Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : journal online of physics

PERBANDINGAN KONFIGURASI ELEKTRODA METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS UNTUK IDENTIFIKASI LITOLOGI DAN BIDANG GELINCIR DI KELURAHAN PIDADA BANDAR LAMPUNG Rahmi Mulyasari; I Gede Boy Darmawan; Nandi Haerudin
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 6 No. 2 (2021): JOP (Journal Online of Physics) Vol 6 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v6i2.12973

Abstract

Longsoran merupakan bencana yang terjadi dipengaruhi oleh faktor morfologi, litologi, struktur geologi, hidrogeologi dan penggunaan lahan. Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung merupakan daerah yang kondisi morfologinya berupa perbukitan dengan kelerengan yang curam. Berdasarkan data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMBG) pada bulan Januari-Oktober 2019, daerah penelitian yang berada di Kecamatan Panjang memiliki potensi gerakan tanah menengah-tinggi. Kriteria terjadinya longsoran adalah kelerengan yang cukup curam, terdapatnya bidang gelincir di bawah permukaan tanah yang jenuh air dan banyaknya kandungan air yang berasal dari air hujan yang meresap ke dalam tanah. Salah satu metode geofisika yang dapat mendeteksi litologi dan bidang gelincir adalah metode Geolistrik Resistivitas. Melalui metode ini diketahui daerah yang memiliki kandungan air tinggi yang ditunjukkan dengan nilai resistivitas yang rendah. Pada penelitian ini, dilakukan identifikasi litologi dan bidang gelincir di kawasan rawan longsor dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Wenner-Alpha. Konfigurasi Wenner-Schlumberger mempunyai penetrasi pengukuran yang lebih dalam tetapi gambaran penampang bawah permukaan beresolusi rendah, sedangkan konfigurasi Wenner-Alpha mempunyai penetrasi pengukuran yang tidak terlalu dalam tetapi gambaran penampang bawah permukaan beresolusi relatif tinggi. Penggunaan kedua konfigurasi ini untuk memanfaatkan kelebihan dan mengurangi kelemahan dari masing-masing konfigurasi pada analisis kelongsoran. Setelah dilakukan pengukuran terhadap 2 lintasan, diidentifikasi litologi dan bidang gelincir daerah penelitian. Berdasarkan hasil pengukuran, konfigurasi Wenner-Schlumberger mempunyai gambaran penampang bawah permukaan yang lebih detail dan penetrasi yang lebih dalam untuk identifikasi litologi perlapisan dan bidang gelincir dibandingkan konfigurasi Wenner-Alpha.
STUDI PENDAHULUAN POTENSI LIKUEFAKSI MENGGUNAKAN PENDEKATAN GEOLOGI, HIDROGEOLOGI, DAN DATA VS30 PADA KECAMATAN KALIANDA, LAMPUNG SELATAN Restu Wildanu Ahadi; Sultan Al Ghifari; Kevin Bahy Taufiquds; M. Farhan Al Rasyid; M. Aditya Makki; Rahmi Mulyasari
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 8 No. 3 (2023): JOP (Journal Online of Physics) Vol 8 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v8i3.27351

Abstract

Likuefaksi merupakan kejadian setelah gempa yang menyebabkan hilangnya kekuatan tanah yang disebabkan tegangan air pori yang timbul akibat beban siklis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi pendahuluan dan memetakan daerah yang berpotensi terjadi likuefaksi di daerah Kalianda, Lampung. Metode yang digunakan pada penelitian ini didasarkan pada kajian geologi, hidrogeologi dan data Vs30. Litologi pada daerah penelitian merupakan formasi aluvium : bongkah, kerikil, pasir, lanau, lumpur, dan lempung (Qa), dan Endapan gunung api muda : Lava (andesit-basal), breksi, dan tuf (Qhvr), secara umum berupa batuan sedimen urai dan bersifat non-kohesif dengan kondisi air tanah yang cukup jenuh dengan kedalaman rata 2 - 10 meter. Berdasarkan stuktur geologi terdapat sesar aktif dan zona subduksi yang berpotensi menimbulkan gempa bumi. Hasil data Vs30 menunjukkan daerah penelitian memiliki dua klasifikasi tanah, yakni tanah sedang (175 < vs ≤ 350) pada bagian utara dan tanah keras batuan lunak (350 < vs ≤ 750) pada bagian selatan.
ANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR DAN KAJIAN MITIGASI BENCANA DI DAERAH LABUHAN MANDI, PESISIR BARAT Mauliza, Nadia; Rambe, Sibgha Alfirdausi; Mulyasari, Rahmi; Haerudin, Nandi; Dani, Ilham
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 1 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 1
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i1.38053

Abstract

Labuhan Mandi adalah salah satu desa di Kecamatan Way Krui, Kabupaten Pesisir Barat, yang berlokasi di perbatasan antara Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Labuhan Mandi tepat berada pada topografi yang berupa perbukitan, sehingga hal ini menyebabkan daerah Labuhan Mandi cukup sering mengalami bencana tanah longsor. Melihat data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tahun 2024, bencana longsor telah terjadi sebanyak 56 kali kejadian, dengan 53 orang tewas karena bencana longsor. Penelitian ini dilaksanakan untuk mengkaji wilayah-wilayah rawan longsor dengan metode overlay peta faktor-faktor pemicu, serta merumuskan tindakan pencegahan dan mitigasi yang paling tepat untuk diterapkan. Penelitian ini akan dilakukan berbasis dengan metode Sistem Informasi Geografis (SIG), dengan Langkah awal menentukan variabel pengaruh longsor kemudian meng-overlay variable-variabel tersebut hingga menghasilkan peta potensi longsor. Berdasarkan hal tersebut terjadinya longsor pada daerah setempat dipengaruhi oleh kemiringan lereng, tutupan lahan, topografi, curah dan atau intesitas hujan, serta jenis tanah pada daerah setempat. Peta menunjukkan bahwa mayoritas wilayah Desa Labuhan Mandi, melebihi 60%, tergolong dalam zona dengan risiko longsor yang signifikan. Dengan Tingkat kerawanan yang tinggi ini perlu untuk dilakukannya penanggulangan, baik penanggulangan secara terstruktur maupun tidak terstruktur untuk mengurangi kerugian apabila terjadinya bencana tanah longsor.
ANALISIS KELURUSAN STRUKTUR GEOLOGI TALAWI-BARANGIN, KOTA SAWAHLUNTO MENGGUNAKAN HILLSHADE DAN DIAGRAM ROSE BERDASARKAN DATA DEM SRTM Fatuha, Akmal Alfian; Voanda, Dinda Fitri; Haerudin, Nandi; Karyanto, Karyanto; Wibowo, Rahmat Catur; Mulyasari, Rahmi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 10 No. 2 (2025): JOP (Journal Online of Physics) Vol 10 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v10i2.38415

Abstract

Wilayah Talawi-Barangin, Kota Sawahlunto, berada di zona tektonik aktif Pulau Sumatera yang memiliki sejarah geologi kompleks akibat aktivitas pergerakan lempeng tektonik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kelurusan dan orientasi struktur geologi di daerah tersebut serta memahami kaitannya dengan dinamika geologi di Pulau Sumatera. Pemahaman terhadap pola struktur geologi penting untuk mitigasi bencana geologi serta eksplorasi sumber daya alam. Metode yang digunakan meliputi analisis geospasial berbasis Digital Elevation Model (DEM) resolusi 30 meter dari SRTM, yang diolah menjadi hillshade untuk yang diolah menjadi hillshade untuk menghasilkan representasi bayangan topografi berdasarkan sudut pencahayaan, guna meningkatkan persepsi kedalaman dan bentuk morfologi permukaan peta. Hillshade digunakan dengan berbagai sudut azimuth untuk mengidentifikasi bentuk topografi yang lebih detail. Ekstraksi kelurusan dilakukan dengan PCI Geomatica menggunakan parameter seperti RADI (Filter Radius), GTHR (Gradien Threshold), dan LTHR (Length Threshold). Diagram Rose dibuat menggunakan perangkat lunak RockWorks untuk menentukan arah dominan dari struktur geologi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola dan orientasi struktur geologi di Talawi-Barangin didominasi oleh kelurusan berarah baratlaut-tenggara (NW-SE). Pola ini sesuai dengan karakteristik struktur geologi di Pulau Sumatera yang juga berorientasi NW-SE. Penelitian ini menegaskan bahwa orientasi struktur geologi di Talawi-Barangin menggambarkan kompleksitas geologi wilayah tersebut dan keterkaitannya dengan dinamika geologi Sumatera secara keseluruhan.
IDENTIFIKASI POTENSI LONGSOR KAWASAN PATAHAN SEMANGKO MENGGUNAKAN FOTO UDARA UAV (STUDI KASUS: WAY KERAP, SEMAKA, KABUPATEN TANGGAMUS) Erfani, Sandri; Wijaya, Riki Chandra; Djana, Miftahul; Septiana, Trisya; Naimullah, Muhammad; Gracia, Christas; Rizkiano, Aldika; Mulyasari, Rahmi
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 2 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i2.31987

Abstract

Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus yang berlokasi pada 104° 27' 11.68'' BT -6° 30' 7.6'' LS merupakan daerah yang sering mengalami tanah longsor karena berada di daerah yang termasuk ke dalam kawasan patahan Semangko. Patahan Semangko atau biasa disebut Semangko Fault merupakan strike-slip fault yang mengalami pergerakan horisontal, pergerakan ini dapat menyebabkan gempa bumi dan juga longsor dan mempengaruhi topografi di sepanjang jalur patahan tersebut. Untuk itu dilakukan pemetaan foto udara dengan UAV pada daerah penelitian guna mendapatkan kenampakan permukaan bumi dengan resolusi tinggi menggunakan DJI Phantom 4 Pro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktif dari patahan Semangko dan pemetaan kerawanan longsor di daerah penelitian. Data yang digunakan yaitu kemiringan lereng, tutupan lahan, jenis batuan/geologi, jenis tanah dan curah hujan dengan pengolahan menggunakan Agisoft Metashape Professional, PCI Geomatica 2014 dan ArcGIS 10.8. Kerawanan longsor dengan klasifikasi tinggi cenderung berada di dekat patahan Semangko. Pergerakan tanah akibat aktivitas tektonik bisa membuat lereng menjadi lebih curam atau menciptakan celah pada lereng, meningkatkan kerawanannya terhadap longsor, hal tersebut berbanding lurus pada hasil analisis kemiringan lereng yang menunjukkan daerah rawan longsor tinggi ditunjukkan pada kemiringan lereng yang curam hingga terjal yang menjelaskan adanya pengaruh aktif dari patahan Semangko. Daerah penelitian Way Kerap, Semaka, Kabupaten Tanggamus didapati pemetaan kerawanan longsor dengan klasifikasi rendah (9,32 ha), sedang (26,25 ha) dan tinggi (1,91 ha) dengan total luasan daerah penelitian sebesar 37,5 ha.
ANALISIS KARAKTERISTIK LAPISAN TANAH DI DAERAH PATAHAN LOKAL BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KABUPATEN PESAWARAN Hesti, Hesti; Mulyasari, Rahmi; Hidayatika, Akroma; Haerudin, Nandi; Nurlaili, Jesica
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.33599

Abstract

Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah yang rawan terhadap gempabumi karena dekat dengan Patahan Semangko Segmen Lampung dan keberadaan Patahan lokal yaitu Patahan Menanga yang melewati Gunung Pesawaran di Kabupaten Pesawaran. Keberadaan Patahan di suatu wilayah harus diwaspadai karena pergerakannya dapat menyebabkan gempabumi, ditambah dengan kondisi lapisan tanah yang tebal dan lunak dapat menyebabkan efek guncangan dipermukaan bumi yang lebih kuat. Oleh karena itu sangat penting dilakukan penelitian mengenai karakteristik tanah pada wilayah ini sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana gempabumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik lapisan tanah di daerah sekitar Patahan Menanga. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode geofisika mikrotremor dan analisis pendekatan geologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki nilai frekuensi dominan tanah yang bervariasi yaitu 1 – 11,8 Hz yang menunjukkan kondisi geologi permukaan yang bervariasi yaitu terdiri dari batuan tersier yang cenderung tipis dan batuan alluvial yang cenderung tebal. Daerah penelitian memiliki nilai amplifikasi tanah yang bervariasi yaitu antara 1 – 3,6 kali yang menunjukkan daerah penelitian memiliki resiko rendah hingga sedang terhadap guncangan gempabumi.
INTERPRETASI ZONA AKUIFER BERDASARKAN DATA RESISTIVITAS DI AREA PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG Hidayatika, Akroma; Mulyasari, Rahmi; Hesti, Hesti; Kelvin Sihotang, Jeremia
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.35865

Abstract

Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung (RSP Unila) dibangun di lahan seluas 58.146 hektare dengan luas bangunan 26.999 hektare yang terdiri dari gedung berlantai lima serta total 270 tempat tidur. Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan krusial, sehingga penting untuk mengetahui karakter akuifer di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi bawah permukaan serta posisi dan kondisi akuifer di bawah permukaan RSP Unila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode geofisika resistivitas konfigurasi Schlumberger. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki empat lapisan litologi, yaitu lapisan lempung, aluvial air permukaan, dan lapisan akuifer berupa batupasir. Berdasarkan kondisi litologi akuifernya yang berupa batupasir, daerah penelitian memiliki potensi air tanah yang baik. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai potensi air tanah yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di RSP Unila, mendukung keberlangsungan operasional rumah sakit, dan memastikan kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga. Metode geofisika resistivitas terbukti efektif dalam mengidentifikasi karakteristik bawah permukaan dan akuifer di wilayah ini, sehingga dapat digunakan untuk perencanaan sumber daya air di masa mendatang.
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PEMETAAN DAERAH BERPOTENSI TSUNAMI DI DESA BATU BALAK, KECAMATAN RAJABASA, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Mulyasari, Rahmi; Solihin, Hafiz Ibnu; Ghiffary, Aviv Irfan Wildan; Kuncoro, Kirana Helga Aimee; Haerudin, Nandi; Yulianti, Titin; Mulyatno, Bagus Sapto
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 9 No. 3 (2024): JOP (Journal Online of Physics) Vol 9 No 3
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v9i3.36177

Abstract

Desa Batu Balak merupakan salah satu pemukiman yang terdampak oleh tsunami yang melanda Selat Sunda pada tahun 2018. Letaknya yang dilintasi sungai dan berdekatan dengan pesisir pantai meningkatkan kerentanannya terhadap tsunami. Selain itu, tingkat keterpaparan tsunami juga dipengaruhi oleh ketinggian dan kelandaian lereng yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah memetakan tingkat bahaya tsunami sebagai sarana pengurangan risiko bencana di tingkat desa, sesuai dengan Peraturan Kepala BNPB No.1 Tahun 2012 tentang Desa Tangguh Bencana. Penelitian ini memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menganalisis data dari berbagai sumber, termasuk data SHP, DEM SRTM 30 M Lampung Selatan, dan data tutupan lahan Indonesia dari Badan Informasi Geospasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan pemukiman di pesisir pantai Desa Batu Balak memiliki kerentanan tinggi terhadap tsunami. Studi ini telah menghasilkan peta zonasi tsunami untuk Desa Batu Balak, yang dapat digunakan dalam pembangunan jalur evakuasi tsunami dan peningkatan infrastruktur desa.
PEMODELAN SEJARAH PEMENDAMAN 1D SUMUR AIRE PADA AREA SUB-CEKUNGAN JAMBI BERDASARKAN ANALISIS GEOKIMIA BATUAN INDUK Hanif, Irfan; Mulyasari, Rahmi; Kurniawan, Andri; Destawan, Ridho
JOURNAL ONLINE OF PHYSICS Vol. 11 No. 2 (2026): JOP (Journal Online of Physics) Vol 11 No 2
Publisher : Prodi Fisika FST UNJA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jop.v11i2.53851

Abstract

Sejarah pemendaman merupakan parameter penting dalam analisis pemodelan cekungan untuk memahami evolusi termal dan kematangan batuan induk hidrokarbon yang berperan dalam sistem petroleum. Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah pemendaman dan kematangan batuan induk pada Sumur AIRE di Sub-Cekungan Jambi, yang merupakan bagian dari Cekungan Sumatera Selatan sebagai salah satu cekungan penghasil hidrokarbon utama di Indonesia. Metode penelitian meliputi analisis geokimia batuan induk, analisis biomarker untuk menentukan lingkungan pengendapan dan korelasi minyak-batuan induk, serta integrasi data log sumur dan biostratigrafi dalam pemodelan sejarah pemendaman 1D. Hasil analisis menunjukkan bahwa Formasi Talangakar merupakan batuan induk yang potensial dengan tingkat kematangan termal dari awal hingga puncak matang. Analisis biomarker mengindikasikan bahwa material organik Formasi Talangakar diendapkan pada lingkungan laut terbuka dengan kontribusi material organik darat dan laut. Hasil pemodelan sejarah pemendaman menunjukkan bahwa Formasi Talangakar mulai memasuki jendela kematangan awal sekitar 13,6 Ma pada kedalaman ±1400 m dan mencapai puncak kematangan sekitar 12,5 Ma pada kedalaman ±1500 m. Temuan ini menegaskan peran Formasi Talangakar sebagai batuan induk utama dalam sistem petroleum di area penelitian.  
Co-Authors adelia, Elsa Adelyra, Sabrina Agus Kuswanto Agustin, Erisa Akbari, Irgi Akroma Hidayatika Akroma Hidayatika Akroma Hidayatika Andien, Andien Andini Salsabila ANDRI KURNIAWAN Annisa Vidia Agustin Arianto, Khalila Wardah Arif P Prabowo Az Zahra Putri Sugiarto Bagus Sapto Mulyatno Bagus Sapto Mulyatno Berliana, Calista Rizky Budi Brahmantyo Chairunisa, Aina Wijdan Dani, Ilham Darmawan, I Gede Boy Dersan Surya Effendi Destawan, Ridho Dewi, Helen Selvia Dewi, Syeikha Puspita Djana, Miftahul Dwi Ratih Purwaningsih Dwiguna, Rezky Ariya Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Endro Prasetyo Wahono Erfani, Sandri Ermana, Rinda Fadillah, Muhammad Fatuha, Akmal Alfian Ghiffary, Aviv Irfan Wildan Gracia, Christas Hafizah Hafizah Hanif, Irfan Hantoro, Andriansyah Surya Hari Kaskoyo Hari Wiki Utama Harsyah, Ryan Putra Haryan, Nabilah Bintang Herlian, Faiza Attallah Hesti Hesti Hesti Hesti Hesti Hidayat, Dimas Setiawan Hidayatika, Akroma Husni, Yayan Mi’rojul I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan I Gede Boy Darmawan Ida Bagus Suananda Yogi Ida Bagus Suananda Yogi Idabagus S Yogi Ikhsan Hidayat Ilham Dani Imam Setiadi Isti Nur Kumalasari Juliarka, Bella Restu Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kelvin Sihotang, Jeremia Kevin Bahy Taufiquds Kevin Bahy Taufiquds Kirana Helga Aimee Kuncoro Kuncoro, Kirana Helga Aimee Lestari, Dwi Apriyanti M. Aditya Makki M. Farhan Al Rasyid Mahli, Razki Alfatah Khairu Manullang, Paulina Beny Claudia Matondang, Pebriadi Halomoan Maulana Ramadhan Pratama Mauliza, Nadia Muh Sarkowi Muhammad Aditya Makki Muhammad Nurul Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Reza Fahlefi Muhammad Saipuddin Nabila, Salsa Naimullah, Muhammad Najwa Aulia Izzati Nanda Hanyfa Maulida Nandi Haerudin Nissa, Selvi Hoirun Nofita Fatmawati Noviari, Salsabila Nurlaili, Jesica Octa Della Puspita Ordas Dewanto Pohan, Muhammad Arif Rizki Pramudana, Dhimas Radithya Gading Pranahayu Sekar Winahyu Putri, Priska Adelia Putri, Sefti Amelia Qalbu, Wan Fahayykal Azimah Rafi Rilo Pambudi Rambe, Sibgha Alfirdausi Rasimeng, Karyanto Rasimeng, Syamsurijal Raudhah, Amna Fithri Razki Alfatah Khairu Mahli Razki Alfattah Khairu Mahli Restu Ningsih Restu Wildanu Ahadi Rezky Ariya Dwiguna Rian Amukti Riduan Rifqi Muhammad Riftyani, Nur Rahma Riki Chandra Wijaya Riki Chandra Wijaya Rinda Ermana Rindiyani, Frans Siska Riza Rahardiawan Rizkiani, Deli Rizkiano, Aldika Rizky J. Sianturi Said, Yulia Morsa Saippudin, Muhammad Salfira, Ginanda Saputri, Ulva Saputro, Sugeng Purwo Serli Marlina Setyawan, Andika Septa Shella, Karina Pramay Siagian, Keisha Justina Siahaan, Sri Astuti Chrisma Sibgha Alfirdausi Rambe Simanjuntak, Anggun Cahyanti Sinambela, Rudy Zefrianto Siti Mahmudah Solihin, Hafiz Ibnu Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri Soraya Tiana Dewi Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Sugeng Purwo Saputro Suharno Suharno Suharno Sultan Al Ghifari Supartoyo Supartoyo Syahrani, Hanna Aulia Syamsurijal Rasimeng Tiara Tabitha Titin Yulianti Trada, Arkaan Faruq Trisya Septiana Unila, Hesti_9201 Voanda, Dinda Fitri Wibowo, Rahmat Catur Widiatama, Angga Jati Wijaya, Riki Chandra Winona Putri Prihadita Yadnya, Erlangga Rahardian Yogi, Ida Bagus Suananda Yuniza, Nani Zahiya, Asda Arwa