Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Scientech Research and Development

PEMETAAN KAWASAN LONGSOR KECAMATAN TANJUNG GADANG, KABUPATEN SIJUNJUNG Raafi Alfarizi Raafi Alfarizi; Leli Honesti Leli Honesti; Defwaldy Defwaldy; Dwi Marsiska Driptufany Dwi Marsiska Driptufany; Saiyidinal Fikri Saiyidinal Fikri
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 1 (2023): JSRD, June 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i1.117

Abstract

Bencana alam merupakan salah satu fenomena alam yang dapat terjadi setiap saat, dimanapun dan kapanpun, sehingga dapat menimbulkan kerugian material dan imaterial bagi kehidupan masyarakat. Untuk itu perlu di buatkan informasi spasial daerah yang rawan longsor, dimana Informasi spasial longsor sangat dibutuhkan dalam menyusun tataruang wilayah sebagai implementasi perencanaan tata ruang yang berwawasan lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat kerawanan longsor dan sebaran kawanan potensi rawan longsor di Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung. Metode yang digunakan dalam pengolahan data spasial pada penelitian ini yaitu metode scoring, pembobotan dan dilakukan overlay, menggunakan beberapa parameter yaitu kemiringan lereng, tutupan lahan, curah hujan, jenis tanah dan jenis batuan. Hasil dari penelitian ini adalah peta rawan longsor di Kecamatan Tanjung Gadang dengan hasil analisis perhitungan dan penjumlahan sesuai dengan luas masing-masing klasifikasi tingkat kerawanan aman, rawan, dan sangat rawan adalah 2.04 Ha, 34877.24 Ha, dan 9039.27 Ha dengan jumlah total luas keseluruhan berpotensi longsor dan tidak berpotensi longsor yaitu 43916.51 Ha, dan 2.04 Ha. Adapun jumlah total luas keseluruhan Kecamatan Tanjung Gadang adalah 43918.550 Ha. Sedangkan untuk sebaran rawan longsor di Kecamatan Tanjung Gadang untuk tingkat kerawanan aman tersebar di Nagari Sibakur, dan Tajung Lolo, untuk mayoritas tingkat kerawanan rawan tersebar di Nagari Sibakur, Nagari Tanjung Lolo, Nagari Langki, Nagari Taratak Baru, dan Nagari Pulasan, untuk mayoritas tingkat kerawanan sangat rawan tersebar di Nagari Tanjung Gadang, Nagari Timbulun, dan Nagari Pulasan.
PEMETAAN ZONA BAHAYA TSUNAMI DI KABUPATEN PESISIR SELATAN PROVINSI SUMATERA BARAT Leli Honesti; Alvin; Fajrin
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.202

Abstract

Penelitian ini tentangg memetakan zona bahaya tsunami di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini ialah Sebagai media informasi bagi penulis dan pembaca dalam mengetahui tingkatan zona bahaya tsunami di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Untuk memetakan daerah bahaya Tsunami mengunakan SIG di Kabupaten Pesisir Selatan menggunakan metode skoring, pembobotan dan analisis spasial terhadap parameter ketinggian, kemiringan, jarak garis pantai, aliran sungai, dan penggunaan lahan. Kabupaten Pesisir Selatan memiliki lima tingkat zona bahaya terhadap Tsunami, berdasarkan hasil data parameter-parameter yang digunakan., dari masing-masing parameter yang digunakan sangat mempengaruhi besar kecil tingkat zona bahaya Tsunami yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan yaitu jarak aliran sungai, jarak garis pantai, penggunaan lahan, Ketinggian lahan, dan Kemiringan lahan. Dari pembuatan Tingkatan zona bahaya Tsunami di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Wilayah dengan zona tingkat Sangat bahaya Tsunami sebesar 0.75% dengan Luas 4.537,26 ha, Wilayah dengan tingkat Bahaya Tsunami sebesar 4.61 % dengan Luas 27.863,28 ha, Wilayah dengan tingkat sedang Tsunami sebesar 17.75 % dengan Luas 107.334,00 ha, Wilayah dengan tingkat aman Tsunami sebesar 15.76 % dengan Luas 95.298,80 ha, dan wilayah dengan tingkat Sangat Aman Tsunami Sebesar 61.13 % dengan Luas 369.555,93 ha, Maka Hasil dari analisis penelitian nilai nilai zona bahaya tsunami per Kecamatan, Maka Kecamatan yang paling banyak terkena dampak tingkat zona Sangat Bahaya adalah Kecamatan batang kapas dengan luasan 657.32 ha , dan kecamatan yang paling banyak mendapatkan tingkat zona sangat aman yaitu Kecamatan Lengayang dengan luasan 49.942,78 ha.