Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

DAMPAK PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP INFRASTRUKTUR DI KOTA SEMARANG Arga Satria Arsandi; Dimas Wahyu R; Ismiyati Ismiyati; Ferry Hermawan
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.512 KB)

Abstract

Kota Semarang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Tengah dimana pertumbuhan penduduknya semakin bertambah tiap tahunnya. Sebagai Ibukota Provinsi, Kota Semarang dituntut untuk dapat menenuhi dan menjamin kebutuhan penduduknya. Hal ini mendorong terjadinya urbanisasi penduduk dan pemekaran wilayah di Kota Semarang. Infrastruktur berperan penting dalam mendukung proses tersebut dimana perkembangannya diatur oleh kebijakan-kebijakan(Ismiyati, 2007). Tujuan dari penelitian ini adalahmengidentifikasi perkembangan infrastruktur di Semarang, menganalisis pertumbuhan penduduk, ekonomi wilayah, jaringan jalan & kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi perkembangan infrastrukturdi Semarang dan mengevaluasi kebijakan-kebijakan yang mempengaruhi perkembangan infrastrukturdi Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dan korelasi. Obyek dalam penelitian adalah mengidentifikasi pertumbuhan penduduk dan perkembangan infrastruktur. Data primer yang diperlukan berupa foto kondisi infrastuktur bangunan dan transportasi di Kota Semarang, sedangkan untuk data sekunder didapatkan dari penilitian yang pernah dilakukan sebelumnya, data-data yang dikeluarkan oleh instansi terkait. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalahkamera untuk dokumentasi gambar dan video yang berfungsi untuk menunjang data. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor kepadatan penduduk merupakan hal yang paling berpengaruh terhadap dampak perkembangan infrastruktur di Semarang. Dampak yang ditimbulkan oleh pertumbuhan penduduk yaitu meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di daerah-daerah pinggiran Kota Semarang dimana mempengaruhi perkembangan infrastuktur di daerah tersebut. Untuk kebijakan–kebijakan infrastruktur, masih ada beberapa yang perlu diperbarui, karena masih belum sesuai jika diimplementasikan di lapangan. Untuk itu pada penelitian ini diberikan rekomendasi untuk kebijakan - kebijakan infrastruktur.
ANALISA MANAJEMEN RISIKO TAHAP KONSTRUKSI PADA PROYEK KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG Adlina Kusumadewi; Virginia Listiana; Jati Utomo Dwi Hatmoko; Ferry Hermawan
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6 ,Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.451 KB)

Abstract

Risiko merupakan suatu ketidakpastian yang mungkin terjadi di masa yang akan datang dan umumnya memberikan dampak yang negatif sehingga perlu dilakukan pengolahan terhadap risiko tersebut agar kerugian yang bisa ditimbulkan oleh risiko tersebut dapat dihindari. Manajemen risiko merupakan suatu ilmu atau seni yang dilakukan terhadap risiko dengan tujuan untuk dapat mengidentifikasi, menganalisa, merespon, serta mengendalikan risiko-risiko yang ada. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang pelaksanaanya dilakukan secara joint operation antara Indonesia dengan China. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian adalah identifikasi risiko, analisa kualitatif risiko, dan perencanaan respon risiko ekstrim oleh pakar. Segala penilaian yang dilakukan pada penelitian ini dilihat dari sudut pandang kontraktor. Terdapat 65 risiko teridentifikasi yang relevan pada tahap konstruksi proyek yang terklasifikasi ke dalam 7 kategori. Risiko tersebut kemudian disimulasikan untuk mendapatkan risiko ekstrim dengan penyebab, dampak serta rencana respon risiko yang akan dilakukan ketika risiko ektrim tersebut terjadi. Terdapat 8 risiko kelas ekstrim dan 57 risiko kelas tinggi. Tiga risiko ekstrim dengan nilai indeks risiko tertinggi, yaitu : kesulitan dalam pembebasan lahan baik milik pemerintah atau pun milik masyarakat, hujan yang berkepanjangan, dan terdapat banyak utilitas (listrik, air, gas) yang perlu dipindahkan.
PENGARUH POLA KEBIJAKAN PRODUKTIVITAS KONSTRUKSI INDONESIA TERHADAP DAYA SAING INFRASTRUKTUR Fence Stone Tarigan; Daud Okt Sakti Hutagalung; Ferry Hermawan; Riqi Radian Khasani
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.528 KB)

Abstract

Sektor konstruksi mempunyai peran penting dalam menggerakkan sektor riil dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas serta daya saing konstruksi. Untuk itu diperlukan adanya kebijakan – kebijakan yang mengatur tentang hal – hal yang mempengaruhi produktivitas (5M) terutama pada bidang konstruksi sehingga terjadi peningkatan produktivitas yang secara tidak langsung akan meningkatkan daya saing infrastuktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola kebijakan produktivitas konstruksi Indonesia terhadap daya saing infrastruktur berdasarkan data – data seperti UU Jasa Konstruksi, UU Ketenagakerjaan, Peraturan Presiden, Peraturan Menteri ,Peraturan Daerah dan Standar Nasional Indonesia (SNI) beserta data – data sekunder seperti jumlah penduduk Indonesia, jumlah tenaga kerja konstruksi, jumlah tenaga kerja konstruksi ahli dan terampil, nilai konstruksi yang diselesaikan dan proyek strategis nasional yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk mengolah data – data tersebut dipakai metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif dan metode Crosstab. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kebijakan – kebijakan yang dibuat pemerintah dalam hal produktivitas konstruksi secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya saing insfrastuktur seperti semakin meningkatnya nilai konstruksi yang diselesaikan, semakin banyaknya proyek stategis nasional yang rampung  sesuai dengan tahun pengoperasian dan peningkatan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikasi.
HUBUNGAN PERTUMBUHAN PENDUDUK DAN INFRASTRUKTUR DI KOTA SEMARANG Arga Satria Arsandi; Dimas Wahyu R; Ismiyati Ismiyati; Ferry Hermawan
Jurnal Karya Teknik Sipil Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena di Negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia adalah perkembangan penduduk yang tidak terkendali. Sementara dengan terus berkembangnya penduduk juga terus berkembang infrastruktur perkotaan seperti perumahan, perhotelan, infrastruktur. yang menjadi permasalahan seberapa pengaruh perkembangan infrastruktur sebagai dampak perkembangan penduduk yang terus meningkat di Kota Semarang. sudah optimalkah kebijakan Pemerintah dengan kondisi perkembangan infrastruktur di kota Semarang? Tujuan studi ini adalah: 1) Mengidentifikasi perkembangan penduduk dan perkembangan infrastruktur, 2) Menganalisis seberapa pengaruh perkembangan infrastruktur perkotaan sebagai dampak pertumbuhan penduduk, 3) Menganalisis apakah kebijakan yang diberlakukan sudah optimal ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode deskriptif  kuantitatif serta metode pemetaan dari identifikasi infrastruktur dengan kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian ini menggambarkan perkembangan penduduk yang cepat dan tak terkendali atau tidak merata di kota Semarang, yang berdampak pada perkembangan infrastruktur yang tidak efisien yang disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang belum optimal.
POTENSI PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI ALTERNATIF ELEMEN PENGGANTI DI BANGUNAN CAGAR BUDAYA KOTA SEMARANG (Studi Kasus: Soesman Kantoor) Frista Kurniasari; Ferry Hermawan; Sudarno Sudarno
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 25, No 1 (2020): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v25i1.1913

Abstract

Indonesia as the second largest contributor in global were produced about 9.52 million tons plastic or 14% of the total waste. The rapid population growth of urban area in Indonesia indirectly encourages various activities that affect the volume of waste. Semarang city were contributing waste in landfills reaches 850,000 tons per day, where 1,000 tons unmanageable. Unsorted garbage has the potential as new materials option in cultural heritage buildings. To elaborate these potential options, this research has been conducted qualitative method as the best approach to answer the research question. This research investigates the stakeholders’ perspectives about potential of plastic waste for replacement material of heritage buildings. The results show that there is a lack of data on waste management which is one of the challenges to find out how much volume of plastic waste can be reused. In addition, the principle of building cultural heritage is opposed to the use of plastic waste as an alternative material as a substitute element. In conclusion, plastic waste has a little potential from current waste to be applied on heritage buildings are limited element such as roof, furniture or temporary support of the structural element.
PENILAIAN KERUSAKAN DAN KERUGIAN INFRASTRUKTUR PUBLIK AKIBAT DAMPAK BENCANA BANJIR DI KOTA SEMARANG Ilham Sahid Wismana Putra; Ferry Hermawan; Jati Utomo Dwi Hatmoko
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 25, No 2 (2020): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v25i2.2154

Abstract

Flood is a disaster that has the biggest threat, in terms of the number of victims or losses. Semarang City is a city that is classified as a flood prone area, this is due to the geographical location in the lowlands and highlands. The impact of the flood disaster caused damage and losses from various sectors of public infrastructure including the education service sector and health services. Damage and loss of public infrastructure will burden the government in the post-flood recovery phase. An assessment of infrastructure damage and losses from flooding is needed in order to help the Semarang City Government prepare a budget plan and manage rehabilitation and reconstruction. The purpose of this research is to explore the loss of public infrastructure due to the impact of the flood disaster, so that it can accelerate the post-disaster recovery process and management strategies for the risk of further flood disasters. The valuation method used is ECLAC (Economic Commission for Latin American and the Caribbean) Method. This method can identify damage and estimate the losses caused by floods. The results of this study are that each public infrastructure building has a different level of damage and loss and the budget allocation for disaster management each year is still inadequate. A risk transfer strategy is needed with an insurance financing scheme based on the level of risk in each infrastructure building.
PEMBUATAN BIOPORI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LAJU INFILTRASI DAN CADANGAN AIR TANAH SERTA PENGENDALIAN BANJIR Arif Hidayat; Mochamad Agung Wibowo; Jati Utomo Dwi Hatmoko; Frida Kistiani; Ferry Hermawan; Satria Sentik Herman Merukh; Moammar Zachari
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim global yang terjadi saat ini sangat mempengaruhi lingkungan hidup manusia, hal ini juga mempengaruhi perubahan karakteristik iklim atau cuaca, halmana durasi musim hujan kadang memasuki pada musin kemarau / panas demikian juga sebaliknya, secara umum durasi musim hujan makin pendek, sebaliknya durasi musim kemarau makin panjang. Jumlah hari hujan cenderung semakin menurun, sementara hujan harian maksimum dan intensitas hujan cenderung semakin meningkat. Banyaknya lahan hijau yang berubah menjadi bangunan atau permukaan tanah yang tertutup akan mengakibatkan semakin meningkatkan limpasan air permukaan juga berakibat pada menurunkan resapan air ke dalam tanah. Kecamatan Tembalang merupakan salah satu wilayah di Semarang yang mengalami pesatnya pembangunan, hal ini bermula dari berdirinya kampus Universitas Diponegoro, kelurahan Bulusan merupakan salah satu wilayah yang terdampak akan hal tersebut, untuk itu maka tim pengabdian kepada masyarakat dari Teknik Sipil melakukan kegiatan Sosialisasi dengan pembuatan Biopori di wilayah tersebut sebanyak 24 buah biopori. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di RW. V (RT.01, RT.02, RT.03 dan RT.04), diharapkan dengan diberikan bantuan pemasangan biopori beserta sosialisasi kepada masyarakat dapat meningkatkan semangat untuk melakukan swadaya di lingkungan rumah masing-masing, sehingga bisa memberikan dampak yang baik dalam mengatasi permasalahan banjir dan cadangan air tanahnya.
PENANGANAN EROSI PANTAI DENGAN PENANAMAN MANGROVE DI DESA BEDONO KECAMATAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK Hari Nugroho; Amelia Kusuma Indriastuti; Eko Yulipriyono; Mohammad Agung Wibowo; Ferry Hermawan
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kawasan pantai Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak semakin menurun. Permasalahan yang terjadi seperti mundurnya garis pantai akibat terjangan gelombang, hilangnya lahan permukiman akibat erosi di pantai (abrasi), dan intrusi air laut (rob) di kawasan tambak seluas ± 582,8 ha selama lima tahun terakhir. Salah satu upaya yang telah dilakukan  untuk mencegah permasalahan menjadi lebih buruk adalah dengan penanaman mangrove. Peran mangrove terhadap stabilitas garis pantai diyakini sangat besar. Sebagai bentuk kepedulian, Departemen Teknik Sipil Undip beserta Mapateksi UNDIP (organisasi mahasiswa pecinta alam Teknik Sipil UNDIP) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penanaman mangrove.Pemilihan Desa Bedono sebagai lokasi pengabdian karena kawasan tersenut garis pantainya telah rusak, terjadi air pasang yang menggenangi pemukiman, serta adanya pantai yang tergerus/abrasi. Pemilihan ini didukung data sekunder dan pengamatan di lapangan. Kegiatan pengabdian ini mencakup sosialisasi dan pelatihan penanaman mangrove, pendampingan penanaman dan evaluasi kegiatan. Dari kegiatan ini, diketahui bahwa pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian mangrove cukup tinggi, masyarakat menyambut baik dan bersedia terlibat langsung di dalam kegiatan ini. Hasil penanaman mangrove sebelumnya ternyata tumbuh dengan baik, sehingga kegiatan ini memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Diharapkan penanaman ini dapat terlaksana secara berkelanjutan dan merata sehingga dapat membantu reboisasi mangrove sebagai solusi kearifan lokal untuk menjaga kestabilan garis pantai.
KARAKTERISTIK LOKASI PASAR TRADISIONAL DAN DAMPAK OPERASIONALNYA : STUDI KASUS KOTA SEMARANG Rasinanda Muhammad Rizal; Nur Rahman Alhamidi; Ferry Hermawan; Ismiyati Ismiyati
Jurnal Riptek Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.392 KB) | DOI: 10.35475/riptek.v12i1.17

Abstract

Traditional market is the place which represents the transaction between sellers and buyers. However, by the development of the period rapidly, the existence of traditional market begins to be threatened. It is because the proliferation of retail business from foreign funds, for example is Minimarket. Due to the proliferation of the Minimarket, people has been prefer to visit Minimarket rather than traditional market. Clean place and free from the word of dirty have made visitors more comfortable to visit Minimarket. And this condition is in opposite with the traditional market which seems slum, muddy and far from hygienic. This situation has succesfully made the traditional market left behind of the modern market. This research aims to know the characteristic of location of the traditional market and its operational impact and recommend the traditional market model. The model of market location can enhance the competitiveness of traditional market with modern markets. As for which becomes the object of this research are, traditional market data that listed in the Market Service of Semarang city, that market conditions are obtained by means of direct observation or interviews to the merchant market, the market manager and the buyer's market. As for the secondary data used is DED of market, the number of market stalls, number of floor los data, data number of traders, market land area data, and data market building area. The conclusions of this research was obtained some variables from location factors that affect the success of the revitalization, covering a distance of main street market, broad visibility, parking lots, the amount of market traders, the number of entry to the market, and the number of transport towards the market. As for the success of the revitalization of the market was also influenced by his market in the populous region. Because there is still no recommendations placement location a strategic market, for it is this research make a model of market location recommendations and a population density of traditional market.  
Minimalisasi Segregasi dalam Pekerjaan Penghamparan Material Lapis Pondasi Atas Terhadap Produktivitas Alat Berat Pada KM. 13 Proyek Rekonstruksi dan Pelebaran Jalan Semarang-Demak-Trengguli-Jepara/Kudus Wardhani, Hutami Kusuma; Hermawan, Ferry; Silviana, Silviana
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 3 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24269

Abstract

Segregasi adalah kondisi di mana terjadi pemisahan agregat kasar dari adukannya akibat campuran yang kurang lecak. Kendala tersebut dapat menjadi penyebab terhadap kualitas konstruksi jalan. Segregasi dapat terjadi pada pekerjaan pelaksanaan penghamparan lapis pondasi atas. Karena alat berat tidak bekerja secara optimal, kondisi cuaca yang kurang mendukung. Alat berat yang digunakan antara lain dump truck, motor grader, vibro roller. Penelitian ini dilakukan dengan analisa produktivitas alat berat guna menentukan langkah agar kondisi segregasi dapat dihindari atau dikurangi. Hasil analisa produktivitas alat berat dump truck per jam adalah sebesar 5,34 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 42,73 m³/hari. Motor grader produksi per jam adalah sebesar 311,8 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 2494 m³/hari. Vibrator roller produksi per jam adalah sebesar 86,06 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 688,5 m³/hari. Water tank truck produksi per jam adalah sebesar 64,29 m³/jam, dan produktivitas per hari dengan durasi pekerjaan 8 jam/hari adalah sebesar 514,32 m³/hari. Setelah melakukan optimalisasi kinerja alat, maka jumlah alat berat yang perlu ditambahkan adalah dump truck ditambah menjadi 17 unit dan juga water tank truck ditambah menjadi 2 unit. Kata kunci: segresi, dump truck, water tank truck, vibro roller, produktivitas alat berat
Co-Authors Adlina Kusumadewi Amelia Kusuma Indriastuti Andri Cahyo Kumoro Arga Satria Arsandi Arif Hidayat Arif Hidayat Atmaja, Wahana Riyan Bagus Hario Setiadji Bambang Purwanggono Bambang Riyanto Bambang Riyanto Budi Warsito Dana Aswara Daud Okt Sakti Hutagalung Devi, Sihtasari Dimas Wahyu R Dina Amalia Dwi Aji Wicaksono Eko Yulipriyono Faizi, Meena Fence Stone Tarigan Firdaus, Naurah Raudhatul Frida Kistiani Frista Kurniasari Gita Anggraini Hari Nugroho Hari Santjojo Haritsa, Rifda Tsaqifarani Ilham Sahid Wismana Putra Islami, Rizky Citra Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati Ismiyati, I Ismiyati, Ismiyati Jati Utomo Dwi Hatmoko Kami Hari Basuki Khasani, Riqi Radian Khitam, Akhmad Firdos Khoiril Kristiani, Frida Kurniasari, Frista Luthfi, Abdullah MARIA BINTANG Maryono Maryono Moammar Zachari Mochamad Agung Wibowo Mohammad Agung Wibowo muhrozi muhrozi, muhrozi Nadia Tiaramita Nasution, Ifan Azwar Novrizal, Dedi Nur Rahman Alhamidi Pakpahan, Daniel Rinsani Praja, Wisnu Kurnia Pranoto, M. Agus Hadi Prasetio, Riki Pratiwi, Anik Nurul Putra, Ade Septia Putri, Dita Mentari Rasinanda Muhammad Rizal Riqi Radian Khasani Rully Rahadian Satria Sentik Herman Merukh Silviana Silviana Sofian, Devsa Rievky Sriyana Sriyana Sudarno Sudarno Sudarno Sudarno Sukamta Sukamta Taqy, Muhammad Ravy Arkan Titaley, Audysti Giacinta Tri Susanto Utama, Rahmana Pria Utomo, Jati Hatmoko Dwi Virginia Listiana Wahid, Sifa Nur Wardhani, Hutami Kusuma Wibowo, Mochamad Agung Zein, Ahmad Rifqy