Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

SOSIALISASI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARI BARANG HABIS PAKAI PADA MATA PELAJARAN IPS Zulham Siregar; Kahar Mashuri; Yusda Novianti; Eka Darliana; Riska Fadilla
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2024): JPKM
Publisher : LPPM STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dan siswa dalam pemanfaatan barang habis pakai sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran IPS. Media pembelajaran yang inovatif dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPS secara lebih konkret dan interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan di smks al mashum kisaran serta melibatkan tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Pada tahap persiapan, dilakukan identifikasi kebutuhan dan koordinasi dengan sekolah. Tahap pelaksanaan mencakup pelatihan dan lokakarya pembuatan media pembelajaran berbasis barang habis pakai, sedangkan tahap evaluasi dilakukan melalui angket dan observasi terhadap efektivitas media yang telah dibuat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan keterlibatan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Guru merasa lebih terbantu dalam menyampaikan materi, sementara siswa lebih antusias karena dapat berpartisipasi aktif dalam pembuatan media pembelajaran. Selain itu, kesadaran terhadap pentingnya daur ulang dan pemanfaatan barang bekas juga meningkat. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi solusi alternatif dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, efektif, dan berwawasan lingkungan.
DAMPAK SOSIAL MEDIA TERHADAP PERILAKU BERPACARAN REMAJA DI SMAN 1 BAHOROK Kahar Mashuri
Jurnal Berbasis Sosial Vol 1 No 1 (2020): JBS
Publisher : Prodi Pendidikan IPS STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial dapat mempengaruhi perilaku dari penggunanya, dari pengaruh yang baiksampai pengaruh yang buruk. Dampak baik dari media sosial diantaranya adalah penunjanguntuk menumbuhkan minat belajar, mencari informasi tentang pendidikan, Sedangkandengan mudahnya mengakses media sosial dan kurangnya pengawasan dalam menggunakanmedia social dapat mengakibatkan penyalahgunaan dalam mengakses media social, diantaramengakses situs-situs yang berbau pornografi. Tujuan penulisan ini adalah untukmemberikan gambaran pengaruh paparan sosial media terhadap perilaku berpacaran padaremaja di SMA 1 Bahorok. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik. Rancanganpenulisan yang digunakan dalam penulisan ini adalah cross sectional dengan populasi siswaSMA 1 Bahorok kelas XI dengan jumlah 99 responden. Sampel yang digunakan sejumlah 79responden yang didapatkan menggunakan teknik sampling simple random sampling. Darihasil penulisan Paparan sosial media sebagian besar berdampak pada perilaku negative 79responden (79,8%). Status pacaran sebagian besar responden pernah melakukan pacaran 73responden (73,3%). Gaya berpacaran terdapat 18 responden yang pernah melakukan ciuman(18,2%), 11 responden yang pernah bercumbu dengan pasangannya (11,1%) dan terdapat 1responden yang pernah melakukan hubungan seksual dengan pasangannya (1%). Perilakuberpacaran yang dilakukan siswa sebagian besar siswa yang menjalin hubungan (pacaran)mempunyai perilaku yang tidak beresiko 77 responden (77,8%). Uji Chi Square didapatkan pvalue 0,039 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara paparan media socialdengan perilaku pacaran pada siswa kelas SMA 1 Bahorok Kata Kunci: Perilaku, Media Sosial, Pacaran
STRATEGI PEMBELAJARAN DARING GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI ERA COVID-19 Studi Pada Guru SMP Negeri I Bahorok Kabupaten Langkat Kahar Mashuri, S.Sos.i, M.Si
Jurnal Berbasis Sosial Vol 1 No 2 (2020): JBS
Publisher : Prodi Pendidikan IPS STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Didalam proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat, di mana pendidik memberikan keteladanan dan membangun kemauan peserta didik untuk berpartisipasi aktif, mengembangkan potensi, kreativitas dan kemandiriannya sesuai dengan bakat, minat serta perkembangan fisik dan psikologis. Akan tetapii disaat ini proses tersebut tidak lagi bisa dilakukan dengan baik seperti biasanya, semua itu disebabkan dunia sedang diguncang dengan adanya virus corona atau yang sekarang disebut dengan Covid- 19 (Corona Virus Desease), Negara Indonesia pun tak luput dari paparan Covid-19. Bahkan Indonesia menjadi negara dengan jumlah akumulasi paparan Covid-19 tertinggi di Asia Tenggara. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran daring guru sekolah menengah pertama di era covid-19 ( Studi kasus pada Guru SMP Negeri I Bahorok Kabupaten Langkat ). Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah studi kasus melalui wawancara dengan analisis tematik pada 5 ( Lima ) guru SMP negeri 1 Bahorok Kabupaten Langkat dan beberapa orang tua murid yang sedang bersekolah di SMP Negeri I Bahorok Kabupaten Langkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum strategi pembelajaran daring guru SMP negeri 1 Bahorok Kabupaten Langkat adalah dengan mendatangi murid ke rumah-rumah untuk mengajari cara belajar melalui daring.
Dampak Covid 19 Terhadap Pendidikan Di SMP Negeri 2 Bahorok Desa Timbang Lawan Dea Sri Awalina; Kahar Mashuri; Harry Pratama Figna
Jurnal Berbasis Sosial Vol 3 No 1 (2022): JBS
Publisher : Prodi Pendidikan IPS STKIP AL MAKSUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia is one of the countries infected with the Covid-19 pandemic. Corona virus 2019 (COVID-19) is an infectious disease caused by acute corona virus 2 respiratory syndrome (SARS-CoV-2). So that the impact on the community and students can not meet directly on campus or in public places. Based on Nielsen's research entitled "Race Against the Virus, the Indonesian Consumer Response towards COVID-19" revealed that as much as 50% of Indonesian people began to reduce activities outside the home, and 30% of them said that they planned to shop more frequently online. Likewise, teaching and learning activities are carried out from home and even work is done from home with the aim of reducing Covid-19 epidemic.
STRENGTHENING SHARIA ECONOMIC LITERACY THROUGH HALAL TRANSACTION EDUCATION TO THE COMMUNITY OF TELUK BAKUNG VILLAGE, TANJUNG PURA DISTRICT Muhammad Sadri; Kahar Mashuri; Dina Alviany
International Journal of Economic, Technology and Social Sciences (Injects) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : CERED Indonesia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sharia economic literacy is an important factor in shaping people's economic behavior in accordance with Islamic sharia principles. However, there are still many rural communities who do not understand the concept of halal transactions comprehensively so that daily economic practices are still dominated by habits without paying attention to the aspects of contracts, transparency, and justice. This research aims to analyze the strengthening of sharia economic literacy through halal transaction education to the people of Teluk Bakung Village, Tanjung Pura District. The study used a qualitative method with Norman Fairclough's Critical Discourse Analysis (CDA) approach. Data was obtained through observation, in-depth interviews, Focus Group Discussions (FGD), and documentation, then analyzed through three dimensions of CDA, namely text analysis, discursive practices, and social practices. The results of the study show that halal transaction education is able to increase public understanding of the concept of sharia economics, the principle of contracts, the prohibition of usury, gharar, and maysir, as well as encourage changes in attitudes in applying the values of honesty, openness, and responsibility to economic activities. Education also forms a collective awareness that halal transactions are part of the implementation of Islamic teachings as well as an instrument for community economic empowerment. This study concludes that halal transaction education is an effective strategy in strengthening sharia economic literacy and supporting the realization of village economic development that is fair, sustainable, and based on sharia values.
STRATEGI PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL MELALUI PENERAPAN MODEL ROLE PLAYING DI SEKOLAH MIN 7 LANGKAT Kahar Mashuri
Jurnal Binagogik Vol. 9 No. 1 (2022): JURNAL BINAGOGIK
Publisher : LPPM Universitas Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61290/pgsd.v9i1.32

Abstract

Riset ini bertujuan buat mengenali Proses, Penerapan serta hasil Nilai perencanaan pelaksanaanstrategi pendidikan IPS lewat Pelaksanaan Model Role Playing dalam tingkatkan prestasi hasil belajar siswakelas VI pada mata pelajaran IPS MIN 7 Langkat yang terletak di Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat,dan hambatan dalam pelaksanaan strategi pendidikan IPS melalui Pelaksanaan Model Role Playing dalamtingkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VI serta berikutnya upaya yang ditempuh buat menanggulangikendala- hambatan dalam mempraktikkan strategi pendidikan IPS melalui Pelaksanaan Model Role Playingdalam tingkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran IPS di MIN 7 Langkat. Ada pulatata cara yang digunakan dalam riset ini ialah riset kualitatif. Metode pengumpualan informasi ialah denganmetode observasi, interview/ wawancara serta dokumentasi.Sebagian tahapan riset ini berbentuk tingkat yangmeliputi perencanaan, penerapan, pengamatan, serta refleksi. Hasil riset meyakinkan kalau strategipendidikan IPS memalui penerapan Model Role Playing bisa tingkatkan prestasi siswa dalam pelajaran IPSkelas VI MIN 7 Langkat. Hasil observasi di lapangan menampilkan kalau dari sesi I, sesi II, serta sesi IIInampak terjalin pergantian yang signifikan pada proses pendidikan IPS. Perihal ini bisa dibuktikan denganpergantian kedatangan ataupun prestasi yang tiap harinya kian bertambah, ditambah siswa lebih aktif sertabergairah dalam proses pembalajaran IPS.