Claim Missing Document
Check
Articles

Found 94 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisika Unand

Pengaruh Persentase Massa Gipsum Dan Serat Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Papan Semen - Gipsum Berserat Enceng Gondok Ummi Qorina; Alimin Mahyudin; Sri Handani
Jurnal Fisika Unand Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.364 KB) | DOI: 10.25077/jfu.5.3.233-237.2016

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase massa gipsum dan serat terhadap kuat tekan dan kuat lentur papan semen-gipsum berserat eceng gondok. Alat uji Kuat tekan dan kuat lentur  diukur menggunakan universal testing machine (UTM). Dari hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat tekan paling tinggi yaitu sebesar 14,52 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  kuat tekan tertinggi sebesar 24,99 kg/cm2 pada persentase massa serat 7,5%. Hasil pengujian terhadap papan semen-gipsum dengan persentase massa serat tetap 2,5% diperoleh nilai kuat lentur paling tinggi yaitu sebesar 1,265 kg/cm2 pada persentase massa gipsum 30%. Sedangkan pada papan semen-gipsum dengan persentase massa gipsum tetap 30% diperoleh nilai  lentur tertinggi sebesar 1,575 kg/cm2 pada persentase massa serat 5%.Kata kunci: papan semen-gipsum, serat eceng gondok, kuat tekan dan kuat lentur.
Analisis Pengaruh Komposisi Serat Pinang dan Serat Eceng Gondok terhadap Sifat Mekanik Komposit Hibrid Polipropilena dengan Pati Talas Yuliana Yoniza; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 9 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.695 KB) | DOI: 10.25077/jfu.9.1.24-30.2020

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh komposisi serat pinang dan eceng gondok terhadap sifat mekanik komposit hibrid polipropilena dengan pati talas. Komposisi serat pinang dan eceng gondok divariasikan dengan perbandingan persen volume yaitu 1,25%: 3,75%, 2,5%: 2,5%, 3,75%: 1,25% dengan panjang serat 3 mm. Sifat mekanik yang diujikan meliputi kuat tarik, regangan, modulus elastisitas, kuat impak dan uji biodegradabel. Sifat fisika yang diuji yaitu morfologi permukaan dengan menggunakan SEM. Berdasarkan hasil pengujian didapatkan nilai kuat tarik tertinggipada perbandingan 1,25%: 3,75% yaitu 14,33 MPa. Nilai kuat impak tertinggi ditemukan pada sampel dengan perbandingan 2,5%: 2,5% yaitu 0,041 J/mm2. Nilai regangan tertinggi didapatkan pada perbandingan 3,75%: 1,25% sebesar 1,27%. Pada uji biodegradabel didapatkan hasil sebesar 0,021%/hari. Pada penelitian ini masih terdapat rongga dan juga pati talas dan polipropilenanya tidak tercampur sempurna karena masih ditemukan gumpalan-gumpalan pati talas. Hal ini didapatkan dari hasil analisis morfologi struktur patahan uji tarik menggunakan SEM. A Research on the effect of areca nut and water hyacinth composition on the mechanical properties of polypropylene hybrid composites with taro starch has been conducted. The composition of areca nut and water hyacinth fiber is varied with a volume percent ratio of 1.25%: 3.75%, 2.5%: 2.5%, 3.75%: 1.25% with a fiber length of 3 mm. Mechanical properties tested include tensile strength, stretch, modulus of elasticity, impact strength and biodegradable test. Physical properties tested were surface morphology using SEM. Based on the test results obtained the highest value of tensile strength at a ratio of 1.25%: 3.75% ie 14.33 MPa. The highest impact strength value was found in samples with a ratio of 2.5%: 2.5% ie 0.041 J/mm2.  The highest strain value obtained at a ratio of 3.75%: 1.25% of 1.27%. In the biodegradable test results obtained by 0.021%/days. In this researchthere were still voids, taro starch and polypropylene in the samples was not completely mixed because there were still lumps of taro starch. This was obtained from the morphological analysis of the tensile test fault structure using SEM. The impact strength value of this research meets the car dashboard standards.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PINANG (Areca catechu L. Fiber) TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN SIFAT FISIS BAHAN CAMPURAN SEMEN GIPSUM Suci Olanda; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 2: April 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.09 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.2.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang sifat mekanik dan sifat fisis papan semen gipsum dengan penambahan serat pinang.  Metode penyusunan serat pinang yang digunakan yaitu 1 lapis secara teratur yang diletakkan diantara matriks, dengan variasi persentase serat yang digunakan adalah 0%, 0,2%, 0,4%, 0,6%,08% dan 1,2% terhadap massa adonan serat, semen, gipsum dan air.  Dari hasil pengujian didapatkan nilai optimum kuat tekan diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,6% yaitu sebesar 108,08 kg/cm2, sedangkan nilai kuat lentur optimum diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,6% yaitu sebesar 30,33 kg/cm2.  Daya serap air optimum diperoleh persentase serat 1,2% yakni sebesar 16,52%, sedangkan densitas optimum diperoleh pada persentase serat 0,8% yaitu sebesar 1,139 g/cm3.  Nilai kuat tekan dan densitas memenuhi standar JIS A 5908-2003 dan SNI 03-6384-2000, sedangkan nilai kuat lentur telah memenuhi standar bison gypsum fiber board  dan daya serap air memenuhi standar FAO.
Analisis Pengaruh Komposisi Serat Pinang dan Sabut Kelapa Terhadap Sifat Fisis Papan Beton Ringan Dengan Agregat Halus Sekam Padi Habib Andrestama; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (760.889 KB) | DOI: 10.25077/jfu.10.3.405-412.2021

Abstract

Telah dilakukan peneltian tentang analisis pengaruh komposisi serat pinang dan sabut kelapa terhadap sifat fisis papan beton ringan dengan agregat halus sekam padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi dari serat pinang dan serat sabut kelapa terhadap sifat fisis papan beton ringan dengan agregat halus sekam padi. Perbandingan persentase serat pinang dan serat sabut kelapa yang digunakan berturut – turut adalah 0,4 % : 1,6 % ; 0,8 % : 1,2 % ; 1 % :1 % ; 1,2 % : 0,8 % ; 1,6 % : 0,4 %. Pengujian yang dilakukan pada sampel yaitu uji sifat fisik (densitas dan porositas) dan uji sifat mekanik (kuat tekan dan kuat lentur). Nilai densitas minimum diperoleh sebesar 1,33 g/cm3 pada sampel A5, dan sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002. Sedangkan nilai porositas minimum diperoleh pada sampel A5 sebesar 28,59 %. Nilai kuat tekan maksimum yang diperoleh yaitu pada sampel A1 sebesar 50,87 kg/cm2. Untuk nilai kuat lentur maksimum yang diperoleh yaitu pada sampel B5 yitu sebesar 48 kg/cm2. Dari beberapa variabel yang diuji hanya nilai densitas yang sudah memenuhi standar SNI 03-3449-2002. Nilai porositas, kuat tekan dan kuat lentur masih belum memenuhi standar SNI 03-2015-2006.
PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN DOPAN TA2O5 PADA BAHAN PIEZOELEKTRIK RAMAH LINGKUNGAN (K0,5NA0,5)0,96LI0,04NO3 DENGAN MENGGUNAKAN SINTESIS METODE MOLTEN SALT Awaluddin -; Alimin Mahyudin; Syahfandi Ahda
Jurnal Fisika Unand Vol 4 No 2: April 2015
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.244 KB) | DOI: 10.25077/jfu.4.2.%p.2015

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan bahan dopan Ta2O5 pada bahan piezoelektrik ramah lingkungan (K0,5Na0,5)0,96Li0,04NbO3(KNLN)dengan metode sintesis  molten salt.  Dalam penelitian ini  dilakukan variasi persentase mol bahan dopan Ta2O5  sebesar 3%, 7%, 10% dan 12%. Sintesis dilakukan dengan parameter penggerusan selama 4 jam, kalsinasi pada suhu 2500C selama 1 jam, dan sintering pada suhu 9200C selama 4 jam. Berdasarkan analisis XRD dapat diidentifikasi bahwa struktur bahan piezoelektrik KNLNT (KNLN + dopan) pada penambahan 3% dan 7% cenderung ortorhombik, sedangkan pada penambahan 10% dan 12% cenderung tetragonal. Pada penambahan 7% mol Ta2O5 terjadinya penurunan nilai c/a yang tajam. Hal ini menunjukkan bahwa pada rentang komposisi inilah daerah motphotropic phase boundary berada.  Hasil SEM menunjukkan pada penambahan dopan 3% ukuran partikel adalah 0,0884-0,7869 μm dan penambahan dopan 12% terjadi lonjakan tajam ukuran partikel yaitu sebesar 0,1563-1,5793 μm.AbstractResearch on the effect of the addition of dopant materials Ta2O5 on environmentally friendly piezoelectric materials (K0,5Na0,5)0,96Li0,04NbO3(KNLN) with molten salt synthesis method has been conducted. In this study, the mole percentage dopant materials varied by 3%, 7%, 10% and 12%. Synthesis was conducted with parameters: grinding for 4 hours, temperature calcination at 2500Cfor 1 hour, and sintering at a temperature of 9200C for 4 hours. Based on XRD analysis, it can be identified that the structure of the piezoelectric material KNLNT (KNLN + dopant) on the addition of 3% and 7% tend orthorhombic, while the addition of 10% and 12% tend to tetragonal. In addition of 7 % mol of Ta2O5, the c/a value decrese sharply. This value indicates that motphotropic phase boundary is located in this composition range. The SEM results show that at addition of 3% dopants the particle size is from 0.0884 to 0.7869 μm and at addition of 12% dopant the particle size increase sharply that  to 0.15623 until 1.5793 μm. 
Analisis Sifat Fisis dan Mekanik Papan Komposit Gipsum Serat Ijuk dengan Penambahan Boraks (Dinatrium Tetraborat Decahydrate) Hilda Trisna; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 1 No 1: Oktober 2012
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.871 KB) | DOI: 10.25077/jfu.1.1.%p.2012

Abstract

Penelitian mengenai sifat fisis dan mekanik papan gipsum dengan penambahan serat ijuk (arrenge pinnata) dan boraks (dinatrium tetraborat decahydrate) telah dilakukan.  Metode penyusunan serat yang digunakan yaitu 1 lapis secara teratur yang diletakkan di antara matriks, dengan variasi persentase serat 0,5%, 1,0%, 1,5%, 2,0%, dan 2,5% terhadap massa tepung gipsum, sedangkan kadar boraks yang digunakan yaitu 0,5% terhadap massa total adonan.  Dari hasil pengujian diperoleh, nilai optimum daya serap air diperoleh pada papan dengan persentase serat 2,5% yaitu sebesar 24,32%, sedangkan nilai densitas optimum diperoleh pada papan dengan persentase serat 1,0% yaitu sebesar 1,4 g/cm3.  Kuat tekan optimum diperoleh pada papan dengan persentase serat 1,0%, yakni sebesar 133,95 kg/cm2, sedangkan nilai kuat lentur optimum terdapat pada papan dengan persentase serat 2,0% yaitu 45,38 kg/cm2.  Nilai daya serap air dan kuat tekan telah memenuhi standar mutu papan, sedangkan densitas dan kuat lentur belum memenuhi standar.
Pengaruh Penggunaan Serat Plastik Sebagai Pengganti Serat Kaca pada Papan Beton Ringan Rasyid Ridho; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.965 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.1.97-103.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan persentase serat plastik terhadap papan beton ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi dari serat plastik terhadap sifat fisis dan mekanik papan beton ringan. Persentase serat plastik yang diigunakan adalah 0%, 2%, 3%, 4%, 5% dan 6%. Pengujian yang dilakukan berupa densitas, daya serap air, kuat tekan dan kuat lentur. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan nilai densitas  dan daya serap terendah didapatkan pada sampel  dengan variasi serat plastik 6% yaitu sebesar 1,58 g/cm3 dan 11,40%. Kuat tekan dan kuat lentur mengalami peningkatan seiring meningkatnya persentase penambahan serat plastik hingga  didapatkan kuat tekan maksimum pada penggunaan 4% serat plastik yaitu sebesar 59,20 kg/cm2, sedangkan nilai kuat lentur maksimum yaitu 49,50 kg/cm2 pada penggunaan persentase serat plastik 4%. Kuat tekan dan kuat lentur kemudian mengalami penurunan pada penggunaan serat sebesar 5% dan 6%,  hal ini disebabkan karena ikatan antar beton berkurang akibat terlalu banyak penggunaan  persentase plastik dan persentase mortar yang dikurangi.  Persentase terbaik didapatkan pada penggunaan serat plastik sebesar 4%, karena pada penggunaan serat plastik sebesar 4% didapatkan kuat tekan dan kuat lentur maksimum selain itu densitas dan daya serap air sudah memenuhi standar SNI maupun GRC.
Studi Awal Proses Pemolingan dan Karakterisasi Sifat Listrik Bahan Piezoelektrik Ramah Lingkungan (0,95-x) Bi0,5Na0,5TiO3 - 0,05Ba0,5TiO3 - xBi0,5K0,5TiO3 (BNT-BT-BKT) Arsal Chayri Iby; Alimin Mahyudin; Syahfandi Ahda
Jurnal Fisika Unand Vol 2 No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.273 KB) | DOI: 10.25077/jfu.2.1.%p.2013

Abstract

Telah dilakukan studi awal proses pemolingan dan karakterisasi sifat listrik terhadap bahan piezoelektrik ramah lingkungan BNT-BT-BKT. Dalam penelitian ini, sintesis bahan dilakukan dengan metode solid state reaction. Hasil analisis menunjukan bahwa Bahan BNT-BT-BKT memiliki struktur kristal perovskite rhombohedral yang bersifat hard ceramic. Bahan piezoelektrik 0,90BNT-0,05BT-0,05BKT memiliki konstanta dielektrik 1,29 x 102 dan temperatur Curie 428o C. Bahan piezoelektrik 0,93BNT-0,05BT-0,02BKT memilki konstanta dielektrik 1,87 x 102 dan temperatur Curie 428o C. Dari hasil poling 0,90BNT-0,05BT-0,05BKT didapatkan nilai frekuensi diri dan terlihat tegangan yang dihasilkan ketika dilakukan uji tekan terhadap bahan.
Pengaruh Persentase Serat Sabut Pinang (Areca Catechu L. Fiber) dan Foam Agent terhadap Sifat Fisik dan Mekanik Papan Beton Ringan Firda Yulia Citra; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 6 No 4 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.179 KB) | DOI: 10.25077/jfu.6.4.375-380.2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang dan foam agent terhadap sifat fisik dan mekanik papan beton ringan. Penelitian ini menggunakan metode hand lay-up dengan memvariasikan persentase serat sabut pinang yaitu 0%; 0,2%; 0,4%; 0,6% dan 0,8%. Sifat fisik dan mekanik yang diujikan meliputi daya serap air, densitas, kuat tekan dan kuat lentur. Pengujian kuat tekan dan kuat lentur menggunakan universal testing machine (UTM). Hasil menunjukkan nilai daya serap air terendah diperoleh pada papan dengan persentase serat 0,8% yaitu 14,69%, sedangkan densitas terendah diperoleh pada persentase serat 0,6% sebesar 1,42 g/cm3. Nilai kuat lentur tertinggi diperoleh pada 0,4% serat yaitu 37,5 kgf/cm2. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada pesentase serat 0,2% yaitu 54,87 kgf/cm2. Papan beton ringan serat sabut pinang dan foam agent memiliki sifat fisik lebih tinggi dibandingkan papan GRC.Kata kunci: foam agent, hand lay-up, papan GRC serat sabut pinang.
Pengaruh Variasi Massa Gliserol Terhadap Sifat Mekanik Film Plastik Pati Umbi Talas Berpenguat Nano Serat Pinang Nurul Hasanah; Alimin Mahyudin
Jurnal Fisika Unand Vol 11 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.842 KB) | DOI: 10.25077/jfu.11.2.194-200.2022

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh variasi massa gliserol terhadap sifat mekanik film plastik pati umbi talas berpenguat nano serat pinang. Variasi massa gliserol yaitu (0.5, 0.75, 1, 1.25 , 1.5) gram dan satu sampel tanpa pati. Sifat mekanik yang diujikan yaitu kuat tarik, elongasi, elastisitas, dan biodegradabilitas. Karakterisasi sampel meliputi PSA, FTIR, dan SEM. Pengujian PSA didapatkan ukuran nano serat sebesar 187 nm, 110 nm, dan 69 nm dengan distribusi ukuran partikel 25% , 50%, dan 75%. Hasil FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi C=O dan C-O merupakan gugus fungsi hidrofilik yang mengindikasikan film plastik mampu terdegradasi. Pengujian SEM memperlihatkan adanya gumpalan pada permukaan film dikarenakan kurang homogennya larutan. Uji kuat tarik diperoleh nilai tertinggi 9,015 MPa dan nilai terendah sebesar 5,518 MPa, nilai ini telah memenuhi standar kuat tarik plastik biodegradable JIS 2-1702. Uji elongasi diperoleh nilai terendah 44,714% dan tertinggi 50,142%, nilai ini telah memenuhi SNI tentang elongasi plastik. Uji elastisitas diperoleh nilai tertinggi 17,797 MPa dan terendah sebesar 16,668 MPa. Nilai biodegradabilitas meningkat seiring dengan meningkatnya variasi massa gliserol.
Co-Authors 'Arifah, Nur A. Fadhil Desafa Adrial, Rico Afdal Afdal Afdal Afdal Afdhal Muttaqin Afri, Hafiza Rahmi Zul Agus Taufiq Ahmad Fauzi Pohan Al Rahman Andrestama, Habib Anggraini, Ressi Annisa, Hafizha Fitri Anugrah, Fajar Anum, Paridah Arif Budiman Arif Budiman Arsal Chayri Iby Arsal Chayri Iby Artika, Mila Putri Astuti Astuti Astuti - Aulia, Hana Awaluddin - Awaluddin -, Awaluddin Ayuzia Puspa Indah Betta Centaury Citra, Firda Yulia Dahyunir Dahlan Damayanti, Elok Dedi Mardiansyah Defta Eka Sari Deora Murza Oktora Deri Wahyuni Desha Putri, Indah Pratiwi Devi Yunita Devi Yunita Devi Yunita Dewi, Mutia Sukma Dhia, Husna Dian Fitriyani Dian Fitriyani Dian Milvita Dwi Pujiastuti Dwi Pujiastuti Dwi Puryanti Dwisa, Mega Dynanty, Sindy Dwi Putri Elistia Liza Namigo, Elistia Elvaswer Engkir Sukirman Fajar Anugrah Fani Anjelina Fatmi, Riefli Feriska Handayani Feriska Handayani Irka, Feriska Handayani Fiqi Diyona Firda Yulia Citra Geby Sri Ayu Oktavia Habib Andrestama Hafiza Rahmi Zul Afri Haldis Alvaro Hana Aulia Hanifah Karmuliani Hanovatias, Yazid Reza Harmadi Harmadi Harmadi Harmadi Hilda Trisna Hilda Trisna Husna Dhia Imam Taufiq Imam Taufiq Indah Pratiwi Desha Putri Indah, Ayuzia Puspa Ira Febri Winda Jatmika, Lara Putri Karmuliani, Hanifah Kgs Haprido Kgs Haprido, Kgs Lara Putri Jatmika Lisha, Sonia Yong Lovely Dwina Putri M. Ali Shafii M. Wahyu Ramadhani Mardiyanto - Mardiyanto - Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Mardiyanto Marzuki Marzuki Mega Dwisa Meqorry Yusfi Meri Darmawi Meri Darmawi Meri Darmawi Mila Putri Artika Moh. Rasyid Ridho Mohammad Ali Shafii Mona Vadila Monica, Shelly Muhammad Blestynsky Renaldi Muhammad Fachrul Rozi Muhammad Fachrul Rozi, Muhammad Fachrul Muldarisnur, Mulda Mutia Sukma Dewi Mutya Vonnisa Nabila, Nurul Nini Firmawati Nur 'Arifah Nurul Annisa Nurul Hasanah Nurul Hasanah Nurul Nabila Nurwijayanti Oktora, Deora Murza Olly Norita Tetra Paridah Anum Putri, Lovely Dwina Putri, Yanandra Amelia Qorina, Ummi Rahman, Al Rahmat Rasyid Ramacos Fardela Ramadhani, M. Wahyu Randa Randa Randa, Randa Rasyid Ridho Renaldi, Muhammad Blestynsky Ressi Anggraini Riefli Fatmi Salim Muhaimin Sari, Defta Eka Shelly Monica Sindy Dwi Putri Dynanty Solly Aryza Sonia Yong Lisha Sri Handani Sri Oktamuliani Suci Olanda Suci Olanda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Syahfandi Ahda Sylvia, Yosi Trengginas Eka Putra Trengginas Eka Putra Sutantyo Uchi Delfia Uchi Delfia Ummi Qorina Ummi Qorina Usna, Sri Rahayu Alfitri Vadila, Mona Vinny Alvionita Wahyuni, Deri Wildian Wildian Winda, Ira Febri Yanandra Amelia Putri Yazid Reza Hanovatias Yoniza, Yuliana Yosi Sylvia Yuliana Yoniza Yusfi, Meqqory Zozy Aneloi Noli Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi Zulfi, Zulfi