Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelayanan Peningkatan Kemampuan Melaksanakan Asesmen dan Diagnosis Kesulitan Belajar pada Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Lombok Utara Baiq Nada Buahana; I Wayan Karta; I Made Suwasa Astawa; Aulia Dwi Amalina; Filsa Era Sativa
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JAMSI - Januari 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.611

Abstract

Kabupaten Lombok Utara terdapat 1040 guru TK/PAUD, sebagian besar berijasah bukan Psikologi/S1 PG-PAUD. Pembelajaran di PAUD sebagaimana dimuat pada Permen Diknas No. 146 tahun 2014. Hasil pengamatan terhadap sampel guru PAUD yang ikut PPG dalam jabatan tahun 2021, Sebagian besar dari mereka belum mampu melakukan asesmen dan diagnosis kesulitan belajar yang komprehensif, sehingga pelayanan pendidikan tidak sesuai dengan kebutuhan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode projek, mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monetoring dan evaluasi, serta pelaporan. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahap, yaitu: tahap penanaman konsep, tahap praktik analisis, evaluasi dan diagnosis kesulitan belajar, tahap praktik langsung melakukan diagnosis, kesulitan belajar dan pemberian layanan, tahap refleksi dan penyusunan progarm tindak lanjut. program ini dimulai pada awal Juni sampai dengan akhir November 2022, melibatkan 4 tenaga pelaksana 2 mahasiswa dan 25 guru yang memiliki tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Setiap tahap kegiatan dilakukan pengukuran dan evaluasi terhadap capaian kompetensi yang ditargetkan. Data dikumpulkan dengan instrumen tes dan observasi, serta analisis produk hasil karya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguasaan konsep asesmen dan diagnosis kesulitan belajar AUD, kemampuan menyusun rencana asesmen dan diagnosis kesulitan belajar AUD, serta kemampuan melaksanakan analisis dan pelaporan asesmen diagnosis kesulitan belajar AUD menunjukkan hasil yang signifikan setelah mengikuti workshop yaitu taraf signifikansi 0,000 < 0,05.
Deskripsi Kemampuan Literasi Anak Kelompok B di PAUD Negeri Kecamatan Palibelo Tahun 2022 Hidayatussoalihah Hidayatussoalihah; I Wayan Karta; Ika Rachmayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.963

Abstract

Pendidikan anak usia dini bertujuan untuk mengembangkan semua aspek perkembangan yang dimiliki anak. Salah satunya adalah perkembangan bahasa di dalamnya mencakup kemampuan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi anak kelompok B di PAUD Negeri Kecamatan Palibelo. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di TK Negeri Pembina bulan April tahun 2022. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi anak kelompok B di PAUD Negeri Kecamatan Palibelo sudah berkembang sesuai harapan. Artinya literasi dini anak sudah mampu memahamai bahasa lisan, berkomunkasi dengan baik, mengerti bahasa yang disampaikan guru. Kemampuan literasi dasar anak sudah mampu mendengarkan dengan baik tentang materi alam semesta, anak mampu berbicara dengan lancar, anak sudah mampu membaca beberapa kata, menulis nama sendiri, menulis kata. Anak mampu membedakan buku bacaan dan memanfaatkan literasi perpustakaan. Anak sudah mengetahui dan memahami manfaat literasi media. Anak mampu ampu memanfaatkan literasi teknologi. Anak mampu memahami manfaat literasi visual.
Pengaruh Permainan Puzzle Terhadap Perkembangan Kognitif, Motorik Halus dan Sosial Emosional Pada Anak Kelompok B di TK Aisyiyah Labuhan Haji Gea Fawita Akbar; I Wayan Karta; I Made Suwasa Astawa
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1042

Abstract

Pendidikan  anak usia dini dilakukan untuk pembinaan kepada anak dengan memberikan rangsangan pendidikan sejak awal untuk membantu memaksimalkan pertumbuhan dan pekembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif, motorik halus dan sosial emosional pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Labuhan Haji Kecamatan Labuhan Haji, sampel yang digunakan berjumlah 34 anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu eksperimen dengan bentuk group pretest–posttest design. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji t-test dengan taraf signifikan 5%. Adapun hasil nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan data pre-test dan post-test terhadap perkembagan kognitif, motorik halus dan sosial emosional. Nilai t pada perkembagan kognitif thitung sebesar 32,171, motorik halus thitung sebesar 19,933 dan sosial emosional thitung sebesar 20,613 sedangkan ttabel dengan nilai df 33 yaitu sebesar 2,042. Dengan demikian nilai thitung > ttabel maka dapat disimpulkan ada pengaruh permainan puzzle terhadap perkembangan kognitif, motorik halus dan sosial emosional pada anak kelompok B di TK Aisyiyah Labuhan Haji.
Pengaruh Sarana Prasarana Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Terhadap Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kabupaten Lombok Utara Tahun 2022 Wayan Subadre; Abdul Wahab Jufri; I Wayan Karta
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v7i1.129

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menemukan pengaruh sarana prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran terhadap mutu pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan perbedaan mutu pendidikan di SMP Negeri Kabupaten Lombok Utara yang memiliki perbedaan sarana prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian kausal komparatif. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 270 orang guru ASN yang tersebar di 16 SMP Negeri Kabupaten Lombok Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling pada tiap sub populasi dan sampel ditentukan secara random. Sampel pada penelitian ini berjumlah 160 orang guru. Uji hipotesis menggunakan Analisys of Varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sarana prasarana tergolong cukup (69,04%); 2) Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran tergolong cukup (68,51%); 3) Mutu pendidikan tergolong baik (81,04%); 4) Sarana prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan (p ≤ 0,005); 5) Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan (p ≤ 0,005); dan 6) Tidak terdapat pengaruh interaksi sarana prasarana dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran terhadap peningkatan mutu pendidikan (p > 0,005).
HUBUNGAN KECERDASAN INTERPERSONAL DENGAN KOMUNIKASI ANAK USIA 4–5 TAHUN DI PAUD PERMATA HATI ISLAMIC PRESCHOOL TAHUN AJARAN 2016/2017 Nur Samaratul Qalbi; Muazar Habibi; Baiq Nilawati Astini; I Wayan Karta
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 2: edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.318 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the existence of a positive and significant correlation between interpersonal intelligence and communication for children aged 4-5 years in PAUD Permata Hati Islamic Preschool in the 2016/2017 academic year. The methodology in this research is quantitative associative. There are 2 variables in this study, namely interpersonal intelligence as the independent variable and communication as the dependent variable. The population in this study amounted to 36 children, as well as the number of samples, namely 36 children, because it used a saturated sample, where the number of samples was the same as the total population. The data collection method used is observation. The data analysis technique used is Pearson's product moment formula (simple or single correlation) to calculate the regression between interpersonal intelligence and communication variables. This study has a simple or single correlation test result of 0.918. So, rcount > rtable (0.918 > 0.329). The rtable value was obtained from N = 36 with a significance level of 5%. This shows that there is a positive and significant correlation between interpersonal intelligence and communication for children aged 4-5 years at PAUD Permata Hati Islamic Preschool in the 2016/2017 academic year.
PENGASUHAN PADA KELUARGA PETANI DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI JEMPONG BARU KECAMATAN SEKARBELA Ismayawati Putri; I Wayan Karta; Baik Nilawati Astini; Abdul Kadir Jaelani
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 10 No 1: Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.664 KB)

Abstract

Parenting applied by parents greatly affects social child's emotions. Conditions of families who have children aged 5-6 years in Jempong Baru Village, Sekarbela District, Mataram City, that children The parents are often left behind by working from morning to evening. The formulation of the problem in this study is how to take care of the family farmer children aged 5-6 years and What are the characteristics of social development emotional farmer children aged 5-6 years. This type of research is qualitative phenomenological, with observations, interviews, analysis of documentation, FGD as The main data collection techniques. The analysis uses qualitative analysis: Data display, data reduction, and data verification. This research found that many arrangements of parenting are applied, more care is done by the mother. Because the father works as the head of the family, but in the father's free time still helps the mother take care of her children, parenting children in this farming family produce children who independent and the communication that is built is also good because they understand the language used by the local community. Thus this thingincluding in democratic family upbringing. Research that carried out must be more in-depth to understand the subject under study, in conducting research must be more intensive so that more data can be obtained and proven results.
DAMPAK BELAJAR DARI RUMAH (BDR) PADA MASA COVID-19 TERHADAP KARAKTER ANAK USIA DINI Sofia Puspalaya; I Wayan Karta; Ika Rachmayani; Muazar Habibi
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.163 KB)

Abstract

Banyaknya kendala yang terjadi dari sistem belajar dari rumah seperti banyaknya orang tua yang tidak bisa menggunakan gadget sehingga pembelajaran terhambat yang mengakibatkan anak lupa dengan kewajibannya. Oleh karena itu pengembangan karakter melalui penyisipan nilai karakter menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi degradasi moral bangsa Indonesia di setiap usia, khususnya pada anak usia dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan belajar dari rumah di desa Teruwai selama COVID-19 dan mengetahui dampak yang terjadi pada saat pelaksanaan belajar dari rumah berlangsung. Manfaat dari penelitian ini diketahuinya dampak belajar dari rumah selama COVID-19 terhadap karakter anak di Desa Teruwai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, obervasi dan dokumentasi. objek dalam penelitian ini adalah 2 orang anak yang berumur 5-6 tahun dari 2 TK di Desa Teruwai. Analisis data yang di gunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu kurangnya kedisplinan anak, kurangnya sikap tanggung jawab dan kemandirian anak dalam mengerjakan tugas dikarenakan anak lebih senang bermain dan bahkan anak mengandalkan orang tua untuk mengerjakan tugas yang diberikan. Emosional anak kurang bisa dikendalikan diakibatkan jenuhnya anak ketika tidak bisa keluar dari lingkungan sekitar rumah. Tapi sosial anak meningkat dikarenakan selama BDR anak bermain dengan teman maupun keluarga.
PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN SASTRA TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK KELOMPOK B DI TK KREATIVA Sartini; I Wayan Karta; Ika Rachmayani; Baik Nilawati Astini
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.54 KB)

Abstract

Sastra tradisional dapat digunakan sebagai media pendidikan dan pembelajaran dalam menumbuhkembangkan kemampuan anak. Namun penerapan pembelajaran menggunakan sastra tradisional belum banyak diterapkan secara optimal oleh lembaga sekolah untuk menumbuh-kembangkan kemampuan yang dimiliki anak. Salah satu sekolah yang menerapkan pembelajaran sastra tradisional adalah TK Kreativa Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui penerapan pembelajaran menggunakan sastra tradisional; kemampuan sosial-emosional; dan implikasi penerapan sastra tradisional dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak kelompok B di TK Kreativa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif, menerapkan model analisis interaktif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data meliputi uji credibility dan dependability. Hasil penelitian menyatakan bahwa pembelajaran sastra tradisional yang diterapkan di TK Kreativa menggunakan legenda, cerita binatang, dan dongeng terutama pada pijakan awal. Cerita legenda, cerita binatang, dan cerita dongeng, dibacakan oleh guru, dapat memberikan kesenangan, mengembangkan imajinasi, peniruan tokoh-tokoh dalam berperilaku dikehidupan sosial, dan membentuk nilai-nilai pada anak. Di akhir kegiatan pembelajaran dilakukan penilaian terhadap kemampuan sosial-emosional anak, dengan penerapan sastra tradisional. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan dapat memunculkan dan meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak. Diharapkan sastra tradisional selalu digali dan digunakan sebagai materi pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini.
PENGEMBANGAN PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF, BAHASA DAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN (Studi Kasus Di Dusun Montong Belae Kecamatan Keruak Tahun 2020-2021) Siti Nurbaizura; I Wayan Karta; I Nyoman Suarta; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.005 KB)

Abstract

Permainan ular tangga merupakan permainan yang dikembangkan dan dimainkan diatas papan permainan yang sudah didesain oleh peneliti sesuai kebutuhan anak usia 5-6 tahun dengan tema tanaman. Pada permainan ini terdapat papan permainan, dadu, pion, dan kartu huruf dalam penerapan peramainannya. Adapun metode yang digunakan dalam permainan ini dalah deskriftif kualitatif menggunakan pendekatan Borg and Gall dengan 8 tahapan dimana dalam pengumpulan datanya mengguakan observasi dan dokumentasi serta uji para ahli. Subyek pada pelitian ini sebanyak 3 orang anak dengan usia 5-6 tahun di Dusun Montong Belae Kecamatan Keruak. Pada penelitian ini memfokuskan pada tiga perkembangan yaitu aspek kognitif, bahasa, dan sosial emosional anak. Hasil penelitian pada pengembangan permainan ular tangga ini terdapat pada desainnya dan langkah-langkahnya yang sudah di modifikasi sehingga dapat mengoptimalkan perkembangan anak dimana terlihat pada pengembangan I (pertemuan I) sebesar (40,84%) mengalami peningkatan yang signifikan pada pengembangan III (Pertemuan VI/Akhir) dengan persentase sebesar (95,54%) pada aspek kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Kata kunci : permainan ular tangga, kemampuan kognitif, bahasa dan sosial emosional
DESKRIPSI PENGASUHAN DAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 5-6 TAHUN PADA KELUARGA AMAK DAN DAE STUDI KASUS DI KECEMATAN DONGGO KABUPATEN BIMA Ayu Anggryani; I Wayan Karta; Fahruddin; Ika Rachmayani
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.533 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi pengasuhan dan tumbuh kembang anak usia 5-6 tahun pada keluarga amak dan dae studi kasus di kecamatan donggo kabupaten bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah 2 anak dan dari keluarga utuh Amak dan Dae. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada hasil instrumen pengasuhan orang tua pada keluarga Amak mendapatkan presentase sebesar 47, 72% dengan pengasuhan yang digunakan yaitu pengasuhan otoriter, dan presentase aspek perkembangan anak sebagai berikut: (1) perkembangan nilai moral dan agama memperoleh nilai presentase sebesar 33, 33%, (2) kognitif memperoleh nilai presentase sebesar 27,77%, (3) sosial emosional memperoleh nilai presentase sebesar 29,72%. Pengasuhan orang tua pada keluarga Dae mendapatkan nilai presentase sebesar 44,68% dengan pengasuhan yang digunakan yaitu pengasuhan demokratis. Sedangkan presentase aspek perkembangan anak yang diperoleh pada keluarga Dae yaitu, (1) perkembangan nilai moral dan agama memperoleh nilai presentase sebesar 34,61%. (2) kognitif memperoleh nilai presentase sebesar 27,77%, (3) sosial emosional memperoleh nilai presentase sebesar 27,5%. Kata Kunci: Pengasuhan, Tumbuh Kembang Anak. PAUD