Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Kosakata Bahasa Inggris Dengan Metode Vocabulary Self-Collection Strategy (VSS) Untuk Peserta Didik Rumah Belajar Mifasol Depok Jawa Barat Cicih Nuraeni; Jimmi Jimmi; Delis Meta Tiana; Aprillia Aprillia
Jurnal Abdimas Komunikasi dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2023): Desember
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abdikom.v3i2.2640

Abstract

Mifasol Learning House is a non-profit organization that works for the community with the goal of providing additional education for underprivileged children in Depok, West. The children are given a variety of training materials to help them improve their insight and knowledge so that they can compete. English language training is one of the learning materials available at this study center. This is due to the students' lack of fundamental English knowledge. Correct and accurate English vocabulary is one of the fundamentals and the main issue that students face. Based on this, lecturers in the English Language and Literature study program at Bina Sarana Informatika University participate in community service activities. This activity is packaged as training aimed at increasing English vocabulary acquisition using the Vocabulary Self-Collection Strategy (VSS). Two cycles are used in the training method. Each cycle is divided into four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The findings of this training demonstrate that VSS can be used to improve English vocabulary acquisition. The increase in the amount of understanding understood by students in cycles I and II demonstrates the improvement in student learning outcomes. In cycle I, the average test score was 58.2. In cycle II, the average test score was 70.2. The conclusion of this activity is that the VSS strategy can be used to improve students' English vocabulary acquisition. Rumah Belajar Mifasol adalah organisasi nirlaba yang bekerja untuk masyarakat dengan tujuan membantu memberikan pendidikan tambahan bagi anak-anak kurang mampu di Depok, Barat. Di tempat ini, anak-anak tersebut mendapat berbagai materi pelatihan untuk menunjang wawasan dan pengetahuan mereka agar mampu berdaya saing. Salah satu materi pembelajaran yang diberikan pada rumah belajar ini adalah pelatihan Bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dasar bahasa Inggris peserta didik. Kosakata bahasa Inggris yang benar dan akurat merupakan salah satu hal yang fundamental dan menjadi permasalahan utama yang dihadapi siswa. Berdasarkan hal tersebut, dosen pada program studi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Universitas Bina Sarana Informatika melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk pelatihan bertujuan untuk meningkatkan perolehan kosakata bahasa Inggris menggunakan Vocabulary Self-Collection Strategy (VSS). Metode pelatihan yang digunakan terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil pelatihan ini menunjukan bahwa VSS dapat digunakan untuk meningkatkan perolehan kosakata Bahasa Inggris. Peningkatan hasil belajar peserta didik ditunjukkan dengan meningkatnya jumlah kosakata yang dipahami oleh peserta didik pada siklus I dan II. Nilai rata-rata hasil belajar pada siklus I adalah 58,2. Nilai rata-rata tes hasil belajar pada siklus II adalah 70,2. Kesimpulan pada kegiatan ini adalah bahwa penerapan strategi VSS dapat digunakan untuk meningkatkan perolehan kosakata bahasa Inggris peserta didik.
Sistem Informasi Layanan Surat Digital dan Pengelolaan Data Penduduk Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall pada Desa Lebakgowah Nabilah Aisyi Az-zahra; Endang Wahyudi; Jimmi Jimmi
Journal of Artificial Intelligence and Technology Information (JAITI) Vol. 4 No. 3 (2026): Volume 4 Number 3 September 2026
Publisher : PT. Tech Cart Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58602/jaiti.v4i3.322

Abstract

Pelayanan administrasi di Desa Lebakgowah masih menghadapi berbagai kendala akibat proses kerja yang belum sepenuhnya terdigitalisasi. Pengajuan surat dilakukan secara langsung di kantor desa, sedangkan pengelolaan data kependudukan dan penyimpanan arsip masih menggunakan cara konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan memerlukan waktu lebih lama, meningkatkan risiko kesalahan pencatatan, serta menyulitkan pencarian kembali dokumen ketika dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem informasi berbasis web yang mengintegrasikan layanan surat digital dengan pengelolaan data penduduk untuk mendukung penyelenggaraan administrasi desa yang lebih efektif dan terorganisasi. Pengembangan aplikasi menerapkan pendekatan Software Development Life Cycle (SDLC) menggunakan model Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan framework Laravel 10, MySQL sebagai basis data, serta Bootstrap untuk mendukung tampilan antarmuka. Evaluasi fungsional dilakukan melalui Black Box Testing guna memastikan setiap fitur berjalan sesuai kebutuhan pengguna. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi mampu mengintegrasikan pengelolaan data penduduk dengan berbagai layanan administrasi, seperti pengajuan surat secara daring, pemantauan status permohonan, pengelolaan arsip surat digital, buku tamu elektronik, serta fasilitas penyampaian kritik dan saran. Penerapan sistem ini memberikan dukungan terhadap peningkatan efisiensi kerja perangkat desa sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh layanan administrasi secara lebih cepat, tertata, dan mudah diakses..
Analisis Sentimen Publik terhadap Pengadaan Motor Listrik bagi SPPG Program MBG di Platfrom X Menggunakan SVM Tahun 2026 Liana Nadzirah; Endang Wahyudi; Jimmi Jimmi
Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 5 (2026): September : Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Inf
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jupiter.v4i5.1639

Abstract

The viral spread of a video in April 2026 featuring electric motorcycles branded with the National Nutrition Agency (Badan Gizi Nasional) logo sparked public debate on X regarding the budget transparency of the Free Nutritious Meal (MBG) Program, specifically concerning the procurement of electric motorcycles for the Nutrition Fulfillment Service Units (SPPG). The sheer volume of data and the rapid dissemination of information on social media render manual analysis inadequate. This study aims to map the distribution of public sentiment (positive, neutral, negative), measure the performance of the classification model, and identify dominant keywords within each sentiment category. Data were collected via web scraping from X using keywords related to the SPPG electric motorcycle procurement issue during the April–May 2026 period. Following preprocessing, automated labeling was performed using the IndoBERT model with a confidence threshold of 0.60, and the results were manually validated against a sample of 500 data points. Feature extraction utilized TF-IDF, while sentiment classification employed a Support Vector Machine (SVM) algorithm based on LinearSVC, evaluated using Stratified 5-Fold Cross-Validation. The results reveal a predominance of neutral sentiment (43.25%), followed by negative sentiment (38.73%) and positive sentiment (18.01%). The SVM model achieved an accuracy of 78.18% with a macro F1-score of 0.77. Data from May 2026 indicate a rise in negative sentiment to 66.01%, signaling widespread public concern regarding the transparency and budget governance of the MBG program.