Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pastura

PHYTOCHEMICAL CONTENT FROM NANGKA LEAVES (Artocarpus heteropyllus) AND KELOR LEAVES (Moringa oleifera) AS ADDITIONAL FEED FOR GOAT LIVESTOCK Angelia Utari Harahap; Lili Warly; - Hermon; - Suyitman; - Evitayani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 10 No 2 (2021): Pastura Vol. 10 No. 2 Tahun 2021
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/Pastura.2021.v10.i02.p01

Abstract

Uji fitokimia dilakukan untuk memberikan deskripsi senyawa kelompok yang terkandung dalam ekstrak,salah satunya dari bahan pakan tambahan alternatif yang digunakan berasal dari daun nangka (Artocarpusheterophyllus) dan daun kelor (Moringa oleifera) merupakan sumber tanin yang potensial digunakansebagai proteksi protein pakan yang berkualitas tinggi dalam meningkatkan produktivitas ternak kambing.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak daunnangka dan daun kelor. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun nangka dan daun keloryang diperoleh di wilayah Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Daun nangka dan daun kelor terlebih dahuludiekstraksi selanjutnya dilakukan uji fitokimia untuk mendeteksi adanya senyawa aktif alkaloid, flavonoid, saponin, fenolat, triterpenoida/steroida, dan tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun nangka dan daun kelor mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, fenolat, triterpenoida/steroida, dan tanin.Kata kunci: daun kelor, daun nangka, fitokimia, tanin
PENINGKATAN HASIL DAN NILAI NUTRISI RUMPUT KUMPAI (Hymenachne amplexicaulis (Rudge) Nees.) DENGAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN PUPUK ORGANIK DI TANAH PODZOLIK MERAH KUNING Hardi Syafria; Novirman Jamarun; Mardiati Zein; Evita Yani
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 1 (2015): Pastura Vol. 5 No. 1 Tahun 2015
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.264 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2015.v05.i01.p06

Abstract

Fungi mikoriza arbuskula (FMA) dapat membantu tanaman untuk penyediaan dan penyerapan unsur P yang rendah ketersediaannya pada tanah masam. Pupuk organik dapat memberikan pengaruh terhadap sifat fisik, kimia dan biologis tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh FMA dan pupuk organik terhadap peningkatan hasil dan nilai nutrisi rumput kumpai di tanah masam podzolik merah kuning. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 5×3 dan ulangan tiga kali. Dua faktor sebagai perlakuan yaitu FMA dan pupuk organik. FMA terdiri dari tiga taraf: 0 g/pot, 10 g/pot dan 20 g/pot. Pupuk organik terdiri dari lima taraf: 0%, 50% pupuk kandang sapi, 100% pupuk kandangsapi, 50% pupuk kompos dan 100% pupuk kompos. Peubah yang diamati adalah panjang daun, lebar daun, panjang tanaman, jumlah anakan, jumlah daun, produksi bahan kering hijauan, berat kering akar, protein kasar, kandungan fosfor, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik in-vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian FMA dan pupuk organik berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap semua peubah yang diamati. Sedangkan interaksi FMA dan pupuk organik berpengaruh sangat nyata terhadap berat kering akar, protein kasar, kandungan fosfor dan kecernaan bahan organik.Kata kunci: Hymenache amplexicaulis (Rudge) Nees., fungi mikoriza arbuskula, pupuk organik, hasil dan nilai nutrisi.
PENGARUH PEMBERIAN CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA (CMA) DAN PUPUK N, P DAN K PADA LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA TERHADAP KANDUNGAN MINERAL MAKRO RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) CV. TAIWAN Evitayani Evitayani; Khalil Khalil; E. Dirgantara; M. Lidra; Yolanda Yolanda
Pastura : Jurnal Ilmu Tumbuhan Pakan Ternak Vol 5 No 1 (2015): Pastura Vol. 5 No. 1 Tahun 2015
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.572 KB) | DOI: 10.24843/Pastura.2015.v05.i01.p03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CMA dan pupuk N, P dan K terhadap kandungan mineral makro pada lahan kritis bekas tambang batubara. Perlakuan yang diberikan terdiri dari A = 100% pupuk N, P dan K tanpa CMA, B = 100% pupuk N, P dan K + CMA, C = 75% pupuk N, P dan K + CMA, D = 50% pupuk N, P dan K + CMA, dan E = 25% pupuk N, P dan K + CMA. Analisa data menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 5 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diamati adalah kandungan mineral makro (P, Ca, Mg dan S). Hasil analisis RAK dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh antar perlakuan berbeda tidak nyata (P>0.05) terhadap kandungan mineral makro rumput Gajah CV. Taiwan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemakaian pupuk N, P dan K pada perlakuan E (25% pupuk N, P da K + CMA) yang mana kandungan mineral P = 0,30%, Ca = 1,23%, Mg = 1.55% dan S = 0.30% memberikan hasil yang relatif sama terhadap kandungan mineral makro rumput Gajah cv. Taiwan dengan pemberian 100% pupuk N, P dan K tanpa CMA.Keywords : CMA, pupuk N, P dan K, Mineral makro (P, Ca, Mg dan S)