Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Uji Kinerja Mesin Pemotong Adonan Kerupuk Otomatis dengan Pengaturan Ketebalan Potongan Irma Fahrizal; Feby Nopriandy; Suhendra
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v8i2.1934

Abstract

The main problem cracker businesses face is the process of cutting cracker dough. Cutting crackers is currently done using a simple cutting tool, but the disadvantages are low cutting capacity, requiring much energy in operation, and low uniformity of cut results. An effort to overcome these problems is to conduct research by developing a cracker dough-cutting machine. The purpose of this research was to test the performance of an automatic cracker dough cutting machine. The independent variables are dough container motion and piece thickness, while the independent variables are piece capacity, piece uniformity, and percentage of damaged pieces. The dough container motion was varied into four treatments, namely 15, 17, 20, and 24 movements/minute. The dough piece thickness was varied into three 1, 2, and 3 mm treatments. Increasing the dough container movement per minute can significantly increase the capacity and percentage of piece damage. The largest capacity was achieved in treating 2 mm thick pieces with 24 dough container movements/minute, resulting in 2,004 pieces/hour. The uniformity of the best-cut results in the 3 mm thick cut with a value of 92.84%. The smallest percentage of piece damage is obtained in the treatment of 1 mm thick pieces with a dough container motion of 15 movements/minute, resulting in a damage percentage of 15.91%.
Pengembangan dan Uji Kinerja Pengering Tipe Rotari untuk Pengeringan Bahan Baku Bubur Pedas Instan suhendra, suhendra; Nopriandy, Feby; Junardi, Junardi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.3793

Abstract

Permasalahan dalam pengolahan makanan tradisional bubur pedas instan adalah tahap pengeringan bahan baku. Bubur pedas instan dengan bahan baku berbagai daun-daun membutuhkan proses pengeringan yang efisien untuk menjaga aroma, warna, dan kandungan gizi daun. Berdasarkan permasalah tersebut, dilakukan pengembangan pengering tipe rotari yang sesuai untuk pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah melakukan pengembangan pengering tipe rotari serta melakukan uji performansi pengering tersebut dalam proses pengeringan bahan baku bubur pedas instan. Pengembangan pengering ini dilakukan dengan menambahkan 1 buah drum bagian dalam yang ditutup wiremesh untuk mencegah kontak langsung antara drum pemanas dan bahan baku. Data yang dianalisis dalam penelitian ini mencakup laju pengeringan dan penurunan kadar air. Data tersebut diukur setiap 20 menit dengan waktu proses pengeringan 120 menit. Massa setiap bahan baku yang diuji adalah 200 gram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengering tipe rotari hasil pengembangan berhasil meningkatkan efisiensi pengeringan. Proses pengeringan selama 120 menit mampu mengurangi kadar air daun pakis 78,69%, daun singkil 61,01% dan daun katuk 54,92%. Kualitas pengeringan menunjukkan hasil yang lebih baik secara visual, dimana  bahan yang dikeringkan lebih hijau.
Peningkatan Kapasitas Produksi Unit Usaha Bubur Pedas Instan “Superburdas” Melalui Penerapan Teknologi Penyiang Daun Pakis Nopriandy, Feby; Suhendra, Suhendra; Anjiu, Leo Dedy; Erwin, Erwin
Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PPPM) POLITEKNIK NEGERI SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47767/hippocampus.v4i1.883

Abstract

The partner was a business unit engaged in processing instant bubur pedas with the SuperBurdas trademark. This business started in 2022 until now it has grown rapidly. The problem experienced by partners was in the process of preparing raw materials. The process of preparing raw materials, especially for vegetables, was done traditionally using human labor. This process was quite time-consuming, labor-intensive and very impractical. Based on these conditions, the implementation team offered a solution in the form of applying fern leaf weeder machine technology to partners. This service activity includes making a fern weeder machine, machine functional testing, operation and maintenance training, asset handover and activity evaluation. This activity has an impact on increasing partner knowledge and skills and increasing work capacity in the instant bubur pedas production process. The fern leaf weeder machine is able to increase the capacity of manual weeding of ferns by 0.9 kg / hour to 3.15 kg / hour when using a machine.
Pengembangan Mesin Pembentuk Ekor Peluru pada Senjata Sumpit dengan Pemakanan Otomatis Leo Dedy Anjiu; Erwin; Suhendra; Feby Nopriandy; Irma Fahrizal B.N.
Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Proklamasi 45 University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30588/jeemm.v9i2.2366

Abstract

Sumpit merupakan senjata tradisional suku Dayak yang saat ini telah mengalami perkembangan, terutama dalam proses produksi sumpit atau peluru sumpit. Selama ini proses produksi khususnya untuk peluru sumpit masih dilakukan secara tradisional. Kelemahan sistem produksi secara tradisional adalah kurang presisi dan tidak seragam. Upaya penyelesaian masalah dilakukan dengan mengembangkan mesin pembentuk ekor peluru sumpit menggunakan sistem pemakanan otomatis. Penelitian ini bertujuan merancang bangun dan menguji kinerja mesin pembentuk ekor peluru sumpit dengan pemakanan otomatis. Tahapan penelitian meliputi proses pembuatan mesin, penulisan koding program, uji verifikasi mesin, uji kinerja mesin, pengambilan dan analisis data. Uji kinerja yang dilakukan pada mesin berupa pengukuran kapasitas produksi dan keseragama ukuran. Mesin hasil rancang bangun memiliki dimensi panjang 62 cm, lebar 60 cm, tinggi 110 cm. Mesin terdiri atas 3 motor yaitu motor pemutar ekor peluru menggunakan motor listrk 125 watt, motor pemotong menggunakan motor listrk 125 watt dan motor penggerak eretan menggunakan motor stepper. Pergerakan motor dikontrol oleh mikrokontroler Arduino UNO. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin pembentuk ekor peluru sumpit memiliki kapasitas produksi rata-rata 18,10 butir/jam. Hasil pengujian keseragaman ukuran menunjukkan bahwa rata-rata keseragaman dimensi A dan B masing-masing sebesar 98,93% dan 98,94%, sedangkan dimensi C dan D mencapai 97,85% dan 96,89%.
Pelatihan Teknologi Panel Surya bagi Warga Kampung Mentawai, RT 14-15, Dusun Sarang Burung, Desa Beringin, Sambas Santoso, Pande Putu Agus; Suhendra, Suhendra; Nopriandy, Feby; Ningsih, Irma Fahrizal Butsi; Rais, Amien; Hakim, Muhammad Hanik; Walafiat, Rahmat Bagus; Seftian, Seftian; Ayumi, Basha
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8189

Abstract

Kampung Mentawai terletak di Dusun Sarang Burung, Desa Beringin, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Ketiadaan aliran listrik dan sumber air bersih di wilayah ini merupakan permasalahan prioritas. Guna mereduksi permasalahan tersbut maka dilaksanakan Program Kemitraan Masyarakat menggunakan metode Participatory Action Learning System (PALS) yang terdiri atas tiga tahap yakni penyadaran, pengkapasitasan dan pendampingan. Kegiatan pelatihan teknologi panel surya dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2025 yang terdiri atas pretest, penyampaian materi, postest, uji keterampilan mitra, dan kuisoner kepuasan mitra. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebesar 60,69% setelah proses pelatihan dilakukan. Rata-rata skor keterampilan mitra setelah pelatihan adalah 4,6 atau berada pada kategori baik. Rata-rata skor kepuasan mitra setelah proses pelatihan adalah 4,5 atau berada pada kategori sangat baik. Hal ini bermakna bahwa pelatihan yang diberikan memberikan dampak yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keteampilan mitra tentang teknologi panel surya.