Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Penerapan Program Adiwiyata pada Kesadaran Lingkungan Peserta Didik SMPN 20 Jakarta Nadia Putri Sinaga; Abdul Haris Fatgehipon; Dian Alfia Purwandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Program Adiwiyata di SMPN 20 Jakarta yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, hambatan, serta faktor kesadaran lingkungan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Adiwiyata telah dilaksanakan melalui empat komponen utama yaitu Kebijakan berwawasan lingkungan, Kurikulum berbasis Lingkungan, Kegiatan berbasis Partisipatif dan Sarana Prasarana Program Adiwiyata dengan berbagai upaya pada setiap komponennya guna membentuk kesadaran lingkungan peserta didik yang dirancang secara sistematis dan partisipatif. Implementasi program mencakup visi, misi, dan aturan sekolah; kurikulum berbasis lingkungan melalui pembelajaran, kokurikuler, dan ekstrakurikuler; kegiatan partisipatif berupa sosialisasi dan kegiatan rutin; serta sarana dan prasarana pendukung. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan yaitu perbedaan karakteristik peserta didik, keterbatasan kompetensi guru, dan rendahnya konsistensi pembiasaan. Peserta didik masih menunjukkan kesadaran lingkungan yang belum optimal yang oleh faktor ketidaktahuan berupa terbatasnya pemahaman isu dan solusi lingkungan, faktor kemiskinan dalam konteks kurangnya pembiasaan serta dukungan lingkungan keluarga, faktor kemanusiaan berupa rendahnya minat dan rasa tanggung jawab, motivasi, dan konsistensi perilaku, serta faktor gaya hidup yang cenderung praktis dan konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pembelajaran kontekstual, peningkatan sosialisasi dan pelatihan, pengawasan dan pembiasaan di sekolah, serta sinergi yang berkelanjutan antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran lingkungan peserta didik secara optimal.
Lingkungan Teman Sebaya Dan Lingkungan Keluarga Dalam Membentuk Motivasi Belajar IPS Siswa SMP Ardilla Septiawati; Budiaman Budiaman; Dian Alfia Purwandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan teman sebaya dan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Bekasi, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Bekasi sebanyak 352 siswa, dengan sampel sebanyak 187 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat analisis (normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), analisis korelasi Pearson Product Moment, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap motivasi belajar IPS, dengan nilai thitung 5,205 > ttabel 1,973 dan signifikansi 0,000 < 0,05; (2) lingkungan keluarga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap motivasi belajar IPS, dengan nilai thitung 2,308 > ttabel 1,973 dan signifikansi 0,022 < 0,05; (3) secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar IPS dengan nilai Fhitung 26,209 > Ftabel 3,05 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Model regresi yang dihasilkan adalah Y = 20,862 + 0,385X1 + 0,149X2, dengan koefisien determinasi sebesar 22,2%. Temuan ini memperkuat penerapan Teori Ekologi Bronfenbrenner pada lapisan mikrosistem dan memberikan implikasi praktis bagi guru, orang tua, serta peneliti selanjutnya dalam upaya meningkatkan motivasi belajar IPS siswa.