Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Knowledge, Motivasi dan Keterlibatan Terhadap Minat Mahasiswa Dalam Program ITS Smart Eco Campus Tussy Yulintika; Janti Gunawan; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.127 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41901

Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merupakan perguruan tinggi di Indonesia yang telah menerapkan program eco campus. Program ITS Smart Eco Campus merupakan salah satu bagian dari perencanaan strategis ITS dalam mewujudkan kampus yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan melakukan pengelolaan lingkungan secara sistematis, berkelanjutan dan berkesinambungan dengan berpedoman pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh pengetahuan terhadap minat mahasiswa, motivasi terhadap minat mahasiswa dan keterlibatan terhadap minat mahasiswa, serta pengaruh simultan antara pengetahuan, motivasi dan keterlibatan terhadap minat mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa ITS. Sedangkan sampel penelitian adalah 393 mahasiswa kampus ITS Sukolilo, sesuai dengan rumus Slovin, didapatkan 12 departemen dan 8 fakutas, dari 38 departemen dan 10 fakultas yang ada. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis regresi linier berganda. Program penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; motivasi berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; keterlibatan berpengaruh positif terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus; serta pengetahuan, motivasi dan keterlibatan secara simultan berpengaruh terhadap minat mahasiswa dalam program ITS Smart Eco Campus.
Pengaruh High Performance Work Practices (HPWP) Terhadap Tiga Dimensi Kesejahteraan Karyawan: Health, Happiness, Dan Relational Well-Being (Studi Kasus: Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Tanjung Wangi) Augita Pramesti Ardeani; Bustanul Arifin Noer; Muniroh Muniroh
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54844

Abstract

Koperasi TKBM Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai wadah yang digunakan untuk menyediakan jumlah TKBM yang sesuai dengan jumlah maupun kemampuan untuk melakukan kegiatan bongkar muat di pelabuhan. Kesejahteraan tenaga kerja menjadi hal yang penting mengingat bahwa jenis pekerjaan bongkar muat ini merupakan pekerjaan dengan kinerja tinggi karena membutuhkan pikiran dan tenaga yang besar. Namun, beberapa tahun terakhir terjadi penurunan jumlah permintaan kegiatan bongkar muat yang mengakibatkan pemasukan dari masing-masing tenaga kerja juga menurun yang berdampak pada kesejahteraan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktik-praktik kerja berkinerja tinggi (ability, motivation, opportunity) terhadap tiga dimensi kesejahteraan karyawan: health, happiness, dan relational well-being. Desain penelitian yaitu eksplanatori dengan menyebarkan kuisioner secara online dan offline bagi responden yang memiliki keterbatasan mengakses secara online pada 100 TKBM Pelabuhan Tanjung Wangi. Data diolah menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS SEM). Ditemukan bahwa ability enhancing berpengaruh positif terhadap ketiga jenis kesejahteraan karyawan. Motivation enhancing (evaluation employee) berpengaruh positif terhadap health, happiness well being, dan negatif terhadap relational well-being. Motivation enhancing (employment security) berpengaruh positif terhadap ketiga jenis kesejahteraan karyawan. Ability enhancing berpengaruh positif terhadap health, happiness well being, dan negatif terhadap relational well-being.
Pengaruh Feedback Orientation dan Goal Orientation terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus: Start-up Happy5) Ahmad Malik Fajar; Bustanul Arifin Noer; Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60035

Abstract

Start-up Happy5 merupakan perusahaan yang bergerak dibidang jasa analis sebagai konsultan komunikasi internal dan kinerja dengan segmentasi business to business (B2B). Terjadi penurunan kinerja pada karyawan Happy5 sebesar 44% saat pandemi berlangsung yang mengharuskan karyawannya untuk bekerja dari rumah. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui aspek internal individu berupa feedback orientation dan goal orientation yang dapat membantu perusahaan dapat menyesuaikan jenis treatment yang sesuai dengan karakteristik individu sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan Happy5. Pengumpulan data responden dilakukan melalui survei dengan kuesioner online menggunakan teknik sensus dengan jumlah responden 45 karyawan Happy5. Data penelitian diolah menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan feedback orientation berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Temuan penelitian juga membuktikan goal orientation tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan feedback orientation. Penelitian merumuskan implikasi manajerial yang dapat dilakukan oleh start-up Happy5 dalam memberikan treatment dan membentuk program-program yang sesuai pada sumber daya manusianya, sehingga kinerja karyawan dapat dimaksimalkan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Employee Engagement Generasi Millennial (Studi Kasus: PT PLN Tarakan) Devita Ayu Nur Fajrina; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v10i1.60185

Abstract

Adanya Employee engagement dalam perusahaan sangat lah penting, mengingat sumber daya manusia merupakan intangible asset yang sangat lah penting bagi kemajuan sebuah perusahaan akan tetapi nyatanya Employee engagement di Indonesia sangat lah rendah, hanya sekitar 8% pekerja di Indonesia yang memiliki rasa engaged. Employee engagement pada generasi Millennial di PT PLN Tarakan sangat lah dibutuhkan karena karyawan PT PLN Tarakan saat ini telah didominasi oleh generasi Millennial, selain itu Employee engagement pada generasi Millennial sangat lah diperlukan karena generasi ini lah yang nantinya akan melanjutkan tongkat kepemimpinan di sebuah perusahaan. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi Employee engagement generasi Millennial. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif. Uji yang dilakukan pada penelitian ini adalah Structural Equation Modelling untuk menguji model dan hipotesis pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online dan mendapatkan 133 responden generasi Millennial dari seluruh bagian perusahaan PT PLN Tarakan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah dari 6 variabel pada penelitian ini, terdapat 2 variabel yang pengaruhnya tidak signifikan. Variabel Psychological contract dan Organizational culture terbukti tidak dapat mempengaruhi Employee engagement generasi Millennial, sedangkan variabel Empowerment, Work environment, Organizational procedural justice, dan Perceived external prestige terbukti dapat mempengaruhi Employee engagement secara signifikan dan positif terhadap generasi Millennial.
The Relationship between Job Satisfaction, Organizational Commitment and Leader-Member Exchange on Turnover Intention (Case Study in Head Office Employee of PT. WG) Budi Wijaya; Bustanul Arifin Noer
IPTEK Journal of Proceedings Series No 6 (2019): The 1st International Conference on Global Development (ICODEV)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.742 KB) | DOI: 10.12962/j23546026.y2019i6.6319

Abstract

The problem of turnover is experienced by many companies, including PT. WG. Head office of PT. WG has the highest rate of turnover among all locations of PT. WG. This study aims to determine the effect of job satisfaction, organizational commitment, and the relationship between leaders and the employees (Leader-Member Exchange - LMX) on employee turnover intention at the Head Office of PT. WG. It also aims to provide input to the management of PT. WG regarding things that need to be done to improve job satisfaction, organizational commitment, and LMX. This study uses a correlational method with primary data collected using a survey method in the form of a questionnaire. Collected data will be analyzed the suitability of the model with the hypothesis that has been proposed. Based on research that has been done, it was found that job satisfaction, organizational commitment, and LMX have a significant effect on turnover intention. Therefore PT. WG needs to pay attention to factors that influence job satisfaction and organizational commitment. In addition, leaders also need to pay attention to their relationships with subordinates. It is expected to reduce employee turnover intention at the Head Office of PT. WG.
Analysis of Supplier Selection of Plate Raw Material (Case Study: PT XYZ) Dewie Saktia Ardiantono; Bustanul Arifin Noer; Dhea Elvira Rosa; M. Ubaidillah Al Mustofa
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Special Edition 2019
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v0i01.5760

Abstract

PT. XYZ is one of the State-Owned Enterprises of Strategic Industries (BUMNIS) which runs the business field of Project Management and Services (MPJ) and Machinery and Equipment Industry (MPI). Currently the company is experiencing problems of not achieving the sales growth target in 2012-2016. This problem is caused by a variety of problems in supply chain, one of them is the delay of raw materials on the project undertaken. From the results of previous study, it was found that supplier selection evaluation has the highest value of the total effectiveness to difficulty ratio (ETDk), therefore evaluation of supplier selection should be done in order to establish good integration. The method used is Analytical Hierarchy Process. Criteria that have been determined is the price, delivery, quality and service. In the result, the sub criteria of price and quality compliance has the highest weight value and supplier 1 is the best supplier.
PENGEMBANGAN MODEL PENERIMAAN SOCIAL MEDIA MARKETING DI KALANGAN MAHASISWA Agung Cahyo Legowo; Bustanul Arifin Noer
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.316 KB) | DOI: 10.31602/ajst.v3i1.982

Abstract

The internet has changed the life style of people and also the way people to communicate. After the existence of the internet, people can buy products from his home or office. Prior to the internet, people get information about a product through written advertising, but now the information can be quickly obtained or disseminated by the presence of second-generation internet, or Web 2.0 Customers can exchange information and influence each otherin product selection. This could happen through social media. Because the huge number of the social media users make companies use this medium, not only to inform but also to sell. Not all entrepreneurs succeed in this online business, but many also fail. This study proposes model developed by the Technology Acceptance Model (TAM) and Theory of Reasoned Action (TRA) to determine the factors that could affect the purchase intention online through Social Media Marketing. The data obtained from this study is 748, which is obtained through a question naire distributed at public universities and private individual in three cities in Indonesia (Surabaya, Malang and Banjarmasin). Confirmatory factor analysis was conducted to test the construct validity and reliability for each variable. By using Structural Equation Modeling (SEM) showed that the most influential factor on purchase intention is perceived use fulness, while subjective normin fluenced the purchase intention but had no effect on perceived usefulness. Keywords:  social media marketing, structural equation modeling, technology acceptance models, theory of reasoned action 
Identifikasi Pengaruh Persepsi Risiko Dan Kepercayaan Konsumen Terhadap Niat Mengunjungi Toko Modern Pada Masa Pandemi Aldy Pratama Putra; Bustanul Arifin Noer; Bahalwan Apriyansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i3.83091

Abstract

Peningkatan pandemi Covid-19 di Indonesia, menyebabkan pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan diantaranya adalah pembatasan sosial. Pemberlakuan kebijakan ini tentunya berakibat terhadap menurunnya niat kunjungan masyarakat terhadap toko modern. Maka dari itu, penelitian ini akan memverikasi bagaimana niat konsumen mengunjungi toko modern selama pandemi dipengaruhi oleh presepsi risko dan kepercayaan sosial. Kuesioner dibagikan secara online dan offline dengan total responden sebanyak 467 di area Kota Surabaya kemudian dianalisis menggunakan PLS-SEM dan multigrup analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya brand trust, solidarity toward modern retail, dan fair price berpengaruh positif terhadap niat mengunjungi toko modern, serta status pekerjaan dinilai dapat memoderasi solidarity toward modern retail. Beberapa aspek tersebut dapat dimaksimalkan oleh pengelola toko modern untuk menarik konsumen.
Analisis Pengaruh Bauran Pemasaran 7P di Era New Normal terhadap Keputusan Pembelian Pada Coffee Shop di Malang (Studi Kasus: Kopi Ortu) Alif Mahmudi; Bustanul Arifin Noer
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.88946

Abstract

Pada tahun 2019 kota Malang menjadi kota kluster pengembangan kopi di Indonesia. Ditahun yang sama pendapatan pajak kedua terbesar kota Malang berasal dari tumbuhnya coffee shop. Pada tahun 2020 pandemi covid-19 memberikan dampak yang sangat buruk bagi pelaku bisnis karena turunya keputusan pembelian masyarakat terhadap kopi pada masa tersebut. Kopi Ortu merupakan salah satu coffee shop yang ada di kota Malang yang menjual bergbagai macam varian minuman kopi dan non coffee dan beberapa makanan dan terletak ditengah kota. Pandemi ini memberikan dampak buruk sehingga perlu strategi khusus agar bisa bersaing dan bertahan. Strategi yang dapat diterapkan adalah strategi bauran pemasaran 7P (product, price, promotion, place, phyisical evidence, people, process). Penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Jumlah responden pada penelitian ini 113 orang berasal dari konsumen kopi ortu. Hipotesis yang diterima meliputi price, karena price yang murah menarik minat konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah promotion, karena semakin unik promosi dan diskon yang diberikan semakin tinggi konsumen untuk membeli product tersebut. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah place, letak yang strategis dan mudah dijangkau serta sarana tempat parkir yang luas menjadi pertimbangan konsumen. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah physical evidence, semakin tinggi dan menarik (fasilitas eksterior, fasilita interior, dan fasilitas lainnya) akan semakin tinggi juga pengaruhnya kepada konsumen dalam pengambilan keputusan. Hipotesis yang diterima selanjutnya adalah people, semakin baik people dalam melayani dan penguasaan terhadap barang yang ditawarkan pada konsumen akan memberikan preferensi yang baik kepada konsumen atas kualitas jasa dan produk yang pernah dibeli.
Peran Bisnis pada Upaya Pemajuan Usaha Kampung Sejarah Penelah di Surabaya: Pengembangan Value Proposition Produk Cindermata Satria Fadil Persada; Aang Kunaifi; Dewie Saktia Ardiantoro; Ninditya Nareswari; Bustanul Arifin Noer
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.708 KB)

Abstract

Jarangnya pengetahuan masyarakat terutama wisata destinasi Surabaya akan adanya situs lokasi bersejarah di Kampung Peneleh membuka potensi pengembangan yang baik dari sudut pandang bisnis maupun pariwisata. Kampung Peneleh merupakan daerah tertua yang ada di Surabaya dan memiliki spot budaya sejarah yang terkenal yaitu rumah kediaman dari H.O.S Tjokroaminoto, Masjid Jami’ Peneleh, dan kompleks pemakanan De Begraafplaats. Pengabdian masyarakat ini mencoba menjawab permasalahan dengan menghadirkan pengembangan Value Proposition Design (VPD) yang diwujudkan pada produk-produk souvenir khas kampung Peneleh yang mengombinasikan unsur desain modern tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah yang diangkat sehingga produk ini bisa dijangkau dan diterima dari berbagai kalangan baik muda maupun tua. Produk yang diluncurkan dari realisasi VPD yakni gantungan kunci, kaos sablon, totebag, cangkir dan piring enamel. Pendekatan ini merupakan bisnis market driver dengan segmentasi pasar dari produk kami yang terproyeksikan selama beberapa periode berjalannya usaha yang dimulai dari segmentasi pasar untuk konsumen warga Surabaya hingga konsumen dari berbagai penjuru Indonesia dengan rentang usia baik muda hingga tua yang ingin membeli oleh-oleh souvenir khas Surabaya dan konsumen yang ingin tampil gaya dan tetap ikut berkontribusi atas pelestarian sejarah di Surabaya. Produk realisasi VPD diharapkan bisa membantu perekonomian warga Kampung Peneleh sebagai historical destination.