Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh Stres Akademik dan Regulasi Diri terhadap Adiksi Binge-Watching pada Mahasiswa Meinaki, Aldi; Gamayanti, Witrin; Tahrir; Gunawan, Suci Marlianti
Journal of Psychology Students Vol. 4 No. 1 (2025): JoPS: Journal of Psychology Students
Publisher : Faculty of Psychology Sunan Gunung Djati Islamic University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jops.v4i1.37967

Abstract

Saat ini, penyedia layanan video on-demand membuat penggunanya semakin mudah mengakses berbagai tayangan. Hal ini, mendorong perilaku binge-watching yang berlebihan hingga berisiko menyebabkan kecanduan. Binge-watching merupakan perilaku menonton beberapa episode acara TV dalam sekali duduk. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh stres akademik dan regulasi diri secara simultan terhadap adiksi binge-watching di kalangan mahasiswa. Rancangan penelitian kuantitatif dengan desain kausalitas yang digunakan dalam penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 344 mahasiswa pengguna layanan video-on-demand (VOD). Pengambilan data menggunakan alat ukur skala psikologi, seperti Binge-Watching Addiction Questionnaire, Perceptions of Academic Stress Scale, dan Self-Regulation Questionnaire. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa stres akademik dan regulasi diri secara simultan berkontribusi secara signifikan terhadap adiksi binge-watching pada mahasiswa, dengan kontribusi sebesar 13.5%.
Ketangguhan Keluarga Menghadapi Pandemi COVID 19: Perspektif Psikologi dan Islam Djamal, Nani Nuranisah; Hidayat, Ila Nurlaila; Tahrir, Tahrir; Jaenudin, Ujam
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 27 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/psikologika.vol27.iss2.art3

Abstract

Often stressful or traumatic events have different effects on different individuals in the family. However, family resilience refers to the ability to maintain the family functions, including to provide supports for all family members. This study aims to explain the relevance of the meaning contained in the concept of family resilience through Islamic values, associated with its implementation in the context of the COVID-19 pandemic. The research method was Islamic Psychology development. The results found that there are a number of verses of the Quran and Hadith that have relevant meaning to the six dimensions of family resilience according to Oh dan Chang (2014). The dimension of collective confidence is relevant to the concepts of patience, self-confidence, firm conviction and being not desperate. Dimension of interconnectedness is relevant to the command to protect oneself and the family, to unite (not being divorced) and to avoid prejudice. The dimension of positive life view is relevant to have the positive thinking (husnudzan) towards the decree of Allah, to believe that after difficulties there will be ease, and to believe that each self is only burdened according to the limits of his ability. The dimension of resourcefulness is relevant to the command to make effort on the things we do and to have th hard work. The dimension of open communication patterns is relevant to have love and affection, to have dialogue with others, and to remind each other. Whereas the dimension of collaborative problem solving is relevant to help each other, to compete in good deeds, and to prioritize others.
Pengaruh kecerdasan spiritual terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran Toyibah, Siti A; Sulianti, Ambar; Tahrir, .
Jurnal Psikologi Islam Vol. 4 No. 2 (2017): Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Asosiasi Psikologi Islam (API) Himpsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.99 KB) | DOI: 10.47399/jpi.v4i2.49

Abstract

Menurut para penghafal Alquran, menghafal Alquran menciptakan makna-makna yang lebih luas tentang kehidupan yang mereka jalani sehingga terhindar dari kondisi kemalasan dan keputusasaan. Hal ini sesuai dengan konsep kecerdasan spiritual yang dikemukakan oleh Zohar dan Marshall, bahwa kecerdasan spiritual merupakan kecerdasan yang membuat seseorang mampu menghadapi dan memecahkan persoalan makna dan nilai sehingga seseorang berada pada konteks makna yang lebih luas dan kaya. Kecerdasan spiritual ini membuat para penghafal Alquran memiliki kemampuan untuk menerima dirinya sendiri, memiliki relasi positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan dalam hidup dan pertumbuhan personal. Ciri-ciri ini merupakan sebuah konsep kesejahteraan psikologis yang dikemukakan oleh Ryff. Adapun, tujuan dari penelitian ini ingin melihat korelasi positif kecerdasan spiritual terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 43 orang yang merupakan mahasiswa penghafal Alquran di Rumah Qur’an Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan analisis korelasi. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara kecerdasan spiritual dan kesejahteraan psikologis. Artinya semakin tinggi kecerdasan spiritual, maka semakin tinggi pula kesejahteraan psikologis yang dimilikinya. Selanjutnya, diketahui bahwa variabel kecerdasan spiritual memberikan sumbangan efektif sebesar 60,4% terhadap kesejahteraan psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran.
Gambaran Memaafkan (Forgiveness) pada Korban Bullying Tahrir, Tahrir; Utami, Azni Chaerunisa; Ulfiah, Ulfiah
Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.965 KB) | DOI: 10.29080/jpp.v10i2.232

Abstract

Memaafkan adalah sikap mengatasi berbagai hal negatif akibat dari rasa sakit yang dirasakan serta upaya menghindari penghakiman terhadap individu yang bersalah. Penelitian ini melihat gambaran memaafkan pada remaja akhir yang menjadi korban bullying. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek seorang remaja akhir berusia 20 tahun yang pernah mengalami tindak bullying selama dua tahun ketika di sekolah menengah atas. Dari hasil analisis wawancara, disimpulkan bahwa dalam pemaafan yang dilakukan subjek, lebih dominan dalam dimensi intrapsychic atau emosi dan kognisinya namun dalam tindakan sosial subjek belum memaafkan seutuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa subjek berada dalam hollow forgiveness. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan untuk mencari referensi sumber yang banyak sebelum melakukan pengambilan data.
Premarital Sexual Behavior, Sexual Assertiveness, and Sex Guilt Among College Students Al Mutoharoh, Anikmah; Djamal, Nani Nuranisah; Tahrir, Tahrir
Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): PSYMPATHIC
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/psy.v10i2.30633

Abstract

The phenomenon of premarital sexual behavior in college students is a moral problem demanding serious attention. A key determinant in reducing this behavior is the interplay between sexual assertiveness and sex guilt. Therefore, this study aims to determine the effect of sexual assertiveness and sex guilt on premarital sexual behavior. A quantitative approach is used with multiple linear regression analysis techniques. The participant consists of 153 students residing in Bandung City, aged 18-24 years, who are presently or have been in a relationship and are unmarried. The results show that sexual assertiveness and sex guilt have negative significant effect on premarital sexual behavior both simultaneously and partially with contribution of 35.9%. In conclusion, these variables are crucial for students as they can prevent them from engaging in premarital sexual behavior ranging from mild to severe risks.
The Role of Academic Hardiness in Moderating the Effect of Task Aversiveness on Academic Procrastination Tahrir, Tahrir; Arifah, Fathimah N.; Augustiya, Tasya; Nasrudin, Endin
Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): PSYMPATHIC
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/psy.v11i2.38638

Abstract

This research aimed to examine the role of academic hardiness as a moderator in the effect of task aversiveness on academic procrastination using quantitative causal and proportional stratified random sampling methods. The sample consisted of 260 psychology students from Sunan Gunung Djati State Islamic University (UIN), Bandung. The data were collected through questionnaires using Task Aversiveness, Academic Procrastination, and Revised Academic Hardiness Scale (RAHS). Additionally, data analysis was performed using simple regression tests and Moderated Regression Analysis (MRA). The results showed that task aversiveness and academic hardiness significantly increased and decreased academic procrastination, respectively. In conclusion, academic hardiness did not moderate the effect of task aversiveness on procrastination.
FORTITUDE SCALE: MEASURING INSTRUMENT CONSTRUCTION Putri, Eltsa; Adnan, Rufaidatul Mutmainnah; Navita, Fitra; Fathya, Raisha; Aula, Fahma; Muhammad, Sultan; Tahrir, Tahrir
JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jiva.v6i1.4020

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji validitas serta reliabilitas alat ukur fortitude yang terdiri dari tiga dimensi utama: self-appraisal, family appraisal, dan support appraisal. Fortitude didefinisikan sebagai kekuatan psikologis untuk menghadapi kesulitan secara konstruktif dan mempertahankan kesejahteraan mental. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian terapan, melibatkan 572 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai responden. Proses pengembangan alat ukur mengikuti tiga tahap validitas berdasarkan pendekatan Loevinger, yaitu validitas substansi, struktural, dan eksternal. Hasil menunjukkan bahwa seluruh item valid menurut uji Aiken’s V (V > 0,5), dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,769. Model pengukuran juga memenuhi kriteria model fit dalam analisis CFA (RMSEA = 0,072; CFI = 0,97; NFI = 0,96). Validitas konvergen dibuktikan melalui korelasi positif dengan individual adaptability (r = 0,527) dan resilience (r = 0,650), sementara validitas diskriminan ditunjukkan melalui korelasi negatif dengan helplessness (r = -0,310) dan vulnerability (r = -0,238). Hasil ini menyimpulkan bahwa alat ukur ini layak digunakan untuk menilai kekuatan psikologis individu dalam menghadapi tekanan hidup.Kata Kunci: Fortitude, Pengukuran Psikologi, Penilaian Diri, Penilaian Keluarga, Penilaian Sosial
Academic Demotivation Scale: Studi Validasi Konstruk pada Mahasiswa Neng Adimah Aulia Turohmah; Nurul Izzatil Anwar; Nazila Qurota Ayun; Niken Niken; Siti Zaakiyyah Darajatillah; Sofi Gian Nissa; Tahrir Tahrir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menguji validitas dan reliabilitas Academic Demotivation Scale pada mahasiswa. Demotivasi akademik didefinisikan sebagai kondisi menurunnya motivasi belajar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 603 mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengembangan instrumen mengacu pada tiga tahap validitas menurut Loevinger, yaitu validitas substantif, struktural, dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen terdiri atas enam dimensi, yaitu guru, karakteristik kelas, pengalaman kegagalan, lingkungan kelas, materi kelas, dan minat belajar yang dioperasionalkan ke dalam 12 item. Seluruh item dinyatakan valid berdasarkan uji Aiken’s V (V = 0,83–1,00), memiliki daya beda tinggi (r = 0,606–0,746), serta reliabilitas yang sangat baik (Cronbach’s Alpha = 0,923). Analisis Confirmatory Factor Analysis menunjukkan model pengukuran memiliki kecocokan yang baik (RMSEA = 0,078; NFI = 0,98; NNFI = 0,98; CFI = 0,98; IFI = 0,98). Selain itu, instrumen menunjukkan validitas konvergen dan validitas diskriminan yang memadai. Temuan ini menunjukkan bahwa Academic Demotivation Scale merupakan alat ukur yang valid dan reliabel untuk mengukur demotivasi akademik pada mahasiswa.
Hate Speech Scale: Measuring Instrument Construction Lutfia Fitriani; Aulia ‘Azizatun Nisaa; Dahlia Nafisa Julyanita; Muhammad Arqan Zahran Putra Yuliandry; Ryanaila Shaka Diba Suryana; Tiara Cahaya Kirani; Tahrir Tahrir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2923

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat memunculkan fenomena ujaran kebencian yang mengancam kualitas diskursus publik, termasuk di kalangan mahasiswa. Namun, instrumen pengukuran ujaran kebencian yang terstandar dan sesuai dengan konteks lokal Indonesia, khususnya di lingkungan perguruan tinggi Islam, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengkonstruksi serta menguji validitas dan reliabilitas alat ukur ujaran kebencian berdasarkan teori Bhikhu Parekh (2012) pada mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki validitas isi, validitas konstruk, reliabilitas, dan kecocokan model yang baik. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain terapan. Sebanyak 721 mahasiswa berpartisipasi melalui teknik accidental sampling. Konstruksi alat ukur mengacu pada tiga tahap Loevinger, yaitu validitas substantif, struktural, dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh 7 item memiliki validitas isi yang baik (Aiken’s V > 0,7), daya beda item tinggi (corrected item-total correlation > 0,3), dan reliabilitas sangat baik (Cronbach’s Alpha = 0,945). Analisis CFA mengkonfirmasi tiga dimensi utama, yaitu Targeted Against Identifiable Group, Stigmatization, dan Legitimizes Hostility, dengan loading factor > 0,94 serta indeks kecocokan model yang baik (RMSEA = 0,073; NFI, NNFI, CFI, IFI ≥ 0,99). Nilai CR sebesar 0,96 dan VE 0,76 memenuhi kriteria. Validitas konvergen ditunjukkan oleh korelasi positif kuat dengan cyber bullying (r = 0,748), sedangkan validitas diskriminan ditunjukkan oleh korelasi negatif dengan etika digital, integritas moral, dan kecerdasan moral. Instrumen ini terbukti valid, reliabel, dan layak digunakan untuk mengukur kecenderungan ujaran kebencian pada mahasiswa.
Mental Health Literation Scale: Constraction and Psychometric Property Muhammad Rizqi Al Fatih; Rizqi Fadilla; Adhwa Elisya Putri Sudirman; Naila Aurellia Putri; Nurul Azkiya; Salsabila Septiani Putri; Tahrir Tahrir
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pemahaman para mahasiswa tentang kesehatan mental di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Mental Health Literacy adalah sebuah pengetahuan dan suatu keyakinan yang dimiliki seseorang tentang kesehatan mental. Hal ini mencakup kemampuan untuk mengenali gejala gangguan mental, memahami faktor penyebab dan risiko dari terjadinya masalah kesehatan mental, mengetahui cara bantuan yang bisa dilakukan sendiri atau mendapatkan bantuan dari tenaga profesional, memiliki sikap yang baik terhadap mencari bantuan, serta mampu mengakses informasi mengenai kesehatan mental dari sumber sumber yang dapat dipercaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini melibatkan 631 mahasiswa aktif di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian dibuat berdasarkan konsep Mental Health Literacy dari Jorm et al.(1997), yang terdiri dari 12 butir pertanyaan dan 6 dimensi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua item memiliki validitas isi yang cukup baik, dengan nilai Aiken’s V berkisar antara 0,75 hingga 1,00. Nilai Corrected Item-Total Correlation untuk semua item juga berada di atas 0,30. Selain itu, instrumen ini memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,818. Analisis Confirmatory Factor Analysis menunjukkan bahwa model ini memiliki kesesuaian yang cukup baik, dengan nilai RMSEA sebesar 0,074 dan faktor loading berkisar antara 0,51 hingga 0,83. Selain itu, nilai Construct Reliability (CR) sebesar 0,88 menunjukkan bahwa konstruk tersebut memiliki reliabilitas yang cukup baik. Penelitian menunjukkan bahwa instrumen Mental Health Literacy yang dibuat memiliki kualitas pengukuran yang cukup baik, sehingga dapat digunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman Mental Health Literacy di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi acuan dalam membuat program pembelajaran dan penyuluhan tentang kesehatan mental di lingkungan kampus.
Co-Authors Adang Hambali Adhwa Elisya Putri Sudirman Adnan, Rufaidatul Mutmainnah Afdila Aulia Aisah Putri Dewi Al Mutoharoh, Anikmah Ambar Sulianti, Ambar Anikmah Al Mutoharoh Anizar Rahayu April Tri Natasya Aqila Zainina Salsabila Arif Budiman Arif Budiman Al Fariz Arifah, Fathimah N. Asmadi Alsa Aula, Fahma Aulia ‘Azizatun Nisaa Ayu Novia Safitri Azizah, Ghefira Nur Bunga Nurfarida Dahlia Nafisa Julyanita Dela Arnes Septiani Dewi, Rachmayani Dhiva Fachira Radhita Dzafira Rizqiya Nahdah Faiza Dwi Anugrah Fallo, Junaidin Fathya, Raisha Fitri Nuraini Mardiyya Gunawan, Suci Marlianti Hidayat, Ila Nurlaila Hilma Humaira Fatimatu Az-Zahra Hury Firdaus Karima Ilham Ramadhan Indri Putri Aulia Indriani, Rekha Fitria Indriyani, Reva Iskandar, Wiwit Putri Jaenudin, Ujam Juhrodin, Udin Junaidin Fallo Kinanti Muslimah Tsalatsa Latisya Putri Salsabila Lutfia Fitriani Marwah, Yulia Meinaki, Aldi Muhammad Arqan Zahran Putra Yuliandry Muhammad Rizqi Al Fatih Muhammad, Sultan Nafisa Ilmi Aghnia Naila Aurellia Putri Nanang Kurniawan Nanang Kurniawan Nani Nuranisah Djamal, Nani Nuranisah Nasrudin, Endin Navita, Fitra Nazila Qurota Ayun Nazwa Aulia Neneng Siti Nur Toyibah Neng Adimah Aulia Turohmah Nida Nisa Nabila Niken Niken Nisa Hermawati, Nisa Nur'aini Azizah Nurul Azkiya Nurul Izzatil Anwar Permatasari, Shelly Putri Salsabila Ramadhani Putri, Eltsa Rachmayani Dewi Raden Roro Bunga Putri N. A. P. Raditya Ahsan Zulfikar Rahma Alya Ibnati Rahma Nursaid Munawar Rannia Maryam Fauziyatunnisa Rapli Paturohman Reza, Sohibul Rezki Rahman Sabri Ridzky Hidayat Rizqi Fadilla Ryanaila Shaka Diba Suryana Salsabila Khoerunnisa Salsabila Septiani Putri Salsan Nurbaiti Handayani Sarbini Sarbini Sarbini Sarbini Shelly Permatasari Siti Zaakiyyah Darajatillah Sofi Gian Nissa Solihah, Safira Luthfiyatus Sudirman, Deden Tasya Augustiya Taufik Rahman Sabri Tiara Cahaya Kirani Toyibah, Neneng Siti Nur Toyibah, Siti A Udin Juhrodin Ujam Jaenudin Ulfiah Ulfiah Ulfiah, Ulfiah Umi Saadah Utami, Azni Chaerunisa Uum Nur Umayah Witri Mulya Haini Witrin Gamayanti, Witrin Wiwit Putri Iskandar Yonathan Natanael Yulia Marwah Zahfany Hazmiyati Abdillah Zulmi Ramdani