, Dwi; Rahmat, Andree Aulia; Rini, Willia Novita Eka; S, Oka Lesmana
PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/pubhealth.v3i4.802

Abstract

Latar belakang: Pneumonia adalah jenis infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru-paru bagian alveoli. Alveoli terisi nanah dan cairan, sehingga sulit bernapas dan membatasi asupan oksigen. Menurut WHO kasus pneumonia tahun 2021 sekitar 740.180 anak, di Indonesia dengan prevalensi 0.86% bayi. Metode Penelitian: Desain penelitian yaitu case control. Populasi pada penelitian ini adalah jumlah kasus pneumonia tahun 2024. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan non probability jenis Purposive sampling. Hasil: Dari hasil uji Chi-Square terdapat hubungan status gizi (OR 21.250; 95% CI; (5.293 - 85.313), suhu (OR 0.265; 95% CI; 0.099 – 0.714) dan tidak ada hubungan kepadatan hunian, kelembaban, pencahayaan, jenis lantai, pendapatan keluarga, peran tenaga kesehatan dan kebiasaan merokok di dalam rumah. Kesimpulan: Faktor resiko gejala pneumonia yang memenuhi syarat adalah status gizi dan kelembaban. Maka diharapkan agar dapat meningkatkan perilaku ataupun kebiasaan menjaga kelembaban rumah dan melakukan pemantauan status gizi bayi secara berkala. Dan hasil penelitian ini bisa menjadikan sebagai bahan masukan dalam pengembangan dan menambah wawasan bagi masyarakat, puskesmas, prodi dan peneliti selanjutnya.
TINJAUAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PT. TRANSPORTASI GAS INDONESIA REGIONAL OFFICE 1 JAMBI Putri, Nadindha Wulandari; Hubaybah, Hubaybah; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.43808

Abstract

Terhitung sejak tahun 2019 hingga 2023, PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi berhasil meraih penghargaan zero accident dan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan SMK3, khususnya pada aspek input dan process. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan dari 6 informan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Penelitian ini dilakukan di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi. Fokus penelitian mencakup aspek input, yaitu penetapan kebijakan K3, perencanaan K3, serta pelaksanaan rencana K3, serta aspek process, yang meliputi pemantauan dan evaluasi kinerja K3, serta peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3. Analisis data dilakukan menggunakan software Nvivo, kemudian diuji dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data yang diperoleh. Aspek input (1) Penetapan kebijakan K3 ditetapkan melalui komitmen HSSE yang disahkan oleh direksi untuk mencegah insiden serta mencapai zero accident, Perencanaan K3 dilakukan melalui HSSE Plan yang disampaikan dalam rapat P2K3, Pelaksanaan rencana K3 didukung SDM K3, sarana dan prasarasana serta pendanaan program K3 yang memadai. Aspek process (2) Pemantauan dan evaluasi kinerja K3 melalui Audit Internal dan Eksternal SMK3, Peninjauan ulang dan peningkatan kinerja SMK3 melalui tinjauan manajemen pusat serta evaluasi prosedur yang digunakan sebagai dasar evaluasi dari hasil audit sebelumnya. Penerapan SMK3 di PT. Transportasi Gas Indonesia Regional Office 1 Jambi, khususnya dalam aspek input dan process, telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012.
Penguatan Generasi Berencana (GenRe) pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas JambiSchool is a means of learning for every student including adolescents, including universities. Teenagers who are studying in college are in a tran Fitri, Adelina; Wulansari, Arnati; Rahmat, Andree Aulia; Rahim, Beny; Mekeama, Luri; Putra, Ashar Nuzulul
BINAKES: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Binakes
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35910/binakes.v5i2.839

Abstract

School is a means of learning for every student including adolescents, including universities. Teenagers who are studying in college are in a transition period towards the adult phase. In this phase adolescents often try new things that are quite different and challenging. It is not uncommon to find teenagers disappearing from lecture activities due to pregnancy outside of marriage, starting to try smoking, stumbling over drugs, and undeniably getting into motorcycle gangs. Thus, this community service program will provide Strengthening Generation Planning (GenRe) to Jambi University Public Health Science Study Program Students. It is hoped that with this activity adolescents will have good knowledge and have more directed life goals in the future. After the education, students' knowledge increased, which can be seen from the average increase from 98.44 to 100. The smallest score was also seen to have increased before the psychoeducation on family readiness, namely 90 to 100. From the results of the Wilcoxon test, sig (2-tailed) 0.025 <0.05 was obtained, which means that there is an effect of providing education on student knowledge of Strengthening Generation Planning (GenRe) in Jambi University Public Health Science Study.
PENCEGAHAN RISIKO STUNTING MELALUI KELAS CATIN DI KECAMATAN JELUTUNG Siregar, Sri Astuti; Asparian, Asparian; Lanita, Usi; Syukri, Muhammad; Ibnu, Ismi Nurwaqiah; Rahmat, Andree Aulia
Jurnal Salam Sehat Masyarakat (JSSM) Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Salam Sehat Masyarakat
Publisher : Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat, FKIK Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssm.v6i2.45886

Abstract

Salah satu pilar dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting yaitu peningkatan komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat dimana salah satu kelompok sasarannya adalah calon pengantin (Catin). Calon pengantin merupakan kelompok sasaran yang perlu mendapatkan intervensi dalam pelayanan kesehatan reproduksi. Salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan hak reproduksi bagi calon pengantin adalah program Kelas Catin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dengan memberikan edukasi melalui Kelas Catin serta mengidentifikasi Catin yang menderita Anemia. Metode pengabdian dilakukan dengan melakukan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi serta pengukuran kadar Hb dalam darah kepada 22 Catin. Hasil kegiatan didapatkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dimana sebelum dilakukan edukasi sebesar 18,2 % dan meningkat sebesar 100% setelah diberikan edukasi. Sebanyak 6 orang Catin diketahui Anemia. Oleh sebab itu, Catin diharapkan berpartisipasi aktif untuk mengikuti edukasi kesehatan dan melakukan pemeriksaan pra nikah di fasilitas kesehatan setempat agar menghindari Catin beresiko melahirkan bayi stunting.