Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELIAN IMPULSIF DI ERA DIGITAL: PENGARUH KEPRIBADIAN DAN KECANDUAN SMARTPHONE Nur, Hifizah; Murtiningsih, Dewi; Nuraqmarina, Fatma; Ubaidah, Ade; Fakhri, Ulumuddin Nurul; Putri, Ananda; Wijaya, Padma Suryani; Nashwa, Aqila; Al Barkah, Alda Ambarsari
Psyche: Jurnal Psikologi Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/psyche.v8i1.3948

Abstract

Perilaku belanja online secara impulsif menunjukkan peningkatan seiring dengan pertumbuhan pesat e-commerce dan intensitas penggunaan smartphone. Fenomena ini menjadi semakin kompleks ketika dikaitkan dengan faktor kepribadian dan kecanduan smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lima besar ciri kepribadian (Big Five Personality Traits) serta kecanduan smartphone terhadap perilaku pembelian impulsif online pada Generasi Z di wilayah Jabodetabek. Penelitian ini merupakan salah satu studi awal yang mengintegrasikan ketiga variabel tersebut pada populasi Generasi Z di kawasan metropolitan Indonesia. Lima faktor kepribadian yang meliputi neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness, dan conscientiousness mengacu pada kerangka yang dikemukakan oleh John dan Srivastava (1999). Kecanduan smartphone diukur menggunakan Smartphone Addiction Scale–Short Version (SAS-SV) yang dikembangkan oleh Viola (2021), sedangkan perilaku pembelian impulsif online diukur menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Rook dan Hoch (1985) yang telah diadaptasi dalam konteks belanja online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan regresi, serta Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan struktural antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Big Five Personality Traits dan kecanduan smartphone tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap perilaku pembelian impulsif online. Namun, dimensi agreeableness dan conscientiousness berhubungan negatif, sedangkan neuroticism berhubungan positif signifikan dengan kecanduan smartphone pada responden. Temuan ini memberikan perspektif baru dalam kajian psikologi digital di Indonesia, bahwa perilaku pembelian impulsif online pada Generasi Z lebih dipengaruhi oleh faktor situasional seperti kondisi ekonomi dan pola penggunaan smartphone dibandingkan faktor kepribadian, sebagaimana banyak dilaporkan dalam konteks negara lain.
Fatherless dan Peer Pressure pada Remaja di Jakarta Zahry, Chanakya Diefta; Nuraqmarina, Fatma; Afrilya, Zeni
Merpsy Journal Vol 17, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/merpsy.v17i1.36589

Abstract

Abstract: This study aims to examine the relationship between fatherlessness and peer pressure among adolescents in Jakarta. The method used is a design bivariat with a quantitative approach. The sampling technique employed is non-probability sampling of the accidental type, with a total of 384 respondents drawn from the population of adolescents in Jakarta. The instruments used include the Peer pressure Inventory (Clasen & Brown, 1985) and the Father Presence Questionnaire (Krampe & Newton, 2006). The results of the study indicate a significant positive relationship between fatherlessness and peer pressure. This finding suggests that the higher the level of fatherlessness experienced by adolescents, the greater the peer pressure they perceive. In other words, the more absent a father is in an adolescent's life, the stronger the peer pressure they feel, which may lead to behaviors they find undesirable or uncomfortable. This study highlights the importance of a father's presence in supporting the emotional and social development of adolescents and in mitigating the negative impact of peer pressure.