Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of information system

Perancangan Game Edukasi Hewan Ovipar dan Vivipar Menggunakan RPG Maker MV Farhan Ali Abidin; H. Bagja Nugraha; Arip Solehudin; Garno Garno
JOINS (Journal of Information System) Vol 6 No 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4496.296 KB) | DOI: 10.33633/joins.v6i1.4405

Abstract

Materi membedakan ovipar dan vivipar yang guru SDN Karangpawitan III Karawang masih berupa teks dan gambar pada buku, serta belum menerapkan pemelajaran media secara visual. Materi yang disampaikan masih dengan cara ceramah atau siswa yang diundang untuk mencari materi dengan media buku pelajaran. Kurangnya penggunaan media pembelajaran di sekolah pada proses belajar mengajar membuat siswa kurang aktif dan merasa bosan dalam proses belajar mengajar. Agar meningkatkan minat siswa dan siswi dalam belajar perlu adanya media yang menyenangkan bagi mereka salah satunya adalah game edukasi, penggunaan game edukasi merupakan alternatif lain dalam meningkatkan pemahaman saat proses belajar mengajar.Dalam game edukasi metode yang digunakan adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycle) dan alat yang digunakan untuk memubuat game yaitu RPG Maker MV dan Adobe Ilustrator. Game edukasi ini berhasil mendapatkan proporsi rata-rata dari penguji sebelum dan sesudah menggunakan game, didapatkan hasil rata-rata siswa sebelum menggunakan game sebesar 39,5% sedangkan rata-rata siswa sesudah menggunakan game 85%. Sehingga dapat disempurnakan game edukasi hewan ovipar dan vivipar ini dapat digunakan sebagai media alternatif proses pembelajaran karna berdasarkan tabel kelayakan game edukasi ini mendapatkan nilai B yang artinya baik. 5% sedangkan rata-rata siswa sesudah menggunakan game sebesar 85%.Sehingga dapat disempurnakan game edukasi hewan ovipar dan vivipar ini dapat digunakan sebagai media alternatif proses pembelajaran karna berdasarkan tabel kelayakan game edukasi ini mendapatkan nilai B yang artinya baik. 5% sedangkan rata-rata siswa sesudah menggunakan game sebesar 85%. Sehingga dapat disempurnakan game edukasi hewan ovipar dan vivipar ini dapat digunakan sebagai media alternatif proses pembelajaran karna berdasarkan tabel kelayakan game edukasi ini mendapatkan nilai B yang artinya baik.
Sistem Pakar Pemilihan Biji Kopi Pasca Roasting Untuk Menghasilkan Kopi Berkualitas Menggunakan Metode Forward Chaining Dwi Suci Anggraeni; Apriade Voutama; Garno Garno
JOINS (Journal of Information System) Vol 9 No 1 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/joins.v9i1.7055

Abstract

Biji kopi menjadi salah satu produk perdagangan yang memerlukan kualitas bagus agar selalu dapat bersaing di pasar perdagangan. Penentuan biji kopi berkualitas memerlukan ketepatan pada proses pemilihannya yang akhirnya sesuai kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Maka, dibutuhkan sistem yang memiliki pengetahuan seperti seorang pakar untuk pemilihan biji kopi pasca roasting yang dapat menghasilkan kopi berkualitas berdasarkan bentuk fisik, aroma dan kadar kafein. Penelitian ini mengembangkan sistem pakar pemilihan biji kopi dengan metode forward chaining. Metode ini dimulai dengan menjawab 17 pertanyaan mengenai ciri-ciri biji kopi yang kemudian mencari kaidah cocok sehingga dapat ditarik kesimpulan berdasarkan pertanyaan yang telah dipilih. Hasil sistem ini berupa identifikasi jenis biji kopi yang berkualitas atau tidak yang sesuai dengan fakta atau pertanyaan yang dipilih. Terdapat 3 jenis biji kopi yang diidentifikasi yaitu biji kopi arabika, robusta, dan liberika. Pembangunan sistem menggunakan metodologi ESDLC yang terdiri dari tahap penilaian, akuisisi pengetahuan, desain, pengujian dan dokumentasi. Hasil dari pengujian user acceptance testing tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem pakar pemilihan biji kopi dari segi tampilan mencapai 90,41% dan segi manfaat mencapai 86,87%, berdasarkan tabel kriteria interpretasi hasilnya adalah sangat baik.