Articles
Praktik Green Supply Chain Management (GSCM) pada UKM
Clora Widya Brilliana;
Imam Baihaqi;
Satria Fadil Persada
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.48112
Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia memiliki peran penting dalam banyak aspek ekonomi nasional. Salah satu penyebab polusi industri adalah kehadiran industri skala kecil dalam jumlah yang besar. Bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga lingkungan, salah satunya dengan menerapkan rantai pasok yang lebih ramah lingkungan, yang disebut Green Supply Chain Management (GSCM). Namun praktik GSCM belum banyak diterapkan di negara berkembang, khususnya pada UKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana praktik GSCM diterapkan di UKM. Dari pengumpulan data menggunakan survei kuesioner didapatkan 41 data responden. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menghitung rata-rata dan proporsi skor jawaban 4 dan 5 pada setiap item indikator. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa UKM manufaktur di Surabaya sudah melakuan beberapa praktik GSCM pada perusahaannya, meskipun tidak secara keseluruhan.
Perilaku Generasi Z Terhadap Service Recovery pada Bisnis Online
Ribka Anintha Miyagi;
Satria Fadil Persada
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v9i2.54148
Generasi Z, kelompok generasi yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan kelompok generasi lainnya dan memiliki jumlah yang paling dominan di dunia pada saat ini. Generasi ini sangat dekat dengan teknologi sehingga juga dapat turut menjadi pelanggan potensial untuk bisnis online. Dengan potensi pasar untuk generasi Z, bisnis online perlu menunjukkan keseriusannya dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Tidak hanya pada fase pembelian, namun juga pada fase pasca pembelian. Pada fase pasca pembelian, sering terjadi kegagalan dalam memberikan pelayanan yang seharusnya dirasakan oleh pelanggan. Maka, service recovery perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pelanggan tidak lagi merasa kecewa terhadap bisnis online. Penelitian ini melakukan penyelidikan terhadap perilaku generasi Z terhadap bentuk service recovery yang dilakukan pada bisnis online. Penelitian ini melakukan tabulasi silang untuk beberapa data demografi dan data usage dari 170 responden yang terlibat untuk memperoleh beberapa implikasi manajerial yang dapat memberikan persepsi positif tehadap bentuk service recovery pada bisnis online untuk para generasi Z.
Analisis Deskriptif dan Tabulasi Silang pada Konsumen Online shop di Instagram (Studi Kasus 6 Universitas di Kota Surabaya)
Bella Harum Ashari;
Berto Mulia Wibawa;
Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.283 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.21403
Perkembangan pengguna situs jejaring sosial di Indonesia telah memunculkan suatu paradigma e-commerce baru yang disebut social commerce (s-commerce). Salah satu media s-commerce yang digunakan untuk memfasilitasi jual beli produk adalah Instagram. Permasalahan yang menjadi keterbatasan dalam belanja online adalah pemahaman peritel online terhadap karakteristik dari konsumen online shop di Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dari konsumen online shop di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis tabulasi silang terhadap 231 responden dari 6 Universitas di Kota Surabaya yang pernah berbelanja di online shop di Instagram. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah konsumen yang berupa mahasiswi cenderung memiliki pengeluaran untuk belanja online per bulan dibawah Rp. 300.000, dan mayoritas repsonden mengutamakan faktor harga produk yang murah. Oleh karena itu peritel online harus memperhatikan faktor harga produk sehingga akan dapat memunculkan niat beli bagi konsumen.
Analisis Deskriptif Pengguna E-Filing Pajak Orang Pribadi di Blitar
Ivana Esti Yulianti;
Janti Gunawan;
Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (108.926 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28426
Peningkatan layanan perpajakan di Indonesia telah merambah pada layanan teknologi, misalnya e-filing. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik pengguna e-filing pajak orang pribadi di Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-konklusif dengan menggunakan pengumpulan data yang bersifat multi cross-sectional. Data penelitian ini diperoleh menggunakan survei kuesioner yang disebar kepada Wajib Pajak Orang Pribadi (WPOP) yang tedaftar di KPP Pratama Blitar dan menghasilkan 213 data siap olah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi dan penggunaan layanan yang ada pada pengguna e-filing pajak orang pribadi di Blitar.
Identifikasi Perilaku Compulsive Buying pada Mahasiswa di Surabaya
Malvin Piero;
Berto Mulia Wibawa;
Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.33 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28429
Perilaku menyimpang dalam berbelanja semakin sering terjadi saat ini. Salah satu bentuk penyimpangan tersebut adalah compulsive buying. Perilaku kompulsif ini merupakan perilaku menyimpang yang terjadi di berbagai kalangan, salah satunya adalah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mahasiswa di Surabaya dalam berbelanja. Penelitian ini menggunakan pendekatan conclusive-descriptive dengan metode pengumpulan data multiple cross sectional. Penelitian ini menggunakan analisis tabulasi silang terhadap 575 responden mahasiswa di Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkanbelanja menjadi rutinitas mahasiswa di Surabaya. Pengeluaran mahasiswa di Surabaya relatif kecil pada saat berbelanja ketika santai, dan memiliki pengeluaran lebih besar ketika stress.
Analisis Deskriptif Pengguna Kosmetik Aktif di Surabaya
Nabila Navitasari;
Janti Gunawan;
Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (116.134 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28692
Pertumbuhan Industri Kosmetik Indonesia bertumbuh secara positif setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik demografis pengguna kosmetik merek asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-konklusif dengan menggunakan pengumpulan data yang bersifat multi crosssectional. Data penelitian ini diperoleh menggunakan survei kuesioner yang disebar di Surabaya dan menghasilkan 473 responden pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik merek asing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi yang ada pada pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik asing.
Analisis Faktor Kepuasan Pelanggan terhadap Layanan Perusahaan Daerah Air Minum
Maria Angelia Krisna Wijayanti;
Satria Fadil Persada;
Ninditya Nareswari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60071
Peningkatan jumlah penduduk di Surabaya tentunya sejalan dengan kebutuhan air bersih untuk menunjang segala aktivitas yang dilakukan. Penyedia layanan air merupakan bisnis berbasis monopoli dimana memiliki sifat layanan yang menyebabkan perhatian sangat tinggi terhadap sektor tersebut karena terdapat kebutuhan untuk evaluasi, penilaian dan pengukuran terhadap kualitas layanan dimana bergantung pada kepuasan pelanggan, kapasitas dan kualitas penyedia layanan. Salah satu bisnis monopoli yang dapat memanfaatkan hasil peningkatan pelayanan adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Dalam mewujudkan visi dan misinya maka perlu adanya upaya-upaya antara lain yaitu melakukan peningkatan pelayanan air minum guna memenuhi prinsip kualitas, kuantitas dan kontinuitas (K3) kepada masyarakat, memenuhi kebutuhan dan tuntutan pelanggan dengan aplikasi mobile dan menambah jumlah station Kran Air Siap Minum (KASM). Namun pelayanan PDAM masih belum optimal dilihat dari indeks kepuasan selama 3 tahun terakhir dan pada beberapa dimensinya. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pembentuk komponen utama kepuasan pelanggan. Jenis penelitian ini merupakan exploratory dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan kuesioner online dan mendapatkan 81 responden pelanggan PDAM. Temuan dari analisis PCA menunjukkan bahwa faktor sarana komunikasi dan faktor kualitas air untuk berbagai jenis penggunaan merupakan faktor kepuasan pelanggan terhadap layanan non-lapangan PDAM.
Analisis Tabulasi Silang pada Situs Ecotourism Indonesia: Studi Kasus di Kab. Banyuwangi
I Gusti Ayu Pramoedya Maharani;
Satria Fadil Persada;
Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60072
Semakin berkembangnya kedudukan klaster pariwisata ecotourism di Kab. Banyuwangi membuat pemerintah perlu mengetahui strategi pemasaran yang baik untuk pariwisata berkelanjutan. Ecotourism merupakan alternatif pariwisata konvensional, dimana wisatawan dapat menikmati pemandangan alam dengan lebih mengutamakan aspek konservasi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan. Hal tersebut dilakukan agar frekuensi kunjungan ke situs ecotourism Kab. Banyuwangi memiliki pertumbuhan yang meningkat dan optimal setiap tahunnya. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat menjadi rekomendasi bagi para pengelola wisata untuk menciptakan strategi pemasaran yang baik, karena strategi pemasaran pariwisata yang baik dapat membuat suatu situs mampu bertahan di pasaran. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 344 responden wisatawan domestik situs ecotourism Kab. Banyuwangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan adalah perempuan dan generasi Z dengan frekuensi kunjungan sebanyak dua hingga 5 kali dalam tiga tahun terakhir. Mayoritas wisatawan merupakan pecinta alam dan memiliki kesediaan membuang sampah pada tempatnya serta menjadikan Wisata Taman Alam Kawah Ijen menjadi situs ecotourism favorit.
Analisis Tabulasi Silang pada Penggunaan Selebriti Endorser Internasional: Studi Kasus pada Nu Green Tea Indonesia
I Gusti Agung Ayu Dinda Pramesthi Putri;
Satria Fadil Persada;
Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60080
Meningkatnya permintaan di pasar sektor industri makanan dan minuman mengakibatkan kompetisi dalam industri tersebut meningkat dan perusahaan gencar dalam mencari dan melaksanakan strategi pemasaran yang efektif. Salah satu tren dalam strategi pemasaran kini di Indonesia untuk mempromosikan merek adalah dengan menggunakan selebriti endorser internasional. Tujuan dari penelitian ini adalah meneliti pengaruh penggunaan selebriti endorser internasional terhadap minat beli konsumen dengan menggunakan Nu Green Tea sebagai objek penelitian. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif demografi dan crosstab. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang disebarkan kepada 385 responden. Temuan pada analisis demografi yakni mayoritas dari pengonsumsi Nu Green Tea adalah perempuan dengan rentang usia 18 – 20 tahun berdomisili di Pulau Jawa. Sedangkan temuan analisis crosstab adalah seluruh responden setuju bahwa selebriti endorser internasional mempengaruhi minat beli, meskipun terdapat perbedaan pada frekuensi konsumsi dan motivasi pembelian. Terdapat implikasi manajerial yang dapat diimplementasikan pihak perusahaan pengguna selebriti endorser internasional dengan tujuan meningkatkan minat beli dari konsumen.
Pengaruh Persepsi Pelajar dalam Penerimaan Pembelajaran Online Sinkron dan Asinkron (Studi Kasus: Institut Teknologi Sepuluh Nopember)
Xabitha Vanessa Suryananda;
Satria Fadil Persada;
Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.68270
Fenomena pandemi COVID-19 mengharuskan tindak pencegahan penularan seperti jarak sosial dan jarak fisik yang wajib diterapkan. Pada bidang pendidikan, tidak ada pilihan lain selain beralih ke pembelajaran online atau e-learning dari pembelajaran tatap muka konvensional. Pembelajaran online ini terbagi menjadi 2 metode, yaitu pembelajaran sinkron dan asinkron. Pada pelaksanaannya pembelajaran online secara sinkron maupun asinkron mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing yang dapat mempengaruhi keefisienan dan keefektifan pembelajaran online yang dirasakan oleh peserta didik. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi peserta didik pada penerimaan pembelajaran online sinkron dan asinkron dengan membandingkan hasil keduanya yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi manajemen institusi. Data dari 165 responden pada survei pembelajaran online sinkron dan 150 pada asinkron yang didapatkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan Google Forms. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan Partial Least Square-Structure Equation Modelling (PLS-SEM) untuk analisis data. Diperoleh hasil yang mengindikasikan bahwa penerimaan peserta didik terhadap pembelajaran online sinkron dipengaruhi oleh karakteristik pengajar, inovasi teknologi dan kualitas sistem pembelajaran. Sementara pada pembelajaran online asinkron, karakteristik pengajar, dukungan organisasi dan teknis, inovasi teknologi, dan kepercayaan mempengaruhi penerimaan oleh peserta didik. Implikasi manajerial yang dapat diimplementasikan juga dicantumkan guna membantu institusi dalam meningkatkan penerimaan pembelajaran online secara sinkron maupun asinkron.