Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Applied Science in Civil Engineering

PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) TERHADAP PERILAKU KESELAMATAN PEKERJA Agustin, Melani; Honesti, Leli
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.135483

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam industri konstruksi yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan akibat lingkungan kerja yang kompleks, penggunaan peralatan berat, dan pekerjaan di ketinggian. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) berperan penting dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengendalikan risiko, serta mendorong terbentuknya perilaku kerja yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penerapan SMKK terhadap perilaku pekerja serta menganalisis pengaruh penerapannya secara keseluruhan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada pekerja dan analisis data dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen Dukungan Keselamatan Konstruksi menjadi faktor paling dominan yang memengaruhi perilaku pekerja dengan pengaruh positif, diikuti oleh Kepemimpinan dan Partisipasi Tenaga Kerja serta Evaluasi Kinerja Keselamatan Konstruksi. Sementara itu, elemen Perencanaan Keselamatan Konstruksi dan Operasi Keselamatan Konstruksi memberikan pengaruh negatif, yang menunjukkan perlunya peningkatan penerapan pada aspek tersebut. Secara simultan, seluruh elemen SMKK berpengaruh signifikan terhadap perilaku pekerja dengan kontribusi pengaruh yang besar, sehingga peningkatan kualitas penerapan SMKK dapat mendorong perubahan perilaku kerja menuju kondisi yang lebih aman dan sesuai prosedur keselamatan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan strategi penerapan SMKK dan pembentukan budaya keselamatan yang berkelanjutan dalam industri konstruksi.
EVALUASI PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJAAN PENGGANTIAN JEMBATAN AIR GADANG, TELUK KABUNG UTARA, KOTA PADANG Setiawan, Rino Agung; Honesti, Leli
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.135583

Abstract

Industri konstruksi merupakan sektor dengan tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek penting yang harus dikelola secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi penerapan program K3 dengan fokus pada kebiasaan, sikap, dan perilaku pekerja. Metode yang digunakan adalah penelitian campuran (mix method) yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi lapangan, kuesioner, pengisian kuesioner, dan pengumpulan dokumen pendukung. Data primer diperoleh langsung dari pekerja melalui pengamatan dan interaksi, sedangkan data sekunder berasal dari literatur, dokumen perusahaan, dan sumber relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan K3 telah dilakukan dengan cukup baik, ditandai dengan kepatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri dan pelaksanaan prosedur keselamatan. Namun, masih terdapat perilaku tidak aman, kurangnya pengawasan, serta komunikasi yang belum optimal antara manajemen dan pekerja. Faktor-faktor seperti budaya kerja, tekanan penyelesaian proyek, tingkat pendidikan, dan pengalaman kerja berpengaruh terhadap tingkat kepatuhan terhadap K3. Kesimpulannya, meskipun penerapan K3 telah memenuhi sebagian besar ketentuan, peningkatan program pelatihan, pengawasan yang konsisten, serta komunikasi yang lebih efektif diperlukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan kerja secara berkelanjutan