Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL ISTEK

PERANCANGAN ALAT PENDETEKSI KADAR POLUSI UDARA MENGUNAKAN SENSOR GAS MQ-7 DENGAN TEKNOLOGI WIRELESS HC-05 Adam Faroqi; Dery Kurnia Halim; Mada Sanjaya WS; Eko Prabowo Hadisantoso
JURNAL ISTEK Vol 10, No 2 (2017): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya kendaraan yang lalu lalang datang maupun meninggalkan kota Bandung mengakibatkan udara disekitarnya panas dan berdebu, serta alat pendeteksi kadar polusi udara udah tidak terpasang lagi. Oleh sebab itu, diperlukan suatu alat pendeteksi kadar polusi di udara yang berfungsi sebagai pemantau kadar polusi serta pendeteksi dini dalam pencemaran udara, sehingga menjadi acuan guna membuat program untuk menanggulangi permasalahan pencemaran udara tersebut. Untuk mendeteksi kadar polusi udara menggunakan sensor gas MQ-7 yang peka terhadap gas karbon monoksida, stabil dan berumur panjang. Dan untuk tampilan menggunakan LCD yang sebelumnya di proses oleh mikrokontroler Arduino UNO. serta untuk tampilan mengunakan laptop sebelumnya diproses oleh software MATLAB yang ditransmisikan mengunakan teknologi wireless Hc-05 yang terdapat pada alat sehingga tampilan pada LCD dan laptop sama. Sistem ini diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah pencemaran udara karena praktis, dan mudah ditemukan serta biaya yang diperlukan terjangkau dibanding dengan alat dari badan lingkungan hidup. Rancang bangun alat pendeteksi kadar polusi udara mengunakan sensor gas MQ-7 dengan Teknologi Wireless HC-05 dapat mendeteksi karbon monoksida. Masukan dari sensor gas di olah melalui arduino, menghasilkan output pada LCD dan LED serta di kirim melalui wireless HC-05 ke PC. Kadar polusi terbesar tercatat pada alat 56ppm
PEMANFAATAN BIJI KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI KOAGULAN ALTERNATIF DALAM PROSES PENJERNIHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TEKSTIL KULIT Irmayana Irmayana; Eko Prabowo Hadisantoso; Soeharti Isnaini
JURNAL ISTEK Vol 10, No 2 (2017): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan biji kelor perlu dikembangkan lebih lanjut untuk pengolahan limbah cair yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Kandungan protein dalam biji kelor (Moringa oleifera) yaitu polielektrolit kationik yang merupakan koagulan alami yang mampu meningkatkan kualitas air limbah industri tekstil kulit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biji kelor sebagai koagulan pada industri tekstil kulit sehingga diperoleh dosis optimum koagulan biji kelor.Metode penelitian ini dilakukan 3 tahap yaitu preparasi koagulan, proses koagulasi dan analisis parameter. Preparasi koagulan dihasilkan serbuk biji kelor dengan variasi dosis (1 gram, 3 gram, 5 gram, 7 gram, 9 gram dan 11 gram)/500 mL limbah cair industri tekstil kulit, hasil proses koagulasi menggunakan koagulan biji kelor menghasilkan endapan berupa koloid. Hasil dari analisis parameter menunjukan bahwa dosis 5 gram berpengaruh terhadap penurunan kadar TSS, COD, amonium, dan dosis 1 gram berpengaruh terhadap penurnan kadar BOD, sedangkan pengaruh penambahan koagulan terhadap kadar warna, krom dan sulfida tidak terjadi peningkatan. Dosis optimum koagulan biji kelor 5 gram mampu menyisihkan TSS sebesar 0,012 mg/L, COD sebesar 104,96 mg/L, Amonium sebesar 1,7 mg/L. Namun pada pengukuran BOD dosis optimum koagulan biji kelor adalah 1 gram mampu menyisihkan BOD sebesar 20,52 mg/L, warna sebesar 68,518 Pt.Co, krom sebesar 0,483 mg/L dan sulfida sebesar 0,021 mg/L. Koagulan biji kelor dapat memperbaiki kualitas air limbah cair industri tekstil kulit.
Co-Authors Abdurrohman, Irwan Adam Faroqi, Adam Adi Mulyana Supriatna Adzkya Al Qudsiyyah Burhan Aenur Roidatun Nisa Ahmad Hidayat Ahmad Izzan Aih Mitamimah Alfi Ikhlasul Amal Alfi Ikhlasul Amal Amal, Alfi Ikhlasul Amelia Putri Sugiso Annisaa Siti Zuadah Arief Iyustiana Atiek Rostika Noviyanti Atiek Rostika Noviyanti Atiek Rostika Noviyanti AYU ANDINI Ayu Novi Rianty Azman Bin Ma'Amor Citra Fitiriani Kusman Dede Suhendar Dermawan, Muhamad Fahmi Dery Kurnia Halim Diana Rakhmawaty Eddy Diana Rakhmawaty Eddy Diani Kusumaningrum Diba, Riska Farah Diyanthi, Erlinda Widyasmara Dyah Dwi Poerwanto Dyanti Nur'aeni Eddy, Diana Rakhmawaty Eka Febrianti ERLINDA WIDYASMARA DIYANTHI Eva Asadah FAHMI SHIHAB Farida Zahara Fatimah Layyinah Ferli Septi Irwansyah FERRY ARIFIADI Fitriyani, Rizka Gina Giftia Azmiana Delilah Hambali, R. Yuli Ahmad Hidayat, Dede Humanita Maharani AR Irmayana Irmayana Isnaeniah, Erni Iu Rusliana KRISTANTO WAHYUDI Kurniawati Kurniawati Mada Sanjaya WS Muhamad Sahlan Arrosyid Nurizal, Abshar Fathur Rochman Nurkholish Hadi Resi Rosanti Rifki Rosyad Riki Juniansyah Risdiana Risdiana Risdiana Risdiana RISDIANA RISDIANA, RISDIANA Riska Farah Diba RIZKI ADITYAWAN MAULANA RIZKY BERLIANA WIJAYANTI Robby'atul Adawiyah Hanifah Sandi Muhamad Arifin Shariffuddin Bin Md Zain Soeharti Isnaini Soehartini Isnaini Soni Setiadji Suryana Suryana Syifa Akmalia Zahra Tety Sudiarti Tsaniyah, Siti Wilamah TURSINA HAJAR Vina Amalia, Vina Wahyudin Darmalaksana Wulan Sumarni Yuna Widayanti Yusuf Rohmatulloh Zain, Shariffuddin Bin Md Zhafarina Adzra