Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap resiko ulkus kaki diabetes di wilayah kerja puskesmas kassi-kassi kota makassar said, muhammad; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i1.1424

Abstract

Menurut WHO (World Health Oganisation) Diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (atau gula darah), yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap resiko ulkus kaki diabetes di Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study pengambilan sampel mengguanakan teknik Purposive Sampling, populasi dalam penelitian ini sebanyak 221 dengan sampel 69 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan di analisis dengan uji Chi-square(p<0,05) serta analisis bivariate uji Chi-square untuk mengetahui hubungan Perilaku Pengetahuan dan perawatan kaki dengan Resiko Ulkus kaki diabetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perilaku pencarian pengobatan dengan resiko ulkus kaki diabetes mendapatkan hasil 0,003<0,05, hubungan antara pengetahuan perawatan kaki dengan resiko ulkus kaki diabetes  0,002<0,05, hubungan antara perilaku perawatan kaki dengan resiko ulkus kaki diabetes 0,000<0,05 atau ada hubungan antara perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki dengan resiko ulkus kaki diabetes di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar. Kesimpulan yang di peroleh adalah terdapat hubungan antara perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap resiko ulkus kaki diabetes di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar.
Determinan perilaku pencarian pengobatan pada penderita TB paru di puskesmas Tamalanrea Lelewana, Anjas Yuan Prawira; Suarnianti; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1430

Abstract

Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular yang paling sering menyerang paru-paru dan disebabkan oleh sejenis bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Ini menyebar melalui udara ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau meludah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan information seeking, dukungan keluarga, dan persepsi penyakit dengan treatment seeking behavior pada penderita TB paru di Puskesmas Tamalanrea. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling didapatkan 56 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0.05), serta analisis univariat dan analisis bivariat untuk melihat hubungan dari setiap variable bebas dan variable terikat. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara information seeking dengan treatment seeking behavior (p=0.002), terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan treatment seeking behavior (p=0.003), terdapat hubungan antara persepsi penyakit dengan treatment seeking behavior (p=0.001). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan information seeking, dukungan keluarga dan persepsi penyakit pada penderita TB paru di Puskesmas Tamalanrea.
Hubungan Perilaku Pencarian Pengobatan Dan Perawatan Kaki Terhadap Risiko Ulkus Kaki Diabetes Di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya Marni, Ince; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i2.1503

Abstract

Diabetes melitus adalah kondisi kronis yang disebabkan oleh ketidakmampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin dalam jumlah yang cukup sehingga menyebabkan kadar gula darah meningkat. Perilaku pencarian pengobatan merupakan perilaku yang berkaitan dengan usaha atau tindakan sendiri pada saat sakit. Perawatan kaki merupakan tindakan untuk menjaga kebersihan kaki penderita diabetes dan mencegah cedera dini pada kaki. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes di Wilayah Kerja Puskesmas Sudiang Raya. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain Cross Sectional dengan jumlah populasi 423.  Sampel penelitian ini menggunakan Purposive Sample 80 responden pengumpulan data menggunakan kuesioner Treatment Seeking Behavior, Appendix H The Modified Diabetic Foot Care Behavior Questionnaire, Ipswich Touch Test (IpTT). Hasil penelitian ini Chi Square didapatkan ada hubungan perilaku pencarian pengobatan terhadap risiko ulkus kaki diabetes (p=0,022) dan ada hubungan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes adalah (p=0,000). Kesimpulan ada hubungan perilaku pencarian pengobatan dan perawatan kaki terhadap risiko ulkus kaki diabetes di wilayah kerja Puskesmas Sudiang Raya.  
Pengaruh Pengaruh Self Management Dan Sedentary Life Style Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar Sa'pang Paembonan, Angeline Priscyllia; Suarnianti, Suarnianti; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1620

Abstract

Menurut World Health Organization, hipertensi merupakan penyakit yang menimbulkan kesakitan dan kematian diseluruh dunia. Hipertensi sering mengakibatkan keadaan yang berbahaya karena keberadaannya yang sering kali tidak disadari dan kerap tidak menimbulkan keluhan yang berarti, sampai suatu waktu terjadi komplikasi jantung, otak, ginjal, mata, pembuluh darah, atau organ-organ vital lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh self management dan sedentary life style terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitik melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Antang, poluasi dalam penelitian ini adalah penderita hipertensi yang berada diwilayah kerja Puskesmas Antang dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis uji dengan uji Chi-Square pengaruh self management terhadap tekanan darah pasien hipertensi 0,003 < 0,05 dan pengaruh sedentary life-style terhadap tekanan darah pasien hipertensi 0,004 < 0,05. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat pengaruh self management dan sedentary life style terhadap tekanan darah pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Antang Kota Makassar.
Perbandingan Efektivitas Intervensi Media Edukasi Kesehatan Berbasis Audio Visual Dan Booklet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Dalam Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Sarah, Nurmayanti; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 5 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i5.1685

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan proses metabolisme gula darah yang berlangsung kronik ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang diakibatkan oleh gangguan pengeluaran insulin, resistensi insulin atau keduanya. Tujuan penelitian ini untuk perbandingan efektivitas intervensi media edukasi kesehatan berbasis audio visual dan booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan diabetes melitus tipe 2 di SMA Negeri 21 Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan one grup pre test dan one grup post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, populasi 432 dan didapatkan 81 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap dan dianalisis dengan uji sample paired t-test (p<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya perbandingan intertensi media edukasi kesehatan dan booklet terhadap pengetahuan dan sikap remaja dengan nilai signifikan (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Terdapat perbandingan pemberian intervensi media edukasi kesehatan audio visual dan booklet. Terdapat pengaruh pemberian intervensi media edukasi kesehatan audio visual dan booklet. Media edukasi audio visual lebih efektif dari pada booklet. Saran diharapkan kepada anak sekolah untuk lebih banyak belajar mengenai pencegahan diabetes melitus tipe 2.
Hubungan Penggunaan Gadget Tehadap Social Behavior Pada Siswa SMK Kartika XX-I Makassar Roempoembo, Agwila D; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i5.2015

Abstract

Gadget merupakan sarana teknologi yang diciptakan secara canggih dan praktis dan didalamnya terdapat banyak aplikasi sesuai fungsinya masing-masing. Perilaku sosial adalah aspek yang wajib ditanamkan kepada diri. Karena perilaku sosial akan berdampak pada prestasi seseorang dan pada prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh dua factor. Gadget menjadi salah satu faktor utama dalam turunnya Social Behavior pada anak remaja di karenakan kecanduan pada gadget, seperti kecanduan game online (game moba, battleground) yang bisa menghabiskan waktu dan mengabaikan interaksi dengan teman sebaya di dunia nyata. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara penggunaan gadget terhadap social behavior (perilaku sosial) pada siswa di SMK KARTIKA XX-I Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan populasi 187 siswa teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling, khususnya simple random sampling total sampel 127 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner perilaku social dan kuesioner durasi penggunaan gadget dan dianalisis dengan uji Chi-Square (p=0,05). Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara penggunaan gadget terhadap social behavior dengan nilai p=0,002, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget terhadap social behavior.
Hubungan Diabetes Distress Dengan Self Care Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pampang Kota Makassar Yanti Eka Safitri, Aidul; Haskas, Yusran; Restika BN, Indah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i5.2069

Abstract

Diabetes mellitus merupakan kondisi gangguan metabolisme kronis progresif yang mana ditunjukkan dengan adanya hiperglikemia yang dialami oleh penderita. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan diabetes distress dengan self care pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pampang Kota Makassar. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional. Metode ini bertujuan untuk   mengeksplorasi hubungan antara dua atau lebih variabel. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pampang pada periode bulan Januari sampai dengan April yang berjumlah 284 penderita DM. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan menggunakan rumus Michael dan Isaac hingga didapatkan 55 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner diabetes distress scale dan kuesioner self care dan dianalisis dengan uji Rank Spearman. Pengolahan data dilakukan editing, coding, scoring, dan tabulasi. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan diabetes distress dengan self care peda penderita diabetes mellitus (p value= 0.001). kesimpulan dari penelitian ini yaitu berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terdapat keeratan korelasi yang kuat dengan arah negative yang berarti semakin ringan diabetes distress maka semakin baik self carenya, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara diabetes distress dengan self care pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Pampang Kota Makassar.
Hubungan Ketersediaan Alat Pelindung diri (APD) dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) di Rumah Sakit Sulawesi Selatan Liza Fauzia; Anis Ilahi Saraswati; Sitti Nurbaya; Indah Restika BN
An Idea Nursing Journal Vol. 2 No. 01 (2023)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/inj.v2i01.149

Abstract

Abstrak: Pemakaian alat pelindung diri (APD) harus menjadi perhatian khusus pada perawat selama memberikan pelayanan di rumah sakit. karena tenaga Kesehatan khusunya perawat memiliki resiko menginfeksi rekan sejawat dan pasien serta dapat mengancam keselamatan kerja perawat dalam melaksanakan pemberian asuhan keperawatan. Kepatuhan Pemakaian alat pelindung diri tentu tidak terlepas dari beberapa factor yang mempengaruhi, diantaranya adalah ketersediaan Alat pelindung diri. Rumah sakit harus memastikan bahwa disetiap layanan keperawatan tersedia APD yang memadai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ketersediaan alat pelindung diri (APD) dengan kepatuhan perawat dalam menggunakan APD di rumah sakit Sulawesi selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain non eksperimen pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 60 responden. Hasil penelitian di Uji menggunakan chis square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara ketersediaan APD dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan APD dengan P=0.03. kesimpulan dalam penelitian ini adalah ketersediaan APD sangat penting untuk memfasilitasi perawat untuk patuh menggunakan APD selama memberikan pelayanan.
EFEKTIFITAS DIGITAL STORYTELLING DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY PASIEN DENGAN PENYAKIT KRONIS : SISTEMATIK REVIEW Andi Sulfikar; Indah Restika; M. Alfian Rajab
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i2.2449

Abstract

Bercerita secara digital telah diakui sebagai metode inovatif untuk meningkatkan efikasi diri dan keterampilan manajemen diri pada pasien dengan penyakit kronis. Metode ini menggunakan narasi digital untuk membantu pasien lebih memahami dan mengelola kondisi kesehatannya. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penceritaan digital dalam meningkatkan efikasi diri pada pasien dengan kondisi kronis, dengan fokus pada desain penelitian, jenis intervensi, durasi intervensi, ukuran sampel, dan temuan utama dari penelitian yang relevan. Tinjauan ini mengumpulkan dan menganalisis hasil dari berbagai penelitian yang menggunakan digital storytelling sebagai intervensi untuk meningkatkan efikasi diri. Studi diidentifikasi melalui penelusuran database literatur ilmiah, dan hanya studi yang memenuhi kriteria inklusi yang dimasukkan. Data yang dikumpulkan meliputi negara penelitian, desain penelitian, jenis intervensi, durasi intervensi, ukuran sampel, dan temuan utama. Tujuh penelitian yang relevan diidentifikasi dan dianalisis. Jenis intervensi yang digunakan antara lain video storytelling, slideshow dengan narasi foto, diskusi kelompok yang difasilitasi, serta intervensi berbasis internet dan seluler (IMI). Durasi intervensi berkisar dari satu sesi 10-15 menit hingga 8 sesi, masing-masing berlangsung selama 1 jam. Ukuran sampel bervariasi dari 10 hingga 1000 pasien. Temuan utama menunjukkan bahwa semua bentuk cerita digital secara signifikan meningkatkan efikasi diri pada pasien dengan kondisi kronis. Hasil sintesis menunjukkan bahwa video storytelling dan intervensi berbasis internet memiliki tingkat bukti yang kuat (2b) dengan rekomendasi kelas B, sedangkan digital storytelling menggunakan iPad memiliki tingkat bukti yang lebih rendah (4) dengan rekomendasi kelas C. Digital storytelling efektif meningkatkan efikasi diri pada pasien penyakit kronis. Meskipun terdapat variasi dalam desain penelitian, jenis intervensi, durasi, dan ukuran sampel, temuan utama secara konsisten menunjukkan efek positif dari intervensi ini. Keterbatasan seperti ukuran sampel yang kecil dan durasi penelitian yang singkat harus dipertimbangkan dalam penelitian masa depan untuk mengkonfirmasi temuan ini dan mengoptimalkan penerapan cerita digital dalam konteks klinis.
The Relationship Between Smoking Habits And The Incidence Of Hypertension At Puskesmas Kapasa, Makassar City Demira Kogoya; Andi Sulfikar; Rusli Taher; Indah Restika BN
Indonesian Journal of Nursing and Health Care Vol. 1 No. 1: February (2024)
Publisher : Ammar Dharma Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64914/hfqmr672

Abstract

Background: Hypertension is an increase in systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. One preliminary study conducted at the Kapasa Health Center in Makassar City found that the average person with hypertension has a smoking habit. Research reveals that the prevalence of smokers in the hypertensive group is higher than that of the pre-hypertensive group. Purpose: The purpose of this study is to try to see the relationship between smoking habits and the incidence of hypertension in patients at the Kapasa Health Center in Makassar City.Methods: This study is an analytical descriptive study with a cross-sectional research design to determine the relationship between smoking habits and increased blood pressure in the Kapasa Health Center in Makassar City.Result:  Based on univariate analysis, the results showed that out of 20 respondents of hypertensive patients, there were 17 people who did not have smoking habits (85.0%), while hypertensive patients who had smoking habits were only 3 people (15.0%), so that in this study the most respondents showed non-smoking habits with 17 respondents (85.0%) of 20 respondents.Conclusion:  Based on the results of research and discussion of the relationship of smoking habits to the incidence of hypertension in patients of the kapasa health center in the city of Makassar, it can be concluded that there is no significant relationship between smoking habits and the incidence of hypertension indicated by a p value of .016.