Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PEMBANGUNAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DAYAK BAWO TERHADAP PERUBAHAN KEBUDAYAANNNYA Hartatik Hartatik
Naditira Widya Vol 4 No 1 (2010): April 2010
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v4i1.133

Abstract

The Bawo people reside in the northern part of Meratus Mountain and survive by living a continuous nomadic life roaming from one hill to other until today. The Bawo people preferred to live solitary life instead and practically have no contact with the outside world. Material data on the existence of the Bawo people comprise of ‘keriring’ and ‘raung’ found stored in rock shelters. Through a long process, the Social Departement of the Republic of Indonesia with its population resettlement program had succeeded to provide ideal kampong for them to live in named PMT Malungai. This article discusses how the Bawo people respond to such program and the impact on the Bawo culture in respect with its survival.
RUMAH PANJANG DAN PERUBAHAN FUNGSINYA KAJIAN SOSIAL PADA MASYARAKAT DAYAK DI KABUPATEN KUTAI BARAT Hartatik Hartatik
Naditira Widya Vol 3 No 2 (2009): Naditira Widya Vol. 3 No.2
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v3i2.149

Abstract

A long house is a traditional communal house, which is occupied by a number of Dayak families. Such house usually accomodates traditional ceremonies sush as marriage, mortuary and other traditional gatherings. Today, most of the long houses are abandoned and deteriorate, and what is left is mere symbol of old custom which is also gradually dimishing. This article discusses the archaeological and sociological perspective on factors causing of the degrading existence and function of long houses of the Dayak in Kutai Barat.
UNSUR SIMBOLIS DAN ESTETIS DALAM SENI PAHAT SUKU DAYAK BENUAQ DAN TUJUNG DI KALIMANTAN TIMUR Hartatik Hartatik
Naditira Widya Vol 2 No 1 (2008): Naditira Widya Vol. 2 No.1
Publisher : Balai Arkeologi Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/nw.v2i1.162

Abstract

The Benuaq and Tunjung inhabit the high hinterland of Kutai Barat in the Province of East Kalimantan. Both communities have the sustainable potency to uphold their skill in wood carving; the existence of balontang, tugu ngugu tautn, templaq, klerekng and ornaments on old lamin, which abundantly found in their village signify their centuries-old competence in wood carving. Nevertheless, there are some style and type differences on carved wooden object between the Benuaq-Tunjung and that of the Ngaju, Lawangan and Maanyan. For instance, physically, the Ngaju, Lawangan and Maanyan tends to carve plain and massive wooden figures, whereas those of the Benuaq-Tunjung are more dynamic and enriched with attractive scrolls. This article discusses the aesthetic and symbolic representation of balontang, tugu ngugu tautn, templaq, klerekng, ornaments on old lamin.
AGRIBISNIS PERUNGGASAN UNTUK MENINGKATKAN PERFORMAN UKBM (UNIT KEWIRAUSAHAAN BRAHMA MANDIRI) Hartatik hartatik; Yunianta yunianta; Sudarisman Sudarisman
Agros Journal of Agriculture Science Vol 18, No 1: Edisi Januari 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.324 KB)

Abstract

Program Iptek Bagi Kewirausahaan (IBK) dengan Agrobisnis Perunggasan diharapkan dapat meningkatkan kinerja Unit Kewirausahaan Brahma Mandiri (UKBM). Metode  yang  dilakukan  adalah  merekrut  20  tenant   dari  mahasiswa  dan alumni Akademi Peternakan Brahmaputra. Peserta mengikuti pelatihan: ceramah, praktek, dan kunjungan ke indutri agrobisnis perunggasan. Kemudian peserta diwajibkan membuat rencana bisnis dan dipresentasikan. Mahasiswa yang belum merasa cukup ketrampilan di bidang usaha yang direncanakan disarankan untuk magang. Mahasiswa yang telah siap berusaha diberikan dana stimulan. Hasil dari Program Iptek Bagi Kewirausahaan dengan Agrobisnis Perunggasan menghasilkan 18 rencana bisnis di bidang perunggasan yang layak dilaksanakan dan mendapat  dana stimulan, walaupun mayoritas tidak melaksanakan magang oleh karena sudah mempunyai ketrampilan yang cukup hasil dari kegiatan praktikum dan PKM. Performan tenant IbK dengan Agribisnis Perunggasan adalah aktifitas selama pelatihan rata–rata kehadiran 76 persen, kemampuan membuat rencana bisnis 90 persen, kualitas produk yang dihasilkan rerata belum mencapai kualitas maksimal  dan keberlanjutan usaha yang dilakukan adalah 12 tenant lanjut (60 persen) dan enam tenant berhenti usaha.
First Experimental Iron Process Based on The Montalat Iron Sites in Central Kalimantan – Indonesia Harry Octavianus Sofian; Hartatik Hartatik; Sunarningsih Sunarningsih; Nugroho Nur Susanto; Gauri Vidya Dhaneswara; Restu Budi Sulistiyo; Agus Karyanantio
KALPATARU Vol. 32 No. 2 (2023)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/kpt.2023.1078

Abstract

This article is based on an experimental iron furnace from archaeological sites in Central Kalimantan – Indonesia, from July 2019. The iron furnace for the experiment is replicated the original iron furnaces from the latest research found in 2017 in the Benangin and Temelalo sites from Central Kalimantan, Indonesia. The experiment aims to prove whether the iron furnace can melt metal. From the archaeological experiment we can answer questions about the iron process in Central Kalimantan in the past with the local resource’s laterite and hematite. From archaeological experiments, duplicate iron furnaces can make iron raw materials into melts and extract iron from hematite and laterite raw materials. The results showed that the ancient people in Central Kalimantan were able to make iron from raw materials and process it as iron ingot.
USIA MENOPAUSE, RIWAYAT KONTRASEPSI, BERAT BADAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN MENOPAUSE DI DESA ANGKATANLOR TAMBAKROMO PATI Noor Hidayah; Hartatik Hartatik
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1362

Abstract

Abstrak Tekanan darah adalah bagian terpenting dari sirkulasi tubuh. Faktor yang mempengaruhi tekanan darah adalah faktor keturunan, usia, berat badan, jenis kelamin, stres, pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, konsumsi alkohol, kafein, merokok, riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal, dan penyakit lainnya. Survei Indonesian Society of Hypertension (InaSH) yang dilakukan pada Mei 2017 menunjukkan kasus hipertensi cenderung meningkat pada wanita lanjut usia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan usia menopause, riwayat kontrasepsi, berat badan, dengan perubahan tekanan darah pada wanita menopause di Desa Angkatanlor Tambakromo Pati. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional dan retrospektif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 120 responden. Kemudian, data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan lembar kuesioner dengan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia menopause ( p = 0,001 ), riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (p = 0,000 ), berat badan ( p = 0,003) dengan perubahan tekanan darah. Kesimpulan : Ha Diterima dan Ho ditolak
USIA MENOPAUSE, RIWAYAT KONTRASEPSI, BERAT BADAN DENGAN TEKANAN DARAH PADA PEREMPUAN MENOPAUSE DI DESA ANGKATANLOR TAMBAKROMO PATI noor hidayah; Hartatik Hartatik
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1155

Abstract

Blood pressure is the most important part of the body’s circulation. Factors that affect blood pressure are hereditary factors, age, weight, gender, stress, unhealthy eating patterns, lack of physical activity, alcohol consumption, caffeine, smoking, history of hormonal contraceptive use, and other diseases. Indonesian Society of Hypertension (InaSH) survey conducted in may 2017 shows that hypertention cases tend to increase in erderly women. The purpose of this study was to determine the Relationship of age of menopause, contraceptive history, weight, withchanges in blood pressure in menopausal women in Angkatanlor Tambakromo Pati Village. This study was a quantitative research with correlational analysis and using a cross sectional and restropective approach. The sample used in this study was 120 respondents. Then, the data in this study was collected by questionnaire sheet by interview. The results of this study showed that there was relationship between age of menopause ( p = 0.001 ), history of hormonal contraceptive use (p = 0.000 ), weight ( p = 0.003 ) withchanges in blood pressure. Conclusion : Ha Accepted and Ho was rejected
Pengaruh Pola Komunikasi Orang Tua dan Guru terhadap Kecerdasan Moral dan Intelektual Anak Usia Dini di RA Luqman El Hakim Hartatik Hartatik; Muhammad Rusdi Rasyid; Fardan Abdillah; Bambang Sunatar; Muhammad Huzain; Abdullah Abdullah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 4 (2025): October
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i4.49137

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: Pertama, menganalisis pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kecerdasan moral anak usia dini di RA Luqman El Hakim Kabupaten Raja Ampat. Kedua, menganalisis pengaruh pola komunikasi guru terhadap kecerdasan moral anak usia dini. Ketiga, menganalisis pengaruh pola komunikasi orang tua terhadap kecerdasan intelektual anak usia dini, dan Keempat, menganalisis pengaruh pola komunikasi guru terhadap kecerdasan intelektual anak usia dini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah responden 81 anak. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23. Uji validitas menunjukkan seluruh butir instrumen memenuhi kriteria (r-hitung r-tabel 0,2185) dan reliabilitas berada pada kategori tinggi (Cronbachs Alpha = 0,757).Hasil penelitian menunjukkan: pertama, pola komunikasi orang tua secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral anak usia dini (Sig. = 0,814 0,05). Kedua, pola komunikasi guru secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral anak (Sig. = 0,038 0,05). Ketiga, pola komunikasi orang tua secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan intelektual anak (Sig. = 0,399 0,05). Keempat, pola komunikasi guru secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan intelektual anak (Sig. = 0,021 0,05). Secara simultan, pola komunikasi orang tua dan guru tidak berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan moral (Sig. = 0,107 0,05) tetapi menunjukkan pengaruh mendekati signifikan terhadap kecerdasan intelektual (Sig. = 0,054) dengan kontribusi R sebesar 7,2%.