Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Pengaruh diversifikasi pendapatan terhadap profitabilitas dan risiko bank umum konvensional di Indonesia dalam masa pandemi Covid-19 Aznandy, Ilham Akbar; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i1.28395

Abstract

Profitability is a financial ratio that measures the ability of an entity, whether individual or company, to generate profit or earnings. Bank risk is the potential occurrence of an event that could potentially harm the bank. The Covid-19 pandemic caused banks to be highly selective in providing loans and impacted the interest income which is the main income source of the banking industry. This research aims to investigate the influence of income diversification on profitability and bank risk in the Covid-19 pandemic. The population in this study comprises all conventional commercial banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2020 to 2022. The selected sample for this study consists of 42 companies. The data analysis method used is panel data regression analysis. The results indicate that income diversification has a positive impact on Profitability measured using Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE). On the other hand, income diversification has a negative impact on Risk measured using the Standard Deviation of Return on Assets (SDROA) and Standard Deviation of Return on Equity (SDROE). Profitabilitas merupakan rasio keuangan yang mengukur kemampuan suatu entitas, baik perorangan maupun perusahaan, dalam menghasilkan keuntungan atau pendapatan. Risiko bank adalah potensi terjadinya suatu peristiwa yang berpotensi merugikan bank. Pandemi Covid-19 menyebabkan perbankan menjadi sangat selektif dalam memberikan pinjaman dan berdampak pada pendapatan bunga yang merupakan sumber pendapatan utama industri perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diversifikasi pendapatan terhadap profitabilitas dan risiko bank pada masa pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan perbankan umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020 hingga 2022. Sampel yang dipilih untuk penelitian ini terdiri dari 42 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi pendapatan berpengaruh positif terhadap Profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Di sisi lain, diversifikasi pendapatan berdampak negatif terhadap Risiko yang diukur menggunakan Standar Deviasi Return on Assets (SDROA) dan Standar Deviasi Return on Equity (SDROE).
Analisis faktor karakteristik dewan direksi terhadap kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah di Indonesia Caesar, Ignatius Julio; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i2.29669

Abstract

This research aims to analyze the influence of observable characteristics of the board of directors on the financial performance of conventional banks and sharia banks from 2018 to 2022. This research used an associative quantitative research method which aims to determine and analyze the relationship between the characteristics of the board of directors as follows, board size, board age, board gender, and educational background with the financial performance of banking companies (Return on Assets and Return on Equity). The data between conventional banks and sharia banks was tested by t-test and it was found that there were significant differences between these two banks in the board size, board age, and educational background but no significant differences were found in the board gender. Also, it was found that there was a significant positive on the board age in conventional banks, a significant positive on-board gender in conventional banks but negative in sharia banks, and a significant negative on educational background in conventional banks. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh karakteristik dewan direksi yang dapat diamati terhadap kinerja keuangan bank konvensional dan bank syariah tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara karakteristik dewan direksi, yaitu ukuran dewan direksi, umur dewan direksi, jenis kelamin dewan direksi, dan latar belakang pendidikan dengan kinerja keuangan perbankan (Return on Assets dan Return on Equity). Data antara bank konvensional dan bank syariah diuji dengan uji t dan ditemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua bank ini dalam hal ukuran dewan direksi, umur dewan direksi, dan latar belakang pendidikan tetapi tidak ditemukan perbedaan yang signifikan pada jenis kelamin dewan direksi. Selain itu, ditemukan pula pengaruh positif yang signifikan pada usia dewan di bank konvensional, positif yang signifikan pada gender dewan di bank konvensional tetapi negatif pada bank syariah, serta negatif yang signifikan pada latar belakang pendidikan di bank konvensional.
Pengaruh learning dan development terhadap kinerja sumber daya manusia: Studi pada karyawan asuransi jiwa di Jakarta Selatan Wibowo, Agus; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 5 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v8i5.32423

Abstract

This study aims to determine the influence of learning and development on human resource performance in life insurance employees in South Jakarta. The research was conducted using a quantitative method by distributing questionnaires offline and online to life insurance employees in South Jakarta. The sample was taken using a non-probability sampling technique where not all populations have the same opportunity with the purposive sampling method, namely sampling in a study with certain considerations, with a total of 180 respondents. The analysis was carried out using the SEM (Structural Equation Modeling) with the SmartPLS 3.0 application. The results showed that there was a positive and significant relationship between learning variables and employee performance, also the development variable has a positive and significant relationship with employee performance. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh learning dan development terhadap kinerja sumber daya manusia pada karyawan asuransi jiwa Jakarta Selatan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner secara offline dan online kepada karyawan asuransi jiwa di Jakarta Selatan. Sampel diambil dengan menggunakan teknik non-probability sampling dimana tidak semua populasi memiliki kesempatan yang sama dengan metode purposive sampling, yaitu pengambilan sampel dalam penelitian dengan pertimbangan tertentu, dengan jumlah responden 180 orang. Analisa dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel learning dengan kinerja karyawan, serta variabel development memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Pengaruh Praktik Pengembangan Karyawan terhadap Modal Manusia & Inovasi Putrandi, Rifqi Mulia; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i1.28576

Abstract

Penelitian ini mengadopsi teori Inovasi, yang menunjukan bahwa inovasi adalah beragam perkembangan sosio- kultural multifaset yang mempengaruhi beragam pemangku kepentingan dan berbagai sumber pengetahuan ( Alaei, 2020; Chen, et al., 2018; Edwards Schachter, 2018; Liu & Wang, 2022). Studi ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model teoritikal mengenai proses bagaimana Employee Developmental Practices agar dapat meningkatkan Social Capital, dan mengenai proses bagaimana Employee Developmental Practices agar dapat meningkatkan HumanCapital. Model penulis kembangkan dengan memasukan variabel-variabel : Employee Developmental Practices yang menjelaskan bagaimana praktik pengembangan karyawan ini akan meningkatkan Social Capital & Human Capital yang akan meningkatkan Social Capital & Human Capital. Dengan logika adalah bahwa orientasi Praktik pengembangan karyawan dapat menghasilkan Inovasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa EmployeeDevelopmental Practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap Human capital, Employee Developmental Practices berpengaruh positif dansignifikan terhadap Innovation. This study adopts the theory of innovation, which shows that innovation is a multifaceted socio-cultural development that affects various stakeholders and various sources of knowledge (Alaei, 2020; Chen, et al., 2018; Edwards Schachter, 2018; Liu & Wang, 2022) . This study aims to develop a theoretical model regarding the process of how Employee Developmental Practices can improve Social Capital, and regarding the process of how Employee Developmental Practices can increase Human Capital. The author developed the model by including the following variables: Employee Developmental Practices which explain how these employee development practices will increase Social Capital & Human Capital which will improve Social Capital & Human Capital. The logic is that employee development practice orientation can generate innovation. The resultsshowed that Employee Developmental Practices had a positive and significant effect on Human Capital, Employee Developmental Practices had apositive and significant effect on Innovation.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan pada Perusahaan Creative Agency di Jakarta Barat Wijaya, Mishell Anita; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i1.28598

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aspek krusial yang harus diperhatikan oleh perusahaan karena kinerja perusahaan yang optimal bergantung pada prestasi karyawan. Faktor-faktor seperti lingkungan kerja, kompensasi, karakter individu, dan motivasi diidentifikasi sebagai elemen penting yang mempengaruhi kinerja karyawan dalam konteks perusahaan. Lingkungan kerja yang positif, pemberian kompensasi yang sesuai, karakter individu yang baik, dan motivasi yang tinggi dapat meningkatkan kinerja karyawan, dan sebaliknya. Penelitian ini empiris menguji hubungan antara lingkungan kerja, kompensasi, dan karakter individu terhadap kinerja karyawan, dengan motivasi sebagai variabel mediasi di Perusahaan XYZ di Jakarta Barat, berdasarkan model konseptual dual factor theory. Karyawan Perusahaan XYZ di Jakarta Barat menjadi populasi penelitian, dengan 195 responden sebagai sampel. Metode kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui teknik purposive sampling dan distribusi kuesioner via Google Form. Hasil penelitian menggunakan SmartPLS menunjukkan bahwa lingkungan kerja, karakter individu, dan motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara kompensasi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, lingkungan kerja, kompensasi, dan karakter individu juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, dan motivasi mampu memediasi pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan. Human resources are a crucial aspect that companies must pay attention to because the optimal performance of a company depends on the achievements of its employees. Factors such as the work environment, compensation, individual characteristics, and motivation are identified as essential elements influencing employee performance in a corporate context. A positive work environment, appropriate compensation, good individual characteristics, and high motivation can enhance employee performance, and vice versa. This empirical research examines the relationship between the work environment, compensation, and individual characteristics on employee performance, with motivation as a mediating variable at Company XYZ in West Jakarta, based on the conceptual dual factor theory model. The employees of the Creative Agency in West Jakarta serve as the research population, with 195 respondents as the sample. A quantitative method is employed, utilizing purposive sampling techniques and distributing questionnaires via Google Form for data collection. The research results, analyzed using smartPLS, indicate that the work environment, individual characteristics, and motivation have a positive and significant impact on employee performance. Meanwhile, compensation does not have a significant influence on employee performance. Additionally, the work environment, compensation, and individual characteristics also positively and significantly affect work motivation, and motivation can mediate the influence of compensation on employee performance.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Steven, Steven; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i2.29852

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan penghargaan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di perusahaan XYZ. Tujuan dari penelitian adalah menemukan efek dari kepemimpinan transformasi, lingkungan kerja, dan penghargaan, serta kepuasan kerja sebagai variabel mediasi terhadap kinerja karyawan di perusahaan XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dengan melibatkan 126 responden melalui GoogleForm. Hasil pengumpulan data diolah dengan menggunakan aplikasi SMART PLS. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan transformasionalmemiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, penghargaan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, penghargaan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaanXYZ. Kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan penghargaanterhadap kinerja karyawan di perusahaan XYZ. This research discusses how transformational leadership, work environment, and appreciation for employee performance with job satisfaction asmediating variables in XYZ company. The aim of the research is to find the effects of transformational leadership, work environment, and rewards, aswell as job satisfaction as mediating variables on employee performance at XYZ company. The method used in this research is a quantitative descriptiveapproach with a cross-sectional research design involving 126 respondents via Google Form. The results of data collection are processed using the SMART PLS application. The research results show that transformational leadership has an insignificant positive influence on employee performance, the work environment has a significant positive influence on employee performance, rewards have an insignificant positive influence on employeeperformance, job satisfaction has a significant positive influence on employee performance, transformational leadership has a significant positiveinfluence on job satisfaction, the work environment has a significant positive influence on job satisfaction, awards have an insignificant positiveinfluence on job satisfaction at XYZ company. Job satisfaction can mediate the positive and significant influence between transformational leadership,work environment, and rewards on employee performance at XYZ company.
Pengaruh Motivasi Kerja, Komunikasi dan Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja Melalui Kompensasi Permatasari, Sherly; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i3.31605

Abstract

Manajemen sumber daya mausia memiliki peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan perusahaan. Dalam menghadapi arus globalisasi yang pesat, karyawan atau anggota organisasi dituntut untuk dapat bekerja secara efisien dan efektif agar output yang diberikan kepada perusahaan sesuai dengan harapan perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan adalah motivasi kerja, komunikasi, stres kerja dan kompensasi. Oleh karena itu, penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, komunikasi, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja dengan kompensasi sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah PT XYZ. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui kuesioner yang telah disebarkan melalui google form dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Jumlah populasi yang ada sebagai sampel berjumlah 125 responden. Untuk uji validitas peneliti menggunakan analisis statistik dengan program SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kompensasi. Komunikasi berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja dan kompensasi. Stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun berpengaruh signifikan negatif terhadap kompensasi. Selain itu, kompensasi berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kompensasi tidak mampu memediasi motivasi kerja dan komunikasi terhadap kepuasan kerja, dan kompensasi mampu memediasi stres kerja terhadap kepuasan kerja. Human resource management has a very important role in the sustainability of the company. In the face of rapid globalization, employees or members of the organization are required to be able to work efficiently and effectively so that the output provided to the company is in accordance with company expectations. There are several factors that can affect employee job satisfaction, namely work motivation, communication, work stress and compensation. Therefore, this study aims to determine the effect of work motivation, communication, and work stress on job satisfaction with compensation as a mediating variable. The population used in this study is PT XYZ. The method used is quantitative method by collecting data through questionnaires that have been distributed via google form and using purposive sampling techniques in sample selection. The total population as a sample amounted to 125 respondents. To test the validity of researchers using statistical analysis with the SmartPLS 4.0 program. The results of this study are that work motivation has a significant positive effect on job satisfaction. Work motivation has no significant effect on compensation. Communication has a significant positive effect on job satisfaction and compensation. Job stress has no significant effect on job satisfaction, but has a significant negative effect on compensation. In addition, compensation has a significant positive effect on job satisfaction. In addition, compensation has a significant positive effect on job satisfaction. In addition, compensation is unable to mediate work motivation and communication to job satisfaction, and compensation is able to mediate job stress to job satisfaction.
Analisis Geometri Dan Material Engsel Lentur Pada Rudder Model Isoleted Tail di Terowongan Angin Prajoko, Prastiyo Siswo; Yanuar, Yanuar; Pane, I.Z
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian hinge moments isolated tail di wind tunnel adalah pengujian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik fungsi kontrol kemudi rudder pada ekor pesawat terbang. Pengujian tersebut diperlukan pada saat pembuatan pesawat terbang. Engsel rudder memiliki peranan penting untuk menahan gaya saat diberikan hembusan angin, sehingga pesawat terbang tersebut mampu dikemudikan dengan efisien. Alat ukur yang digunakan untuk pengujian ini salah satunya adalah menggunakan sebuah engsel lentur simetris. Untuk dapat memperoleh alat ukur yang memadai, diperlukan pemilihan sensor strain guage dan material dengan melakukan analisa finite elemen pada tingkat deformasi dan stress test nya. Tingkat deformasi adalah kemampuan engsel lentur melakukan penyimpangan saat dibebankan oleh gaya. Material yang baik akan memiliki tingkat deformasi yang paling minimal. Terbatasnya referensi mengenai model deformasi untuk engsel lentur, menjadi tantangan penulis. Namun, sudah dilakukan validasi atas formulasi tingkat deformasi yang digunakan terhadap hasil perhitungan menggunakan persamaan parabolic dan software ANSYS 2023R2, dan diperoleh hasil pada tingkat validasi yang baik.Kata kunci: Parabolik engsel lentur, finite element analisis, terowongan angin
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Lie, Charles Agatha; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i4.32733

Abstract

Di era globalisasi saat ini, kepuasan kerja karyawan menjadi hal yang sangat penting, hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, stres kerja, motivasi kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja bagi karyawan yang bekerja di perusahaan ekspedisi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di bidang industri ekspedisi di Jakarta. Teknik pemilihan sampel yang sesuai dengan penelitian akan memberikan hasil yang representatif dari populasi karyawan perusahaan ekspedisi adalah purposive sampling dengan menggunakan metode non-pribability sampling. Dalam penelitian ini, Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan melalui melalui teknik Structural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan pada penelitian, ditemukan hasil Hasil yang menunjukkan bahwa lingkungan kerja kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, stres kerja memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, kompensasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. In the current era of globalization, employee job satisfaction is very important, this is caused by many factors. The purpose of this research is to determine the influence of work environment, work motivation, job stress and compensation on job satisfaction for employees working in expedition companies. The number of samples in this research was 120 employees who worked for companies operating in the expedition industry in jakarta. The sample selection technique that is appropriate to the research will provide representative results from the population of expedition company employees, namely purposive sampling using the non-probability sampling method. In this research, testing was carried out using the Partial Least Square (PLS) method using the Structural Equation Modeling (SEM) technique. Based on the research, results were found showing that the work environment has a significant positive influence on job satisfaction, job stress has an insignificant negative influence on job satisfaction, work motivation has a significant positive influence on job satisfaction, compensation has a significant positive influence on job satisfaction.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Fatin, Chika Callista; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i1.32965

Abstract

Di era globalisasi saat ini, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan menuntut kinerja tinggi dari karyawan perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya kepemimpinan, motivasi kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan di PT XYZ. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data dari kuesioner yang disebarkan melalui Google Form dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Jumlah populasi yang ada sebagai sampel berjumlah 168 karyawan. Hasil analisis yang didapat adalah gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja, motivasi kerja dan budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. In the current era of globalization, Indonesia has quality human resources and demands high performance from company employees. There are several factors that can influence employee performance, namely leadership style, work motivation, organizational culture, and job satisfaction. This research aims to determine the influence of leadership style, work motivation and organizational culture on employee performance with job satisfaction as a mediating variable. The population used in this research were employees at PT XYZ. The method used is a quantitative method by collecting data from questionnaires distributed via Google Form and using purposive sampling techniques in selecting samples. The total population as a sample is 168 employees. The results of the analysis obtained are that leadership style has no significant effect on employee performance and job satisfaction, work motivation and organizational culture have no significant effect on employee performance, work motivation and organizational culture have a significant effect on job satisfaction, and job satisfaction has a significant effect on employee performance. Apart from that, job satisfaction is not able to mediate the influence of leadership style on employee performance, and job satisfaction is able to mediate the influence of work motivation and organizational culture on employee performance.