Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Pada Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (Ppdi) Kota Pekalongan Melalui Usaha Mikro Produksi Kudapan Amin, Fatkhul; Wibisono, Setyawan; Supriyanto, Edy; Nur Hayati, Enty; Puspitasari, Elen
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Padma Sri Kresna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v5i2.1208

Abstract

Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Pekalongan terletak di Bendan Kergon Pekalongan Jawa tengah. Urgensi permasalahan anggota PPDI yaitu ketidakberdayaan secara ekonomi. Kendala Utama mitra ada tiga, yaitu: 1) Tuntutan ekonomi keluarga yang jatuh seiring dengan hilangnya sumber pendapatan yang diakibatkan oleh hilangnya pekerjaan akibat dampak perubahan fisik; 2) Keterampilan penyandang disabilitas dalam produksi kudapan belum maksimal, 3) Kemampuan memasarkan produk belum maksimal. Kendala lain adalah permodalan, keterbatasan ketrampilan dan manajemen. Maksud Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah pemberdayaan PPDI agar bisa hidup mandiri. Tujuan Tim pengabdian masyarakat Universitas Stikubank (Unisbank) bagi penyandang disabilitas di Kota Pekalongan dalam upaya Pemberdayaan anggota PPDI dan peningkatan ketrampilan produksi kudapan untuk memperbaiki kondisi sosial ekonomi. Manfaat PKM anggota PPDI bisa memiliki usaha sendiri. Metode yang digunakan pada PKM kaji tindak partisipatif dengan tahapan dimulai dengan identifikasi dan analisis permasalahan mitra dan menyusun rencana solusi. Solusi dalam menjawab tantangan keterbatasan keterampilan dan manajemen dalam melaksanakan kegiatan ekonomi tersebut adalah: 1) Meningkatkan keterampilan melalui pelatihan produksi kudapan; 2) Menentukan standar kualitas produk kudapan yang layak jual; 3) Meningkatkan pengetahuan tentang manajemen produksi; 4) Meningkatkan pengetahuan tentang manajemen pemasaran. Telah disepakati bahwa para penyandang disabilitas akan berusaha dalam bidang kuliner, yaitu memproduksi kudapan. Beberapa alasan yang mendasari pemikiran itu adalah: 1) Tempat berniaga direncanakan berupa gerobak sederhana; 2) Satu gerobak dapat menampung kurang lebih 20 produsen kudapan; 3) Perputaran modal dalam bidang kuliner diperkirakan lebih cepat; 4) Modal yang dibutuhkan relatif terjangkau; 5) Memproduksi kudapan diperkirakan lebih mudah. Target Capaian antara lain; 1) terpenuhi kebutuhan perangkat Gerobak sederhana untuk berjualan, 2) Ketrampilan mengolah kudapan 3) ketrampilan memasarkan kudapan yang telah dibuat. Kata Kunci: ppdi, pemberdayaan masyarakat, pemasaran
PENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS PADA UMKM HERBAL BU PINI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN JANGKAUAN PEMASARAN DALAM MENGHADAPI KEBIJAKAN PPKM Susana Ayu Handayani; Enty Nur Hayati
Elkom : Jurnal Elektronika dan Komputer Vol 15 No 1 (2022): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v15i1.633

Abstract

UMKM Herbal bu Pini merupakan bidang usaha yang bergerak pada bidang produksi dan penjualan produk herbal atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai jamu. Saat ini, metode penjualan yang dilakukan adalah secara konvensional yakni penjualan di sebuah kios. Dengan metode ini, maka menyebabkan luasan jangkauan penjualan terbatas pada skup tertentu saja yaitu hanya pada area tempat berjualan. Disertai dengan diberlakukannya kebijakan PPKM yang dilakukan oleh pemerintah guna menanggulangi pandemi Covid-19 berdampak pula pada hasil penjualan bagi UMKM tersebut. Seiring dengan metode pembelanjaan melalui platform digital yang mulai digemari oleh masyarakat, penerapan e-commerce dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk dapat mulai bergerak menuju arah digitalisasi sebagai sarana dalam penyebaran produk ke berbagai daerah. Dengan diterapkannya e-commerce pada UMKM ini, jangkauan pemasaran dan penjualan produk dapat mengalami peningkatan sehingga pendapatan bagi UMKM ini secara tidak langsung mampu mengalami peningkatan.
EMPOWERING THE SIDO MAJU FARMERS GROUP THROUGH THE DEVELOPMENT OF A SOLAR-POWERED CORN THRESHER Ekoanindiyo, Firman Ardiansyah; Kasmari, Kasmari; Eniyati, Sri; Hayati, Enty Nur
Jurnal Abdimas Musi Charitas Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Musi Charitas Volume 8, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Universitas katolik Musi Charitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32524/jamc.v8i2.1245

Abstract

This community service initiative seeks to enhance the design of a corn thresher to improve its functionality and expand its market potential. The activities include field inspections, discussions, training, and socialization with village officials, expert teams, and farmers' groups. Previous designs revealed several shortcomings, such as an intake hole positioned too high, causing user discomfort, and a small diameter that made it challenging to process larger corn cobs. Additionally, the separation mechanism between cobs and kernels was ineffective, leading to mixed results. Farmers also struggled with marketing their crops, often relying on traders visiting the village, which resulted in lower selling prices. The redesigned thresher addresses these issues by enabling upright operation, increasing intake capacity, and reducing costs through solar power. Complementing the redesign, online marketing training equips farmers with strategies to align their prices with market standards, reduce dependence on intermediaries, and enhance their income sustainably.
Edukasi Perancangan Rangka Dudukan Coolbox Portable Untuk Memudahkan Dalam Pengisian Bahan Bakar Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Enty Nur Hayati; Mohammad Riza Radyanto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat STIE AKA Semarang Vol 3 No 1 (2024): Februari 2024: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (ABDIMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/abdimas.v3i1.311

Abstract

Koperasi Serba Usaha (KSU) Susu Nusantara terletak di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Susu sapi yang ditampung dikoperasi ini diolah dengan cara didinginkan hingga mencapai suhu tertentu dan dikirim ke pabrik-pabrik susu dan restauran serta kafe. Permasalahan yang sering muncul adalah adanya ketergantungan penerimaan susu oleh pabrik susu. Susu yang sudah dikirim ke pabrik susu dapat ditolak oleh pabrik susu dengan berbagai alasan. Untuk membawa susu, olahan setiap pengendara motor menggunakan tas keranjang yang terbuat dari kain tebal yang di letakan di belakang. Dengan menggunakan tas keranjang ini kurang praktis karena apabila pengendara akan mengisi bahan bakar maka tas keranjang harus diambil terlebih dahulu. Dengan perancangan rangka dudukan cool box portable ini perancangan rangka dudukan cool box portable agar memudahkan dalam menambah atau mengisi bahan bakar. pengembangan rangka dudukan tolbox portable dapat mengangkut susu lebih efektif, perancangan rangka dudukan pendingan yang dapat di copot atau cool box portable yang secara ergonomis serta agar memudahkan dalam menambah atau mengisi bahan bakar. Rangka dudukan cool box dapat di copot sehingga tidak mengganggu pengendara terutama saat harus menambah atau mengisi bahan bakar.
PENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS PADA UMKM HERBAL BU PINI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN JANGKAUAN PEMASARAN DALAM MENGHADAPI KEBIJAKAN PPKM Susana Ayu Handayani; Enty Nur Hayati
Elkom: Jurnal Elektronika dan Komputer Vol. 15 No. 1 (2022): Juli : Jurnal Elektronika dan Komputer
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/elkom.v15i1.633

Abstract

UMKM Herbal bu Pini merupakan bidang usaha yang bergerak pada bidang produksi dan penjualan produk herbal atau yang lebih dikenal oleh masyarakat sebagai jamu. Saat ini, metode penjualan yang dilakukan adalah secara konvensional yakni penjualan di sebuah kios. Dengan metode ini, maka menyebabkan luasan jangkauan penjualan terbatas pada skup tertentu saja yaitu hanya pada area tempat berjualan. Disertai dengan diberlakukannya kebijakan PPKM yang dilakukan oleh pemerintah guna menanggulangi pandemi Covid-19 berdampak pula pada hasil penjualan bagi UMKM tersebut. Seiring dengan metode pembelanjaan melalui platform digital yang mulai digemari oleh masyarakat, penerapan e-commerce dapat dimanfaatkan oleh UMKM untuk dapat mulai bergerak menuju arah digitalisasi sebagai sarana dalam penyebaran produk ke berbagai daerah. Dengan diterapkannya e-commerce pada UMKM ini, jangkauan pemasaran dan penjualan produk dapat mengalami peningkatan sehingga pendapatan bagi UMKM ini secara tidak langsung mampu mengalami peningkatan.
Implementasi Business Process Reengineering Pada UMKM Melalui Perancangan Alat Pengering Cerdas Menggunakan Metode Pahl–Beitz Riza Radyanto, Mohammad; Firman Ardiansyah Ekoanindiyo; Antoni Yohanes; Antono Adhi; Enty Nur Hayati
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i4.1338

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengolahan hasil pertanian umumnya masih bergantung pada proses pengeringan konvensional matahari yang menyebabkan waktu produksi panjang, kualitas produk tidak seragam, serta tingginya risiko kontaminasi. Berbagai penelitian sebelumnya telah mengembangkan teknologi pengering berbasis IoT maupun desain pengering berenergi efisien. Namun, belum ada penelitian yang secara komprehensif mengintegrasikan pendekatan Business Process Reengineering (BPR) dengan metode perancangan sistematis Pahl–Beitz untuk menghasilkan teknologi pengering cerdas yang sekaligus mentransformasi proses bisnis UMKM. Gap ini menunjukkan perlunya pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada inovasi teknis, tetapi juga pada perbaikan proses produksi secara menyeluruh.Penelitian ini bertujuan menerapkan BPR untuk memetakan dan merekayasa ulang proses pengeringan UMKM, kemudian merancang prototipe alat pengering cerdas berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan metode Pahl–Beitz. Tahapan penelitian meliputi identifikasi kebutuhan pengguna, desain konseptual, desain perwujudan, desain detail, pengembangan sistem IoT, dan pengujian prototipe.Hasil menunjukkan penurunan waktu pengeringan dari 48–72 jam menjadi 7,5 jam, kadar air akhir 11,8%, dan efisiensi termal 62%. Secara bisnis, produktivitas meningkat 54%, biaya operasional turun 40%, dan produk afkir menurun dari 15% menjadi 3%.Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi BPR dan Pahl–Beitz efektif mendorong peningkatan kinerja teknis sekaligus transformasi proses bisnis UMKM secara signifikan.
Pendekatan Safety Stock dan Reorder Point untuk Menentukan Persediaan dengan Mempertimbangkan Ketidakpastian Permintaan di PT XYZ Purba, Meilianicha Trivania; Hayati, Enty Nur; Ardhianto, Eka
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakpastian permintaan merupakan permasalahan utama dalam pengendalian persediaan karena dapat menimbulkan risiko kelebihan maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan peramalan permintaan serta menentukan safety stock dan reorder point dengan mempertimbangkan ketidakpastian permintaan pada 45 jenis barang di PT XYZ. Data yang digunakan berupa data historis permintaan bulanan. Metode peramalan yang digunakan adalah ARIMA dengan evaluasi akurasi berdasarkan MAPE. Hasil peramalan menunjukkan nilai MAPE berada pada rentang 11,4% hingga 132,2%, yang menandakan variasi tingkat akurasi antar barang. Sebanyak 17 barang (37,8%) memiliki nilai MAPE ≤ 30%, sedangkan 28 barang (62,2%) memiliki nilai MAPE > 30% yang menunjukkan tingkat akurasi rendah. Hal ini menunjukkan bahwa metode ARIMA belum efektif untuk seluruh jenis barang, khususnya pada barang dengan pola permintaan yang sangat fluktuatif. Hasil peramalan kemudian digunakan sebagai dasar perhitungan SS  dan ROP dengan mempertimbangkan deviasi permintaan dan lead time. Nilai SS  berada pada rentang 0 hingga 389 unit, sedangkan nilai ROP  berada pada rentang 1 hingga 2360 unit. Penerapan SS  dan ROP ini mampu mendukung pengendalian persediaan yang lebih terstruktur dan berbasis data.