Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peningkatan Kesiapan Kerja Siswa SMK Melalui Pelatihan Menghadapi Wawancara Kerja Yudit Ayu Respati; Rosidah Rosidah; Rizki Pratama Johanis Paransa
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3158

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada siswa tingkat sekolah menengah di daerah Kulon Progo dalam peningkatan kesiapan kerja melalui pelatihan strategi menghadapi wawancara kerja yang meliputi (1) memberikan materi tentang komunikasi bisnis, (2) memberikan materi tentang wawancara kerja, dan (3) simulasi wawancara kerja bersama praktisi. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Pengasih. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan ceramah, tanya jawab serta simulasi wawancara kerja. Sementara itu, evaluasi aspek penyelenggaraan pelatihan dilakukan dengan pemberian angket melalui google form. Indikator keberhasilan pelaksanaan pelatihan terdiri dari tingkat kehadiran peserta, partisipasi peserta saat simulasi, dan feedback. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan sebanyak 22 siswa. Hasil kegiatan (PkM) menunjukkan 54% peserta aktif berpartisipasi dalam simulasi wawancara kerja yang dilakukan bersama pemateri, 68% peserta menyatakan ketepatan waktu kegiatan sangat baik, dan 89% peserta menyatakan fasilitas yang disediakan penyelenggara sangat baik. Kualitas materi yang diberikan juga dinilai sangat baik oleh 95% peserta. Selain itu, 79% peserta menyatakan kualitas informasi yang diberikan sangat baik dan 84% peserta menyatakan kebermanfaatan waktu pemateri dalam menyampaikan materi sangat baik. Tidak hanya itu, melalui angket peserta berharap akan ada pelatihan sejenis yang tidak hanya untuk mempersiapkan wawancara kerja, namun juga mempersiapkan CV (Curriculum Vitae), surat lamaran kerja, dan pelatihan public speaking. Secara keseluruhan kegiatan PkM berjalan dengan baik dan dampak dari pelatihan adalah meningkatkan rasa percaya diri siswa SMK dalam menghadapi wawancara kerja yang ditunjukkan dari tingginya tingkat partisipasi siswa dalam simulasi wawancara kerja. 
Evaluation of teaching factory implementation in state vocational high schools in sleman regency Auliana Farabbanie; Ilham Ramadhan; Rosidah; Arum Suryaningtyas; Hilmy Pradana
Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol 16 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jip.v16i1.13017

Abstract

This study evaluates the implementation of the Teaching Factory (TeFa) program in vocational high schools (SMK) in Sleman Regency using the CIPP model (Context, Input, Process, Product). The research employed a descriptive-evaluative approach with 175 student respondents, supported by teacher input and school documents. Findings show that the curriculum has been aligned with industry needs through synchronization with partners, though limited facilities, regulations, and accessibility remain obstacles. Teachers are relatively well-prepared, most having completed industrial internships, and industry partners provide positive responses, yet disparities in infrastructure between schools are evident. The process is carried out through project-based learning with cross-major collaboration, offering realistic experiences but constrained by insufficient resources and non-standardized evaluation. In terms of outcomes, students generally display high motivation, discipline, responsibility, and technical skills, though independence and innovation remain weak. Overall, TeFa in Sleman has been on the right track to realize link and match between vocational education and industry, but improvements in facilities, evaluation standards, and innovation culture are still required Keywords: Teaching Factory, CIPP evaluation, vocational education, link and matc
Pelatihan pengelolaan arsip keluarga sebagai upaya mitigasi bencana bagi masyarakat Cangkringan Sleman Voettie Wisataone; Rosidah Rosidah; Yuliansah Yuliansah; Chesy Nuansa Saputri; Talitha Putri; Sholeh Wijanarko; Dina Cahyanti; Farida Afifah; Deppy Anggraeni; Erlinda Nurhantari; Eka Audina; Wahyu Raharja; Dian Ayuningsih; Fal Sefiani
INOTEKS: Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan,Teknologi, dan Seni Vol 27, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat rawan bencana dalam mengelola arsip keluarga sebagai bagian dari mitigasi bencana. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, yang merupakan wilayah rawan erupsi Gunung Merapi. Pengelolaan arsip keluarga menjadi penting karena dokumen keluarga memiliki nilai administratif, hukum, sosial, dan ekonomi yang perlu diselamatkan saat terjadi bencana. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan pengelola arsip keluarga. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, pemberian materi mengenai mitigasi bencana dan arsip keluarga, praktik pengelompokan arsip, serta pendampingan pengelolaan arsip secara manual dan digital. Peserta kegiatan terdiri atas 25 masyarakat Kecamatan Cangkringan dan 5 relawan kebencanaan dari Human Initiative Yogyakarta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola arsip keluarga. Peserta mampu mengidentifikasi arsip aktif, dinamis, dan vital serta memahami pentingnya penyimpanan dokumen dalam map arsip dan tas siaga bencana. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pengelolaan arsip keluarga merupakan bagian penting dari kesiapsiagaan bencana berbasis keluarga.