Articles
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DI SMAN 08 KOTA BENGKULU
Fawziah, Eva;
Yani, Ariefa Primair;
Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (804.685 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.2.2.73-79
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran berbasis android bambu expert system pada materi keanekaragaman hayati di SMA Negeri 08 Kota Bengkulu. Penelitian ini dilakukan di SMAN 08 Kota Bengkulu, yaitu pada kelas X MIA 3 (kelas kontrol) dan X MIA 4 (kelas eksperimen). Keanekaragaman hayati merupakan salah satu kompetensi dasar kelompok pengetahuan di kelas X. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen quasi (eksperimen semu) dengan desain penelitian pretets-posttes control group design. Instrumen yang digunakan merupakan tes objektif pilihan ganda sebanyak 15 butir soal. Teknik analisis data dilakukan dengan pengujian hipotesis yang menggunakan uji-t, pada taraf signifikansi 5% (?= 0,05) dan db = 28 didapat ttabel(2,048) dan thitung (2,259), terbukti bahwa hipotesis alternatif (H1) yang diajukan diterima karena thitung > ttabel (2,259 > 2,048), dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan media pembelajaran bambu expert system terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi keanekaragaman hayati.Kata kunci: Media pembelajaran, android, bambu expert system, Keanekaragaman hayati, Hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IXA MTsN 1 LEBONG
Damhuri, Dedi;
Idrus, Irdam;
Jumiarni, Dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 4 No 1 (2020)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.78 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.4.1.47-54
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar kognitif dan psikomotorik peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran inkuiri terstruktur di kelasIXA MTs Negeri 1 Lebong pada materi bioteknologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong tahun ajaran 2018/2019, yang terdiri dari 35 peserta didik. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri terstruktur, serta hasil belajar peserta didik pada ranah kognitif dan psikomotorik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data hasil belajar psikomotorik pada siklus I diperoleh skor rata-rata 12,4 (cukup) dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 15,6 (baik). Hasil belajar ranah kognitif pada siklus I mendapatkan persentase sebesar 65,71% (tidak tuntas), dan meningkat pada siklus II menjadi 77,14% (tuntas). Kriteria ketuntasan minimal (KKM) peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong adalah ?70 dengan persentase ketuntasan klasikalnya adalah ?75%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terstruktur dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas IXA MTs Negeri 1 Lebong. Kata Kunci : Inkuiri Terstruktur, Bioteknologi, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERDASARKAN KAJIAN EKOSISTEM MANGROVE DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM PANTAI PANJANG BENGKULU
Febri, AR Acep;
Kasrina, Kasrina;
Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (593.941 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.1.1-7
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan faktor abiotik dan biotik pada ekosistem mangrove di kawasan taman wisata alam (TWA) Bengkulu; 2). Mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) materi ekosistem berdasarkan hasil observasi ekosistem mangrove di kawasan TWA Pantai Panjang Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian faktor abiotik pada kawasan TWA Pantai Panjang adalah sebagai berikut: intensitas cahaya = 230-235 Cd, pH tanah = 5,0-6,5, dan suhu udara = 30,5-33.50C. Komunitas hewan yang ditemukan adalah salamander, kepiting, klomang, dan serangga. Hasil validasi LKPD oleh 3 validator menunjukkan persentase 84% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji keterbacaan pada 30 orang peserta didik menunjukkan persentase 92% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan persentase hasil validasi oleh ahli dan uji keterbacaan dapat disimpulkan bahwa LKPD yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar pada materi ekosistem kelas X Sekolah Menengah Atas.Kata kunci: Lembar kerja peserta didik, ekosistem mangrove, TWA Pantai Panjang
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING
Suhada, Rihwan;
Idrus, Irdam;
Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (295.778 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.1.32-40
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa di kelas VIIIA Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 26 Seluma melalui model Discovery Learning. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru biologi dan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 26 Seluma tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 20 orang. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi dan lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rerata dan kategori skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata aktivitas guru dan siswa pada siklus I sebesar 24 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 26 (baik). Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I dengan persentase ketuntasan klasikal 65% (belum tuntas) dan pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan klasikal 85% (tuntas). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VIIIA SMP Negeri 26 Seluma pada materi fotosintesis.Kata kunci: Discovery Learning, aktivitas guru dan siswa, hasil belajar
PENGEMBANGAN LKPD BIOLOGI KELAS X SMA BERDASARKAN IDENTIFIKASI JENIS CAPUNG DI KAWASAN PERSAWAHAN DESA LUBUK KEMBANG
Novianti, Hartina;
Ansori, Irwandi;
Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (664.729 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.2.195-201
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dikembangkan berdasarkan identifikasi jenis capung di persawahan desa Lubuk Kembang. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket (kuisioner). Instrumen yang digunakan adalah lembar angket (kuisioner) untuk tiga orang validator (dua orang Dosen Program Studi Pendidikan Biologi dan guru Biologi SMA kelas X), dan lembar keterbacaan untuk peserta didik. Berdasarkan hasil validasi oleh validator, LKPD yang disusun dinilai sangat layak digunakan dengan nilai rata-rata 81,56%. Hasil uji keterbacaan oleh peserta didik juga memperoleh predikat sangat baik dengan nilai rata-rata 93,03%. Berdasarkan hasil uji validitas dan keterbacaan tersebut, LKPD yang dikembangkan ini layak digunakan sebagai bahan ajar materi keanekaragaman hayatil, subtopik tingkat keanekaragaman hayati pada kelas X SMA.Kata kunci: Capung, dentifikasi, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIIG SMPN 10 KOTA BENGKULU
Yusmardi, Bunga;
Idrus, Irdam;
Rahman, Abdul
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.537 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.1.67-74
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan peserta didik, sedangkan lembar tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar peserta didik dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada ketuntasan belajar secara klasikal. Hasil analisa data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 28 dengan kriteria baik, pada siklus II meningkat menjadi 32 dengan kriteria baik. Hasil analisa data observasi aktivitas peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 27,5 dengan kriteria baik, pada siklus II meningkat menjadi 32 dengan kriteria baik. Hasil analisa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 75% dengan kriteria tidak tuntas, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 87,5% dengan kriteria tuntas. Disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah (PBM) pada materi pencemaran lingkungan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu.Kata kunci:Pembelajaran berbasis masalah, aktivitas, hasil belajar.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING
Novianjani, Mutiara;
Karyadi, Bhakti;
Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (698.671 KB)
|
DOI: 10.33369/diklabio.3.2.212-221
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep peserta didik kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu melalui model pembelajaran discovery learning. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subyek penelitian adalah peneliti sebagai guru dan peserta didik kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu pada tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 33 orang. Variabel penelitian ini adalah pemahaman konsep peserta didik dan model pembelajaran discovery learning. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru dan lembar tes pemahaman konsep peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu rerata dan kategori skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata aktivitas guru pada siklus I sebesar 23 (baik) dan pada siklus II meningkat menjadi 25 (baik). Rata-rata pemahaman konsep peserta didik pada siklus I yaitu 74,7 (baik) meningkat menjadi 82,8 (sangat baik). Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas dan pemahaman konsep pencemaran lingkungan peserta didik kelas VII4 SMPN 4 Kota Bengkulu.Kata kunci: Discovery Learning, Pemahaman Konsep, pencemaran lingkungan
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM KOORDINASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK
Agusriyalni, Zelin;
Idrus, Irdam;
Yennita, Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.5.1.31-39
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik dengan model Discovery Learning pada materi Sistem Koordinasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XIIPA2 SMAN 1 Kepahiang. Variabel penelitian ini adalah model Discovery Learning dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik ranah pengetahuan pada siklus I yaitu 54,28% yang termasuk kedalam kategori belum tuntas dan pada siklus II persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik ranah pengetahuan mengalami peningkatan menjadi 82,85% dan termasuk dalam kategori tuntas. Selanjutnya, hasil belajar peserta didik dalam ranah keterampilan pada siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 11,94 termasuk kategori cukup dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 13,28 termasuk kategori baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XIIPA2 SMAN 1 Kepahiang.Kata kunci : Hasil Belajar, Model Discovery Learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI
Yuliani, Triana;
Idrus, Irdam;
Irawati, Sri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.5.1.40-48
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri di Kelas XI IPA1 SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 6 tahap yaitu: tahap oreantasi, merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menguji hipotesis, menyimpulkan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas XI IPA1 SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes dan lembar observasi penilaian hasil belajar ranah psikomotor. Hasil analisis persentase ketuntasan belajar peserta didik ranah kognitif pada siklus I yaitu 66,66% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71% (tuntas). Sedangkan dalam ranah psikomotor pada siklus I dengan rerata skor hasil belajar psikomotor peserta didik dari 10,71 mengalami peningkatan di siklus II menjadi 12,04. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI IPA1 SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan.Kata Kunci : Inkuiri, Hasil Belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI KELAS VIII C MTs N 02 KEPAHIANG
Handayani, Kristian;
Yennita, Yennita;
Idrus, Irdam;
Abas, Abas
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : UNIB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33369/diklabio.5.1.56-64
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar kognitif dan psikomotor dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning di kelas VIIIC MTs N 02 Kepahiang pada materi sistem pernapasan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas 4 tahapan yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIIIC MTs N 02 Kepahiang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data hasil belajar psikomotor pada siklus 1 diperoleh skor rata-rata 12,5 (cukup) dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 15,08 (baik). Kemudian, hasil belajar ranah kognitif pada siklus I mendapatkan persentase sebesar 57,89%, dan meningkat pada siklus II menjadi 73,68%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIIIC MTs N 02 Kepahiang yang dapat dilihat dari peningkatan hasil belajar pada siklus I ke siklus II mengalami kenaikan sebesar 15,79%.Kata Kunci : Aktivitas Guru dan Peserta Didik, Discovery Learning, Hasil Belajar