Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Efektifitas Model Kie Pengaturan Pola Diit Dm Dan Senam Kaki Diabetes Melalui Media Bergambar Terhadap Pengetahuan Pada Pasien Dm Di Puskesmas Nanggalo Padang Tahun 2017 Murniati Murniati; Herwati Herwati
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3244

Abstract

 Diabetes Melitus (DM) adalah sekumpulan gejala yang ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah sebagai akibat defisiensi insulin baik relatif maupun absolut. Menurut estimasi IDF (2015) jumlah diabetisi 415 juta penduduk di seluruh dunia mengalami DM, prevalensi ini meningkat tahun 2040 sekitar 642 juta (55 %). WHO memperkirakan penderita DM di Indonesia melonjak dari 8,4 juta penderita tahun 2000 nenjadi 21,3 juta di tahun 2030. Mengetahui Efektifitas Model KIE Pengaturan Pola Diit DM Dan Senam Kaki Diabetes Melalui Media Bergambar Terhadap Pengetahuan Pada Pasien DM Di  Puskesmas Nanggalo Padang .Metode penelitian  Quasy eksperiment  dengan rancangan yang digunakan adalah rancangan Twou Group pretest–Postest Design, jumlahresponden 30 orang di bagi menjadi  kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengambilan responden secara purposive sampling, intrumen yang digunakan kuesioner dan model KIE buku bergambar. Hasil penelitian Postest dan Pretest Pengetahuan tentang pengaturan pola diit dan senam kaki DM sesudah perlakuan dengan Model  KIE Pengaturan Pola Diit dan Senam Kaki Diabetes Melalui Media Bergambar pada kelompok eksperimen di Puskesmas Nanggalo Padang signifikan p= 0,005, sementara pada kelompok kontrol tidak signifikan p=0,869. Simpulan terdapat pengaruh Model KIE Pengaturan Pola Diit DM Dan Senam Kaki Diabetes Melalui Media Bergambar Terhadap Pengetahuan Pada Pasien DM Di  Puskesmas Nanggalo Padang. Disarankan kepada pimpinan puskesman untuk dapat melanjutkan pemakaian model KIE bergambar ini dalam pengelolaan pasien DM guna penambah pengetahuan tentang penyakit diabetes.Kata Kunci : Diabetes Melitus, Senam Kaki, Model KIE.
MODEL PENDIDIKAN KESEHATAN DIET DASH DAN SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI Herwati Herwati; Delima Delima
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JULI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2754

Abstract

 Hipertensi sering disebut the silent killer (pembunuh diam-diam), 29% orang dewasa di seluruh dunia diduga mengidap hipertensi. Tujuan penelitian melihat perbedaan rata-rata Tekanan Darah sebelum dan sesudah diberikan Model Pendidikan  Kesehatan  Diet Dash dan Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah penderita Hipertensi. Jenis penelitian quasi-eksperimen, dengan rancangan one group pre-post test. Sampel dalam penelitian ini  penderita Hipertensi Di Puskesmas Nanggalo Padang sebanyak 38 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji t-test Dependen. Derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan sistole sebelum itervensi 152 mmhg, dan setelah intervensi menurun  menjadi 142.61. Rata-rata tekanan Diastole sebelum itervensi 79.79 dan setelah intervensi menurun menjadi 78.18. Hasil analisis terdapat  perbedaan yang signifikan tekanan darah  sistole sebelum dengan sesudah dilakukan intervensi (p value = 0,000), begitu juga tekanan darah diastole (p value = 0,005). Disarankan kepada  Petugas kesehatan Puskesmas Nanggalo Padang, memberikan  Informasi mengunakan media cetak seperti Poster, Buklet dan  dapat menerapkan Model Pendidikan Kesehatan Diet Dash dan Senam Hipertensi pada pasien Hipertensi, secara berkala, minimal 3 kali seminggu selama 30 menit. Kata Kunci : Hipertensi, Diet Dash dan Senam Hipertensi
MODEL PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM KESIAPAN MENGHADAPI MENARCHE DI SEKOLAH DASAR Herwati Murniati Muchtar
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.453

Abstract

Remaja putri mengalami menstruasi pertama kali atau disebut menarche, tidak seimbangperubahan fisik, kejiwaan dan mental emosional, kurangnya kesiapan mental, pengetahuan,perawatan diri yang diperlukan saat menstruasi, ada rasa takut, dan menyesali kenapasemua ini didapatnya. Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 sebanyak 5,2% anak-anak di 17provinsi di Indonesia telah memasuki usia menarche di bawah usia 12 tahun. Tujuan Penelitianuntuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah intervensi Model Pendidikan KesehatanTerhadap Pengetahuan dan Sikap Dalam Kesiapan Menghadapi Menarche di SD Negeri No 27Sungai Sapiah Padang Tahun 2016. Penelitian dilakukan bulan Mai sampai Oktober 2016,Populasi penelitian seluruh siswi kelas V dan VI SD No 27 Sungai Sapiah Padang, sebanyak36 orang, seluruh siswi kelas V dan Kelas VI dijadikan sampel penelitian. Jenis penelitianQuasy eksperiment , dengan rancangan yang digunakan adalah rancangan Two Group pretest–Postest Design, Dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua kelompok subjek sertamelakukan pengukuran sebelum dan sesudah pemberian perlakuan. Hasil penelitian rata-ratapengetahuan hasil sebelum diberikan model pendidikan kesehatan adalah 11,83 dengan standardeviasi 5,732 dan sesudah diberikan model pendidikan kesehatan rata-rata pengetahuanadalah 17,56 dengan standar deviasi 2,55. Terlihat nilai mean perbedaan antara hasilpengetahuan sebelum dan hasil pengetahuan sesudah adalah sebesar -5.722 dengan standardeviasi 5.86. p= 0,001, ada perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum danpengetahuan sesudah. Rata-rata sikap hasil sebelum adalah 8,00 dengan standar deviasi 3,10dan sesudah adalah 11,11 dengan standar deviasi 1,27. Terlihat nilai mean perbedaan antarasikap sebelum dan sesudah adalah – 3.11 dengan standar deviasi 3.27. p= 0,001, adaperbedaan signifikan antara sikap sebelum dan sesudah diberikan model pendidikankesehatan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk bekerjasama melaksanakan kegiatanUsaha Kesehatan Sekolah untuk memberikan model pendidikan kesehatan dan penyuluhankesehatan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DM MELALUI KONSELING DAN KIE TERHADAP PENGATURAN POLA MAKAN DI KELURAHAN GURUN LAWEH Murniati Murniati; Herwati Herwati
Menara Ilmu Vol 16, No 2 (2022): VOL. XVI NO. 2 OKTOBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i2.3791

Abstract

Komplikasi diabetes terjadi pada semua organ dalam tubuh yang dialiri pembuluh darah kecil dan besar dengan penyebab kematian 50% akibat penyakit jantung koroner dan 30% akibat gagal ginjal. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan klien beresiko DM setelah diberikan perlakuan konseling dan KIE tentang pengaturan pola makan pasien DM. Jenis penelitian ini berbentuk Quasy eksperiment, Sebagai sasaran pelaksanaan penelitian ini pasien yang sedang makan obat DM dan klien yang beresiko untuk penyakit DM, pada RT3 RW 4 Kelurahan Gurun Laweh wilayah kerja Puskesmas Nanggalo. Hasil penelitian ini untuk mengetahui pengetahun pasien dan klien beresiko penyakit DM tentang pengaturan pola makan DM di RT3 RW 4 Kelurahan Gurun Laweh wilayah puskesmas Nanggalo Padang.Sebagai Output dari penelitian ini modul dari Model KIE Pengaturan Pola DIIT DM sebagai tindak lanjut dari aplikasi bentuk modul yang dapat digunakan oleh petugas kesehatan dan kader dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dalam program Keluarga Sehat.