Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Inhibitory Of Orange (Citrus sinensis) Waste Extracted With N-Hexana Solution As Antibiotic In Broiler Haroen, Ucop
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 19 No 2 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.52 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v19i2.3845

Abstract

The experiment was designed to study the uses of orange waste extracts with solution of n-hexana in inhibiting the pathogen bacteria on broilers. Orange wasteextracts with solution n-hexana, E.coli and S.enteridisbacteria, were assigned into the zone of inhibition (Disc) and minimum inhibitory concentration (MIC).Completely randomized design was used in the present study, were randomly allocated to five treatments groups given varying in concentrations of orange waste extracts. P0 = antibiotic, P1 = 250 ppm orange waste extracts, P2 = 500 ppm orange waste extracs, P3 = 750 ppm orange waste extracs and P4 = 1000 ppm orange waste extracts. Supplemented with an antibiotic only was used as a control. The concentrations 1000 ppm of MIC were testshowed inhibition of orange waste extracts higher with a percentage minimum 22,87% for the bacteriumE. coliand 18,99% for the S. enteriditisthan index activity 2,50for the bacterium E. coli and 2,75for the S. enteriditis.
Penggunaan Ekstrak Fermentasi Jahe (Zingiber officinale) Dalam Air Minum Terhadap Kualitas Karkas Ayam broiler: The use of fermented ginger (Zingiber officinale) extract in the drinking water on the carcass quality of broiler Haroen, Ucop; Budiansyah, Agus
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 21 No 2 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.092 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v21i2.6773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh tingkat penggunaan ekstrak fermentasi jahe (Zingiber officinale) dalam air minum terhadap konsumsi air minum, kualitas karkas (bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, kolesterol karkas, bobot lemak abdomen) dan konsumsi ransum ayam broiler. Materi yang digunakan adalah ayam broiler umur satu hari unsex, strain Lohman sebanyak 200 ekor. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri 5 perlakuan dan 4 ulangan masing-masing ulangan terdiri dari 10 ekor ayam. Perlakuan terdiri dari P0 = Air minum tanpa penambahan ekstrak fermentasi jahe (kontrol); P1 = Air minum denagn penambah 2cc ekstrak fermentasi jahe ; P2 = Air minum dengan penambahan 4cc ekstrak fermentasi jahe; P3 = Air minum dengan penmahan 6cc ekstrak fermentasi jahe; P4 = Air minum dengan penambahan 8cc ekstrak fermentasi jahe. Variabel yang diamati adalah konsumsi air minum, kualitas karkas (bobot potong, bobot karkas, persentase karkas, kolesterol karkas, lemak abdomen) dan konsumsi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak fermentas jahe dalam air minum menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap konsumsi ransum dan kualitas karkas (bobot potong, bobot karkas, persentase karkas tetapi penggunaan ekstrak fermentasi jahe dalam air minum dapat menurunkan kolesterol karkas dan bobot lemak abdomen. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah penggunaan ekstrak fermentasi jahe (Zingiber officinale) dapat digunakan sampai taraf 8 cc dalam air minum, dapat meningkatkan qualitas karkas dan konsumsi ransum dan dapat menurunkan kolesterol karkas dan bobot lemak abdominal ayam broiler.
Pengaruh Penggunaan Temu Putih (Curcuma zedoaria) sebagai Feed Additive Alami dalam Ransum terhadap Panjang Usus, Bobot Hati dan Bobot Pankreas Ayam Broiler Nurdin, Pajar; Haroen, Ucop; Sumadja, Wiwaha Anas
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 25 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.099 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v25i2.19624

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung temu putih (Curcumae zendoria) sebagai feed additive alami dalam ransum terhadap panjang usus, bobot hati dan bobot pankreas ayam broiler. Bahan yang digunakan dalam peneltian ini adalah 240 ekor doc ayam broiler, tepung temu putih, jagung kuning, poles, tepung ikan, bungkil kedelai, bungkil kelapa, minyak sayur serta bahan lain seperti kalsium karbonat (CaCO3), DL-metionin, dan L-lisin. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah tempat pakan dan tempat minum, lampu 40 watt, timbangan, desinfektan, pengapuran, serbuk gergaji, koran, sapu, pel, ember, wadah penyimpanan, sarung tangan, meja processing, pisau, panci, kompor, dan alat pencabut bulu. Data yang diperoleh dari setiap parameter yang diamati dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA). Apabila terdapat perbedaan yang nyata, maka perlu dilakukan uji lanjut dengan metode uji Duncan.