Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN KLASIFIKASI KLADOGRAM DENGAN METODE TAKSIMETRI UNTUK MEMPELAJARI KEKERABATAN TANAMAN GENUS TILLANDSIA & NEOREGELIA Fendy Hardian Permana; Nurwidodo Nurwidodo; Lise Chamisijatin; Siti Zaenab; Yuni Pantiwati; Dwi Sulistiarini
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 6 No. 1 (2020): Mei 2020
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v6i1.7084

Abstract

ABSTRAKLingkungan SMAN 3 Malang memiliki konsep taman vertikal, sehingga cocok digunakan tempat pembelajaran outdoor learning dan pembelajaran langsung. Hasil observasi menunjukkan pemanfaatan tanaman untuk media pembelajaran belum optimal. Belum optimalnya disebabkan belum adanya informasi nama ilmiah, deskripsi, dan hubungan kekerabatan tumbuhan. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran klasifikasi kladogram dengan metode taksimetri: 1) pemanfaatan tanaman tillandsia & neoregelia untuk sumber belajar klasifikasi & kladogram tanaman, 2) jumlah spesies tillandsia & neoregelia, 3) hubungan kekerabatan tanaman tillandsia & neoregelia. Penelitian ini merupakan deskriptif dengan metode survey, melalui pembelajaran klasifikasi & kladogram dengan taksimetri. Teknik analisis data secara deskriptif yaitu identifikasi jenis-jenis tumbuhan menggunakan gambar dan buku kunci determinasi (taksimetri). Hasil menunjukkan bahwa melalui pembelajaran klasifikasi kladogram dengan metode taksimetri diperoleh data sebagai berikut 1) pemanfaatan tanaman dengan ciri morfologi serta persamaan dan perbedaannya menjadi sumber belajar klasifikasi tumbuhan & pembuatan kladogram berlangsung dengan efektif dimana ditunjukkan dengan siswa terampil dalam melakukan klasifikasi tanaman yang ada di lingkungan sekolah dan terampil membuat kladogram dari kegiatan klasifikasi, 2) terdapat 2 spesies tillandsia yaitu Tillandsia lonantha & Tillandsia cyanea serta terdapat 1 spesies neoregelia yaitu Neoregelia spectabilis, 3) hubungan kekerabatannya tanaman tersebut satu family yaitu Bromeliaceae.     Kata Kunci: Kekerabatan Tillandsia & Neoregelia; Kladogram; Taksimetri; Pembelajaran Klasifikasi ABSTRACTThe environment of State Senior High School (SMAN) 3 Malang employed a concept of vertical garden, making the environment suitable for outdoor learning and direct learning. Observation results indicated the use of plants for learning media is not optimal due to the lack of information on scientific names, descriptions, and relationships of plants. Based on the observation, it was necessary to design a learning innovation. This research aimed to describe the application of Cladogram classification learning with the Asymmetric method: 1) the utilization of Tillandsia & Neoregelia plants for the source of plant classification & Cladogram learning, 2) the number of Tillandsia & Neoregelia species, 3) the relationship between Tillandsia & Neoregelia plants. This research employed a descriptive survey method through learning classification & Cladograms with Asymmetry. The descriptive data analysis technique defined the identification of plant types using pictures and key books of determination (asymmetry). The results showed that through the learning of cladogram classification with the asymmetry method, the following data were obtained: 1) the use of plants with morphological characteristics and similarities and differences became the source of learning for plant classification and making cladograms effectively indicated by students performance in doing the classification of plants in the school environment and making cladograms from classification activities, 2) there were two species of tillandsia namely Tillandsia lonantha & Tillandsia cyanea, and there were one neoregelia species namely Neoregelia spectabilis, 3) familial relationship of the plant is one family namely Bromeliaceae. Keywords: Cladogram; Kinship Tillandsia & Neoregelia; Taximetry; Classification Learning
Blended learning berbasis project-based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis Fendy Hardian Permana; Lise Chamisijatin; Siti Zaenab
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 7 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v7i2.10353

Abstract

Today’s technology plays a critical role in human activities, including education. However, it is shown that the integration of technology into education did not improve students’ critical thinking skills. This study aims to determine the effect of blended learning through Edmodo based on project-based learning (PBL) to improve critical thinking skills. Quantitative approach was employed with a quasi-experimental method. Samples of this research were students of the undergraduate Biology Education Program, Universitas Muhammadiyah Malang. These samples took Learning Strategy subject with class A as the experimental group, and class B as the control group. Results show that blended learning based on PBL significantly improved students’ critical thinking skills.
PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MAN 2 BATU MATERI KINGDOM ANIMALIA Feni Nur’ain; Lise Chamisijatin; Nurwidodo .
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 1 (2015): MARCH
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v1i1.2301

Abstract

PENGEMBANGAN MEDIA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA MAN 2 BATU MATERI KINGDOM ANIMALIA Feni Nur’aini1, Lise Chamisijatin1, Nurwidodo1 1Pendidikan Biologi FKIP Universtias Muhammadiyah Malang, e-mail : lise_chin@yahoo.com ABSTRACT Learning biology plays an important role in the educational process as well as the development of technology, because biology has an effort for human to generate interest in science and technology development.Various issues that arise in school in biology learning materials associated with the Kingdom Animalia and the material is very much difficult for students to understand and time limitations in the learning process. So there should be used development of teaching media to overcome this. The purpose of this study are: (1) to know the effectiveness of the implementation of teaching media development, (2) to know the level of students understanding by using the application of teaching media development. This type of research is development research or Research and Development (R & D). the development used is based on the development steps from Borg & Gall (1983) modified from Sukmadinata (2010) which includes three steps, namely: preliminary study, development and validation. To determine the effectiveness of the implementation of teaching media development is done by giving the questionnaire to students. To determine the level of students understanding performed pretest and posttest. The research was conducted on 28 March to 29 September 2013 at MAN 2 Batu Malang. The results of this development in the form of teaching media product Biology that has been through some trials and revisions of the experts and students. Based on the feasibility of media experts, subject matter experts, and students teaching media are stated that it is very viable and effective used in learning. Based on the experimental test on class treatment there was an increasing students' understanding of the material of the Kingdom Animalia that is the average value before using the media (pretest) increased from 41.60 to 90.3 after using the media (posttest), while the control class average value before reading textbooks (pretest) increased from 48.80 to 68.60 (posttest) after reading the textbooks. Thus it can be stated that teacing media based interaktive multimedia is more effective in improving students' understanding of X class of MAN 2 Malang on the Kingdom Animalia subject. Kata kunci: Animalia kingdom, learning of media, interactive multimedia
PENERAPAN PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII- A SMP MUHAMMADIYAH 2 BATU Dyah Ayu Ratnaningrum; Lise Chamisijatin; Nur Widodo
JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia) Vol. 1 No. 2 (2015): JULY
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jpbi.v1i2.3334

Abstract

ABSTRAKGuided inquiry atau inkuiri terbimbing adalah salah satu pembelajaran inkuiri yang dalam pelaksanaannya guru menyediakan bimbingan atau petunjuk cukup luas kepada siswa. Sebagaian perencaannya dibuat oleh guru, siswa tidak merumuskan problem atau masalah. Permasalahan yang dihadapi adalah semangat siswa masih kurang ketika proses pembelajaran berlangsung, kurangnya keinginan dan keberanian bertanya ketika ada permasalahan terhadap materi yang akan disampaikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mendeskripsikan penerapan pembelajaran Guided Inquiry untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 2 Batu  (2) Mendeskripsikan peningkatan motivasi pada siswa kelas VIII-A Muhammadiyah 2 Batu (3) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII-A SMP Muhammadiyah 2 Batu.Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 25 Nopember- 12 Desember 2013 di SMP Muhammadiyah 2 Batu. Sasaran dalam  penelitian ini adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 21 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi, tes dan hasil belajar, sedangkan motivasi belajar siswa dianalisis menggunakan teori ARCS yang terdiri dari 4 aspek  Attention (perhatian),  Relevance (keterkaitan), Self condition (kepercayaan diri), Satisfaction (kepuasan). Hasil belajar dianalisis dengan menggunakan ketuntasan belajar. Ketuntasan belajar masing-masing siswa disesuaikan dengan KKM sekolah yaitu 75.Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan persentase rata-rata dari hasil belajar siswa yang meliputi penyajian masalah, membuat hipotesis, melakukan percobaan, menjelaskan hasil data, membuat kesimpulan adalah 70,26%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan siklus II rata-rata dari hasil belajar siswa 80,72%. Jadi meningkat sebesar 10,46%. Berdasarkan angket motivasi, dari siklus I ke siklus II terdapat peningkatan pada aspek attention sebesar 10,78%, relevance 13,09%, self condition 7,13% dan satisfaction meningkat sebesar 12,41%. Kata Kunci: Pembelajaran Guided Inquiry, Motivasi, Hasil Belajar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS IV DENGAN MODEL DEMONSTRASI DIDUKUNG MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN DI SDN 1 SUMBERSARI KOTA MALANG Yolanda Dana Kumala Sari; Lise Chamisijatin; Budi Santoso
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 9, No 2 (2019): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v9i2.3181

Abstract

The purpose of this study is to improve poetry reading skill of 4th grade students at SDN Sumbersari 1 in Malang City, to know the activities of the teacher and students. This type of this research is classroom action research. This classroom action research model uses the Kemmis And Mc Taggart model which consist of four steps or stages in conducting classroom action research, namely: planning, action, observation, and reflection. The result of the study show an increasing activity of the teacher and students. The result of this study are flows. (1) Pre-action, from 25 students, only 5 students or 20% of the total students are able to read poetry well and correctly, while 20 students or 80% of students experience difficulty in reading poetry with an average poetry reading skill of 54.56%. (2) Cycle I, the percentage of teacher activity reached 83% with very good predicate, the percentage of teacher activity reached 83% with very good predicate, the percentage of student activity was 83% with very good predicate, and classical learning completeness was 78.8% (3) Cycle II, the percentage of teacher activity reached 86% with very good predicate, the percentage of students is 87% with
Pembelajaran E-learning melalui Tematik untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Mahasiswa Lise Chamisijatin; Fendy Hardian Permana; Iin Hindun
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2852

Abstract

Perkembangan teknologi karena era revolusi industri 4.0 memberikan pengaruh yang besar bagi pendidikan. Pembelajaran yang mengimplementasikan teknologi sebagaimana perkembangan era tersebut adalah e-learning. Hasil observasi menunjukkan beberapa dosen sudah menerapkan e-learning dan mahasiswa belum terbiasa e-learning. Hasil wawancara menunjukkan mahasiswa merasa e-learning lebih efektif dalam belajar dan dosen merasa e-learning membuat pembelajaran menjadi lebih efisien dan fleksibel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan e-learning melalui tematik dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Kebaharuan dari penelitian ini adalah perpaduan dari e-learning dengan tematik. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen, menggunakan pretes & postes control group desain. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan biologi universitas muhammadiyah malang yang mengikuti perkuliahan strategi pembelajaran. Semua kelas (A, B, C, dan D) dilakukan e-learning. Kelas eksperimen (kelas A dan C) menggunakan pembelajaran tematik, sedangkan kelas kontrol (kelas B dan D) tidak menggunakan pembelajaran tematik. Instrumen penelitian menggunakan soal pretes postes dan rubrik penilaian tugas mahasiswa. Analisis data pengetahuan menggunakan ankova, sedangkan data keterampilan menggunakan anava. Hasil uji one-way ANCOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan [F(4,101) = 1,106, p = 0,040, np2 = 0.050], karena p = 0,040 < 0,050, sehingga dapat dikatakan e-learning melalui tematik dapat meningkatkan pengetahuan mahasiwa. Hasil analisis One-way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan signifikan [F(4,113) = 6,106, p < 0,001, np2 = 0,144], karena p = 0,001 < 0,050, sehingga dapat dikatakan e-learning melalui tematik dapat meningkatkan keterampilan mahasiwa.
Pengaruh Pembelajaran Tematik Model Terkait (Connected Model) Berbasis Masalah terhadap Ketercapaian Kompetensi Mahasiswa melalui E-Learning Lise Chamisijatin; Fendy Hardian Permana; Siti Zaenab
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i3.2853

Abstract

Pembelajaran berdasarkan materi memiliki kelemahan, dimana mahasiswa hanya menguasai konten materi saja dan tidak bisa mengantar mencapai kompetensi. Karakteristik pembelajaran berbasis kompetensi adalah fokusnya pada tingkat penguasaan. Solusi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan tematik dalam proses pembelajaran, karena dengan tematik mahasiswa tidak akan terfokus pada satu materi saja, tetapi pemahaman mahasiswa bisa lebih luas dalam memahami materi karena materi-materi dikemas dalam suatu tema. Solusi tersebut diperkuat menggunakan pembelajaran tematik berbasis permasalahan, sehingga memacu mahasiswa lebih aktif dalam pembelajaran e-learning. Tujuan penelitian adalah melihat pengaruh pembelajaran tematik model terkait (connected model) berbasis masalah terhadap ketercapaian kompetensi mahasiswa melalui e-learning. Jenis penelitian ini quasi eksperimen, menggunakan pretes & postes control group desain. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan, afektif dan keterampilan. Penelitian dilakukan di Universitas Muhammadiyah Malang pada matakuliah strategi pembelajaran. Teknik pengumpulan data dengan pretes postes, rubrik penilaian tugas dan observasi afektif. Instrumen penelitian menggunakan soal protes postes, lembar rubrik untuk menilai tugas mahasiswa, dan jurnal sikap/afektif. Analisis data untuk pengetahuan dilakukan dengan ankova, sedangkan untuk data afektif dan keterampilan menggunakan anava. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran e-learning melalui tematik model terkait berbasis masalah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa.
Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Literasi melalui Pendampingan Lesson Study di SMP Muhammadiyah 02 Kota Batu Lise Chamisijatin; Siti Zaenab
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i1.633

Abstract

Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) terintegrasi dengan literasi dapat dikembangkan di sekolah melalui implementasi program lesson study. Namun, hal ini belum berjalan di SMP Muhammadiyah 02 Kota Batu Jawa Timur. Pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan penguatan pendidikan karakter berbasis literasi melalui lesson study di SMP Muhammadiyah 02 Kota Batu.. Metode pelaksanaan pengabdian terdiri dari 2 kegiatan yaitu Focus Group Discussion (FGD) dan Pendampingan lesson study. Teknis pelaksanaan FGD adalah: a. Membentuk Tim FGD (Moderator, Asisten Moderator/Co-fasilitator, Pencatat Proses/Notulen, Penghubung Peserta, Logistik dan Dokumentasi. b. Pelaksanaan FGD secara daring menggunakan Zoom meet, selama 2 jam. Peserta kegiatan adalah semua guru SMP Muhammadiyah 02 Batu yang berjumlah 16 orang dan Kepala Sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa telah dilaksanakan kegiatan FGD dengan baik, dan pendampingan lesson study sebanyak tiga siklus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendampingan dengan model Lesson study dalam pengembangan PPK berbasis literasi di SMP Muhammadiyah 02 Kota Batu telah dilaksanakan dengan lancar (sesuai target yang telah ditetapkan). Adapun rekomendasi yang dapat diberikan adalah sebaiknya kegiatan lesson study terus dilanjutkan dan dijadikan sebagai program unggulan sekolah. Untuk meningkatkan keberhasilan program, maka kerjasama dalam bentuk pendampingan yang berkesinambungan dengan perguruan tinggi perlu dilaksanakan. Strengthening Literacy-Based Character Education through Lesson Study Assistance at SMP Muhammadiyah 02 Batu City Strengthening Character Education integrated with literacy can be developed in schools through the implementation of lesson study programs. However, this has not yet been implemented at SMP Muhammadiyah 02 Batu City, East Java. Therefore, this service aims to implement a mentoring model through lesson study in developing literacy-based character education strengthening at Muhammadiyah 02 SMP, Batu City. The method of implementing this service consists of 2 major activities, namely Focus Group Discussion (FGD) and Lesson Study Assistance. The technical implementation of the FGD is a. Forming an FGD Team (Moderator, Assistant Moderator/Co-facilitator, Process Recorder/Minutes, Participant Liaison, Logistics, and Documentation. b. Implementation of the online FGD using Zoom meeting, for 2 hours. Participants in the activity are all teachers of SMP Muhammadiyah 02 Batu, totaling 16 people and the principal. Good practice Lesson study is carried out by science teachers, and good practice is the implementation of PPK learning based on science teacher literacy. The results of the activity show that FGD activities have been carried out well, and lesson study assistance is in three cycles. Thus, it can be concluded that mentoring with the Lesson study model in the development of literacy-based KDP at SMP Muhammadiyah 02 Batu City has been carried out smoothly (according to the set targets). The recommendations that can be given are that lesson study activities should be continued and made as to the school's flagship program. will have an impact on improving the quality of lessons implemented. To increase the success of the program, collaboration in the form of continuous mentoring with universities needs to be implemented.    
Magang Industri di Orchid Nursery sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Mahasiswa Menghadapi Persaingan Dunia Kerja Siti Zaenab; Lise Chamisijatin; Iin Hindun
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2022): March
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v7i1.638

Abstract

Persiapan menghadapi persaingan dunia kerja penting bagi mahasiswa, salah satunya melalui magang kerja industri berbasis CoE MBKM. Tujuan pengabdian ini adalah implementasi magang industri di orchid nursery sebagai upaya peningkatan kualitas mahasiswa menghadapi persaingan dunia kerja. Metode yang digunakan adalah praktik langsung, yang dilakukan oleh tim pengabdian bersama dengan mitra, yaitu mahasiswa magang dan pemilik orchid nursery.  Terdapat 4 orang mahasiswa yang menjadi mitra sekaligus pelaksana lapangan. Sementara mitra pembudidaya anggrek yang merupakan representasi dari DUDI adalah owner DD’ Orchid Nursery dan seorang staf yang bertugas. Kegiatan ini dipusatkan di DD’ Orchid Nursery, selama 10 bulan. Kegiatan berjalan 100% yang diwujudkan dengan kegiatan berupa inisiasi Kerjasama dengan DUDI, penyepakatan MoU, dan penyelesaian modul, rekrutmen mahasiswa yang akan magang, pelaksanaan magang, monitoring evaluasi, pelaporan, dan publikasi program. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian telah berjalan sesuai dengan target. Kegiatan ini perlu diperpanjang, berupa menjadikan DD’ Orchid Nurcery salah satu mitra untuk lokasi sekolah unggulan anggrek Prodi Pendidikan Biologi FKIP UMM. Industrial Internship at Orchid Nursery as an Effort to Improve Student Quality in the Face of Workplace Competition Preparation for the competitive world of work is important for students, one of which is through MBKM-based industrial internships. The purpose of this service is the implementation of industrial internships at the orchid nursery as an effort to improve the quality of students facing the competition in the world of work. The method used is direct practice, which is carried out by the service team together with partners, namely interns and orchid nursery owners. There are 4 students who are partners as well as field implementers. Meanwhile, the orchid cultivator partners who represent DUDI are the owner of DD' Orchid Nursery and a staff member on duty. This activity is centered at DD' Orchid Nursery, for 10 months. Activities run 100% which are manifested by activities in the form of initiation of Cooperation with DUDI, agreement of MoU, and completion of modules, recruitment of students who will do internships, implementation of internships, monitoring evaluations, reporting, and publication of programs. It can be concluded that the service activities have been running according to the target. This activity needs to be extended, in the form of making DD' Orchid Nurcery one of the partners for the location of the flagship orchid school for the Biology Education Study Program, FKIP UMM.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELEJARAN IPA DI SMPN XY KOTA MALANG Isti Nurul Jannah; Lise Chamisijatin; Husamah Husamah
Jurnal Biotek Vol 6 No 1 (2018): Juni
Publisher : Department of Biology Education of Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.944 KB) | DOI: 10.24252/jb.v6i1.4243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA di SMPN XY Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kredibilitas data yang digunakan dalam penelitian ini dengan cara perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi metode. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman untuk selanjutnya diperoleh kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pendidikan karakter sudah diimplementasikan dalam pembelajaran IPA di SMPN XY Kota Malang, Implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran IPA dilakukan melalui a) mengintegrasikan pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah dengan cara guru melakukan analisis KD melalui identifikasi  nilai-nilai yang terkandung dalam materi pembelajaran IPA dan guru mendesain RPP mata pelajaran IPA yang memuat fokus pendidikan karakter, b) melalui pilihan dan penggunan metode pembelajaran untuk mengembangkan karakter peserta didik, hal tersebut dapat dilihat dalam proses belajar mengajar guru selalu menciptakan suasana belajar dengan langkah kegiatan mulai dari merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan, c) melalui pengelolaan kelas, guru membentuk kelas menjadi kelompok untuk menumbuhkan sikap kerjasama dan toleransi antar teman sebaya.