Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengembangan model pembelajaran berbasis alam untuk meningkatkan kualitas proses belajar anak usia dini Betty Yulia Wulansari; Sugito Sugito
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 3, No 1 (2016): March 2016
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.332 KB) | DOI: 10.21831/jppm.v3i1.7919

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis alam untuk anak usia dini, dan (2) untuk mengetahui perbedaan kualitas proses belajar antara Model PBA dan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan lembar catatan lapangan. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis deskriftif dan data kuantatif dianalisis menggunakan analisis independent sample t-test. Hasil penelitian ini adalah (1) produk penelitian ini adalah Model PBA untuk anak usia dini. Prinsip pembelajarannya yaitu belajar tentang alam, belajar dengan menggunakan alam, dan belajar bersama alam, dan (2) ada perbedaan kualitas proses belajar yang signifikan antara model Model PBA dan pembelajaran konvensional dan. Hal ini ditunjukkan oleh hasil SPSS 16 uji terbatas yaitu thit= -3,008 ttabel= -1,717  dan hasil uji diperluas yaitu nilai thit= -2,159 ttabel= -2,024. Model PBA dapat meningkatkan kualitas proses belajar anak karena model ini mengakomodasi karakteristik belajar anak.Kata Kunci: model pembelajaran berbasis alam, anak usia dini, proses belajar Developing Nature-Based Learning Model for Improving Learning Process Quality of Early Age ChildrenAbstractThis research aims to: (1) develop nature-based learning model for early age children, and (2) know the difference of nature-based learning model and conventional learning model on early age children learning process. The research method was developmental research.The data were collected through observation guide and fieldnotes. The qualitative data were analyzed through descriptive analysis and the quantitative data were analyzed through independent sample t-test. The result of the research are (1) the research product is a nature-based learning model for early age children. The learning principles are learning about nature, learning through nature, and learning with nature, and(2) there are different significant result quality on learning process between the nature-based learning model and conventional learning model. It has been proven on the result of SPSS 16 program which is shown value of tcount= -3,008 ttable= -1,717 and enlarged testing that value of tcount= -2,159 ttable= -2,024. The nature-based learning model increased learning process quality because it was accommodate learning characteristic of children.Keywords: nature-based learning process, early age children, learning process
Peran Orang Tua dalam Menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada Anak Usia Dini Novia Sari Hermawati; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1706

Abstract

Perkembangan literasi merupakan salah satu substansi penting bagi perkembangan bahasa anak karena perkembangan bahasa merupakan kemampuan untuk menggunakan semua keterampilan berbahasa manusia yang mencakup kemampuan berbicara, menulis, membaca, dan menyimak sebagai bentuk ekspresi dan memaknai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam menyediakan Home Literacy Environment (HLE) pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah 10 orang tua yang memiliki anak usia 3-6 tahun dengan tingkat pendidikan dan sosial ekonomi berbeda di Klaten. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peran orang tua dalam menyediakan HLE pada anak usia dini adalah sebagai sumber literasi (guru atau pendamping literasi bagi anak), fasilitator literasi (menyediakan ruang baca, buku atau bahan bacaan, dan APE literasi untuk anak), dan sebagai pengatur terlaksananya program literasi. Sedangkan, peran anak adalah sebagai sasaran utama orang tua dalam menerapkan HLE.
Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran Full Day School pada Masa Pandemi Covid-19 Raoda Tul Jannah Maruddani; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.1731

Abstract

Program sekolah sepanjang hari (full day school) menjadi program pendidikan alternatif bagi anak usia dini dengan orang tua pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola kolaborasi pembelajaran antara guru dan orang tua di TK Al- Fatih Kids Kota Jambi pada program sepanjang hari (full day school) selama masa darurat covid-19. Penelitian ini menggunakan kuallitatif deksriptif dengan pendekatan studi kasus (case study) dengan subjek penelitian adalah 7 orang tua siswa, 2 guru kelas, serta 3 guru pendamping di full day school. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kolaborasi pembelajaran antara guru dan orang tua pada program full day school yaitu terdiri dari komunikasi aktif antara guru dan orang tua melalui Whatsapp Group ataupun via chat pribadi,  kerja sama antara guru dan orang tua berupa pendampingan belajar anak dari rumah, menyediakan bahan yang diperlukan anak, memfasilitasi tempat belajar dirumah, dan keterlibatan orang tua pada keberlangsungan aktivitas pembelajaran yang diadakan oleh sekolah dan rutin mengirimkan laporan belajar ketika anak di rumah.
Eksplorasi Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Jenjang PAUD di Masa Kebiasaan Baru Mujlauwidzatul Husna; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1814

Abstract

Pandemi Covid-19 membuat cara belajar di sekolah berubah. Setelah sempat kurang lebih selama satu tahun pembelajaran dilakukan jarak jauh, saat ini terbit kebijakan dari empat Menteri untuk membuka sekolah dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan hingga pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di Pendidikan Anak Usia Dini. Subjek penelitian dipilih menggunakan Teknik pusposive sampling yaitu empat sekolah di Kota Malang yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka terbatas namun memiliki karakteristik lingkungan dan jumlah siswa yang berbeda. Teknik pengumpulan data akan dilakukan melalui studi dokumentasi dan wawancara dengan pihak sekolah. Teknik analisis menggunakan teknik analisis domain. Hasil menggambarkan bahwa persiapan yang matang dan pelaksanaan yang tertib serta Kerjasama Lembaga PAUD dan orang tua dalam melaksanakan Pembelajaran tatap Muka Terbatas menjadikan pembelajaran berjalan dengan baik dan lancar.
Pembelajaran dalam Pendidikan Anak Usia Dini Selama Masa Pandemi Covid-19: Sebuah Literature Review Neli Aprianti; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.1663

Abstract

Pandemi covid-19 telah menyerang dan terjadi diseluruh dunia khususnya Indonesia, kegiatan pendidikan juga terkena dampaknya. Hal ini membuat kegiatan pendidikan menjadi berubah dan terjadinya berbagai pola pembelajaran yang diterapkan, khususnya dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Literature review ini menawarkan tinjauan pustaka tentang pola pembelajaran yang banyak digunakan oleh guru dalam kegiatan belajar Pendidikan Anak Usia Dini di masa pandemi covid-19. Literatur diambil dari Google Scholar, Mendeley dan dari daftar referensi lainnya yang dipilih. Dokumen publikasi yang dijadikan referensi berdasarkan rentang tahun 2018-2021. Artikel dipilih dan dimasukkan menurut kriteria seleksi khusus. Ulasan tersebut mengungkapkn ada lima pola pembelajaran dalam Pendidikan Anak Usia Dini yang banyak digunakan selama masa pandemi covid-19. Pola pembelajaran ini meliputi: (1) pembelajaran via whatsApp group, (2) home visit, (3) shift, (4) tayangan TVRI, dan (5) zoom. Berbagai pola pembelajaran diterapkan dengan tujuan kebutuhan belajar anak usia dini tetap terpenuhi dan disesuaikan dengan kondisi dan keadaan lingkungan anak.
Perilaku Kekerasan Ibu Terhadap Anak Selama Pandemi Covid 19 Asri Cahayanengdian; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1686

Abstract

Perilaku kekerasan terhadap anak merupakan suatu tindakan yang salah dan kerap dilakukan oleh orang terdekat  anak yaitu ibu dalam bentuk fisik, verbal dan emosinal sehingga mempengaruhi perkembangan dan mengancam harga diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memicu terjadinya perilaku kekerasan ibu terhadap anak selama masa pandemi covid 19. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi dengan teknik analisis data tematik. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang memicu perilaku kekerasan yang dilakukan ibu kepada anak selama pandemi covid 19 yaitu (1) faktor emosional, ibu merasa tidak sabar dan kesulitan membangun motivasi anak saat belajar di rumah; (2) faktor ekonomi, ibu yang bekerja tidak memiliki waktu untuk menemani anak belajar dan tekanan pekerjaan membuat ibu melapiaskan emosinya kepada anak; (3) faktor kultural, ibu merasa memiliki anak dan berhak melakukan apapun pada anak
The Role of Students Parent in Shaping Home Learning Environment (HLE) for Early Childhood Pramesti Indah Kumalasari; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.881

Abstract

This study aims to determine the role of parents in forming a Home Learning Environment (HLE) for early childhood in Trucuk, Klaten. This study used a qualitative approach with descriptive methods and was carried out by purposive sampling. The research subjects were 5 parents who have children aged 3-4 years. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation techniques. Data analysis used was data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the research that has been done, the role of parents in shaping HLE is seen when parents introduce new learning materials into the home through activities (playing, chatting and reading), preparing HLE according to children's needs and interests, offering various learning opportunities and providing learning experiences that are fun. With the role of parents in shaping HLE, it can be an early intervention program and direct children's activities to be more useful in reaching the next stage of development.
Evaluasi Program Home Care Taman Penitipan Anak (TPA) Selama Masa Pandemi Covid-19 Desi Rahmawati; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2442

Abstract

Home care merupakan sebuah layanan pengasuhan yang disediakan oleh An Nahl Daycare  sebagai pengganti layanan daycare secara langsung. Evaluasi program kegiatan ini diselenggarakan atas dasar perlunya identifikasi dalam perencanaan program untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program home care yang akan dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaluasi model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan subjek penelitian guru dan pengasuh. Evaluasi ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan progam home care di An Nahl Daycare Yogyakarta.  Hasil penelitian menemukan bahwa 1) Perencanaan dan pengambilan keputusan dalam program telah melibatkan seluruh partisipan program yaitu kepala lembaga, guru, dan pengasuh, 2) Sarana dan prasarana seperti metode, media, instruktur, serta kurikulum yang digunakan dapat mendukung proses pelaksanaan program, 3) Pelaksanaan program dilakukan dengan dukungan sarana dan prasarana yang telah disiapkan sebelumnya, 4) Evaluasi pelaksanaan program cukup baik terkait dengan adaptasi nilai, keterampilan dan pengetahuan yang diberikan.
Pola Penanganan Guru dalam Menghadapi Bullying di PAUD Nanda Pratiwi; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1784

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk melihat Pola Penanganan Guru Dalam Menghadapi Bullying di PAUD, apa bentuk tindakan yang di lakukan oleh guru dalam menanggapi bullying yang ada di sekolah. Pada lingkungan sekolah peran guru sangatlah penting dalam mengawasi anak dalam bersosialisasi antar teman sebayanya. Guru terkadang masih menganggap biasa beberapa perilaku anak didiknya yang mungkin tanpa disadari hal itu merupakan salah satu hal yang dapat memicu terjadinya bullying Pengetahuan dan juga kesadaran dari guru sangat dibutuhkan di dalam pencegahan terjadinya bullying ini, karna terkadang hal kecil saja dapat berdampak besar bagi perkembangan anak kedepannya. Penelitian ini di lakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi secara langsung dengan enam orang guru di sekolah. Ternyata berdasarkan wawancara dan observasi tersebut di dapatkan beberapa bentuk penanganan yang dilakukan guru dengan rata-rata bentuk penanganan yang hampir sama antar satu guru dengan guru lainnya. Hal ini di harapkan mampu menjadi salah satu bentuk informasi bagi guru di dalam menghadapu bullying yang ada di sekolah
Pendidikan Anak dalam Keluarga Era Covid-19 Wahyu Trisnawati; Sugito Sugito
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.710

Abstract

Orang tua merupakan pendidik pertama dan utama dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sentral orang tua dalam pendidikan anak usia dini mengenai pelaksanaan tugas yang diberikan oleh guru pada masa pandemic coronavirus disease atau dikenal dengan virus covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif guna memperoleh informasi berkaitan dengan pendidikan anak usia dini pada era covid-19, bagaimana pendidikan yang diterapkan oleh keluarga pada era covid-19. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memberikan pendampingan kepada anak dengan cara membantu anak mengerjakan tugas, belajar dari lingkungan sekitar dan memberikan pengetahuan mengenai covid-19. Orang tua telah berhasil menciptakan suasana belajar yang nyaman yaitu dengan memberikan fasilitas belajar yang memadai, melakukan pendampingan dalam penyelesaian tugas, dan memberikan rewards.