Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

OPT.IMASI ALAT ANGKUT PENGIRIMAN BERAS (Studi Kasus pada PT. Umbul Berlian Semarang) Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 6 NO. 1 JANUARI 2012
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Umbul is a company that has a business renting out vehicles that haul trucks. PT. Dolog is one of the companies that use the services of PT. Umbul is using his truck to transport rice from Warehouse to Warehouse Rice Rice one another in Central Java. PT. Umbul had 5 trucks with a total of 54 trucks. The selection of trucks that will be used by PT. Umbul to transport rice-optimal (selected exceeds the capacity of the truck that transported rice, so many empty trucks). To solve this optimization problem, the method used Integer Linear Programming. Decision variables for this problem are the number of truck type i for transporting rice to Rice Warehouse (GB) or j Xij. Objective function is to minimize the cost of shipping the rice. As for the limiting, the demand of rice for each Warehouse Rice (GB) and hours of operation of the truck. On 4 April 2011, to send rice to GB1 used trailer used by 1 unit, the GB2 is used as one single unit trucks, used trucks to GB3 trailer regular increments of 1 unit, the GB4 use regular trailer 2 units to GB5 used trailer 2 units to be used GB6 trailer trailer 1 unit, and the little ankle GB7 used truck 1 unit and trailer 1 unit. Distribution of the results in the shipping cost of Rp 30,833,050, -   Keywords: Optimization, transportation, integer linear programming
SETTING PARAMETER PROSES PEMASANGAN LID CUP AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) DENGAN METODE TAGUCHI Agus Setiawan; Enty Nur Hayati; Antoni Yohanes
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 6 NO. 2 JULI 2012
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.565 KB)

Abstract

Quality standards is one of the production costs, so if quality standards are properly executed will be able to reduce production costs. As was the case on the production floor CV Olympic Makmur Jaya as a producer of bottled drinking water (bottled water), which is in the process of production is still experiencing a lot of defects. bottled water products are often experienced is the kind of drinking water production defects cup 240 ml, so that the formulation of the research problem is how to set parameters lid machine mounting cup 240 ml drinking water that can improve the quality of the production process. The method used to solve this problem is the Taguchi experimental design. Taguchi experimental design is used to get the combination level parameter settings factors cup lid machine mounting that the installation process can improve the quality of drinking water 240 ml cup lid. The use of the Taguchi method is also based on minimizing the cost and duration of the experiment. From the data processing and analysis were done then it can be concluded that some combination of parameter settings factors proposed level of experimental results is heather temperature factor with levels 180° C (A1) , the level of aluminum mat thickness 2.5 cm (B1), and engine speed with 84 levels cup per minute (C2). Setting parameters of this proposal can reduce the function of a loss of 52.16% for each of the boxes of bottled drinking water products 240 ml cup. Kata kunci : Kualitas, Metode Taguchi, Cacat produksi
PENERAPAN PROGRAM DINAMIS UNTUK MENENTUKAN JALUR PERJALANAN YANG OPTIMUM DENGAN BANTUAN SOFTWARE WINQSB Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 6 NO. 2 JULI 2012
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.657 KB)

Abstract

Luasnya   sebuah   kota  serta  banyaknya  jalan  raya  seringkali  menyulitkan seseorang   untuk  mencari   rute  optimum,  baik  dari segi  jarak  maupun   biaya  yang dikeluarkan untuk berpergian  dari satu kota ke kota lain. Pencarian rute optimum menjadi masalah yang semakin penting sehingga rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana menentukan rute optimum dari Kecamatan Ngaliyan ke Kecamatan Sampangan dengan menggunakan Metode Program Dinamis sehingga mempunyai jarak terpendek.Untuk menyelesaiakan persoalan ini menggunakan pendekatan Program Dinamis dengan dibantu software Winqsb. Untuk menggunakan software Winqsb ini memerlukan data-data nama daerah yang akan dilalui yang akan menjadi titik asalnya, selain itu juga memerlukan data jarak dari satu daerah ke daerah lain atau dari titik asal ke titik tujuan. Hasil dari pengolahan dengan software Winqsb ini rute optimum dengan jarak terpendek 14 km adalah Ngaliyan → SPBU Ngaliyan → Pasadena → Kalipancur → Simongan → SPBU Jembatan Besi →  Kendeng. Kata Kunci : Program Dinamis, Winqsb, Rute Terpendek
DYNAMIC PROGRAM FOR DETERMINING SHORTEST TRACK APPROACH FLOYD-WARSHALL ALGORITHM Enty Nur Hayati; Agus Setiawan
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 7 No. 1 JANUARI 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.966 KB)

Abstract

Lately journey optimum route search increasingly becomes an increasingly important issue triggered by rising fuel prices nearly doubled , so everyone trying to travel as quickly as possible to get to the destination with minimum cost . This study aims to determine the optimum route to the District of the District Ngaliyan Sampangan using Floyd Warshall algorithm that has the shortest distance assuming no constraints such as congestion and geographical circumstances of a lane of traffic on the route followed by the people who will make the trip and did not include element of the cost of the trip . Engineering approach used in the completion of this research program with the dynamic approach of Floyd - Warshall algorithm , which will choose the shortest path and the safest one of several alternative paths that have resulted from the process of calculation . From the results of the processing and analysis of data obtained that the optimal route for a trip from the area Kendeng Ngaliyan to generate the shortest distance 12 km route Ngaliyan ( A ) → Ngaliyan gas station ( B ) → Pasadena ( D ) → Kalipancur ( G ) → Simongan ( I) → Iron Bridge gas station ( K ) → Menoreh ( J ) → Kendeng ( L ) Keywords: dynamic program, Floyd-Warshall algorithm, stage, state, recursive functions
PENJADWALAN PRODUKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN THEORY OF CONSTRAINTS DI LINE PERAKITAN SEPEDA MOTOR Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Antoni Yohanes; Antono Adhi; Agus Setiawan; Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 7 No. 1 JANUARI 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.209 KB)

Abstract

Penjadwalan merupakan proses pengambilan keputusan yang peranannya sangat penting dalam industri manufaktur dan jasa yaitu mengalokasikan sumber – sumber daya yang ada agar tujuan dan sasaran perusahaan lebih optimal. Penelitian ini mengambil data pada lintasan produksi line B di PT. X Semarang yang merakit tipe motor bebek dengan merk Star CX, Star Z, dan Star X 125. Lintasan produksi di line B dalam pelaksanannya tidak dapat memenuhi permintaan produk sesuai dengan jadwal yang sudah di buat departemen PPIC karena adanya penumpukan material (bottle neck) di beberapa stasiun kerja/pos. PT. X Semarang dalam penjadwalan produksinya menggunakan metode longest processing time. Sepeda motor dengan cycle time yang lama yang diproses terlebih dahulu.Goldratt mengembangkan ilmu lima langkah untuk memperbaiki sistem bottleneck  secara terus menerus. Lima langkah tersebut adalah : 1. Identifikasikan konstrain sistem. 2. Eksploitasi konstrain. 3. Subordinasikan semua bagian lain ke stasiun konstrain. 4. Tingkatkan kemampuan stasiun konstrain untuk memecahkan masalah. 5. Jika konstrain sudah terpecahkan dan muncul konstrain baru maka kembali kelangkah 1. Dari hasil pengolahan data dan analisis data yang telah dilakukan : Pada bulan Juni tahun 2011 stasiun kerja/pos bottleneck terjadi pada stasiun kerja/pos 7 dan stasiun kerja/pos 8. Sehingga pada stasiun tersebut untuk memenuhi jadwal produksi diadakan lembur selama satu jam dan empat jam dengan keuntungan perusahaan sebesar Rp. 1.040.200.050,-. Bulan Juli tahun 2011 stasiun kerja/pos bottleneck terjadi pada stasiun kerja/pos 7 dan stasiun kerja/pos 8. Sehingga pada stasiun tersebut untuk memenuhi jadwal produksi diadakan lembur selama dua jam dan lima jam dengan keuntungan perusahaan sebesar Rp. 1.148.749.450,-. Pada bulan Agustus  tahun 2011 stasiun kerja/pos bottleneck terjadi pada stasiun kerja/pos 1 sampai dengan stasiun kerja/pos 8. Untuk memenuhi jadwal produksi diadakan lembur dengan keuntungan perusahaan sebesar Rp. 1.331.163.185,-. Apabila menambah tenaga kerja sebanyak satu orang pada stasiun kerja/pos 1 sampai dengan stasiun kerja/pos 8 keuntungan perusahaan sebesar Rp. 1.334.169.185,-. Bulan September tahun 2011 stasiun kerja/pos bottleneck terjadi pada stasiun kerja/pos 1 sampai dengan stasiun kerja/pos 8. Untuk memenuhi jadwal produksi diadakan lembur dengan keuntungan perusahaan sebesar Rp. 931.182.886,-. Apabila menambah tenaga kerja sebanyak satu orang pada stasiun kerja/pos 1 sampai dengan stasiun kerja/pos 8 keuntungan perusahaan sebesar Rp. 955.199.950,-. Kata Kunci : Penjadwalan, Bottleneck, Theory of Constraints
ANALISA PENYEBAB CACAT DAN PENENTUAN ALTERNATIF PENYELESAIAN MASALAH PRODUK KEMASAN DENGAN METODE LEAN PRODUCTION DAN SIX SIGMA DI PT ESPERA SATYA OFFSET Lili Setyawati Purnomo; Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 7 No. 2 JULI 2013
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Espera Satya Offset (ESO) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang percetakan (offset) yang telah berdiri kurang lebih selama 20 tahun. Salah satu produk yang diproduksi oleh PT.Espera Satya Offset adalah FB.Bisolvon Extra Dalam memproduksi FB.Bisolvon Extra, PT. Espera Satya offset masih mengalami masalah produk cacat. Untuk mengidentifikasi masalah produk cacat yang dihadapi PT. Espera Satya Offset, dilakukan analisa dengan metode Lean Produksi dan Six Sigma yang terdiri dari proses perhitungan kualitas dengan Six Sigma dan proses penghilangan defect(cacat) dengan Lean. Pada tahap analisa kualitas menggunakan Six Sigma akan dilakukan 5 aktivitas yaitu define (D), measure (M), analyze (A), improve (I), dan control (C). Define adalah proses menentukan masalah, lalu measure adalah proses mengukur variasi produk yang terjadi, analyze adalah proses perhitungan dan di sini akan ditentukan nilai DPMO, DPO, dan nilai Sigma lalu tahap terakhir adalah improve dan control. Pada proses improve akan diberikan saran dan usulan untuk menindaklanjuti hasil analyze guna perbaikan mendatang dan tahap control dilakukan untuk menjaga kestabilan yang ada. Sedangkan penerapan lean masuk pada tahap improve dan control. Pada tahapan ini lean diterapkan guna menghilangkan waste yang ada dengan penerapan-penerapan saran untuk kemajuan perusahaan. Berdasarkan hasil analisa dengan metode Lean dan Six Sigma, karakteristik penyebab produk cacat FB.Bisolvon Extra adalah Permukaan kotor, tulisan/gambar hilang dan ketidaksesuaian warna. Dengan penyebab cacat dominan disebabkan oleh cacat permukaan kotor. Faktor penyebab produk cacat berpengaruh merata menyebabkan terjadinya cacat produk pada FB.Bisolvon Extra. Dari ketiga jenis cacat produk tersebut didapatkan 5 (lima) faktor penyebab cacat, yaitu manusia, material, metode, lingkungan dan mesin. Dengan demikian, dapat diusulkan tindakan perbaikan seperti memberikan pengarahan kepada karyawan, melakukan perawatan mesin, evaluasi kerja, pemeriksaan bahan baku, dan pemakaian alat bantu produksi, dapat meminimumkan resiko kecelakaan kerja. Kata kunci : Cacat produk, Lean Production, Six Sigma
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) DAN LOGISTIC MANAGEMENT Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 8 NO. 1 JANUARI 2014
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supply Chain merupakan pengelolaan berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh bahan mentah, dilanjutkan kegiatan transformasi sehingga menjadi produk dalam proses, kemudian menjadi produk jadi dan diteruskan dengan pengiriman kepada konsumen melalui sistim distribusi. Supply chain adalah aliran material, informasi, uang dan jasa, dari pemasok melalui paabrik-pabrik, warehousing dan akhirnya pelanggan. Tujuan utama dari strategi Supply Chain Management (SCM) adalah memperpendek siklus supply chain, mengembangkan atau membangun servis, menurunkan biaya, dan harga. Memahami SCM untuk kepentingan operasional perusahaan, berarti harus mengerti strategi operasi yang akan memudahkan strategi SCM, yang mencakup strategi make to stock, configure to order (terjual dulu baru dibuat) istilah lain mass customization, engineer to order (produk kompleks dan unik untuk keperluan konsumen tertentu). Fungsi SCM adalah merencanakan, mengatur, mengkoordinasi dan mengontrol semua aktivitas supply chain. Manajemen logistik: bagian dari proses supply chain meliputi merencanakan, mengimplementasikan dan mengontrol aliran barang, jasa dan informasi secara efisiensi dan efektif mulai dari point-of-origin hingga ke point-of-consumption dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen (Council of Logistics Management). SCM: Integrasi dari proses bisnis utama mulai dari end user hingga original supplier untuk menyediakan produk, jasa, dan informasi yang bernilai tambah (added value) bagi konsumen/stakeholder lainnya. [8]. Manajemen Logistik  berorientasi pada perencanaan dan kerangka kerja yang menghasilkan rencana arus barang dan informasi diseluruh perusahaan (mengutamakan pengelolaan arus barang dalam perusahaan). Supply Chain Management mengutamakan arus barang antar perusahaan dari hulu ke hilir (dari perusahaan ke toko) dan melibatkan supplier sampai dengan pelanggan.   Kata Kunci : Supply Chain Management (SCM), Management Logistic, Inventory
Penerapan E-Supply Chain Management Pada Industri (Studi Kasus Pada PT Maitland-Smith Indonesia) Enty Nur Hayati; Mumpuni Wijiasih Fitriyah
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 9 NO. 2 JULI 2015
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.938 KB)

Abstract

Is management of various activities in order to obtain raw materials, continued transformation activities so that it becomes a product in the process, and then be forwarded to the finished product and delivery to consumers through the distribution system. E-SCM is a management concept, the company leverages Internet technology and the existing network to integrate all business partners of the company (relating to the supply of materials, production processes and delivery of goods), mainly related to system suppliers of raw materials or resources needed in the production process. PT Maitland-Smith Indonesia is one company in Indonesia, the furniture sector involving many parties in the production process and requires the existence of a stream of material / product as well as good information. Therefore PT Maitland-Smith uses e-SCM to help integrate all business partners of the company. To achieve information sharing in the supply chain in PT Maitland-Smith Indonesia, it needed a technology that is enterprise resources planning (ERP) System. ERP software used by PT Maitland-Smith Indonesia is QAD Enterprise Cloud. Keywords: SCM, E-SCM, ERP
Penentuan Jenis Trasportasi Pengiriman Beras untuk Efisiensi Biaya dengan Metode Heuristik Eddi Indro Asmoro; Antono Adhi; Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 2 NO. 2 JULI 2008
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1700.713 KB)

Abstract

Transportation model will transform some m sources to n goals. To choose transportation tools, it is necessary to develop a software in order to get optimum solution. Heuristic methode, Generate and Test is used to gain transportation tools with minimum cost. This program will be developed in Visual Basic. Result of Generate and Test methode is optimum combination of transportation tools get from comparing every combination with other combination.
Perkembangan Sistem Manufaktur Enty Nur Hayati
Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik DINAMIKA TEKNIK VOL. 2 NO. 2 JULI 2008
Publisher : Jurnal Ilmiah Dinamika Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2016.525 KB)

Abstract

Bill of material is a list of amount of component, materials mixture, and needed to raw material make an product Technique Planning Requirement of Material used for the planning and control ofgoods item (depended komponen) at a peg higher item. Out put from calculation of MRP is determination sum up the each BOMB from required item at the same time with date of requiring of JIT represent a pull system which producing last one unit puled to place needing it at the time of needed.