Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KANDUNGAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK AMOFER JERAMI PADI YANG DIFERMENTASI DENGAN PENAMBAHAN MOL BERBASIS LIMBAH Kamso, Kamso; Hindratiningrum, Novita; Fitria, Restuti
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 5 No 3 (2023): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2023.5.3.p406-413

Abstract

Pemanfaatan Limbah untuk Pembuatan Mikroorganisme Lokal sebagai Biostarter Silase Daun Singkong Pakan Kambing di Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II Yuwono, Triat Adi; Hindratiningrum, Novita; Sukowati, Dwi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 17, No 1 (2026): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v17i1.24978

Abstract

Ketersediaan pakan hijauan berkualitas secara kontinyu merupakan masalah yang dihadapi oleh anggota Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II Desa Binangun, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Peternak anggota Kelompok Tani Ternak Bangun Jaya II banyak yang menggunakan daun singkong dan onggok dalam pemberian pakan kambingnya. Daun singkong tersedia melimpah ketika musim penghujan sedangkan daya simpannya sangat terbatas sehingga perlu dilakukan pengawetan, salah satunya melalui proses ensilase. Proses fermentasi melalui pembuatan silase membutuhkan keterlibatan mikroorganisme sebagai biostarter. Biostarter fermentasi pakan dapat diperoleh melalui pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL) berbasis limbah yang tersedia di lingkungan sekitar seperti limbah organik. Salah satu limbah organik dan banyak tersedia khususnya di Banyumas adalah onggok. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah penerapan teknologi fermentasi menggunakan MOL onggok dalam rangka pengawetan daun singkong guna menyediakan pakan berkualitas dan kontinu. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah metode pendekatan dengan menggunakan diskusi, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan program guna mengevaluasi program. Kegiatan ini telah mencapai hasil yang baik dari segi (1) peningkatan pengetahuan, pemahaman dan ketrampilan peternak; (2) kualitas biostarter MOL berbasis inggok dan hasil fermentasi daun singkong. Peningkatan pengetahuan, pemahaman peternak diukur dengan pre test dan pos test dan diperoleh selisih nilai rata-rata sebesar 64,4%. Kualitas biostarter yang dipraktikkan oleh anggota KTT juga menunjukkan hasil yang bagus ditinjau dari warna dan baunya. Kualitas silase hasil praktek juga menunjukkan hasil yang memuaskan dilihat dari segi kualitas fisik (warna, aroma dan tekstur) dan kualitas kimianya (kandungan bahan kering, protein kasar, serat kasar dan lemaknya).
Pengaruh Perlakuan Amoniasi Fermentasi (AMOFER) Terhadap Kualitas Fisik Janggel Jagung: Effect of the treatment of ammoniated fermentation on the physical quality of Janggel maize Candrasari, Dewi Puspita; Fitria, Restuti; Hindratiningrum, Novita
Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan Vol 22 No 2 (2019): Nopember 2019
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.552 KB) | DOI: 10.22437/jiiip.v22i2.8352

Abstract

Permasalahan ketersediaan pakan ternak ruminansia dapat diatasi dengan memanfaatkan limbah hasil pertanian, perkebunan dan agroindustri. Salah satu contoh limbah pertanian yang memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pakan adalah janggel jagung. Janggel jagung dapat dimanfaatkan sebagai sumber serat karena kandungan serat kasarnya yang tinggi. Akan tetapi terdapat beberapa kelemahan janggel jagung jika dijadikan bahan pakan yaitu kandungan protein serta kecernaan janggel jagung yang rendah sehingga perlu upaya untuk meningkatkan kualitas janggel jagung sebagai bahan pakan dengan perlakuan amoniasi dan fermentasi. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi level penambahan M21 dekomposer dan lama pemeraman yang optimal terhadap kualitas fisik amoniasi fermentasi janggel jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial. Perlakuan yang diberikan adalah penambahan M21 dekomposer atau aras starter komersial (0; 0,02; 0,04; 0,06 % dari total larutan formula) dan lama pemeraman (0, 14, 28 hari). Variabel yang diamati meliputi warna, bau/aroma, tekstur dan ada atau tidaknya pertumbuhan jamur. Data yang diperoleh diolah secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan amoniasi fermentasi menyebabkan perubahan warna menjadi coklat, bau/aroma menjadi asam dan tercium bau amonia, tekstur pada janggel jagung menjadi lebih lunak dan tidak ada pertumbuhan jamur. Perubahan kualitas fisik tersebut dapat disimpulkan bahwa perlakuan Amoniasi fermentasi mampu meningkatkan kualitas fisik janggel jagung.