Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Parental Assistance Learning (Passing) dalam Mengembangkan Keterampilan Membaca Anak Usia Dini Abu Hasan Agus R; Muhammad Mushfi El Iq Bali; Ekfi Rosyidah Amaliyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pendampingan belajar oleh orang tua terhadap perkembangan membaca anak. Sebab kurangnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendampingan oleh orang tua terhadap perkembangan anak. Terdapat sebagian orang tua yang hanya mengandalkan guru di sekolah dalam membantu perkembangan anak. Peneliti mengadakan penelitian di lembaga pendidikan anak tepatnya di RA Miftahul Hasanah Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara terhadap wali murid dan guru serta dokumentasi hasil kerja siswa dengan menggunakan penelitian studi kasus dengan bentuk studi kasus instrumen tunggal yang berfokus pada satu isu yang nantinya akan menghasilkan hasil akhir berupa sebuah gambaran terperinci dari sebuah kasus tersebut yang berupa data-data tertulis atau pernyataan secara lisan dari pelaku yang sedang diamati.. Penelitian ini melibatkan wali murid dan siswa dari kelompok B RA Miftahul Hasanah yang berjumlah 25 orang siswa 25 wali murid dan 4 guru di RA Miftahul Hasanah. Dan hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya bentuk pendampingan belajar diantaranya mendampingi sekaligus pengajar, fasilitator dan motivator. Anak yang sering mendapatkan pendampingan orang tua mendapatkan tingkat perkembangan yang lebih baik.
Kreativitas Guru dalam Mengefektifkan Pembelajaran Hibrida dan Assesment Pembelajaran di Era Pandemi Covid-19 Muhammad Mushfi El Iq Bali; Lailatul Munawwaroh
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2757

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 menyebabkan berbagai persoalan, seperti pada proses pembelajaran siswa dan assesment pembelajaran siswa. Guru sangat membutuhkan model assement pembelajaran yang mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang tepat dan layak, baik untuk guru maupun siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen terkait. Subjek penelitian ini meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di MIN 1 Probolinggo. Pembahasan dalam artikel ini untuk memberikan garis besar pilihan sebagai penilaian yang dapat dijadikan semacam perspektif bagi guru dalam memimpin penilaian dan menilai hasil belajar siswa secara tatap muka selama pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, khususnya di Kabupaten Probolinggo. Konsekuensi dari penelitian ini adalah beberapa jenis model penilaian yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran tatap muka, antara lain evaluasi berbasis online, penilaian portofolio, dan penilaian diri.
Advertensi Kapabilitas Mengenal Angka Anak Usia Dini melalui Media Cartoon Card Numbering (CARING) Abu Hasan Agus R; Muhammad Mushfi El Iq Bali; Durrotul Mashunah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2798

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh para pendidik adalah upaya untuk meningkatkan semua aspek pengembangan yaitu aspek nilai agama dan moral, sosial emosional, bahasa, kognitif, fisik/ motorik, serta seni. Salah satu aspek perkembangan adalah kognitif yang harus dimiliki oleh anak. Dalam aspek perkembangan kognitif mengenal angka, membedakan angka dan mengurutkan angka adalah hal yang penting dan wajib dimiliki oleh anak usia dini. Rendahnya kemampuan mengenal angka anak didik di lembaga membuat saya sebagai pendidik sekaligus sebagai peneliti membuat media kartu angka untuk membantu anak didik mampu dalam mengenal angka dan mengurutkan angka serta membedakan angka dengan efektif. Metode yang digunakan yakni penelitian  kualitatif yakni pengumpulan data dan observasi, subjek penelitian ialah anak usia dini kelompok kuncup PAUD Darul Falah yang jumlah keseluruhan 20 anak 9  laki laki dan 11 perempuan. Dengan melakukan perbaikan yang dilaksanakan secara bertahap. Hasil dari pertemuan pertama hasil tugas anak dan hasil observasi dalam kegiatan bermain kartu angka bergambar masih belum memuaskan dan beberapa anak masih mulai berkembang. Sedangkan pada pertemuan kedua dengan diadakan perbaikan didapatkan hasil yang memuaskan dari hasil tugas anak. Dengan menggunakan media kartu angka bergambar kemampuan mengenal angka anak mampu ditingkatkan berkembang sangat baik dan dapat dikatakan berhasil.
Aksentuasi Disiplin Belajar Mahasiswa dalam Moda Hybrid Learning di Era Pandemi Covid-19: Persepsi Pendidik Muhammad Mushfi El Iq Bali; Fadilatul Hasanah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2800

Abstract

Mewabahnya Covid-19 tentunya dalam dunia pendidikan memberikan banyak pengalaman hidup yang baru bagi masyarakat. Dari sekian kebijakan pemerintah mengenai sistem pembelajaran di era pandemic, Universitas Nurul Jadid mengambil kebijakan dengan menggunakan sistem pembelajaran hybrid learning agar disiplin belajar mahasiswa lebih mudah untuk diperhatikan dan dikembangkan khususnya mahasiswa PGMI Universitas Nurul Jadid sebagai penunjang terciptanya pembelajaran yang efektif meski dengan keadaan darurat Covid-19. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui persepsi pendidik terhadap disiplin belajar mahasiswa dalam pembelajaran hybrid learning yang terlaksanakan pada pandemi ini. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian ini adalah dosen tetap PGMI dan mahasiswa semester atas Universitas Nurul Jadid. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan koesioner untuk responden. Analisis data menggunakan reduksi data untuk menyederhanakan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian mengenai persepsi pendidik terhadap disiplin belajar mahasiswa dalam pembelajaran hybrid learning pendidik menyatakan bahwa disiplin belajar mahasiswa dapat dikatakan sebagai disiplin belajar yang terukur dan terarah dengan adanya penanaman disiplin yang baik terhadap mahaiswa yang bersumber dari adanya beberapa faktor pendukung yang dapat menggerakkan mahasiswa untuk tetap menjadi mahasiswa yang disiplin serta dapat menaati peraturan-peraturan yang sudah dibuat oleh pendidik dengan berpegang teguh kepada dasadharma, pancakesadaran santri dan trilogi santri. 
Upgrading Students’ Interest melalui Model Pembelajaran Color-Coded Co-op Cards (CoCoCa) di Madrasah Ibtidaiyah Muhammad Mushfi El Iq Bali; Mahfud Dhofir Jailani; Moh. Nadir Romaodhoni; Ratnawati Ratnawati
MANAZHIM Vol 3 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Manajemen Pendidikan Islam STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/manazhim.v3i2.1155

Abstract

Low student interest in learning affects student learning outcomes. Thus, stimulation is needed to increase student interest in learning so that it can improve student learning outcomes. This study aims to determine the application of the Color-Coded Co-op Cards (CoCoCa) learning model in increasing students' interest in learning towards Islamic Education in MI Tarbiyatul Islamiyah Sumberkerang Gending Probolinggo and its supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative research approach. The type used in this research is a case study. The results of the study are based on data exposure and interview results, the Color-Coded Co-op Cards (CoCoCa) learning model is very suitable to be applied in MI Tarbiyatul Islamiyah Sumberkerang Gending Probolinggo the Color-Coded Co-op Cards (CoCoCa) cooperative learning model is able to create an atmosphere and learning conditions that are pleasant and not saturating. This is different from the findings in the observation results, when the teacher uses the lecture method, the majority of students feel boredom so that students passively participate in learning and even fall asleep in the classroom. However, when the teacher applies the Color-Coded Co-op Cards (CoCoCa) learning model, it is known that the percentage of student interest in learning increases by up to 85% to be more active in learning compared to other learning model.
Role-Playing Therapy in Handling Hyperactive Children Abu Hasan Agus R; Muhammad Mushfi El Iq Bali; Izzatul Maula
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 6 No 1 (2022): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Al-Hayat Al-Istiqomah Foundation collab with Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v6i1.213

Abstract

This study aims to determine the results of the attitude of hyperactive children through the method of role-playing in the classroom. Children with hyperactivity disorder are very annoying to their friends in class. This hyperactive child's behaviour is complicated to regulate, primarily when learning occurs. This hyperactive child often causes trouble, disturbs his friends, paces in class, rarely does assignments, is spoiled, and screams as he likes. The method used is qualitative research with observation techniques, interview techniques, and documentation. The subjects studied were several students who behaved hyperactively in a class with many 20 students from group B. This research took place at RA Masyitoh VII Pandean, Paiton District, Probolinggo Regency. The research begins with the planning stage, implementation of research in the field, and research reports. This study indicates that the behaviour of hyperactive students often annoys other friends, do not want to be regulated, often go back and forth in class, usually leave class when learning begins, rarely do assignments, and are spoiled. Teach children to learn while playing in class. Because playing is a child's world, every child is happy to do this activity. One of the play activities that children often do is role-playing.
TIPOLOGI INTERAKSI SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KARAKTER DISIPLIN SISWA Muhammad Mushfi El Iq Bali; Abwabun Naim
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.382 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v4i1.1157

Abstract

The purpose of this study is to improve the discipline of MA Darul Lughah Wal Karomah Sidomukti Kraksaan students with typologies of social interaction. The typology of social interaction includes the application of a point system, the application of the teacher's example in fostering student attitudes and discipline, and the application of a reward and punishment system. This type of research uses a qualitative research approach with research procedures that produce descriptive data in the form of written or oral words from people and observable behaviour. This type of research is descriptive type intended to describe various conditions and things as they are. The data used are primary data types and secondary data. The data analysis techniques in this study used the Miles and Huberman model techniques. Based on the results of the study, the application of the point system that has been running is quite effective in improving student discipline. Furthermore, a conducive learning atmosphere is very helpful for teachers in giving examples to students. The teacher is easy to give good advice, examples of attitudes, and behaviour so that students can capture the moral messages contained in each teacher's speech, attitude, and behaviour.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN FIQIH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH Abdul Hamid Wahid; Muhammad Mushfi El Iq Bali; Sofiatul Maimuna
EDURELIGIA: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo, East Java

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.768 KB) | DOI: 10.33650/edureligia.v5i1.1545

Abstract

pelajaran fiqih berkonstribusi dalam mengembangkan kecerdasan kepada iman dan taqwa. Minat merupakan peranan sebagai syarat untuk mencapai keberhasilan belajar siswa. Pembelajaran jarak jauh memiliki apresiasi yang tinggi bagi masyarakat bahkan ada yang menganggap lebih berpengaruh dibandingkan pendidikan konvensional yang cenderung kurang memanfaatkan kemajuan teknologi Pendekatan ini menggunakan penelitian kualitatif yang bersifat memberi pemaparan dan menganalisa situasi yang di teliti dalam bentuk naratif. Jenis penelitian meenggunakan penelitian kepustakaan (library research) untuk mengkaji, mengumpulkan dan memperoleh data-data yang berkaitan dengan objek penelitian secara teoritis dengan membaca buku atau karya tulis ilmiah yang relevan dengan problem yang akan diteliti. Hasil penelitian kegiatan pembelajaran fiqih terhadap minat belajar siswa itu sangat rendah karena pembelajaran fiqih tidak cukup dengan menggunakan materi saja akan tetapi harus bisa mempraktekkannya.
INTERAKSI EDUKATIF PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF BUYA HAMKA MENGHADAPI ERA SOCIETY Muhammad Mushfi El Iq Bali; Chairunniza’ Chairunniza’
MANAGERE : Indonesian Journal of Educational Management Vol 2, No 1 (2020): Januari-April
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam (PERMAPENDIS) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52627/ijeam.v2i1.28

Abstract

This paper aims to examine the unique thinking of Buya Hamka about educational interactions. This is very suitable in fixing the phenomena that occur in the era of society as a material for overcoming conditions of learners and students in maintaining harmony when studying or learning activities. This study uses a qualitative approach to the type of library research (library research). The data source of this study uses primary data and secondary data. Data collection techniques through library research (library research) using descriptive methods. Analysis of the data used in this study are comparative and descriptive methods. The views of Buya Hamka regarding educational interactions include; (a) Learners must be moderate and reflect true examples for students, (b) Learners should have a broad understanding of a science and have a selection of conventional values with contemporary values, (c) Students must know to be well-mannered in associating with students and having an objective attitude in absorbing knowledge, (d) Students must respect the scientific assembly held by the learner. The steps in applying educational interactions in the concept of Buya Hamka Islamic education include; (a) Right intention in pursuing knowledge, (b) Totality and comprehension in pursuing knowledge, (c) Removing laziness and self-distrust, (d) Maintaining civilization and being objective, (e) Maintaining manners in the learning process, and (f) Tolerance in the field of education.
Parental Assistance Learning (Passing) dalam Mengembangkan Keterampilan Membaca Anak Usia Dini Abu Hasan Agus R; Muhammad Mushfi El Iq Bali; Ekfi Rosyidah Amaliyah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil dari pendampingan belajar oleh orang tua terhadap perkembangan membaca anak. Sebab kurangnya kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendampingan oleh orang tua terhadap perkembangan anak. Terdapat sebagian orang tua yang hanya mengandalkan guru di sekolah dalam membantu perkembangan anak. Peneliti mengadakan penelitian di lembaga pendidikan anak tepatnya di RA Miftahul Hasanah Desa Gondosuli Kecamatan Pakuniran Kabupaten Probolinggo. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara terhadap wali murid dan guru serta dokumentasi hasil kerja siswa dengan menggunakan penelitian studi kasus dengan bentuk studi kasus instrumen tunggal yang berfokus pada satu isu yang nantinya akan menghasilkan hasil akhir berupa sebuah gambaran terperinci dari sebuah kasus tersebut yang berupa data-data tertulis atau pernyataan secara lisan dari pelaku yang sedang diamati.. Penelitian ini melibatkan wali murid dan siswa dari kelompok B RA Miftahul Hasanah yang berjumlah 25 orang siswa 25 wali murid dan 4 guru di RA Miftahul Hasanah. Dan hasil dari penelitian menunjukkan bahwasanya bentuk pendampingan belajar diantaranya mendampingi sekaligus pengajar, fasilitator dan motivator. Anak yang sering mendapatkan pendampingan orang tua mendapatkan tingkat perkembangan yang lebih baik.