Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Asam Askorbat, Natrium Nitrit dan Natrium Fosfat sebagai Inhibitor Laju Korosi pada Alumunium dan Seng dalam Media Biosolar Dyah Ratna Wulan; Noor Isnaini Azkiya; Kristina Widjajanti; Nadua Bella Wardani; Yanty Maryanty
Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.024 KB) | DOI: 10.33795/jtkl.v6i1.245

Abstract

Korosi merupakan penurunan mutu logam akibat adanya reaksi elektrokimia dengan lingkungannya, sedangkan bio-korosi merupakan suatu peristiwa korosi yang dipengaruhi oleh mikroorganisme terutama dari kelompok Sulfat Reducing Bacteria (SRB). SRB mengakibatkan terjadinya korosi logam pada tangki penyimpanan biosolar. Laju korosi dapat diturunkan dengan cara penambahan inhibitor organik maupun anorganik ke dalam suatu media korosi. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh inhibitor organik berupa asam askorbat, dan inhibitor anorganik berupa natrium nitrit dan natrium fosfat terhadap terhadap laju korosi dan efisiensi inhibitor pada logam alumunium (Al) dan seng (Zn) yang direndam dalam media biosolar dalam kondisi pH asam. Pengaruh ketiga jenis inhibitor yang masing-masing memiliki konsentrasi sebesar 25, 50, dan 75 ppm terhadap logam yang direndam dengan biosolar diinvestigasi menggunakan teknik penurunan berat logam. Pengukuran berat logam yang direndam dalam inhibitor dan media biosolar dilakukan pada variasi waktu 0, 1, 4, 7, dan 10 hari kemudian dilakukan analisa laju korosi dan efisiensi inhibisi. Masing-masing inhibitor dapat mengghambat laju korosi logam dengan efisiensi inhibisi tertinggi yaitu asam askorbat. Inhibitor terbaik dalam media biosolar yaitu asam askorbat 75 ppm yang dikontakkan dengan logam selama 10 hari dengan nilai efisiensi inhibitor asam askorbat terhadap logam alumunium sebesar 26,92 % dan seng sebesar 70,90 % Corrosion is a decrease in metal quality due to an electrochemical reaction with its environment while bio- corrosion is a corrosion event that is influenced by microorganisms, especially from the Sulfate Reducing Bacteria (SRB) group. This group of bacteria generally causes metal corrosion in biodiesel storage tanks. The corrosion rate can be reduced by adding organic or inorganic inhibitors. The purpose of this study was to study the effect of organic inhibitor such as ascorbic acid, and inorganic inhibitors such as sodium nitrite and sodium phosphate on the corrosion rate and inhibitor efficiency of aluminum and zinc metals immersed in biodiesel media under acidic pH conditions. The effect of the three types of inhibitors which each concentrations of 25, 50, and 75 ppm on metals immersed in biodiesel was investigated using weight loss techniques. The measurement of the weight of the metal immersed in the inhibitor and biodiesel media was carried out at various times of 0, 1, 4, 7, and 10 days and then calculated the corrosion rate and inhibition efficiency. The best inhibitor in biodiesel media is 75 ppm ascorbic acid which is in contact with metal for 10 days with has an efficiency value of ascorbic acid inhibitor against aluminum metal of 26,92 % and zinc of 70,90 %.
Pengaruh ekstrak kafein sebagai inhibitor laju korosi dan efisiensi inhibisi pada baja dalam larutan asam sulfat dan biosolar Yanty Maryanty; Adinda Dwi Ifvournamasari; Kristina Widjajanti; Dyah Ratna Wulan; Noor Isnaini Azkiya
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.71831

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengujian ekstrak kafein dari kopi arabika, coklat, dan daun teh hitam sebagai inhibitor laju korosi pada baja dalam lingkungan yang mengandung asam dan dalam biosolar yang mengandung asam. Penyimpanan biosolar B30 dalam tangki dalam waktu lama mengakibatkan penurunan pH, pembakaran tidak sempurna, dan korosi pada tangki penyimpanan yang diduga disebabkan oleh komposisi konsorsium bakteri. Pada penelitian sebelumnya hasil penelitian menunjukkan bahwa genus yang dominan merupakan bakteri penghasil asam yang diduga menjadi penyebab penurunan kadar pH biosolar B30 selama masa penyimpanan. Berdasarkan Analisa metagenomik pada biosolar B30 ditemukan genus Eubacteria merupakan bakteri penyebab korosi pada kondisi anaerob. Sehingga pada penelitian dibuat kondisi keasaaman yang dihasilkan oleh mikroorganisme dengan penambahan H2SO4 12%. Ekstrak kafein diperoleh dari proses maserasi dengan variabel perbandingan pelarut etanol 70% : bahan organik yaitu 1 : 2 dan 1 : 3. Uji ekstrak kafein dilakukan dengan metode HPLC pada laju effluent 0,8 mL/min. Sedangkan uji efisiensi inhibisi korosi pada baja diamati pada kurun waktu perendaman 0, 1, 4, 7 dan 10 hari. Baja yang digunakan sebelumnya telah dikorosikan dengan H2SO4 12%. Hasil inhibitor terbaik pada baja yang direndam H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 84,7x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 75,5x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 80%. Sedangkan pada baja yang direndam biosolaryang mengandung H2SO4 12%  didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2.100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 0,3x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 0,2x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 100%. Semakin lama waktu perendaman baja dalam media H2SO4 maupunbiosolar yang mengandung H2SO4 12% dengan penambahan inhibitor organik maka nilai laju korosi semakin rendah karena inhibitor membentuk lapisan yang melindungi baja.
Pengaruh ekstrak kafein sebagai inhibitor laju korosi dan efisiensi inhibisi pada baja dalam larutan asam sulfat dan biosolar Yanty Maryanty; Adinda Dwi Ifvournamasari; Kristina Widjajanti; Dyah Ratna Wulan; Noor Isnaini Azkiya
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.71831

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengujian ekstrak kafein dari kopi arabika, coklat, dan daun teh hitam sebagai inhibitor laju korosi pada baja dalam lingkungan yang mengandung asam dan dalam biosolar yang mengandung asam. Penyimpanan biosolar B30 dalam tangki dalam waktu lama mengakibatkan penurunan pH, pembakaran tidak sempurna, dan korosi pada tangki penyimpanan yang diduga disebabkan oleh komposisi konsorsium bakteri. Pada penelitian sebelumnya hasil penelitian menunjukkan bahwa genus yang dominan merupakan bakteri penghasil asam yang diduga menjadi penyebab penurunan kadar pH biosolar B30 selama masa penyimpanan. Berdasarkan Analisa metagenomik pada biosolar B30 ditemukan genus Eubacteria merupakan bakteri penyebab korosi pada kondisi anaerob. Sehingga pada penelitian dibuat kondisi keasaaman yang dihasilkan oleh mikroorganisme dengan penambahan H2SO4 12%. Ekstrak kafein diperoleh dari proses maserasi dengan variabel perbandingan pelarut etanol 70% : bahan organik yaitu 1 : 2 dan 1 : 3. Uji ekstrak kafein dilakukan dengan metode HPLC pada laju effluent 0,8 mL/min. Sedangkan uji efisiensi inhibisi korosi pada baja diamati pada kurun waktu perendaman 0, 1, 4, 7 dan 10 hari. Baja yang digunakan sebelumnya telah dikorosikan dengan H2SO4 12%. Hasil inhibitor terbaik pada baja yang direndam H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 84,7x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 75,5x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 80%. Sedangkan pada baja yang direndam biosolaryang mengandung H2SO4 12%  didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2.100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 0,3x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 0,2x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 100%. Semakin lama waktu perendaman baja dalam media H2SO4 maupunbiosolar yang mengandung H2SO4 12% dengan penambahan inhibitor organik maka nilai laju korosi semakin rendah karena inhibitor membentuk lapisan yang melindungi baja.
Pelatihan Pembuatan Produk Turunan VCO Berupa Sabun Cair dan Padat di Kelompok PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang Anang Takwanto; May Kurnia Pratiwi; Yanty Maryanty; Luchis Rubianto; Kristina Widjajanti
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) 2023: Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat Untuk Mendukung Pencapaian Empat Pilar Pembangunan Men
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

VCO (Virgin Coconut Oil) merupakan minyak kelapa murni, yang sangat bermanfaat untuk kehidupan. Selain dimanfaatkan secara langsung, VCO juga dapat diolah menjadi produk sabun cair dan sabun padat, yang dapat menjadi ide produk skala home industry di lingkungan ibu-ibu PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Bunulrejo, Kota Malang. Oleh sebab itu pelatihan pembuatan sabun cair dan sabun padat berbasis VCO (Virgin Coconut Oil) perlu dilakukan untuk membantu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan bagi ibu-ibu di lingkungan PKK RT 05 RW 07, Kelurahan Bunulrejo. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah, pelatihan, diskusi dan unjuk kerja. Metode ceramah yang dilakukan adalah pemaparan tentang cara pembuatan sabun cair dan sabun padat berbasis VCO dengan peralatan dan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Selanjutnya unjuk kerja pembuatan sabun cair dan sabun padat serta masingmasing dari peserta mencoba sendiri proses pembuatan sabun cair dan sabun padat dari bahan-bahan yang telah disediakan mulai dari pembuatan sabun hingga mengemasnya menjadi suatu produk yang bernilai jual. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah seluruh peserta mendapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan sabun cair dan sabun padan berbasis VCO hingga mengemasnya menjadi produk, dan seluruh peserta menyatakan kepuasan melalui kuisioner pelatihan dengan jumlah sangat puas sebanyak 77% dan puas 23%. Disimpulkan bahwa pelatihan Pembuatan Sabun Cair dan Sabun Padat berbasis VCO di Lingkungan PKK RT 05, RW 07 Kelurahan Blimbing, Kecamatan Bunulrejo telah berhasil dan terlaksana dengan baik. Kata kunci: Pelatihan, Sabun Padat, Sabun Cair, VCO.
DEVELOPMENT OF MATHEMATICS STATISTICS E-MODULE ORIENTED ON SCHEMATIC REPRESENTATION Anwar, Rahmad; Rahmawati, Dwi; Widjajanti, Kristina
MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN Vol. 12 No. 1 (2024): MATEMATIKA DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/mp.v12i1.5614

Abstract

This development research aims to describe the development of the mathematical statistics e-module I which is oriented towards schematic representation. The development stages include needs analysis, initial product design, prototype I, validation, analysis of validation results, final product. The subjects in this study were students of the fourth semester mathematics education study program. There were 25 students in total. The instruments used in this study included expert validation sheets, lecturer and student response questionnaires. The results showed that the mathematical statistics e-module I oriented towards schematic representation, which had been developed, was rated as very valid based on the validation by expert respondents. In addition, the results of e-module development were also stated to be very practical based on lecturer and student respondents with an average of 80.9%. Based on the research results obtained, it can be concluded that the development of the mathematical statistics e-module I which is oriented towards schematic representation is very valid and practical to use and makes it easier for students to learn. Keywords: E-module; Schematic Representation; Mathematical Statistics
Performansi server VoIP (Voice Over Internet Protocol) sebagai sarana pembelajaran hibrid Kusumawardani, Mila; Suharto, Nugroho; Dali, Sri Wahyuni; Widjajanti, Kristina; Putri, Atika Yulia Sari; Widyantari, Nabila
JURNAL ELTEK Vol. 22 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/eltek.v22i1.4506

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu aspek yang menetukan kualitas pendidikan. Bagi daerah perkotaan, media pembelajaran digital mudah dijangkau dan beragam. Namun, bagi daerah yang masih terbelakang, hal ini cukup sulit untuk diakses. Metode pembelajaran hibrid dapat menjadi salah satu pilihan bagi sekolah saat ini dikarenakan dapat memberikan pengaruh positif yaitu siswa dapat terlatih belajar secara mandiri namun juga tetap mendapat pelajaran secara luring. Namun, untuk daerah yang belum terjangkau internet, pembelajaran hibrid masih terbilang sulit untuk diterapkan, maka dari itu diperlukan jaringan intranet yang dapat diakses siswa maupun guru tanpa adanya jaringan internet. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat server pembelajaran dengan memanfaatkan sistem Voice over Internet Protocol (VoIP) berbasis Web Server. Konten yang disajikan dalam website ini dikemas dalam bentuk video dan latihan soal, serta antar siswa dengan guru dapat berkomunikasi menggunakan fitur komentar yang disediakan. Perancangan sistem menggunakan metode penelitian pengembangan dan pembuatan. Pengujian performa layanan dilaksanakan dengan menguji Quality of Service (QoS) meliputi Delay, Jitter, Throughput, dan Packet Loss. Analisa performa jaringan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan website dalam mengirim dan menerima data kepada pengguna saat diakses. ABSTRACT Learning media is one aspect that determines the quality of education. For urban areas, digital learning media is easy to reach and diverse. However, for underdeveloped areas, this is quite difficult to access. The hybrid learning method can be an option for schools at this time because it can have a positive influence, namely that students can be trained to learn independently but also still receive lessons offline. However, for areas that do not have internet access, hybrid learning is still difficult to implement, therefore an intranet network is needed that can be accessed by students and teachers without an internet network. The aim of this research is to create a learning server by utilizing a Web Server-based Voice over Internet Protocol (VoIP) system. The content presented on this website is packaged in the form of videos and practice questions, and students and teachers can communicate using the comments feature provided. System design uses development and manufacturing research methods. Service performance testing is carried out by testing Quality of Service (QoS) including Delay, Jitter, Throughput and Packet Loss. This network performance analysis aims to determine the website's ability to send and receive data to users when accessed.
PELATIHAN PENGOPERASIAN JAM DIGITAL DENGAN ALARM DAN RUNNING TEXT SEBAGAI MEDIA PENGINGAT HAFALAN ALQURAN Hidayati, Nurul; Koesmarijanto, Koesmarijanto; M. Syirajuddin, M. Syirajuddin; Hudiono, Hudiono; Taufik, Mohammad; Widjajanti, Kristina
Jurnal Hilirisasi Technology kepada Masyarakat (SITECHMAS) Vol. 4 No. 2 (2023): Vol. 4 No. 2 Oktober 2023
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/sitechmas.v4i2.5056

Abstract

Yayasan Panti Asuhan & Rumah Tahfidz Cahaya Qur'an berlokasi di Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo baru didirihkan 2018. Yayasan sosial ini memiliki program unggulan untuk mencetak anak yatim yang berakhlak dan hafal AlQuran (tahfidz), sebagai wadah untuk anak-anak yatim yang terlantar di daerah Sidoarjo. Disiplin dalam menghafal merupakan kunci untuk menjadi hafidz, akan tetapi kendala selama ini jadwal untuk menghafal Alquran dan mengikuti kegiatan panti asuhan kurang berjalan dengan tepat waktu, sehingga program-program yang dijalankan menjadi kurang maksimal. Teknologi tepat guna dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya jam digital disertai dengan alarm sebagai pengingat waktu hafalan Alquran untuk para hafidz. Keutamaan alat ini tidak akan maksimal apabila tidak didukung sumber daya yang mumpuni dalam mengelola dan mengoperasikan alat ini guna keberlanjutan kedepannya. Dengan pelatihan pengoperasian jam digital dengan alarm, 90% pengurus Yayasan Panti Asuhan & Rumah Tahfidz Cahaya Quran dapat memasang dan mengoperasikan alat sehingga mengurangi keterlambatan untuk setiap program hafalan Alquran yang diselenggarakan.
PROFILE OF STUDENTS' MATHEMATICAL LITERACY BASED ON LEVEL OF MATHEMATICAL CONNECTION ABILITY Wardatun Nabilah; Surya Sari Faradiba; Fuat Fuat; Dewi Risalah; Kristina Widjajanti
JME (Journal of Mathematics Education) Vol. 9 No. 1 (2024): JME
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v9i1.2020

Abstract

The purpose of this study was to describe students' mathematical literacy abilities based on the level of mathematical connection ability using a qualitative descriptive approach. The researcher as the main instrument was assisted by test questions to measure the ability to connect mathematics and mathematical literacy, as well as interviews. The research subjects were 3 class IX students of SMP Islam Pakis. Subject selection was made based on high, medium, and low levels of mathematical connection ability. The results showed: The selection of research subjects was carried out by purposive sampling technique based on high, medium, and low levels of mathematical connection ability. The results of the data analysis obtained: (1) students at a high level of mathematical connection succeeded in achieving all indicators of mathematical literacy ability, such as being able to identify the information contained in the problem, make mathematical models, do reasoning, use symbols, design and implement appropriate problem strategies, summarizing the results, as well as conducting evaluations; (2) students who are categorized in the moderate level of mathematical connection ability are able to achieve five of the seven indicator components contained in mathematical literacy ability; (3) students who belong to a low level of mathematical connection ability are only able to achieve three of the seven indicator components needed in literacy skills.
Pengaruh ekstrak kafein sebagai inhibitor laju korosi dan efisiensi inhibisi pada baja dalam larutan asam sulfat dan biosolar Maryanty, Yanty; Ifvournamasari, Adinda Dwi; Widjajanti, Kristina; Wulan, Dyah Ratna; Azkiya, Noor Isnaini
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.71831

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengujian ekstrak kafein dari kopi arabika, coklat, dan daun teh hitam sebagai inhibitor laju korosi pada baja dalam lingkungan yang mengandung asam dan dalam biosolar yang mengandung asam. Penyimpanan biosolar B30 dalam tangki dalam waktu lama mengakibatkan penurunan pH, pembakaran tidak sempurna, dan korosi pada tangki penyimpanan yang diduga disebabkan oleh komposisi konsorsium bakteri. Pada penelitian sebelumnya hasil penelitian menunjukkan bahwa genus yang dominan merupakan bakteri penghasil asam yang diduga menjadi penyebab penurunan kadar pH biosolar B30 selama masa penyimpanan. Berdasarkan Analisa metagenomik pada biosolar B30 ditemukan genus Eubacteria merupakan bakteri penyebab korosi pada kondisi anaerob. Sehingga pada penelitian dibuat kondisi keasaaman yang dihasilkan oleh mikroorganisme dengan penambahan H2SO4 12%. Ekstrak kafein diperoleh dari proses maserasi dengan variabel perbandingan pelarut etanol 70% : bahan organik yaitu 1 : 2 dan 1 : 3. Uji ekstrak kafein dilakukan dengan metode HPLC pada laju effluent 0,8 mL/min. Sedangkan uji efisiensi inhibisi korosi pada baja diamati pada kurun waktu perendaman 0, 1, 4, 7 dan 10 hari. Baja yang digunakan sebelumnya telah dikorosikan dengan H2SO4 12%. Hasil inhibitor terbaik pada baja yang direndam H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 84,7x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 75,5x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 80%. Sedangkan pada baja yang direndam biosolaryang mengandung H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2.100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 0,3x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 0,2x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 100%. Semakin lama waktu perendaman baja dalam media H2SO4 maupunbiosolar yang mengandung H2SO4 12% dengan penambahan inhibitor organik maka nilai laju korosi semakin rendah karena inhibitor membentuk lapisan yang melindungi baja.
Development of an E-Module on Derivative Applications for Vocational High School Students Widjajanti, Kristina; Sarosa, Moechammad; Selviana, Vuvut
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 7, No 3 (2023): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v7i3.15033

Abstract

The Covid-19 pandemic has impacted the learning process, including the learning of mathematics. This situation has caused students and teachers not always be able to interact directly, which can result in learning loss. Therefore, efforts are needed to develop learning media that allow students to learn independently and actively. This study aims to develop a Mathematics E-Module that is different from most of the modules available, where students can interact with the E-Module. The E-Module was developed using the modified Plomp development model. The results of the study show that the developed E-Module meets the level of validity with a category of very valid, as well as the practicality of the E-Module. Other findings during the testing process showed that this E-Module can increase students' active and independent engagement in understanding the concept of derivative relationships with increasing functions, decreasing functions, and maximum/minimum values. Therefore, E-Module is recommended because it is very suitable for use in learning both online and offline. E-Module with GeoGebra applet can improve vocational school students’ ability to discover concepts independently.