Viyanti Viyanti
Unknown Affiliation

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PEMANFAATAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) SIMULASI SEBAGAI KOMPLEMEN DEMONSTRASI Mawar Oktivina; Agus Suyatna; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goals of this research were to determine the differences in cognitive learning outcomes, describe the Science Process Skills (SPS), the character, the activities and students’ attitudes toward the use of media ICT simulation as a complement demonstration in the learning measuring instruments. The research has been done in the first semester of 2013/2014 in SMPN 3 Tulang Bawang Tengah. The sample of this research was class VIIA of SMPN 3 Tulang Bawang Tengah randomly. The data was analyzed by using Paired Sample T-Test. The researcher concludes by the use of media ICT simulation as complement demonstration improve that cognitive learning outcomes, to foster character, increase the activity of students and to foster positive attitudes of students toward the use of ICT media simulation as a complement demonstration in the learning measuring instruments.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar ranah kognitif, mendeskripsikan Keterampilan Proses Sains (KPS), karakter, aktivitas dan sikap siswa terhadap pemanfaatan media TIK simulasi sebagai komplemen demonstrasi pada pembelajaran alat ukur. Penelitian ini dilakukan pada semester ganjil di SMPN 3 Tulang Bawang Tengah. Sampel penelitian ini kelas VIIA SMPN 3 Tulang Bawang Tengah menggunakan teknik random. Data dianalisis dengan menggunakan Paired Sample T-Test. Kesimpulan penelitian setelah pemanfaatan media TIK simulasi sebagai komplemen demonstrasi terdapat peningkatan hasil belajar ranah kognitif, menumbuhkan KPS, membentuk karakter, mengembangkan aktivitas siswa serta menumbuhkan sikap positif siswa terhadap pemanfaatan media TIK simulasi sebagai komplemen demonstrasi pada pembelajaran alat ukur.Kata kunci : aktivitas siswa, karakter siswa, keterampilan proses sains, komplemen demonstrasi, media TIK simulasi
PRODUKSI ALAT PERAGA IPA PESAWAT SEDERHANA BERBASIS SCIENCE IN BOX Rianto Rianto; Abdurrahman Abdurrahman; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is development research of visual aid instrument based Science in box. The objective of this research is 1.) producing physic visual aid instrument on simple plane material; 2.) providing various interest learning sources for students. The method of this research was adapted from media development model which adopted from Suyanto and Sartinem (2009). This research design coveraged seven steps of development procedure of product and product test. The result of external showed that the quality of visual aid instrument which developed is very interesting, very easy to use, and very beneficial and efective to use as learning media, it reached 94,79 % students who complete KKM. So, in conclusion, it was produced, learning media such visual aid instrument simple plane which have been tested and could be used with these quality: interesting, easy to use, beneficial, and admited effective to use as learning media.Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan alat peraga yang berbasis science in box. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1.) menghasilkan alat peraga fisika pada materi pesawat sederhana; 2.) menyediakan variasi sumber belajar yang menarik bagi siswa. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan media yang diadaptasi dari Suyanto dan Sartinem (2009). Desain tersebut meliputi tujuh tahapan prosedur pengembangan produk dan uji produk. Hasil uji eksternal menunjukkan bahwa kualitas alat peraga yang dikembangkan sangat menarik, sangat mudah digunakan, dan sangat bermanfaat. Alat peraga ini efektif digunakan sebagai media pembelajaran yaitu mencapai 94,79 % siswa tuntas KKM. Jadi, dapat disimpulkan bahwa dihasilkan media pembelajaran berupa alat peraga pesawat sederhana yang telah teruji dan layak digunakan dengan kualitas: menarik, mudah digunakan, bermanfaat, dan dinyatakan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.Kata kunci: alat peraga IPA, media pembelajaran, pesawat sederhana.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN METAKOGNISI PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP Nelly Mustika Ayu; Undang Rosidin; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to develop metacognition assessment instrument skill that contain competencies, materials, job descriptions, guide use, the rubric (scoring guide) and metacognition scoring sheet skills. The method of development that is used in this reseach adapts the model of development metacognition assessment instrument that includes six steps of product development procedure and product experiment. The validation showed the metacognition assessment instruments skills that developed has been in line with theory and fit to be used as an assessment instrument. The results of the test on the field showed metacognition assessment instruments skills effective. The quality of metacognition assessment instrument skills: attractive, easy to use, and useful.Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen penilaian keterampilan metakognisi yang bermuatan kompetensi, materi, uraian tugas, panduan penggunaan, rubrik (panduan penskoran) dan lembar penilaian keterampilan metakognisi. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi model pengembangan instrument penilaian keterampilan metakognisi yang meliputi enam tahapan prosedur pengembangan produk dan uji produk. Hasil uji ahli menunjukkan instrumen penilaian keterampilan metakognisi yang dikembangkan telah sesuai dengan teori dan layak digunakan sebagai instrumen penilaian. Hasil uji lapangan menunjukan instrumen penilaian keterampilan metakognisi efektif. Kualitas instrumen penilaian keterampilan metakognisi: menarik, mudah digunakan, dan bermanfaat .Kata kunci: instrumen penilaian keterampilan metakognisi, pembelajaran IPA, pengembangan
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR METODE DISKUSI BERBASIS KETERAMPILAN GENERIK SAINS DENGAN METODE CERAMAH Fahruddin Fahruddin; I Dewa Putu N; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to find out the average differences of students’ learning results between those who used discussion method based on science generic skill and lecturing learning method. This research used true experimental design with posttest-only control design. The results showed that: a) there were average difference results of students’ who learn physic between discussions method based on science generic skill and those who used lecturing learning method; b) the students’ learning results that used discussions method based on science generic skill are higher (82.00) than those who used lecturing learning method (70.55).Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar siswa antara metode diskusi berbasis keterampilan generik sains dengan metode pembelajaran ceramah. Desain eksperimen pada penelitian ini menggunakan bentuk True Experimental Design dengan tipe Posttest-Only Control Design. Hasil yang diperoleh dari penelitian yang dilakukan adalah a). ada perbedaan rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran fisika antara metode diskusi berbasis keterampilan generik sains dengan metode pembelajaran ceramah. b). Hasil belajar siswa yang menggunakan metode diskusi berbasis keterampilan generik sains lebih tinggi dibandingkan yang menggunakan ceramah. Dengan rata-rata nilai hasil belajar pada kelas yang menggunakan metode diskusi berbasis keterampilan generik sains 82,00 sedangkan pada kelas yang menggunakan metode pembelajaran ceramah 70,55.Kata kunci: ceramah, hasil belajar siswa, keterampilan generik sains, metode diskusi.
PEMANFAATAN MEDIA TIK SIMULASI SEBAGAI SUPLEMEN DEMONSTRASI PADA PEMBELAJARAN ALAT UKUR DI SMP Purwanti Budi Utami; Agus Suyatna; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose this reaserach is: to determine the increase in cognitive learning outcomes of students, to grow the students Science Process Skills, to form the character of students, to improve activities of the students, grow the attitudes of students who the use of simulation ICT media as supplement to demonstrate on measuring instruments. Research has been done in the first semester of 2013/2014 in SMP Negeri 1 Belalau, West Lampung. The population is every students of class VII while the samples were class VII A of 24 students. The research design used is a One-Shot Case Study.The results is use the simulation ICT media as supplement to demonstrate on measuring instruments are increase in cognitive learning outcomes of students, to grow the science process skills of the students, form the character of the students, to improve the activities of the students, and grow a positive attitudes of students.Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui peningkatan hasil belajar ranah kognitif, menumbuhkan KPS, membentuk karakter, mengembangkan aktivitas, menumbuhkan sikap siswa terhadap pemanfaatan media TIK simulasi sebagai suplemen demonstrasi pada pembelajaran alat ukur. Penelitian dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2013/2014 di SMP Negeri 1 Belalau, Lampung Barat. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII sedangkan sampel yaitu kelas VII A dengan jumlah 24 siswa. Pemilihan sampel dilakukan dengan memilih 1 kelas secara random dari 6 kelas yang ada. Hasil penelitian menggunakan media TIK simulasi sebagai suplemen demonstrasi pada pembelajaran alat ukur terdapat peningkatan hasil belajar ranah kognitif siswa, dapat menumbuhkan KPS siswa, dapat membentuk karakter siswa, dapat mengembangkan aktivitas siswa, dan dapat menumbuhkan sikap positif siswa.Kata kunci: aktivitas, karakter, keterampilan proses sains, media TIK simulasi, suplemen demonstrasi
PEMANFAATAN MEDIA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TUTORIAL SEBAGAI SUPLEMEN EKSPERIMEN Junia Yurika; Agus Suyatna; Viyanti Viyanti
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goals of this research were to determine the differences in cognitive learning outcomes, describe the Science Process Skills (SPS), the character, the activities and students’ attitudes toward the use of media ICT tutorial as a supplement experiment in the learning measuring instruments. The research design used One-Shot Case Study. The sample of this research was class VIID of SMPN 2 Way Tenong randomly. The data was analyzed by using pair sample t-test. The researcher concludes by the use of media ICT tutorial as supplement experiment that the differences in cognitive learning outcomes can bring up SPS, to build character, to increase the activity of students and to foster positive attitudes of students toward the use of ICT media tutorial as a supplement experiment in the learning measuring instruments.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar ranah kognitif, mendeskripsikan Keterampilan Proses Sains (KPS), karakter, aktivitas dan sikap siswa terhadap pemanfaatan media TIK tutorial sebagai suplemen eksperimen terhadap peningkatan. Desain penelitian menggunakan One-Shot Case Study. Sampel penelitian ini kelas VIID SMPN 2 Way Tenong menggunakan teknik random. Kesimpulan penelitian setelah pemanfaatan media TIK tutorial sebagai suplemen eksperimen terdapat peningkatan hasil belajar ranah kognitif, memunculkan KPS, membentuk karakter, meningkatkan aktivitas siswa serta menumbuhkan sikap positif siswa terhadap pemanfaatan media TIK tutorial sebagai suplemen eksperimen dalam pembelajaran alat ukur.Kata kunci: media TIK tutorial, suplemen eksperimen, keterampilan proses sains, karakter siswa, aktivitas siswa.
Pemberdayaan Keterampilan Argumentasi Mendorong Pemahaman Konsep Siswa Viyanti Viyanti; Cari Cari; Widha Sunarno; Zuhdan Kun Prasetyo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i1.1152

Abstract

Abstrak. Penelitian bertujuan memberdayakan keterampilan argumentasi untuk mendorong pemahaman konsep siswa pada materi terapung dan tenggelam. Penelitian difokuskan pada 1) identifikasi keterampilan argumentasi yang dapat diberdayakan dan 2) identifikasi pemahaman konsep siswa setelah diberdayakan keterampilan argumentasi. Populasi penelitian adalah siswa SMA kelas XI di kota Bandar Lampung. Pemilihan sampel menggunakan teknik cluster random sampling untuk 2 kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa fokus memberdayakan keterampilan argumentasi (elemen claim) tanpa memberdayakan elemen keterampilan argumentasi lainnya, hal ini berdampak pada lemahnya pemahaman konsep materi terapung dan tenggelam siswa. Idealnya pemberdayaan keterampilan argumentasi secara utuh berdampak pada perluasan pemahaman konsep siswa. Hasil penelitian ini menjadi rujukan untuk melakukan penelitian selanjutnya guna memperoleh perubahan positif memberdayakan keterampilan argumentasi yang secara langsung meningkatkan pemahaman konsep siswa menjadi lebih baik.Kata kunci: Pemahaman konsep, keterampilan argumentasi
PELATIHAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KETERAMPILAN ABAD 21 BAGI GURU SD SE -KOTA BANDAR LAMPUNG Patuan Raja; Sunyono Sunyono; Viyanti Viyanti; Fitri Daryanti
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.311 KB)

Abstract

Perkembangan Abad 21 menuntut kesiapan guru dalam berkontribusi dan berkompetisi dalam persaingan dunia global. Guru dituntut memfasilitasi pembelajaran yang didorong oleh perkembangan abad 21, meliputi: (1) capaian kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, (2) beragam materi ajar yang lebih kompleks dan sulit, (3) standard proses pembelajaran, dan (4) transformasi aspek sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru SD di Kota Bandar Lampung dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Metode yang digunakan yaitu metode informatif-partisipatif, yaitu metode yang menghendaki para guru untuk memiliki wawasan secara teoritis dan praktis dalam penyusunan perangkat pembelajaran berbasis keterampilan abad 21 melalui tahap kegiatan penyajian informasi, diskusi dan simulasi atau latihan. Hasil penelitian menunjukan bahwa capaian kemampuan akhir peserta pelatihan mencapai 83,2% baik sekali, 12,47 baik dan peserta kemampuan akhirnya kurang sekitar 4,33%. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v1i2.hal.88-95