Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Mechanical

Studi Awal Interaksi Man-Machine Pada Mesin Cetak Genteng Sistem Banting Suryadiwansa Harun
JURNAL MECHANICAL Vol 3, No 1 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tulisan ini membahas studi awal interaksi antara pekerja dengan mesin cetak genteng dalam rangka rancang bangun kembali sistem cetakan genteng yang ergonomik bagi industri genteng di Pringsewu. Tujuan studi ini adalah untuk mendapatkan data awal mengenai kondisi fisik pekerja setelah mengoperasikan mesin pencetak genteng sistem banting, serta mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pekerja cepat merasa lelah dan tidak nyaman, sehingga mempengaruhi produktivitas pembuatan genteng. Untuk itu, serangkaian eksperimen telah dilakukan dengan mensimulasikan proses pengoperasian cetakan genteng yang direkam dengan video infra-red. Hasil yang diperoleh melalui rangkaian eksperimen ini adalah tahapan kerja proses pencetakan genteng dengan mesin cetak genteng sistem banting tidak sesuai dengan prinsip kerja secara ergonomis karena memiliki deviasi gerakan yang besar dan meliputi gerakan-gerakan yang berulang dan dilakukan dengan pembebanan yang berat, dimana akan berisiko menimbulkan cedera dan gangguan kesehatan serius bagi pekerja. Setelah 25 siklus proses pencetakan genteng atau kurang 15 menit waktu bekerja, berdasarkan pemindaian dengan infra merah, sebaran panas tubuh meningkat dengan cepat pada bagian bahu, pinggang dan punggung. Hal ini sesuai dengan hasil wawancara pekerja, dimana bagian-bagian tersebut adalah bagian yang mengalami rasa pegal dan kontraksi. Selain itu, denyut jantung pekerja meningkat dari 72 menjadi 91 denyut/menit, dengan konsumsi kalori meningkat dari 2,580 kcal/mnt menjadi 3,599 kcal/mnt. Hal ini mengindikasikan bahwa pekerjaan pencetakan genteng tersebut dengan cepat menimbulkan kelelahan pada pekerja. Keseluruhan data awal ini sudah dapat dijadikan dasar untuk pertimbangan aspek ergonomi pada perancangan sistem cetakan genteng pada penelitian berikutnya.Kata kunci : mesin cetak genteng, sistem banting, ergonomis
Kajian Awal Pemantauan Keausan Pahat Potong Berdasarkan Pengukuran Sinyal Arus Motor Listrik Pada Proses Pemesinan Bubut Siswanto Siswanto; Yanuar Burhanuddin; Suryadiwansa Harun
JURNAL MECHANICAL Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v9.i2.201810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif metode yang dapat diaplikasikan untuk memantau dan memprediksi keausan pahat secara dini sehingga kontrol kualitas dari produk dapat tetap terjaga dan proses pemesinan menjadi optimal. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keadaan dimana terjadi keausan pahat masih menggunakan cara konvensional yaitu melihat keausan menggunakan mikroskop toolmaker. Tentu cara ini lambat karena harus menghentikan proses untuk mengambil pahat dan melihat keausannya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode eksperimen untuk mendapatkan data hasil penelitian. Penelitian dilakukan terhadap mesin bubut konvensional dengan mengukur arus listrik (I) dan keausan pahat (Vb). Parameter pemesinan yang digunakan adalah kecepatan potong (Vc), gerak makan (f) dan kedalaman potong (a) yang divariasikan. Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linear. Hasil penelitian diperoleh adalah suatu model matematik yang dapat dipakai untuk memprediksi keausan pahat. Dan dari hasil analisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda didapat 2 model matematik. Model yang pertama yaitu I = 3.181 + 0.007Vc + 1.161f + 0.436e1, model ini digunakan untuk memprediksi nilai arus listrik terhadap parameter pemesinan. Model yang kedua yaitu Vb = -1.042 + 0.333I + 0.466e2, model ini digunakan untuk memediasi persamaan model I terhadap keausan pahat.
Optimisasi Ketebalan Dinding Model Atap Menara Siger Pada Proses Injection Molding Yanuar Burhanuddin; Suryadiwansa Harun; Lapri Aries Pukesa
JURNAL MECHANICAL Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v6.i2.201511

Abstract

Produk berbahan baku plastik semakin banyak dijumpai, mulai dari peralatan rumah, komponen elektronik hingga otomotif. Hal ini dikarenakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh plastik seperti ringan dan tahan karat, lebih murah dibandingkan dengan produk logam atau kayu serta proses pengerjaannya relatif mudah. Proses pembentukan produk plastik yang palingg umum digunakan adalah injection molding. Penggunaan plastik yang semakin mendominasi penggunaan material menuntut suatu usaha untuk mengurangi waktu dan biaya produksi, salah satu caranya yaitu dengan memanfaatkan program simulasi sebelum dilaksanakan di lantai produksi. Dengan simulasi pemoderan dapat diketahui ketebalan optimal suatu produk, sehingga produk yang dihasilkan memiliki ketebalan seminimal mungkin dengan kualitas yang dapat diterima. Penelitian ini akan mensimulasikan variasi ketebalan dinding terhadap waktu pengisian, suhu aliran depan, waktu pendinginan, cacat garis dan udara terperangkap. Variasi ketebalan yang dipilih yaitu 1 mm, 1,5 mm, 2 mm, 2,5 mm, 3 mm, 3,5 mm dan 4 mm. Dari hasil simulasi didapatkan kesimpulan bahwa ketebalan optimal model adalah sebesar 2 mm, dimana pada ketebalan ini memiliki waktu pengisian 2,753 detik, suhu aliran depan 230,3oC, dan waktu pendinginan 25,8 detik. Cetakan (mold) mulai dapat terisi cairan plastik secara penuh mulai pada ketebalan 2 mm. Semua variasi ketebalan mengalami cacat produk yang semakin meningkat seiring dengan bertambah ketebalan model. Kata kunci: Plastic Injection molding, ketebalan dinding, waktu pengisian, suhu aliran depan, waktu pendinginan, cacat garis, udara terperangkap
Analisis Konsumsi Energi Listrik Universal Milling Machine Pada Berbagai Keadaan Operasi dan Parameter Pemesinan Dimas Rizky Hermanto; Yanuar Burhanuddin; Suryadiwansa Harun; Gusri Akhyar Ibrahim
JURNAL MECHANICAL Vol 9, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v9.i1.201806

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan melihat pengaruh kondisi mesin dan variasi parameter pemesinan terhadap konsumsi daya listrik mesin frais universal Milko 12. Pengujian pemotongan dilakukan pada baja karbon SS400 dengan tiga kondisi operasi yaitu kondisi idle, kondisi meja bergerak dan kondisi melakukan pemotongan, dimana pada masing-masing kondisi tersebut dibagi lagi menjadi tiga variasi kecepatan spindel, laju pemakanan, dan kedalaman pemotongan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mesin frais konvensional Universal Milko-12.Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi daya dan temperatur mesin meningkat seiring waktu proses dan peningkatan kecepatan spindel. Pada kondisi pemotongan, selain peningkatan kecepatan spindel peningkatkan kecepatan gerak meja dan kedalaman potong menyebabkan peningkatan temperatur dan konsumsi daya pemotongan